Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 29


__ADS_3

PENYERANGAN II


....


Malam ini Dhea berada di rumah Gus Sean memasak makanan untuk makan malam Gus Sean seperti biasanya


Dhea memasak makanan dengan sangat spesial dengan harapan semoga Gus Sean tidak akan marah lagi padanya.


" assalamualaikum.." seru Dhea sambil membuka kenop pintu


" waalaikumsalam.." jawab Gus Sean ketus.


" ini makanan buat Gus Sean!" Dhea memberikan semangkuk bubur..


" terimakasih !!" seru gus Sean ketus.


" maaf Gus!"


" tidak perlu minta maaf!"


" Gus Sean salah paham! " seru Dhea sedikit memelas.


" saya tidak papa Dhe!"


" tadi ustadz Yusuf cuma bertanya apakah dia bisa mengenal saya lebih dekat! saya belum jawab Gus sungguh ga ada maksud untuk menerima pernyataan ustadz Yusuf!" seru Dhea bersungguh sungguh sambil menunduk dan Tampa sadar air matanya menetes.


Gus Sean melihat Dhea yg seperti tidak ada kebohongan pun merasa sedikit tenang sebelum kemudian dia marasa bersalah karena membuat Dhea menangis.


" jgn menangis! saya minta maaf! " seru Gus Sean


" Dhea ga mau Gus Sean salah paham sama Dhea!" jelas Dhea sesugukan


" maafkan saya sudah suudzon sama kamu! "


" janji jgn marah sebelum bertanya?" seru Dhea meleraikan kelingking nya .


" janji Dhe!" Gus Sean membalas uluran kelingking Dhea dengan beralaskan kain sorban nya agar tidak bersentuhan.


" yasudah sekarang Gus Sean makan dulu!"


" makasih calon istri!" goda Gus Sean kemudian memakan bubur nya.


....


tak berapa lama kemudian terdengar kegaduhan di depan ponpes Al ikhlas Dhea dan Gus Sean pun sedikit tersentak apa lagi Dhea yg sudah mulai khawatir dengan kegaduhan tersebut.


Dhea dan Gus Sean pun memutuskan untuk melihat ke depan sedangkan umi dan Abi kyai sudah duluan kedepan kemudian tiba tiba Syifani datang dengan tergesa gesa.


" assalamualaikum.." seru Syifani terengah-engah


" waalaikumsalam.. "


" Dhea kamu jangan keluar!" seru Syifani sedikit memelas.


" ada apa ini Syifa?" tanya Gus Sean sedikit penasaran


" Gus tolong tahan Dhea agar tidak keluar dari sini!" pinta Syifani sedikit khawatir


" knpa syif.. ada apa di depan? aku harus melihat nya!" ujar Dhea beranjak pergi.


" tidak Dhe! jangan keluar! berbahaya! aku mohon jangan keluar!" jelas Syifani yg mulai menetes kan air mata


" apa yg berbahaya? ada apa ini?" tanya Gus Sean mulai frustasi dengan kedua gadis di hadapannya itu.

__ADS_1


" Gus Sean dan Syifa kalian disini saja! Syifa aku titip Gus Sean jaga dia baik baik!" jelas Dhea pada Syifani.


" tidak Dhe! kamu jangan keluar!" sergah Syifa


" percayalah pada ku syif! apa kamu meragukan ku hmn? kamu tau kan aku ini siapa ?" jelas Dhea memberi isyarat.


" ba baiklah Dhe! tapi hati hati!"


Dhea menuju ke depan ponpes dan melihat sudah banyak kerusakan di akibatkan oleh orang orang serigala


" lady keluarlah! gua tau loe di dalam!" riak king serigala yg tak lain adalah Deffon.


" siapa yg kau maksud ?" tanya pak kyai.


" apa kau tidak tau pak tua? lady black cobra ada di ponpes mu ini!" riak Deffon kepada pak kyai.


" siapa yg kau maksud?" tanya ustadz Yusuf


" lady!!!! keluar lah dari persembunyian mu!" riak Deffon lagi.


" BERHENTI!!" RIAK DHEA LANTANG SEHINGGA MEMBUAT SEMUA ORANG MENATAP KEARAH NYA TAK TERKECUALI GUS SEAN DAN SYIFANI.


" akhirnya loe keluar juga lady!!" seru Deffon yg membuat semua orang melotot tak percaya bahwa lady black cobra selama ini berada di area mereka.


" aku yg kau cari jadi lepaskan Abi kyai dan ustadz Yusuf!" seru Dhea lantang.


" tidak Dhe!! jangan !!" riak Gus Sean yg tak ingin Dhea kenapa Napa.


" aku akan baik baik saja Gus! percayalah!!" jelas Dhea tersenyum manis.


" tapi Dhe!! saya tidak ingin kamu kenapa kenapa!"


" saya akan baik baik saja!!"


namun mereka sedang melupakan satu hal! bahwa mereka sedang berhadapan dengan leader Black cobra.


benar saja saat mereka hampir menggapai Dhea tiba tiba saja dengan sekali kibasan mereka yg ingin menyentuh Dhea terkapar tak berdaya.


