
PULANG & BERBICARA
💮___________________💮
Pagi pagi sekali Dhea sudah siap dengan baju rapi nya
dan beberapa koper barang barang nya serta balutan hijab yg menambah kesan anggun nya saat ini.
di aula paviliun sudah ramai para jawara yg akan mengantarkan kepergian Dhea, di sana ada juga Abah Anom, ayu serta Haris.
mereka semua memasang raut wajah sedih tak ikhlas akan kepergian salah satu guru pelatih mereka apa lagi paras guru yg cantik.
" Abah! makasih ya udah nolongin Dhea waktu itu! kalo ga ada Abah Dhea ga tau Dhea akan jadi apa skrg! makasih udh kasih tumpangan untuk Dhea berteduh! maaf selama Dhea di sini Dhea selalu merepotkan Abah! Dhea pamit ya Abah! Abah jaga kesehatan dan Dhea doakan semoga padepokan lima sila terus maju dan sejahtera! Dhea pamit Abah!" ucap Dhea sambil mencium tangan Abah Anom dengan tulus.
" nak Abah senang kamu berada di sini, Abah tidak merasa kerepotan sama sekali Dhea! Abah yg seharusnya terimakasih sama kamu karena sudah banyak merepotkan kamu disini! makasih sudah melatih anak anak sampai jadi setangguh ini! hati hati di jalan semoga sampai selamat dengan tujuan! bahagiakan selalu nak!" ucap Abah sambil mengelus kepala Dhea yg masih mencium tangan nya.
kemudian Dhea beralih menatap ayu dan Haris, entah mengapa mereka sangat menggemaskan saat memasang wajah sedih itu.
" sudah lah jgn bersedih guys! aku akan sering sering kesini jika ada waktu senggang! jaga diri kalian dan bimbinglah padepokan lima sila menjadi yg terkuat di antara yg terkuat! aku yakin kalian pasti bisa! gunakan lah ilmu yg aku ajarkan untuk kebaikan, menolong yg lemah dan menghukum kejahatan! aku percayakan padepokan ini pada kalian!" seru Dhea sambil menepuk bahu keduanya.
" teh Dhea, jgn lupain ayu ya! sering sering main kesini dan sering sering juga kasih kabar ke kita ya teh!" ucap ayu yg langsung berhambur kepelukan Dhea.
" iya aku janji akan sering ngabarin kalian kok! " ucap Dhea mengelus kepala ayu lembut.
" teh Dhea hati hati di jalan, jgn lupain kita disini! nanti kalau ada misi ajak ajak kita ya!" seru Haris
" hehe iya Haris dan aku ada hadiah untuk kalian!" ucap Dhea membuat ayu dan Haris antusias.
" ini! ( sambil menyerahkan 2 kotak persegi panjang )!" ujar Dhea.
__ADS_1
" apa ini teh?" tanya ayu dan Haris.
" buka lah!" titah Dhea sambil tersenyum dan kedua nya pun langsung membuka kotak itu dan betapa terkejutnya mereka saat melihat ternyata kotak itu berisi iPhone untuk mereka.
" wahhh ini serius teh buat kita?" tanya ayu masih tak percaya.
" hehe iya itu buat kalian kok!" jelas dhea.
" woaahhh keren banget ini mah!" Haris membuka dan membolak-balik hp itu.
" makasih ya teh!" ucap mereka bersamaan.
" sama sama kalian bisa hubungi aku pake iPhone itu disitu udh ada nomor telepon aku!" ujar Dhea.
" makasih tehhh..." seru mereka memeluk Dhea.
" iya sama sama kalau begitu aku pamit dulu ya!"
" kalau begitu Dhea pamit dulu ya semua assalamualaikum.." ucap Dhea sambil menarik kopernya dan melambaikan tangan nya pada penghuni padepokan.
...
di dalam bus Dhea hanya bersandar sambil melirik kearah luar jendela, perjalanan disini masih panjang dan butuh waktu 1 hari 1 malam untuk sampai dan mungkin besok pagi dia baru saja akan sampai!
sedangkan untuk pesawat di desa ini tidak tersedia airport untuk penerbangan jadi hanya menggunakan bus untuk berpergian jauh.
skip.
hari mulai malam namun Dhea belum juga terlelap dari sadarnya.
__ADS_1
dia memandang jalanan yg sepi akibat malam hari, betapa indah nya pemandangan ini entah kapan dia bisa kembali lagi ke desa itu.
saat melihat keluar Dhea pun tiba tiba tersenyum saat mengingat besok dia akan kembali dan bertemu kedua orang tuanya.
dia memutuskan untuk ke ponpes terlebih dahulu untuk menemui Gus Sean dan memberikan dia kabar bahagia kalau sebenarnya dia selamat dari kecelakaan maut itu.
' Dhea kembali Gus, Dhea kembali untuk menepati janji Dhea pada Gus Sean! tunggu Dhea ya Gus, sebentar lagi tidak akan ada lagi yg memisahkan kita, Dhea janji tidak akan pergi jauh lagi dari Gus Sean!
sudah cukup penantian kita selama ini Gus! maka Dhea tidak akan membiarkan takdir untuk melakukan ketidakadilan untuk kita lagi! uhibbuka Fillah Gus Sean!" gumam Dhea pelan sebelum akhirnya memejamkan mata nya yg kian mengantuk itu.
saat tidur Dhea bermimpi melihat Gus Sean sedang bersama wanita yg tak lain adalah Syifa! mereka terlihat sangat bahagia di sana sedangkan dirinya terlihat sangat menyedihkan.
" mas lihat Dhea dia nendang nendang ummi nya!" ucap Syifani sambil mengelus perutnya yg kian buncit itu.
" coba sayang mas lihat!" seru Gus Sean menempelkan kepalanya di perut Syifani.
" wah sayang Dede bayi nya nendang, aktif banget dia!" seru Gus Sean pelan sambil mengecup kening Syifani.
" iya ni mas, semoga Dede bayi nya menjadi anak yg saleh dan salehah ya!"
" aminn sayang!" seru Gus Sean mencium tangan Syifani.
Dhea yg melihat Gus Sean mencium dan mengelus perut Syifani itu pun merasa gak percaya akan penglihatan nya,
" enggak enggak ini pasti cuma mimpi! Gus Sean ga mungkin menikah sama Syifani! enggak itu ga mungkin!" seru Dhea menggelengkan kepalanya sambil menangis.
"ENGGAAAKKKK!!!" Riak Dhea kemudian, namun dia tersadar kalau saat ini dia sedang berada di dalam bus dan semua itu hanya mimpi belaka.
" hufhh untung aja semua ini cuma mimpi!" seru Dhea mengelus dada nya.
__ADS_1
" ya allah semoga ini hanya mimpi! tolong jangan hancurkan hati ku!" doa Dhea dalam hati sambil melihat terangnya bulan di malam hari.
...