Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
46


__ADS_3

Andreu saat ini sedang bicara serius bersama Geril,rendi dan ada nathan juga disana,sebelum itu andreu sudah menyuruh amira keluar dari ruangannya alasan menyuruhnya menemui teman lamanya sebelum itu juga mereka sempat berbicara mengenai amira mengapa amira tidak memberitahunya jika pernah magang diperusahaannya,


amira lansung menjelaskan bahwa dia saja baru tau semalam jika perusahaan ini milik andreu juga dan alasan kenapa dia tidak memberitahui andreu,karena amira merasa itu masalah pribadinya bukan bagian masalah pekerjaannya. Andreu pun membenarkan penjelasan amira namun untuk nantinya andreu meminta kepada amira memberitahui apapun mengenai hal hal yang menyangkut dirinya,amira yang mendengar itu awalnya sangat menolak namun andreu terus memaksanya,demi mengahkiri perdebatan yang tidak ada habis habisnya amira ahkirnya mengiyakan ucapan andreu tetapi dalam hatinya tidak.


Di ruangan mita saat ini,amira dan mita sedang memberikan pelukan kerinduan.


"ami aku ngak nyangka kamu datang kesini bukan menjadi teman kerjaku malah menjadi istri Bosku, selamat ya atas pernikahan kalian kok ngak ngundang aku sih kamu..." ucap mita sedikit mengomel kepada amira,


sedangkan amira bingung harus bagaimana menjelaskan kepada mita.


"Mbak sebenarnya aku sama Tuan belum menikah,aku juga bingung kenapa dia mengatakan aku istrinya." jawab amira jujur yang lansung membuat mita melototkan matanya.


"Aa..yang benar kamu,jangan bohong pada mbak tadi mbak jelas mendengar Tuan muda bilang kamu istrinya loh" ucap mita yang tidak percaya ucapan amira,sedangkan amira menghembuskan napasnya.


"Apa aku pernah berbohong selama bersama mbak,ngak kan..!!" ucap amira menyakinkan mita.


"Ia sih,tapi...tunggu..berarti kalau begitu sebenarnya Tuan muda menyukai kamu ami,dia saja berani memperkenalkan kamu sebagai istrinya kesemua karyawannya semantara kalian saja faktanya belum menikah,gila.. gila ami aku kalau diposisi kamu aku juga mu amira..."

__ADS_1


"masa sih mbak??"


"Ia benar amira,kamu tau ngak sebelumnya aku dengar dari pak nathan Tuan muda itu tidak suka bersentuhan dengan wanita bahkan menatapnya saja dia tidak pernah mau,tapi aku bersyukur kamu yang dipilihnya kalau wanita lain mbak yakin mereka hanya menginginkan hartanya saja ami..,udah lanjutkan hubungan ini sampai kalian benar menikah mbak yakin seratus persen Tuan muda sangat mencintai kamu buktinya sudah didepan mata kamu,jangan diragukan lagi." ucap mita menasehati amira dengan panjang lebar supaya amira tidak ada keraguan kepada andreu.


"Aku ngak tau mbak,rasanya aku ada didalam mimpi " jawab amira entah kemana pikirannya membuat mita tertawa terbahak bahak..


HahahaaHa


"Ami..ami.. kamu ini gimana sih,udah terima kenyataan sang pengeran benaran ada dikehidupan kamu dan sebentar lagi kamu menjadi permaisurinya,udah ah jangan berpikir aneh aneh lagi yakini Tuan muda jodoh kamu dan kamu satu satunya wanita yang dia cinta." ucap mita lagi sedangkan amira penuh dengan bermacam pertanyaan dipikirannya hanya menjawab dengan anggukan kepalanya.


"Apanya yang besar mbak...?"


"Hais...kamu ini giliran kerjaan sedetik saja lansung paham,masa masalah ini ngak negerti...?"


"habisnya pertanyaan mbak aneh deh,yang besar itu apa coba..?"


jawab amira yang masih saja tidak mengerti dengan pertanyaan mita,

__ADS_1


kemudian mita menarik amira kesisinya lalu membisikan sesuatu kepada amira membuat amira lansung melototkan matanya dan gugup.


"Mbak ap..apaan sih, ya ma..mana aku tau,aku aja baru mengenal Tuan muda, mbak pikirannya deh selalu gresek.. ini pasti sering ngobrol sama Geril.." ucap amira yang awalnya gugup kemudian mengelengkan kepalanya melihat mita bicara terlalu vulgar.


"Hey kenapa namaku dibawa bawa ni,ngomong aku kalian??" tiba tiba Geril bicara didepan pintu ruangan mita kemudian masuk kedalam.


"ini ni mbak mita kebanyakan ngobrol sama kamu ngomongnya jadi aneh aneh" jawab amira sedangkan Geril lansung melirik kearah mita meminta penjelasan kemudian mita memberikan kode kepada Geril membuat Geril lansung tersenyum gelik.


"Aaa benar kata mita amira, bagaimana Pasti besarkan..rasanya enak ngak...?,


tadi kau tau pantatku sampai menjamur menunggu kalian berdua selesai." ucap Geril juga menggoda amira dengan tangannya ditangkup seperti sedang memainkan jepitan rambut membuat amira lansung melototkan matanya dan kembali mengingat kejadian tadi tampa dia sadari wajahnya lansung memerah yang dilihat oleh mita dan Geril.


"Ap..apaan sih kalian,Tau ah kalau begitu aku keluar,aku permisi mbak." ucap amira dengan kegugupannya lalu pamit pergi dari ruangan mita,setelah kepergian amira mereka berdua lansung tertawa lepas melihat kegugupan dari amira yang mereka yakini sudah terjadi.


🤪🤭amira malu malu kucing🤭🤭🤭


terimakasih untuk kalian yang selalu menunggu apisode selanjutnya, jangan lupa selesai baca beri 👍💌🌹☕❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2