Sebening Cinta Gus Pesantren

Sebening Cinta Gus Pesantren
#eps 27


__ADS_3

PULANG KE PONPES


....


setelah hari di mana Gus Sean kembali kritis pun sudah usai


kini Gus Sean sedang tertawa bersama 2 gadis yg sangat iya sayangi.


Dhea dan Syifani!


" Gus tau tidak waktu dhea melihat Gus Sean kembali tidak sadarkan diri?" seru Syifani mencoba menahan tawanya


" kenapa Syifa?"


" ih Syifa aku malu!" seru Dhea yg sudah merona karena selalu di goda oleh Gus Sean dan Syifani.


" tau Gus Dhea menangis tak henti hentinya! wajah nya terlihat menggemaskan saat itu!" ujar Syifani sambil tertawa.


" kamu menangis Dhe?" tanya Gus Sean


" aisshh.. Syifani ini membuka kartu as ku" gerutu Dhea dengan manja nya


" HAHAHAHA" TAWA MEREKA PECAH


"Ah.. " rintih Gus Sean kemudian saat merasakan nyeri di bagian luka nya.


" ada apa Gus? jgn terlalu banyak tertawa!" seru Dhea panik sambil memasang wajah kesal.


" apa sekawatir ini kah kamu terhadap ku Dhe? sungguh beruntung aku jika mendapat kan mu!" gumam Gus Sean menatap wajah Dhea yg terlihat khawatir.


" maafkan aku yg pernah membuat kalian berjauhan! tapi skrg aku tau jika kalian memang tidak bisa di pisahkan!" gumam Syifani menatap keduanya


" jgn tertawa lagi! paham ?" ujar Dhea memperingati


" Iyah Dhe. "


" bagus lah!"


...


keesokan hari nya Syifani masih di pesantren. seperti nya hari ini dia tidak datang ke RS karena jadwal nya padat.


dan saat ini Dhea sedang menyuapi Gus Sean makan bubur


" buka mulut mu Gus!" seru Dhea


" saya tidak sanggup lagi Dhe!" melas Gus Sean


" tidak bisa! Gus Sean harus menghabiskan semua nya!" ujar Dhea memaksa


" tapi saya sudah kenyang Dhea!"


" ayolah Gus! 1 suap lagi!"


" tapi.."


" hmn seterah!" ujar Dhea pura pura ngambek

__ADS_1


" hmn yasudah yasudah " Gus Sean memakan 3 sendok lagi bubur yg berada di mangkok itu agar Dhea tidak marah. Dhea yg melihat hal itu pun langsung tersenyum


...


malam hari nya Syifani sudah kembali ke ponpes sedangkan Dhea senantiasa menunggu Gus Sean di RS PELITA.


Dhea tertidur di samping ranjang Gus Sean dengan hanya beralaskan tangan nya.


Gus sean terbangun hendak mengambil minum namun dia tak sengaja melihat Dhea yg tertidur pulas di samping nya.


" maafkan saya Dhe! karena saya kamu jadi harus tdr disini!" batin Gus Sean sambil tersenyum kearah Dhea.


tiba tiba Dhea terbangun karena terusik dengan gelas yg tiba tiba pecah.


" astaghfirullah.. knpa Gus Sean tidak membangun kan ku?" tanya Dhea saat melihat pecahan kaca


" saya tidak tega membangunkan mu karena tidur mu sangat pulas" jawab Gus Sean hendak turun dari ranjang


" eh mau ngapain? sudah lah biar aku aja yg bersihkan! jika nanti Gus Sean mau sesuatu bilang saja padaku!" ujar Dhea sambil membersihkan pecahan kaca


" maafkan saya Dhe sudah banyak merepotkan mu!"


" tidak masalah Gus! yasudah aku buang beling ini dulu"


" emnn" Gus Sean mengangguk


Dhea kembali ke ruang rawat Gus Sean dan mendapatkan Gus Sean sedang termenung hingga Dhea mengagetkan nya.


" assalamualaikum calon ta'aruf!" seru Dhea mengagetkan Gus Sean.


"ehh wa waalaikumsalam.." seru Gus Sean gugup saat mendengar 'calon ta'aruf'


" emn.. ta.. tadi.. kkammu bilang apa?" seru Gus Sean memastikan apa yg di dengar nya tadi.


" hmn emang apa? " tanya Dhea pura pura tidak tau.


" hm.. gpp mungkin saya salah dengar!" ujar Gus Sean pelan


" padahal aku berharap kamu mengucapkan nya lagi Dhe.." gumam Gus Sean sedih.


" Dhe!"


"Hem?"


" saya merasa seperti leader Black cobra kemaren itu adalah kamu!" ujar Gus Sean sontak membuat Dhea terdiam.


" aa apaa.. y g ga mm mungkin lah itu aku Gus!" ujar Dhea gugup


" hmn tapi sebelum saya kehilangan kesadaran saya sempat mendengar nya memanggil saya dan meneteskan air mata nya di wajah saya!" jelas Gus Sean


" hmn mungkin hanya kebetulan aja Gus!"


" hmn mungkin saja"


" yasudah Gus Sean istirahat


" kamu juga Dhe!"

__ADS_1


" hmn"


....


keesokan harinya dokter kembali memeriksa keadaan Gus Sean.


" gimana dok keadaan Gus Sean" tanya Dhea antusias


" Alhamdulillah keadaan pak Sean sudah membaik!" ujar dokter itu sambil tersenyum


" Alhamdulillah.. jadi kapan Gus Sean bisa pulang?"


" hari ini juga sudah boleh pulang " jawab Gus Sean tersenyum


" syukurlah Gus sudah boleh pulang!"


" iya Dhe.."


" makasih dok"


" sama sama saya pergi dulu!"


" iya dok"


Dhea mengemaskan barang barang Gus Sean karena siang ini mereka akan kembali ke ponpes.


Dhea juga sudah mengabari Syifani umi dan Abi serta temen temen santri lain nya.


" ada lagi barang yg bisa Dhea kemaskan Gus?" tanya Dhea perhatian


" tidak terimakasih Dhea"


" sama sama Gus" ujar Dhea tersenyum


...


saat ini Dhea dan Gus Sean sudah sampai di ponpes Al ikhlas dengan sambutan dari para santri lain nya


" assalamualaikum" salam Dhea dan Gus Sean


" waalaikumsalam" jawab penghuni ponpes


" Alhamdulillah nak kamu sudah bisa kembali berkumpul bersama kita lagi!" seru umi sambil memeluk anak nya itu


" Alhamdulillah umi ini juga berkat Dhea yg selalu menjaga Sean!" seru Sean menatap ke arah Dhea yg saat ini hanya tersenyum.


" Terimakasih nak sudah menjaga Sean dengan senag hati" seru umi beralih memeluk Dhea


" iya umi sama sama! lagian Dhea juga seneng bisa menjaga Gus Sean"


" iya nak!"


....


HALLO GUYS GIMANA CERITANYA?


SERU GA? MAAF YA AUTHOR JARANG UPDATE SEKARANG KARENA AUTHOR BANYAK TUGAS SEKOLAH!!

__ADS_1


JADI BUAT KALIAN YG MERASA SUKA DENGAN CERITA 'SEBENING CINTA GUS PESANTREN' JANGAN LUPA VOTE+ COMENT+ LIKE YA..


♥️♥️♥️


__ADS_2