Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
122


__ADS_3

Di tempat lain,Geril dan mita sedang dalam perjalanan menuju pulau yang akan menjadi tempat mereka berbulan madu,pulai yang di hadiahkan andreu untuk mita.


Geril melihat istrinya ingin berjalan menuju kamar mandi dengan sigap Geril membantu istrinya,karena istrinya masih merasakan sakit di areal kewanitaan karena ulahnya yang selalu mengempur istrinya.


"Sayang kalau kamu mau kekamar mandinya kasi tau aku,aku kan bisa bantu kamu.." ucap Geril.


"nggak apa apa suamiku,aku bisa sendiri " ucap mita setelah itu dia masuk karena sudah ingin buang air kecil.saat berada di dalam kamar mandi mita lansung meringis kesakitan karena areal sensitifnya sangatlah perih sekali.


"Aduh sakit sekali..,Geril benar benar keterlaluan anuku sampai selecet ini." gerutu mita sambil melihat areal kewanitaannya masih memerah lukanya, Setelah selesai mita kembali keluar berjalan pelan menuju tempat duduknya yang dengan sigap Geril membantu istrinya.


"Ada apa sayang,..?" tanya Geril melihat istrinya meringis pelan.


"ini gara gara kamu sampai buat aku susah berjalan,pokonya kamu harus puasa dulu aku ngak mau main dulu,ini aja masih sakit.." omel mita kepada suaminya membuat Geril terdiam.


"Nggak mau lah sayang,masa iya harus puasa baru aja berapa kali ngerasaainnya." ucap Geril menolak mendengar itu mita melototkan matanya.


"berapa kali katamu,kamu udah gempurin aku dari malam sampai pagi, dari pagi sampai kita berangkat ini loh suamiku.." ucap mita membuat Geril tersenyum.


"Ya habisnya bikin nagih sayang,kamu juga ketagihan kan..,aku nggak mau puasa,kamu pakai terus salap nya nanti pasti sembuh sayang" ucap Geril kemudian memeluk istrinya dari belakang,sedangkan mita hanya terdiam namu kemudian..


"Suamiku..berapa lama lagi kita akan sampainya.." tanya mita kepada suaminya.


"sekitar dua jam lagi sayang,kenapa kamu menanyakan itu setiap saat.?" tanya Geril karena ini sudah ketiga kalinya istrinya bertanya kapan mereka akan sampai kepulau yang akan menjadi tempat mereka berbulan madu.


"Suamiku,aku tidak sabar melihat pulau nya apakah lebih bagus dari pada di gambarnya.." ucap mita yang sangat menyukai pulau itu sejak kecil.


"Hmm..ini kan malam pastinya sangat berbeda pemandangannya sayang,

__ADS_1


tunggulah sampai pagi besok." ucap Geril memberitahui istrinya.


"Kamu tau suamiku kenapa aku sangat menyukai pulau itu?" ucap mita.


"Iya kenapa sayang..?" tanya Geril dengan pensaran.


"waktu itu aku baru memasuki sekolah Dasar,saat itu aku pulang sekolah tiba tiba aku menemukan brosur liburan ke pulau itu,sejak itu lah aku sangat menyukai pulau itu,aku bertekat suatu saat aku akan bisa kesana, dan sekarang aku akan kesana rasanya aku masih merasa seperti bermimpi suamiku." ungkap mita merasa senang.


"Iya sayang,sekarang kamu tidak bermimpi,aku akan membawa mu berlama lama disana biar kamu merasakan bahwa ini bukanlah mimpi mu tapi kenyataan." ucap Geril yang di angguki mita lalu memeluk suaminya.


***


Di tempat lain,Dio masih terdiam belum juga menjawab pertanyaan dari elisa. Perlahan dia menghembuskan napasnya lalu melihat kearah elisa.


"Elisa akan aku ceritakan padamu tapi berjanji lah tidak menceritakan kepada siapa pun" ucap Dio yang lansung di tanggapi elisa dengan anggukan kepalanya.


"Iya Dio aku akan berjanji." ucap elisa.


"kamu anak Alm Rehan mahendra rasdian pengusaha kaya nomor dua di negara C itu,tapi bagaimana bisa.?" Tanya elisa belum percaya apa yang di katakan Dio padanya,Dio menganggukan kepalanya untuk menyakinkan elisa.


"Aku tidak pernah terlihat di awak media makanya banyak orang tidak mengenaliku, ceritanya berawal dari sepuluh tahun yang lalu sebuah kecelakaan tragis menimpaku membuatku hampir kehilangan nyawaku" ucap Dio masih menjeda ucapannya.


