Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 82


__ADS_3

SADAR II


__________


saat perjalanan menuju pantai terlihat jelas raut kesedihan terdapat dalam wajah pria bule itu ya siapa lagi kalau bukan William!


dia trauma dengan pantai yg selalu mengambil rasa sakit pada dirinya! dia mengambil istri ya dari nya! mengambil ibu dari putri nya!


namun dihadapkan dengan dua wa iya yg di sayangnya saat ini dia harus bisa menahan rasa sakit nya itu demi melihat kedua nya tersenyum.


Dhea melihat sekilas ke arah William yg terlihat sangat keruh itu! perlahan Dhea menyentuh tangan William lembut mencoba menguatkannya.


" Will.. percayalah semua ini takdir! kamu hanya perlu mengikhlaskan!" ucap Dhea pelan dan di ikuti lirikan mata oleh William.


mereka bertatapan cukup lama dan Willian merasakan kehangatan dari tatapan nya! ini lah yg disukai William dri wanita ini,,dia selalu bisa menguatkannya di saat dirinya dalam keadaan terpuruk sekali pun! dan seorang wanita yg tidak akan meninggalkan nya saat susah.. itu Dhea!


"heum!" angguk nya.


..


sesampainya di pantai Dhea dan Caca sudah keluar dari mobil. sedangkan Willian masih setia di dalam mobil antaa ingin keluar atau tidak!


dilihat nya dari dalam anak nya sangat bahagia saat menyentuh air laut.


"tok tok tok" terlihat seseorang mengetuk saat William lagi melamun.


" Will ayolah turun!" ucap Dhea dari luar.


" kalian saja! aku akan menunggu di sini!" ucap nya tersenyum paksa.


" ayolah.. hanya sebentar! im promise!" ucap Dhea sambil membentuk kan jari nya berbentuk V.


namun Willian masih tidak bergeming dari tempatnya seperti sedang ragu ragu.


" Will.." seru Dhea lagi kali ini dengan wajah memelas.


" baiklah baiklah!" ucap William lalu turun dan mengikuti Dhea dari belakang menuju pantai.


...


mereka bermain kejar kejaran,, membuat istana pasir,, dan masih banyak lagi namun saat sedang asik tiba tiba ada telephon masuk dan Dhea segera mengangkat iPhone nya.


CALL ON


"assalamualaikum..


" waalikumussalam.. iya ada apa bunda?" tanya Dhea dari balik telpon


" segera kerumah sakit nak!" ucap bunda.


" ada apa bunda?" tanya Dea.


" Sean nak! Sean.." ucap bunda terputus.


" iya knpa dengan Gus Sean Bun?" tanya Dhea malai khawatir.

__ADS_1


" Alhamdulillah Sean sudah sandar nak!" ucap bunda bergetar.


" apa!! Gus Gus Sean dasar bunda? bunda serius?" ucap Dhea semangat dan air matanya pun tak kuasa ia bendung.


" iya sayg segeralah kesini!" ucap bunda.


" baik bunda Dhea akan segera kesana!" ucap Dhea kemudian menghampiri William dan Caca yg sedang bermain istana pasir.


CALL OF


" Will kita pulang skrg!" ajak Dhea dengan nada serius.


" ada apa Dhe? kenapa tiba tiba?" tanya William bingung.


" Gus.. Gus Sean sudah sadar! suami ku sadar Will! tolong antarkan aku kerumah sakit!" pinta Dhea sungguh sungguh.


' begitu tak sabarnya dia!' batin William saat melihat wanita di depannya sangat bersemangat atas kesadaran suaminya.


" baiklah baiklah!" ucap William kemudian Dhea menghampiri Caca yg masih bermain.


" syg.. kita pulang ya!" bujuk Dhea pada sang anak.


" kenapa ma? " tanya Caca mendongakkan wajahnya.


" papa Sean sudah sadar syg! mama harus ketemu papa Sean!" ujar Dhea.


" benarkah? papa Sean sadar? " tanya Caca semangat.


" iya nak! kita pulang ya! nanti kapan kapan kita main lagi!" ujar Dhea pada sang anak sambil mengelus kepalanya.


" baik ma!"


jarak dari pantai kerumah sakit sedikit jauh membutuhkan waktu hampir 40 menit baru sampai ke rumah sakit itu.


di perjalanan tak henti hentinya Dhea mengucap syukur atas kesadaran suami nya. dia bahagia sangat bahagia!


" kamu sangat bahagia?" tanya William membuka percakapan..


" iya! aku sangat bahagia! suami ku akhirnya sadar! aku sangatttttt bahagia!" ucap Dhea sambil tersenyum lepas.


