Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 79


__ADS_3

TAKUT


_________


Hampir sebulan lebih seorang gadis namun berstatuskan istri itu menunggu suaminya tersadar dari tidur lelapnya tak jarang dia menangis meski dalam tidur sekalipun.


suatu hari Dhea sedang pergi menuju markas black kobra untuk menenangkan pikiran nya.


dia berfikir bagaimana bisa jadi seperti ini? tidak mungkin Gus Sean bisa kecelakaan kalau tidak ada penyebabnya! tapi.. siapa? Dellon? ga mungkin!


Selong beberapa waktu Dhea memutuskan untuk pergi mengunjungi perusahaan nya. ya Dhea membangun pusat bisnis nya di awal dia kembali ke tanah air. eh tidak tidak Dhea sudah memulai bisnis itu saat mana dia berusia 17 THN yg artinya sudah lama sebelum saat ini dia hampir berumur 23 THN.


tok tok tok.


" masuk.." kata gadis yg sedang fokus pada laptop nya.


" maaf Miss di luar ada seseorang yg ingin menemui Miss!" seru Elsa sang sekretaris Dhea.


" ouh siapa?" masih fokus pada tujuannya.


" dia cuma memberi saya kode Miss!" ucap Elsa lagi.


Dhea menghentikan aktifitas nya dan mulai fokus pada orang yg di bicarakan sekretaris nya.


" uccidi se vuoi essere ucciso, muori se muori!" ucap sekretaris Dhea kaget dgn kode itu segeralah ia berdiri dan menyuruh Elsa memanggilnya.


" Hay baby!" ucap lelaki itu saat masuk.


" ada apa?" tanya Dhea datar.


" sudah lama kita tidak bertemu baby.. bagaimana kabarmu? " tanya orang itu lagi namun kali ini dia langsung duduk walau tidak di persilahkan.


" tidak usah basa basi.. apa tujuan mu!" ucap Dhea datar.


" Yo Yo Yo galak sekali.. apa kau tidak rindu pada ku?" ucap nya lagi.


" cihh sangat menjijikkan.. siapa ? apa ini ulah mu?" tanya Dhea serius.


" apa? mana ku tau!" ucap nya santai namun tak luput jejak kelicikan di matanya.


" jgn membohongi ku Willi!" seru Dhea.


" hehe baby ku memang sangat mengerti aku!" ucap nya lagi dengan seringai licik.


" sudah ku duga dasar brengsek!" seru Dhea tipis namun sangat mengerikan.


ntah mengapa firasatnya mengatakan kalau dia lah yg menyebabkan ini semua.


ya dia adalah William Anderson Gretchen.


seorang pria yg sangat mengerikan yg pernah Dhea kenal.


itu bermula dari saat dia di London.


flashback on


itu bermula pada saat tahun kelima Dhea di London dan sebentar lagi dia akan kembali ke tanah air nya.

__ADS_1


Dhea tengah berjalan di area taman depan kampus nya untuk mencuci mata dan menata hati nya kembali.


namun saat itu ada seorang balita berumur 1thn 7 bulan yg berjalan sendiri tanpa orang tua nya.


" ma ma ma ma" ucap balita kecil itu sambil memeluk kaki Dhea.


" eh.. ( Dhea mensejajarkan diri nya pada balita itu ) hy cantik.. dari mana asal mu hmn?" ucap Dhea sambil menoel Noel pipi chubby bayi itu.


" ma ma ma ma!" ucap nya lagi.


" mama? hey aku bukan mama mu syg! di mana orang tua mu Hem? bagaimana bisa seorang bayi imut seperti mu berjalan sendiri seperti ini!" ucap Dhea sambil menggendong bayi kecil itu.


" tu tu hahaha baba baba.. mama.." ucap balita itu dengan bahasa mars nya.


" hhh muach.. lucu nya kau nak.." ucap Dhea lalu membawa balita itu duduk di pangkuan nya.


" apa kau tersesat Hem?" ucap Dhea pada balita itu namun terlihat kalau balita itu sudah mengantuk.


Dhea menepuk-nepuk pantat balita itu agar sang bayi dapat terlelap.


setelah di rasa bayi itu sudah tertidur Dhea mencoba mencari benda atau apa saja yg bisa menghubungi orang tua nya dan benar saja di leher bayi ada sebuah kalung dan terdapat no telp di saku bayi kecil itu.


" Zessya princess Anderson! nama yg bagus syg!" ucap Dhea melihat kalung itu.


Dhea menekan nomor yg di dapat nya kemudian terdengarlah sebuah suara datar dari seberang telpn.


