
MENGURUNG DIRI
💮_______________💮
3 Minggu setelah kejadian pilu itu berlalu namun peristiwa itu masih terlalu membekas di ingatan setiap orang yg melihat nya.
saat ini bahkan umi nyai mengurung dirinya di kamarnya Aby kyai sudah berusaha keras untuk membujuk sang istri untuk tidak seperti ini!
Aby kyai khawatir nanti sang istri akan jatuh sakit jika terus seperti ini.
" umi jgn seperti ini! ini akan berpengaruh pada kesehatan umi! sudah lah umi jgn seperti ini!" bujuk Aby kyai pada umi nyai.
" Aby bagaimana bisa umi tidak bersedih! hidup anak anak kita jadi begini karena umi! Sean Aby Sean bahkan jarang sekali berbicara! dia rapuh Aby dia rapuh!" seru ummi menangis di pelukan sang suami.
" umi ini semua bukan salah umi! ini semua takdir umi! Aby yakin Sean pasti akan bisa melewati semua ini!" ucap Aby mencoba meyakinkan istrinya
" tapi Aby, umi takut Sean akan menjadi pendiam Aby! lihatlah dia Aby, dia sangat tertekan dia hancur Aby!" ucap umi.
" seharusnya kita mendampingin nya umi! bukan malah bersedih seperti ini!" jelas Aby.
" maafkan umi, Aby! umi salah, seharusnya umi tidak seperti ini!" ucap umi pada aby
" sudah lah umi, mari kita sama sama mendampingi Sean! dia butuh kita!" ucap Aby.
" iya Aby!"
" hmn "
...
saat ini syifani masih terus mengurung dirinya di dalam kamar! ya, dia sudah pulang kerumahnya namun hatinya masih merasa bersalah dan sedih batalnya pernikahan nya bersama Gus Sean.
flashback on
setelah kepergian Dhea dan keluarganya semua orang menangis dan sedih begitu juga syifani yg saat ini sedang dalam pelukan sang ibunda.
dari kejauhan dia melihat Gus Sean yg masih terduduk di tempatnya berpijak.
dia bisa melihat betapa kehilangan nya Gus Sean saat Dhea pergi beberapa bulan lalu!
betapa hancurnya Gus Sean saat mendapati kabar gadis yg ia sayang kecelakaan pesawat!
betapa rapuh nya Gus Sean sehingga berhenti tersenyum!
dan syifani sadar bahwa selama ini dia hanya memaksakan kehendaknya!
__ADS_1
dia sadar bahwa cinta nya malah menyakiti banyak orang!
dia sadar bahwa cinta nya di kalahkan oleh besarnya cinta Dhea pada Gus Sean!
dan dia juga sadar bahwa hati dan perasaan tidak bisa di paksakan di mana dia akan berlabuh!
perlahan namun pasti syifani bangkit dan menghampiri Gus Sean yg saat ini masih berdiam diri Tampa ekspresi! bahkan air mata pun sudah mengering dari tempat nya.
dengan perlahan lahan syifani menghampiri dan mensejajarkan tubuh nya seperti Gus Sean yg tengah terduduk di hadapan nya.
" maafkan Syifa Gus! ini salah Syifa! seandainya Syifa menolak mungkin hari ini tidak akan pernah terjadi! maaf Gus!" ucap Syifa namun belum ada jawaban dari Gus Sean.
" Gus Sean boleh marah sama Syifa Gus tapi tolong jawab Syifa Gus! Syifa ikhlas Gus kalau Gus Sean tidak ingin melanjutkan pernikahan ini! Syifa ikhlas!" ucap syifani meneteskan air mata nya yg tak kunjung mendapatkan jawaban.
...
disisi lain Gus Sean diam bukan karena dia marah! namun dia diam karena merasa bersalah pada kedua gadis yg ia sakiti! dia tidak bisa membohongi perasaan nya bahwa dia tidak mencintai syifani!
namun dia juga tidak bisa tidak merasa bersalah pada gadis itu yg saat ini sedang berada di hadapan nya!
" Gus Gus Sean jawab Gus! Syifa janji akan mengikhlaskan semua ini! jgn seperti ini Gus jangan!" ucap syifani meneteskan air matanya.
" jgn menangis Syifa! ini bukan salah kamu! seharunya saya tidak melakukan semua ini! seharusnya saya tidak menyakiti hati kalian! saya yg salah!" ucap Gus Sean.
" sekarang Syifa tidak ingin lagi melanjutkan pernikahan ini Gus! Syifa sadar ikatan tanpa cinta tidak akan pernah membuahkan hasil, kita tidak kan bahagia jika harus melanjutkan ini!" ucap syifani sesegukan.
