Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
105


__ADS_3

Di Negara B.


"Ge kita sebenarnya mau kemana..?,


kenapa mataku di tutupin segala sih??" Tanya mita yang sudah kesal karena mereka belum juga sampai ketempat Geril akan membawanya.


"Sabar sebentar lagi kamu akan tau, tidak lama lagi kita sampai." jawab Geril yang saat itu ingin memarkirkan mobilnya. setelah itu dia keluar duluan untuk membukakan pintu sebelahnya untuk mita.


"Ayo kita keluar." Ajak Geril perlahan mengiring mita masuk kedalam Taman yang sudah di sulapnya menjadi taman bunga mawar putih yang indah.


"Oke kita sudah sampai,jangan dulu buka mata mu sebelum aku menyuruh membuka matamu,oke?" ucap Geril yang di angguki mita.


"Baiklah." ucap mita mengikuti kemauan Geril,Geril perlahan membukakan pengikat yang menutupi mata mita.


"silahkan buka mata mu perlahan.." suruh Geril,Mita perlahan membukakan matanya,ketika dia sudah membukakan matanya dengan sepenuhnya,mita lansung terganga karena senang melihat taman itu penuh dengan bunga mawar putih yang sangat dia sukai.


"Ini indah sekali Ge.." ucap Mita bahagia perlahan berjalan memegangi setiap bunga mawar putih yang ada disana.


"Kamu menyukainya??" tanya Geril yang lansung di angguki mita.


"Ya aku sangat menyukainya Ge,hmm wangi.." ucap Mita benar benar bahagia.


"kamu lihatlah kebelakang" pinta Geril yang membuat mita menoleh kearah belakangnya.


"Mama..,Tante..,om..kalian disini?" Tanya mita terkejut melihat mamanya dan juga orangtua Geril ada disana.mereka hanya tersenyum kearah mita,di saat yang bersamaan Geril melangkah mendekati mita lalu membungkuk duduk menghadap mita yang membuat dia terkejut dan bertanya tanya,apa yang akan Geril lakukan.


"Armita Queen,Aku tidak tau apakah aku sudah memiliki perasaan kekamu atau belum,tapi saat ini yang aku rasakan saat bersamamu aku bahagia, nyaman,aku juga tidak bisa melihat kamu di dekati pria lain,rasanya aku marah sekali.mungkinkah ini artinya aku menyukaimu,aku tidak mau kehilangan wanitaku kedua kalinya." Geril menghentikan sejenak ucapannya.


"Armita Queen Will you marry me??" ucap Geril lantang membuat mita terkejut dan lansung berderai air matanya,


kemudian dia melihat kearah mamanya dan juga orangtua Geril yang saat itu memberikan semangat untuk dia segera menjawab apa yang Geril katakan padannya.Mita kembali menatap Geril dengan cepat dia lansung menganggukan kepalanya.


"Yes i want to marry you" jawab mita yang membuat Geril lansung bangun dan memeluk tubuh mita.


hiks...hiks...hiks..mita menangis sampai sesegukan dalam pelukan.


"Terimakasih mita.." ucap Geril sangat bahagia.


"kamu jahat Ge..." ucap mita masih menangis dalam pelukan Geril.

__ADS_1


"Ya aku memang jahat..Maafkan aku,


Maaf selama ini nggak pernah tau kamu sangat menyukaiku,maafkan aku.."


Cuup...


ucap Geril yang kemudian mencium kening mita,dia sangat bahagia karena mita menerima lamarannya,Geril juga bahagia mengetahui ternyata mita sudah lama menyukainya yang baru dia ketahui saat menemui mamanya mita tadi,


disana mamanya menceritakan semuanya karena permintaan Geril dan kemudian melihat dalam kamar mita terlihat Ada Potonya tersimpan rapi disana.


"Maafkan aku,kali ini aku akan membahagiakan kamu seumur hidupku" ucap Geril lagi yang di angguki mita,


perlahan Geril menyematkan cincin berlian yang indah di jari manis mita. Setelah itu perlahan Geril mencoba ingin mencium mita namun terhenti.


"Belum sah son" ucap papa johan yang membuat mereka berdua menjadi salah tingkah.mama Geril lansung menghampiri mita dan memeluk tubuh mita.


"Terimakasih sudah mau menerima anak mama yang penuh kekurangan ini,mama sangat bahagia ahkirnya mama memiliki menantu yaitu kamu" ucap mama Geril bahagia.


"Iya Tante.."


"Panggil mama sayang,sebentar lagi kamu akan menjadi istri Geril dengan begitu kamu adalah menantu mama." ucap mama geril menyuruh mita memanggilnya dengan sebutan mama.


"Selamat ya sayang" ucap mamanya mita yang kini memeluk anaknya.


hiks...hiks...hiks.."Mama..." mita kembali menangis haru dalam pelukan mamanya.


