
MUNGKIN INI TAKDIR
....
Gus Sean kembali mengendarai mobil nya menuju pesantren Al ikhlas.
masih dengan perasaan kalut dia tetap mengendarai dengan hati hati agar tidak terjadi hal hal yang tidak di ingin kan.
skip
di pesantren Gus Sean langsung menuju kediaman nya bersama kedua org tuanya.
banyak santri yg bertanya tanya apa yg sudah terjadi pada Gus Sean? kenapa Gus Sean seperti orang yg baru selesai menangis?
hufffhh semua santri tidak berani bertanya pada Gus Sean Alhasil mereka hanya menyimpan semuanya dalam hati nya.
Tampa sadar ada sepasang mata yg sedang menatap ke arah Gus Sean dengan tatapan sedih.
ya! dia adalah Syifani Urrahmah.
" kenapa Gus Sean terlihat sedih? seperti nya saat pergi tadi dia baik baik saja?!🤔"pikir Syifani dalam diam.
Syifani kembali melanjutkan perjalanan nya menuju aula pesantren untuk membantu para ustazah mengajar sedikit Al-Qur'an.
saat sedang berjalan terdengar bisik bisik para santri mengenai keadaan Gus Sean tadi.
" kalian tau apa? Gus Sean baru saja pergi dari rumah ukhti Dhea!" seru santri A pada teman teman nya.
" ha? serius? kok bisa? bukanya ukhti Dhea udh ga boleh kesini lagi ya?" tanya santri B
" katanya Gus Sean ingin menjemput ukhti Dhea tapi bukan sebagai santri!" jelas santri c yg tadi ikut mendengar dengan santri A.
" terus sebagai apa dong?" tanya santri B penasaran.
" Gus Sean menjemput ukhti Dhea sebagai calon makmum nya!" ucap santri A spontan membuat santri C terkejut dan Syifani yg mendengar nya pun ikut kaget.
" apa? serius kamu? demi apa? " tanya santri B berteriak
" iya serius! ngapain juga kita boong sama kamu!" seru santri C
" tapi menurut ku mereka cocok kok! sama sama cantik dan tampan! hufhh kapan ya aku di gituin sama cowo idaman ku!" ujar santri B berandai-andai.
__ADS_1
" haha ngayal kamu mah! "
" eh tapi tadi katanya ukhti Dhea udh ga di Indonesia lagi! alias ukhti Dhea udh melanjutkan pendidikan nya di luar negeri!" jelas santri A membuat santri B dan Syifani kembali terkejut
" yah kasian banget Gus Sean nya! " seru santri B mendramatisir
" hmn kita doakan aja yg terbaik untuk mereka berdua!" ucap santri C
" iya semoga mereka di pertemukan kembali.." ucap santri A
" aminn..." ucap mereka serempak
saat para santri itu selesai dengan cerita nya Tampa sadar air mata Syifani menetes begitu saja dari pelupuk mata nya.
ntah apa yg di rasakan nya saat ini semuanya begitu hampa.
di satu sisi dia sedih karena sahabat nya sudah tak lagi ada di sisinya.
tapi di sisi lain dia sedih karena org yg begitu iya kagumi begitu mencintai sahabat nya.
Apa tidak ada tempat di hati mu untuk ku?
" kenapa semua nya begitu rumit? kenapa aku harus terjebak dalam situasi yg sama sekali tak aku ingin kan? apa salah ku ya Rabb? sungguh ujian ini sulit untuk ku tampung! kuat kan aku menjalani nya ya Rabb! Gus Sean! apa tak ada tempat bagi Syifa untuk masuk ke hati Gus Sean? segitu kehilangannya kah kamu saat Dhea pergi? maaf kalo Syifa telah hadir di tengah tengah kalian! " gumam Syifa Tampa sadar air mata nya terus mengalir.
" assalamualaikum!" ucap Lissa sambil menepuk pundak Syifani
" waalaikumsalam.. ngagetin aja kamu liss !" seru Syifani
" habis nya kenapa bengong hm? itu di cariin ustadzah Aisyah! " seru Lissa
" ouh iyiy aku lupa terimakasih sudah mengingatkan! assalamualaikum"
" waalaikumsalam.."
di sisi lain seorang pria yg baru saja pulang dari luar kota pun langsung masuk ke dalam kamar Tampa berbicara sepatah kata pun dengan org tuanya.
ya pria itu tak lain adalah Gus Sean yg saat ini sedang duduk di lantai dengan bersandar ke ranjang nya.
Gus Sean saat ini terlihat begitu kacau dengan baju yg sudah tak beraturan rambut yg sudah berantakan dan air mata yg terus mengalir.
" ya Allah kenapa engkau berikan ujian yg begitu sulit untuk ku tampung? sungguh hamba mu ini tak sanggup dengan semuanya. tolong berikan jalan keluar dari semua ini tolong ya Rabb!" ujar Gus Sean yg frustasi
__ADS_1
tok tok tok
( suara ketukan pintu dari arah luar )
" nak ini umi sama aby di luar! tolong bukakan pintu nya nak" seru umi yg masih setia mengetuk pintu.
" masuklah umi aby!" seru Gus Sean sambil membenarkan posisinya agar tidak terlihat begitu menyedihkan.
umi dan aby pun masuk dengan penglihatan yg terkejut di karena kan kamar putranya begitu berantakan di tambah penampilan yg sudah tak beraturan di tubuh anak nya.
" ada apa nak? coba ceritakan sama umi dan aby!" seru umi sambil duduk di samping Sean.
" umi Dhea sudah pergi umi! Dhea sangat marah sama Sean! Sean salah umi Sean salah maafkan Sean umi aby!" jelas Sean sambil kembali menangis seperti anak anak.
" Sean! ini bukan sepenuhnya salah kamu nak! ini sudah takdir dari yg maha kuasa! kamu harus ikhlas! biarkan Dhea sendiri dulu! dia juga butuh ketenangan untuk beberapa saat! kamu tidak boleh egois! Dhea pasti akan kembali suatu saat nanti kamu tenang saja nak dan bersabarlah!" seru umi sambil mengelus pundak anak ny@
" Sean aby tau ini berat tapi kita tidak boleh berputus asa ini semua adalah ujian nak dan kita hanya di anjurkan untuk bersabar!" seru aby
" tapi aby.." seru Gus Sean terpotong oleh ucapan aby
" sudahlah sekarang berkemas lah dan berwudhu setelah itu shalat minta ampun dan petunjuk pada Allah niscaya Allah akan mendengar doa mu nak!" seru aby tegas.
" iya aby umi maafkan Sean yg sudah kufur nikmat ini!"
" tidak masalah nak! kalo begitu aby dan umi pergi dulu!
" iya umi!
" assalamualaikum..
" waalaikumsalam..
....
HALLO GUYS GIMANA CERITA NYA?
SERU GA? MAAF AUTHOR JARANG UPDATE KARENA
BANYAK URUSAN YG TIDAK MENDUKUNG 😁
KALO KALIAN SUKA DENGAN CERITA 'SEBENING CINTA GUS PESANTREN' JANGAN LUPA VOTE + COMENT + LIKE YA
__ADS_1
🖤🖤🖤🖤