" kau melupakan satu hal Deffon ! kau melupakan bahwa kau sedang berhadapan dengan siapa!" seru Dhea sinis yg kemudian merobek baju gamis nya dan mendapatkan baju kebanggaan leader Black cobra ditambah dengan senyum devil yg mematikan


semua mata sontak teriak histeris pasal nya mereka makin di buat tak percaya bahwa Dhea adalah leader Black cobra apa lagi di tambah dengan seragam kebanggaan yg hanya di pakai oleh leader Black cobra.


" brengsek!! aku tertipu lagi dasar bedebah!" riak Deffon marah kepada anak buah nya.


" SQUAD A KEPUNG AREA PONPES DAN PASTIKAN TIDAK ADA JALAN KELUAR BAGI MEREKA! JANGAN SAMPAI ADA YG LOLOS DARI SINI! SQUAD B KALIAN JAGA PARA SANTRI PONPES AGAR TIDAK ADA YG MELEWATI JALUR INI !! SQUAD C SEPERTI BIASA KALIAN AKAN BERSAMA KU! DAN AKU AKAN PASTIKAN BAHWA HARI INI KALIAN TIDAK AKAN ADA YG BISA KABUR DARI KU!" RIAK DHEA MENAMPILKAN SENYUM DEVIL NYA YG MEMBUAT PARA SANTRI TAKUT.


Terjadi lah peperangan hebat di depan ponpes Al ikhlas dengan banyak sekali pertumpahan darah yg mengalir di sana. dengan sekali kibasan banyak anggota serigala yg terkapar tak bernyawa serta juga ada yg mengalami luka luka parah.


peperangan pun di menangkan oleh Genk black cobra


" SQUAD C BAWA ANGGOTA BLACK COBRA YG CEDERA!! SQUAD A BAWA ANGGOTA SERIGALA YG CEDERA DAN YANG SUDAH TAK BERNYAWA KE KANTOR POLISI!! SQUAD B KALIAN JAGA AREA PONPES!!" RIAK DHEA LANTANG.


Dhea mendekati para santri ustadz/ ustazah umi dan Abi kyai serta Gus Sean dan Syifani.


banyak yg menatap takut dengan Dhea dan banyak yg menatap tak suka dengan Dhea serta banyak juga yg menatap keren ke arah Dhea.


Dhea menghampiri Abi kyai dan umi nyai


" umi Abi.." seru Dhea lirih.


" ada apa ini Dhe? apa yg terjadi?" tanya umi yg menangis


" maafkan Dhea umi.. maafkan Dhea Abi yg sudah membuat kalian dalam bahaya!" seru Dhea menunduk.

__ADS_1


" Dhea! Abi tidak mengerti semua ini! mengapa kamu sembunyikan ini nak?" seru Abi


" ini salah Dhea Abi.."


Dhea menghampiri Gus Sean yg masih enggan menatap nya.


" Gus!!" ujar Dhea hendak mendekat


" diam di situ Dhe! jangan mendekat!" ketus Gus Sean


" tapi Gus.. "


" jgn ganggu saya lagi!!" ketus Gus Sean pergi meninggalkan mereka semua


" maafkan Dhea Gus.." Dhea menangis sesugukan dan Syifani menghampiri nya serta memeluknya erat.


" yg sabar Dhe!"


semua santri sudah masuk ke dalam asrama masing masing tak terkecuali Dhea dan Syifani yg kembali ke asrama nya.


di asrama Lissa n the Genk menatap sinis ke arah Dhea .


" dasar pembuat onar!" sindir dini sinis


" ga tau malu banget dia buat kita semua dalam bahaya!" ejek Rini.


" heh lebih baik kamu pergi dari ponpes ini! dasar ga ada urat malu lagi kamu!" ejek Lissa


Dhea yg mendapat penuturan seperti itu langsung menatap tajam ke arah Lissa n the Genk. bukan maksud menakuti tapi dia hanya tidak ingin berdebat saat ini.


tatapan itu mampu membuat nyali Lissa n the Genk menciut pasal nya mereka sadar status Dhea saat ini.


...


Gus Sean meratapi nasib nya saat ini banyak pernyataan yg ingin dia tanyakan namun semua itu pupus akibat rasa kesal nya.


" mengapa kamu melakukan ini Dhe? kenapa kamu tidak jujur saja sama saya? sungguh saya tidak sanggup Dhe!" ujar Gus Sean lemah dengan Tampa sadar meneteskan air mata nya.


tok tok tok


" Sean ini umi nak!" seru umi dari arah luar.


" iya umi silahkan masuk!" seru Sean


" umi tau kamu terluka nak tapi maafkan lah Dhea!" seru umi mengelus pundak Gus Sean


" tidak umi! Dhea sudah kelewat batas mi!" seru Sean menangis


" nak ingat lah kebaikan Dhea kepada ponpes! dia menyelamatkan kita semua dari bahaya nak! umi yakin di balik semua ini Dhea tidak seutuhnya salah!" jelas umi


" tapi umi Sean belum bisa menerima semua nya!!" jelas Sean parau


" umi paham nak! kamu pikirkan lah baik baik! umi keluar dulu!"


" iya mi.."


.....


HALLO GUYS GIMANA CERITANYA?


SERU GA? MAAF AUTHOR JARANG UPDATE SEKARANG KARENA AUTHOR BANYAK TUGAS SEKOLAH!!


KALAU KALIAN SUKA DENGAN CERITA 'SEBENING CINTA GUS PESANTREN' JANGAN LUPA VOTE + COMENT + LIKE YA

__ADS_1


♥️♥️♥️


__ADS_2