" hallo apa ini keluarga zessya princess Anderson?" ucap Dhea pada orang seberang.


" hey kau, ya itu aku.. kau yg menculik bayi ku ha?" bentak orang sebelah.


" dimana?" tanya pria itu singkat.


" di taman xxx.." seru Dhea.


" tunggu aku segera datang!"


Tut Tut Tut.


" cih menyebalkan sekali sudah di tolong malah seperti itu!" gerutu Dhea pada pria asing itu.


tak berapa lama kemudian ada seseorang yg tergesa gesa menghampiri Dhea dengan raut wajah khawatir.


" berikan Echa pada ku!" ucap pria itu.


" hey hey bung! santai lah aku tidak akan menculik nya!" ucap Dhea kesal.


" berikan!''


" ini.. tepuk tepuk pantat nya jika dia terbangun!" seru Dhea sambil memberikan bayi kecil itu pada org tua nya.


" hmn!"


setelah menerima bayi itu dia langsung saja pergi Tampa mengucapkan terima kasih atau apa pun itu.


" bagaimana bisa dia seperti itu? cihh menyebalkan tidak tau berterima kasih!" gerutu Dhea sembari bangkit dari duduk nya!


...

__ADS_1


keesokan harinya


disisi lain pria itu sedang kesusahan mengurus sang anak yg terus saja menangis saat bangun tidur.


tak mau makan dan tak mau berhenti menangis walau sudah di tepuk tepuk pantat nya.


" bagaimana ini? hey Caca.. berhentikan menangis sayang.." seru pria itu mencoba menenangkan sang anak.


" ma ma ma ma.. huaaaaa mama ma ma ma hiks hiks huaaa.." tangis bayi itu.


" apa dia merindukan mama nya? ini salah ku! semua ini salah ku!" ucap pria itu frustasi.


' gadis itu, hanya gadis itu yg berhasil membujuk Caca! coba kuhubungi dia!" pria itu menghubungi *Dhea dengan nomor kemarin.


Tut Tut tut*


" hallo!" ucap Dhea dari arah seberang.


" ini aku yg kau ambil anak nya!" ucap pria itu datar.


" hey hey bung aku tidak pernah mengambil anak mu! aku menemukannya! ingat aku me ne mu kan nya!" ucap Dhea menekan kata kata nya.


" ouh apa lah itu! Caca menangis terus!" ucap pria itu.


" lalu? dia bayi mu apa urusannya dengan ku?"


" bantu aku mendiami nya! dia tidak mau berhenti! ini semua salah mu!" ucap pria itu.


" bagaimana bisa salah ku? cih dasar kau ini!" ucap Dhea kesal.


' huaaaaaa ma ma ma ma huaaaaa hiks hiks' terdengar tangisan bayi dari arah seberang.


" cup cup cup gadis kecil..! diam lah sayang!" ujar Dhea dari telpon nya dan terdengar bayi kecil itu terdiam.


' sebenarnya yg orang tuanya aku atau dia?' batin pria itu melihat sang anak terdiam.


" datanglah ke jalan xxx aku menunggu!"


" baiklah!"


semenjak hari itu Dhea selalu datang hanya untuk sekedar bermain sama putri kecil sang William Anderson Gretchen. dan berbulan bulan pun berlalu William mengungkapkan perasaan nya pada Dhea namun hal yg tidak di harapkan nya pun terjadi. Dhea menolaknya dengan alasan dia sudah mencintai orang lain hal ini membuat William marah dan kecewa secara bersamaan.


beberapa hari kemudian Dhea mengetahui bahwa William adalah seorang mafia yg kejam. dari itu juga Dhea mulai menjauhi nya walau sesekali dia menemui Caca karena Caca merindukannya.


flashback off


" jangan pernah mengganggu keluarga ku! jika aku mengetahui kau melukai sehelai saja mereka aku pastikan dengan tangan ku aku membunuh mu!" ucap Dhea tegas.


' mengapa kau tak bisa melihatku walau sekejap Dhea? apa kurang nya aku?' batin Willian sendu.


" jgn salahkan aku!" ucap William


" kali ini aku maafkan namun jika suatu hari nanti kau kembali menyakiti suami ku.. maka aku juga pastikan bahwa kau juga tidak akan mendapatkan diriku! dan ku pastikan dengan tangan mu sendiri kau membunuhku!" ucap Dhea tegas penuh penekanan.


" aku tidak janji.."


namun tiba tiba..

__ADS_1


__ADS_2