"Sudah jangan menangis,maafin mama sudah menceritakan semuanya kepada Geril,selamat ya sayang sebentar lagi kamu akan menikah,mama sangat bahagia." ucap mamanya Mita.


"Iya ma.."jawab mita masih menangis terharu,bahagia dan dia tidak bisa lagi memberitahu bagaimana perasaannya saat ini,yang pastinya dia sangat bahagia karena di lamar oleh pria yang sangat dia cintai,semantara Geril masih dalam pelukan kedua orangtuanya bahagia juga karena sebentar lagi dia akan memiliki seorang istri dan orangtuanya akan memiliki menantu.


Setelah usai dengan acara peluk pelukan kebahagian,mereka semua lansung menuju tempat yang sudah Geril siapkan untuk mereka makan siang bersama disana,mereka juga lansung membicarakan rencana pernikahan Geril dan mita kapan akan di lansungkan. Jika mita meminta untuk satu bulan kedepan namun Geril lansung menolak,Geril memutuskan pernikahan mereka akan di laksanakan minggu depan ini.kedua orangtua Geril dan mamanya mita tidak bisa membantah lagi.Saat mereka sudah selesai dengan acara makan bersama, mita lansung teringat jika sebentar lagi dia harus kembali kekantor karena akan ada pertemuan dengan rekan bisnis atasannya,namun Geril lansung memberitahukan kepada mita jika dia sudah memberitahukan masalah itu kepada maora,dan maora yang mengerti lansung menggantikan mita untuk bertemu dengan rekan bisnis kakaknya.


Satu jam kemudian mereka pun kembali pulang menuju tempat mereka masing masing. Geril kembali mengantarkan mita kekantor tempat dia bekerja, dalam perjalanan pulang Geril tidak pernah mau melepaskan tangan mita.


"Ge..nyetirnya lihat kedepan jangan lihatin aku terus.." ucap mita saat itu sedikit gugup selalu di lihatin Geril.


"Kenapa..?,kamu kan saat ini sudah sah jadi tunangan aku." ucap Geril yang tidak mau mendengarkan ucapan mita.


"Iya aku tau,tapi ini jalanan nanti kamu nabrak gimana,aku ngak mau gagal nikah gara gara kita kecelakaan" jawab mita sedikit mengomel,perlahan Geril melepaskan tangannya.

__ADS_1


"Iya..," jawab Geril kemudian pokus menyetirkan mobilnya,berapa menit kemudian mereka pun ahkirnya sampai di parkiran kantor andreu.


"Ada apa?" tanya mita yang melihat Geril terus memandangnya.


"Beri aku hadiah sebelum kamu keluar" ucap Geril membuat mita mengkerutkan keningnya.


"Hadiah apa..?" tanya mita kebingungan, mendengar itu perlahan Geril menarik tangan mita dan...


Cup...


Geril mencium bibir merah mita yang dari tadi membuat Geril ingin sekali merasakannya,sedangkan mita melototkan matanya terkejut,tampa memperdulikan keterkejutan mita,Geril terus mencoba ingin masuk kedalam,


tetapi belum bisa hingga dia sedikit mengigit bibir mita membuat mita lansung membukakan mulutnya,


dengan cepat Geril lansung mengobrak abrik lidanya di dalam sana.


Buk..buk..pukul mita di dada Geril karena merasa kehabisan napaasnya karena ulah Geril.


"Maaf.." ucap Geril yang baru melepaskan ciumannya.


"Boleh sekali lagi?" tanya Geril yang masih belum puas mencium mita, mendengar itu mita tidak bisa menolak,perlahan dia menganggukan kepalanya,dengan cepat Geril kembali mencium mita kali ini dengan sangat lembut sambil mengajari mita berciuman,sampai berapa menit kemudian..


Tok...tok...


Ketukan kaca mobilnya mengejutkan mereka berdua dan terpaksa Geril menghentikan aksinya yang mulai liar.Geril membukakan sedikit kaca mobilnya yang ternyata maora yang sudah mengetuk kaca mobilnya.


"Manganggu saja." kesal Geril.


" Heh...Anda sadar tidak ini dimana..?,


Mau mesum jangan di sini,Hotel banyak" celetuk maora yang membuat mita sangat malu,kemudian mita lansung meminta ijin kepada geril untuk keluar dari mobilnya menemui maora.


"Nanti aku jemput " ucap Geril memberitahui tunangannya Setelah itu dia lansung kembali keperusahaannya.


πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€­πŸ€­πŸ€­πŸ€­πŸ€­ Dasar Geril mulailah akan menjadi andreu yang tidak tau tempat nyosor terusπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka πŸ‘πŸ‘,dan komentarπŸ’ŒπŸ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ™

__ADS_1


__ADS_2