" maafkan aku yg sudah membuat nya seperti itu!" ucap William sendu.


" eh.. tidak apa Will lupakan! anggap saja semua itu tidak pernah terjadi sebelumnya!" ucap Dhea mencoba membuat William tidak merasa bersalah.


" Terimakasih Dhe! kamu memang wanita yg baik!" ucap William..


" sama sama!"


...


40 menit sudah berlalu kini mereka sudah sampai kerumah sakit dan segera setelah itu mereka menyusuri lorong lorong rumah sakit hingga sampailah mereka di depan ruang VVIP Gus Sean di rawat.


"assalamualaikum.." seru Dhea di depan pintu tak kuasa air mata nya terjatuh bebas dari tempat nya.


" waalikumussalam.. " jawab mereka semua tak terkecuali Gus Sean yg juga menjawab salam.

__ADS_1


Gus Sean membalikkan wajah nya dan jatuhlah tatapannya kepada seorang gadis yg sangat dia cintai.


tak kuasa dia menahan nya hendak turun dari ranjang nya namun dengan cepat Dhea berlari dan memeluk nya.


" tidak Gus!" ucap Dhea sambil memeluk agar menahan Gus Sean untuk turun.


" Alhamdulillah Gus Sean sudah sadar! akhir nya Gus bangun juga! Dhea kangen Gus Dhea kangen!" ucap Dhea menangis di pelukannya.


" Dhea maafkan saya! maafkan saya soal waktu itu! saya minta maaf! jgn pergi lagi jangan pergi!" ucap Gus Sean sambil menundukkan wajah nya.


Dhea melepaskan pelukannya dan memandang Gus Sean dengan senyum merekah di wajah nya.


" Dhea sudah memaafkan Gus Sean kok! makasih karena sudah bangun! hanya itu yg Dhea minta!"


kemudian Dhea mengambil tangan Gus Sean dan mencium nya dalam dalam.


" terimakasih sudah sadar suami ku! terimakasih!" ucap Dhea mencium tangah Gus Sean dalam dalam dengan air mata yg terjatuh.


" su.. suami?" ucap Gus Sean terbata bata.


" iya nak! Dhea skrg adalah istrimu!" ucap umi tersenyum.


" kalian sudah menikah di saat kamu tidak sadarkan diri waktu itu!" jelas bunda juga.


" jadi.." Gus Sean masih sulit untuk percaya, gadis yg di depan nya ini sekarg adalah istri nya? ini bukan mimpi kan? kalau ini mimpi tolong jangan bangunkan saya batin Gus sean


Dhea masih tetap mencium tangan Gus Sean kemudian Gus Sean kembali tersadar dengan perlahan dia mengelus kepala istri nya dan mencium kening nya tak terasa air mata bahagia kini lolos di pipinya.


" terimakasih! terimakasih sudah mau menunggu saya! terimakasih sudah mau menemani saya di saat saya tidak sadar! terimakasih sudah mau menjadi bidadari dalam hidup saya!" ucap Gus Sean lalu menarik Dhea dalam pelukannya.


" Dhea juga bahagia bisa menjadi istri dari seorang Gus tampan ini!" ucap Dhea tersenyum.


kemudian seorang anak kecil menghampiri mereka dengan menarik ujung baju Dhea.


" mama!" ucap anak itu.


" mama?" tanya Gus Sean bingung.


apa aku selama itu tertidur sampai sudah memiliki anak sebesar ini? batin Gus Sean


" kenalin ini Caca.. anak angkat Dhea! " ucap Dhea..


" dan kenalin ini Willi teman sekaligus ayah dari Caca! mereka yg menjaga Dhea saat Dhea di London kemaren!" ucap Dhea.


" Hay papa!" ucap anak kecil itu yg tak lain adalah Caca.


" Hay cantik!" ucap Gus Sean tersenyum kemudian mengelus kepala sang anak.


" papa akhirnya sadar! mama sedih saat papa tidur kemaren!" ucap Caca polos.


" iya syg.. skrg papa sadar! makasih sudah jagain Mama ya!" ucap Gus Sean tersenyum.


" sama sama pa.." ucap Caca..


....

__ADS_1


**HAY READER MAAF YA SUDAH SEBULAN AUTHOR TIDAK UPDATE! SOALNYA AUTHOR SIBUK DAN BANYAK TUGAS SEKOLAH APA LAGI SAAT INI AUTHOR SEDANG DALAM MASA UJIAN!


JGN LUPA VOTE LIKE COMENT YA SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT UPDATE NYA**!🤗🤗


__ADS_2