Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 32


__ADS_3

MERASA KEHILANGAN


_____ ;(


Setelah kepergian Dhea selama 2 Minggu selama itu pula Gus Sean sering melamun dan jarang berbicara.


bahkan Gus Sean jarang terlihat di mushalla akhir akhir ini.


Gus Sean hanya menghabiskan sebagian waktu nya untuk berdoa berdzikir dan merenungkan apa yg sudah terjadi pada nya saat ini.


jujur Gus Sean sendiri pun bingung apa yg sebenarnya terjadi?


apa saya salah? apa saya egois?


masih banyak lagi yg mengganjal dlm pikirannya yg sampai saat itu masih di penuhi dengan nama Dhea.


umi nyai yg melihat anak nya seperti itu hanya bisa menghela nafas dan selalu mencoba menasehatinya.


hingga suatu hari umi sudah jengah melihat tingkah Gus Sean yg semakin jarang berkomunikasi di lingkungan ponpes dan selalu mengurung diri sendiri .


" Sean umi tau ini berat, tapi kamu tidak bisa seperti ini terus! jangan lalaikan tanggung jawab mu nak!" jelas umi lembut


" Sean tidak apa apa umi! Sean hanya butuh waktu saja! semuanya begitu rumit umi.. Sean sendiri bingung apa yg sebenarnya terjadi!" jelas Gus Sean menundukkan kepalanya tak berani menatap kearah umi nyai.


" nak jika kamu merasa kehilangan maka kejarlah iya! tak sepenuhnya semua ini kesalahan nya nak! coba lah dengar penjelasan nya! jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari! " tegur umi sambil mengelus kepala Gus Sean


" umi Sean tau Dhea tidak salah! dia hanya mencoba melindungi kita sebisa mungkin! tapi..." ucapan Gus Sean terpotong akibat perkataan umi yg mendadak


" tapi jika nanti Dhea tidak melirik kamu lagi dan kamu menyesal! turunkan egomu nak sungguh kamu sudah di perbudak oleh syaitan! hapus segala keluh kesah di hati mu! lupakan masalahnya lihat kedepannya dan perbaikilah diri kalian!" jelas umi santai namun semua kata katanya penuh makna yg mendalam


" insyaallah umi.. Sean akan coba untuk ikhlas! " kata Gus Sean sambil mencium punggung tangan umi nya


" kapan kamu ingin membawa Dhea?" tanya umi


" secepatnya umi!"

__ADS_1


" umi mendukung mu nak!"


" terimakasih umi!"


" hmn"


....


setelah perbincangan singkat dgn umi nyai Sean merasa sedikit lega dan mencoba kembali berbaur dengan masyarakat ponpes Al ikhlas lagi.


saat ini Gus Sean sedang mengajar Sharaf menggantikan peran ustadz Yusuf.


setelah mata pelajaran usai Sean di hampiri oleh Syifani.


"assalamualaikum Gus.."


" waalaikumussalam Syifa"


" Gus Sean apa kabar? Syifa udh lama ga liat Gus Sean!" jelas Syifani sangat lembut


" saya Syifa Gus bukan Dhea!" seru Syifani menundukkan kepalanya.


" astaghfirullah.. maaf Syifa saya tidak sengaja!" jelas Gus Sean


" tidak masalah Gus!"


"segitu kehilangan nya kah Gus Sean? saya Syifa Gus bukan Dhea!" batin Syifani sedikit sedih.


" Syifa kalo begitu saya permisi dulu! assalamualaikum" pamit Gus Sean dan langsung beranjak pergi.


" waalaikumussalam.."


....


saat ini di Jakarta Dhea sudah bersiap siap untuk berangkat ke London.

__ADS_1


Dhea akan melanjutkan pendidikan nya di sana.


saat ini Dhea tengah sibuk merapikan hijab nya dan saat dia hendak mengambil pin bunga yg di berikan Gus Sean Dhea kembali teringat akan Gus Sean seketika Dhea menitikkan air matanya dia sangat merindukan sosok Gus Sean. sambil mengelus pin bunga Dhea pun berkata kecil.


" sampai ketemu lagi Gus! Dhea pamit dulu! Dhea ga kuat kalo terus berada disini! semoga Gus Sean mendapatkan wanita yg baik dan kalian bahagia!" ujar Dhea sambil mengelus pin bunga tersebut.


tiba tiba terdengar teriakan bunda Maya dari lantai bawah.


" Dhea.. buruan nanti kamu ketinggalan pesawat nak!" riak bunda dari lantai bawah.


" iya bunda! "


Dhea dan keluarga besar pun tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta.


" bunda ayah Dhea pamit dulu! Dhea akan melanjutkan pendidikan Dhea di London! ayah sama bunda jaga diri baik baik! " seru Dhea menangis sesenggukan.


" iya nak pergilah! gapai mimpimu! bunda mendukungmu syg" seru bunda langsung memeluk erat Putri semata wayang mereka.


" jaga diri kamu baik baik di sana! jgn tinggalkan shalat! ayah akan selalu mendoakan kamu nak!" ujar ayah sambil mengelus pucuk kepala Dhea


" ayah bunda! kalo nanti ada yg bertanya dimana Dhea tolong jangan beri tahu keberadaan Dhea! Dhea mohon ayah bunda! untuk sekarang Dhea hanya ingin sendiri! kalau sudah waktunya Dhea pasti akan pulang!" jelas Dhea memohon kepada orang tuanya.


" baiklah sayang bunda dan ayah tidak akan memberikan informasi mu kepada org lain!" jelas bunda


" terima kasih ayah bunda"


....


HALLO GUYS! GIMAMA CERITA NYA? SERU GA?


MAAF AUTHOR JARANG UPDATE! KARENA AUTHOR SIBUK SKRG!! KALO KALIAN SUKA DENGAN CERITA


'SEBENING CINTA GUS PESANTREN' JANGAN LUPA VOTE + LIKE + COMENT


🖤🖤🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2