Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 28


__ADS_3

MASA PEMULIHAN


....


saat ini Dhea sedang berada di rumah umi nyai bersama Syifani.


Dhea sedang membuat bubur untuk Gus Sean karena Gus Sean sedang dalam masa pemulihan.


sedangkan Syifani sedang membantu umi untuk menyiapkan sarapan.


( mereka datang jam 6 selepasnya shalat subuh )


tok tok tok tok


ketukan pintu terdengar dari arah kamar seorang pria yg sedang duduk sambil memegang Al Qur'an kecil di tangan nya yg tak lain adalah Gus Sean


" masuk" seru Gus Sean sedikit berteriak agar org yg sedang mengetuk dapat mendengar nya


" assalamualaikum.." seru Dhea yg sudah di izin kan masuk org sang empu nya kamar.


" waalaikumsalam.. ada apa Dhe?" tanya Gus Sean membenarkan posisi duduk nya


" aku bawakan bubur untuk Gus Sean!" ujar Dhea sambil melangkah ke arah Gus Sean yg kemudian duduk di kursi samping ranjang Gus Sean.


" kenapa harus bubur?" tanya Gus Sean mengernyitkan alis nya.


" karena Gus Sean belum boleh makan makanan yg berminyak! Gus Sean sedang dalam masa pemulihan!" jelas Dhea sambil tersenyum semanis mungkin


" terimakasih Dhe!"


" iya sama sama nih makan ya!" ujar Dhea sambil memberikan bubur di tangan nya ke pada Gus Sean


Gus Sean memakan bubur pemberian Dhea dengan sangat lahap seperti masakan Dhea sudah menjadi candu untuk nya.


" untuk beberapa hari kedepan Dhea yg akan masak untuk Gus Sean!" seru Dhea


" tidak perlu repot-repot Dhe"


" tidak repot Gus! jadi mulai skrg Gus Sean tidak boleh makan masakan lain yg berminyak kecuali dari Dhea! Gus mengerti??" seru Dhea sambil menarik turunkan alis nya.


" iya Dhe!" ujar Gus Sean pasrah


selang beberapa menit bubur di mangkuk itu pun ludes di makan Gus Sean sedangkan Dhea sedang membereskan mangkuk itu ke dapur sebelum kemudian kembali menghampiri Gus Sean.


" Dhe!"


" emnn??"


" kapan saya boleh mengenal mu ?" tanya Gus sean tiba tiba


" maksudnya?" tanya Dhea yg masih belum mengerti.


" kapan kita ber ta'aruf?"

__ADS_1


" Gus.. apa Gus yakin dengan keputusan ini?" tanya dhea?


" apa kamu meragukan saya ?" tanya Gus Sean serius


" bukan begitu Gus! banyak tentang diri saya yg belum Gus ketahui!" seru Dhea dengan tatapan sedih.


" saya siap menerima semua kekurangan kamu Dhe!" sela Gus Sean sungguh sungguh


" ( menarik nafas dalam dalam ) temui lah orang tuaku selepas ujian kelulusan !" seru Dhea mengucapkan hal yg sangat membuat Gus Sean senang


" kamu serius Dhe?" tanya Gus Sean tidak percaya dengan apa yg di dengarnya


" aku menerima Gus Sean! tapi setelah ujian kelulusan !!" jelas Dhea dengan sangat mantap.


" Alhamdulillah.. saya akan menunggu sampai hari itu tiba! " ujar Gus Sean mantap


" saya menanti !!"


.....


hari ini Dhea tidak kerumah Gus kyai dan Bu nyai karena ada kegiatan sekolah yg tidak bisa dia tinggalkan.


dikelas Dhea sedang mencoba menghapal Sharaf yg telah di berikan oleh ustadz Yusuf.


" assalamualaikum.."


" waalaikumsalam.."


giliran dhea yg menyetor hapalan nya dengan sangat lihai dia menghapal kan apa saja yg dingatkan nya kepada ustadz Yusuf.


saat ini semua santri sudah keluar kelas karena istirahat sudah tiba dan Dhea lah santri terakhir yg menyetor.


" Dhe!" seru ustadz Yusuf selepas Dhea selesai menyetor


" ada apa ustadz?"


" apa sudah ada yg meminta mu?" tanya ustadz Yusuf


" maksudnya?" tanya Dhea yg belum mengerti


" saya ingin mengenal mu! apa boleh?" tanya ustadz Yusuf serius


Dhea terkejut dengan pernyataan yg di lontarkan ustadz Yusuf kepadanya beberapa saat lalu.


" hehehe ustadz becanda ya?" tanya Dhea gugup


" saya serius!!"


" sa.. saayyaaa... saya.. saya belum memikirkan itu!" seru Dhea gugup


" saya menunggumu !"


tiba tiba terdengar suara pot bunga terjatuh dari arah pintu dan Dhea yg melihat hal itu sontak kaget dan meminta izin ingin mengejar org yg saat ini salah paham dengan nya

__ADS_1


...


Tampa mereka sadari sepasang mata sedang memperhatikan mereka dari arah pintu.


terlihat kesal saat mendengar apa yg di dengarnya dari kedua orang itu.


" saya menunggumu !" seru ustadz Yusuf.


Gus Sean yg baru saja sampai ingin menemui Dhea pun di kejutkan dengan perkataan yg begitu menyakitinya.


" apa kamu mempermainkan hati ku Dhe? begitu bodoh nya aku menganggap Perkataan mu serius!" gumam Gus Sean melamun menatap kearah Dhea dan ustadz Yusuf.


tiba tiba tanpa sengaja Gus Sean mengandung pot bunga hingga menimbulkan suara dan bergegas meninggalkan tempat itu sebelum dirinya di ketahui oleh mereka.


...


Dhea mengejar Gus Sean yg sedang salah paham dengan nya.


mencari nya kemana pun namun tetap saja tidak menemukan nya hingga Dhea menghampiri rumah Gus Sean dan bertemu dengan umi nyai.


" assalamualaikum umi.."


" waalaikumsalam Dhea ada apa nak?" tanya umi pada Dhea yg terlihat begitu khawatir.


" umi apa Gus Sean ada? " tanya Dhea


" ada apa nak? apa yg terjadi? " tanya umi yg kemudian menarik Dhea untuk duduk di depan teras.


" Gus Sean salah paham dengan Dhea umi! " seru Dhea menunduk sedih.


" cerita lah nak!"


" Gus Sean mendengar perkataan Dhea dengan ustadz Yusuf tadi! Gus Sean salah paham umi Dhea harus bagaimana?" tanya Dhea yg kini mulai parau.


" temui Sean nanti nak! biarkan dia tenang dulu untuk saat ini!" jelas umi sambil mengelus lembut bahu Dhea.


" iya umi.. kalau begitu Dhea pamit dulu!"


" iya nak!"


" assalamualaikum umi..


" waalaikumsalam..


....


HALLO GUYS GIMANA CERITANYA?


SERU GA?? MAAF AUTHOR JARANG UPDATE SEKARANG KARENA AUTHOR BANYAK TUGAS SEKOLAH!!


KALAU KALIAN SUKA DENGAN CERITA 'SEBENING CINTA GUS PESANTREN' JANGAN LUPA VOTE + COMENT+ LIKE YA


♥️♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2