" tidak apa Gus! kita tidak harus menikah bukan? tapi apakah boleh jika saya bisa menganggap Gus Sean seperti Abang saya sendiri?" tanya syifani menghapus air mata nya dan tersenyum.
' betapa baiknya gadis ini! maafkan saya Syifa! saya tidak bisa mencintai kamu seperti kamu mencintai saya! saya yakin suatu saat kamu akan mendapatkan laki laki yg bisa menjaga kamu dunia dan akhirat!' batin Gus Sean seraya menatap gadis di depan nya yg berusaha tegar walau sebenarnya hatinya sangat rapuh saat ini.
" saya selalu menganggap kamu seperti adik saya sendiri! itu tidak akan pernah berubah sampai kapan pun Syifa!" ucap Gus Sean membalas senyuman syifani.
" terimakasih Gus terimakasih!" ucap syifani tersenyum. " kalau begitu Syifa pamit dulu! assalamualaikum.."
" waalaikumussalam.."
syifani pun pergi bersama kedua orang tuanya dan tinggallah Gus Sean bersama kedua orang tua nya.
flashback off
syifani terus menangis, walau pun mulut nya berkata ikhlas tapi dia juga seorang manusia yg bisa rapuh kapan saja.
berhari hari lamanya sehingga sudah 3 Minggu setelah acara pernikahan nya itu namun dia tetap mengurung diri nya di kamar.
ummah dan Abah juga sudah membujuk mencoba menguatkan nya.
__ADS_1
" nak kamu harus kuat sayang! apa yg kamu lakukan sudah benar! terkadang mencintai memang tak harus memiliki, ummah bangga sama kamu! ternyata anak ummah sudah dewasa sekarang! " ucap ummah sambil memeluk syifani.
" Syifa tidak apa apa ummah! Syifa baik baik saja! Alhamdulillah Syifa berani mengambil keputusan ini! jika tidak Syifa akan hidup di hantui bayang bayang penyesalan seumur hidup Syifa!" ucap syifani berusaha tegar di hadapan ummah nya.
" Alhamdulillah.."
" iya ummah!!" ucap syifani.
...
Gus Sean sedang berada di kamarnya sambil terus berzikir menghilangkan kegundahan hati nya.
sudah berulang kali dia mengunjungi rumah Dhea namun sang gadis tetap tidak mau menemui nya.
banyak hal yg ingin dia jelaskan tapi tetap saja Dhea tidak kunjung ingin menemuinya.
Gus Sean selalu berdoa dalam shalatnya, berharap ada kesempatan yg mengiringi usaha nya.
" **saya salah Dhea! saya salah! tolong maafkan saya untuk yg terakhir kalinya! sungguh tidak ada niatan saya untuk mengkhianati janji kita!
saya menyesal tolong terima saya kembali! andai kamu tau betapa hancurnya saya saat kamu di kabarkan hilang waktu itu! betapa hancurnya saya saat tau kamu tidak bisa di temukan!
dan andai kamu tau hari di mana kamu kembali selalu saya nantikan! namun saya menyesal di saat kamu kembali malah saya memberikan kejutan yg amat menyakitkan bagi mu! maafkan saya!" ucap Gus Sean seraya menatap gambar Dhea di sebuah bingkai foto**
...
Dhea masih saja menangis sepanjang hari nya.
sakit sakit sekali! andai saja bisa di putar ingin sekali dia kembali ke masa lalu dan tidak akan meninggalkan Gus Sean.
namun apa daya saat ini orang yg dia cintai sudah di miliki oleh sahabat nya sendiri.
berulang kali Gus Sean datang kerumah nya ingin menemuinya, namun berulang kali pula ia mencoba untuk mengabaikan nya.
bagaimana pun tidak baik seorang gadis berbicara dengan pria yg sudah beristri.
tidak, dia tidak sejahat itu.
" **mungkin takdir kita hanya sampai disini Gus! Dhea sayang Gus Sean! terimakasih Gus terimakasih atas segala waktu nya!
maaf selama ini Dhea selalu menyakiti Gus Sean! Dhea tau Gus, Gus Sean tidak ada niatan untuk mengkhianati janji kita! Dhea tau Gus Sean selalu menunggu Dhea!
namun Dhea tidak bisa egois Gus! jika Dhea egois banyak orang yg akan tersakiti!
semoga keluarga Gus Sean bahagia selalu!" ucap Dhea sambil memeluk erat jubah Gus Sean yg waktu itu tertinggal di rumah saat Gus Sean harus menginap**.
__ADS_1
...