"Ceritakan pada ku apa yang sebenarnya terjadi." ucap elisa ingin mengetahui masa lalu Tunangannya.


"Ibu Rosita bukan ibu kandung ku eli,dia ibi tiriku dan malik adik tiriku dia juga bukan anak ayahku,dia anak bawaan ibu tiriku dari suaminya dulu, ibu kandung ku sudah meninggal di usiaku sepuluh tahun karena kecelakaan, mengenai kecelakaan yang menimpa ku itu semua rencana ibu tiri ku ingin melenyapkan aku karena aku ahli waris Rasdian Group, menurut surat wasiat yang ibu ku buat saat aku berumur 18 tahun aku sah menjadi ahli waris Rasdian Group dan bisa memimpin perusahaan itu dan saat kejadian itu aku baru berumur 18 tahun." jelas Dio membuat elisa sangat terkejut.


"Ya Tuhan...Jahat sekali ibu rosita itu Dio aku benar tidak menyangka." ucap Elisa benar benar masih terkejut.

__ADS_1


"mereka memang sangat kejam eli,kamu tau eli..aku baru mengetahui jika ternyata ibuku meningggal karena ulah ibu tiriku begitu juga dengan ayah ku eli." ucap Dio sangat sedih dan marah membuat elisa sangat shok dan begitu kasiannya dia dengan kisah hidup tunangannya.


"Ya Tuhan...,ini benar benar sungguh kejam sekali ibu tiri mu Dio,trus gimana sekarang maksudku apa mereka mengetahui kamu masih hidup atau mengenal kamu sekarang..?" tanya elisa .


"tidak eli,mereka sama sekali tidak mengetahui jika aku masih hidup, mereka juga tidak mengenal ku,karena kecelakaan itu wajahku menjadi hancur demi menyelamatkan aku Tante Tarisa mengubah wajahku melalui operasi,


berkat tante Tarisa yang saat itu ada di saat kejadian kecelakaan itu aku bisa selamat" elisa benar benar terkejut mendengar apa yang sudah Dio alami selama hidupnya.


"Ya ampun,aku benar benar tidak percaya apa yang nyonya rosita lakukan Dio,begitu rapinya dia membuat semuanya tidak tercium oleh pihak media." ucap elisa benar masih merasa terkejut dan tidak percaya.


"Aku juga tidak percaya, dia sampai sekejam ini tapi kenyataannya dia sudah merencanakan semua ini demi merebut semua harta milik orangtua ku eli." ucap Dio lagi.


"Sekarang bagaimana apa kamu sudah melakukan sesuatu untuk memberikan perlajaran untuk mereka,Dio ini tidak bisa di biarkan,ini sudah keterlaluan mereka harus mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatan mereka." ucap elisa.


"Sebenarnya Om Jhon dan Tuan muda sudah lama ingin menghabisi mereka tapi aku melarangnya, aku punya cara sendiri untuk menghukum mereka elisa,


mengenai perusahaan ayah ku Tuan muda diam diam sudah membantuku mengambil 80% saham milik alm ayah ku dan mengubahnya menjadi milik ku kembali." ucap Dio lagi memberitahu elisa membuat elisa sedikit bingung.


"Bagaimana caranya,apa mereka tidak mengetahui semua ini..?" tanya Elisa lagi.


"semenjak ayah meninggal dua tahun lalu perusahaan ayah menurun drastis karena ulah malik yang sudah menggelapkan uang perusahaan,


mendengar perusahaan ayah yang semakin parah membuat banyak rekan bisnis dari ayah mencabut semua saham mereka sehingga perusahaan ayah hampir bangkrut,mendengar itu Tuan muda lansung menemui ibu tiriku lalu membuat kesepakatan kemudian membeli semua aset serta saham milik ayahku,tampa mereka ketahui jika Tuan muda sudah mengalihkan semuanya menjadi namaku." jelas Dio membuat elisa mengangguk menganggukan kepalanya.


"Dio aku bukanya ikut campur,tapi lebih baik segeralah kamu selesaikan masalah ini,aku tidak terima kematian calon mertua ku belum di usut tuntas." ucap Elisa ikut prihatin mendengar apa yang sebenarnya terjadi kepada keluarga tunangannya.


"Kamu jangan khuatir eli,setelah pernikahan kita aku akan mengurus semuanya." ucap Dio memberitahu elisa. Setelah banyak mengobrol Dio berpamitan kepada eli untuk kembali ke apartemennya.

__ADS_1



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka πŸ‘πŸ‘,dan komentarπŸ’ŒπŸ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2