
"Maora..,Iya kami makan disini."
jawab amira yang di angguki maora lalu matanya mengarah ke andreu yang di lihat jelas oleh amira.
"Emm..Tuan boleh saya bergabung disini?" tanya maora pada Andreu namun yang di tanya hanya diam,
dengan meneruskan makannya tampa menghiraukan pertanyaan Adiknya dengan dramanya.
"silahkan Duduk nona" ucap Rendi lansung memberikan bangku untuk menyuruh maora duduk.
"terimakasih" ucap maora kepada Rendi.Rendi hanya menjawab dengan anggukan kepalanya.
"kamu mau makan apa ra biar aku pesanin"tanya amira pada sahabatnya itu.
"tidak perlu Glory,entar aku pesankan sendiri "ucap maora.setelah itu dia melambaikan tangannya memanggil pelayan lalu memesan menu makanan yang ingin dia makan.
berapa menit kemudian makanan yang dia pesan sudah datang,maora pun makan barengan dengan mereka amira.
berapa menit kemudian mereka sudah selesai makan.waktu itu jam sudah menunjukan pukul 14:12 siang.
Andreu yang lansung bangun dari tempat duduknya berjalan menuju keluar restoran sedangkan Rendi dan amira sudah paham maksud tuannya lansung berpamitan dengan maora untuk pergi dari sana, semantara maora,dia juga pulang dengan mobilnya sendiri,sampai di parkiran mereka pun lansung pergi dari sana menuju perusahaan.
Tidak ada percakapan yang terjadi dalam perjalanan menuju kantor namun berapa menit kemudian Rendi bicara untuk memecahkan keheningan perjalanan mereka.
__ADS_1
"Tuan muda perusahaan Berlian Group di Negara B mengundang Anda di acara lelang mereka,Apa anda ingin menghadiri acara tersebut?" ucap Rendi memberitahukan atasannya yang mendapat undangan setiap tahunnya acara lelang yang Berlian Group selenggarakan di Negara B, namun Andreu tidak pernah mau menghadiri acara tersebut.
"Persiapan saja keberangkatan kita kesana"ucap Andreu membuat Rendi yang mendengarnya lansung tiba tiba mengerem mobil mendadak karena dia terkejut dengan ucapan Atasannya.
"kau mau mati Hah..!!" triak Andreu yang saat itu tengah menahan tubuh amira hampir terbentur belakang bangku Rendi,Rendi yang tersadar dengan apa yang dia lakukan lansung menelan kasar ludahnya karena ketakutan tuannya akan marah.
"Maaf.Maafkan saya Tuan muda saya tidak sengaja,saya kaget dengan ucapan Tuan muda."ucap Rendi menjelaskan pada Andreu.
"Tidak sengaja bagaimana hah, sepertinya telingamu harus di tusuk dengan besi panas." ucap Andreu dengan mode kejamnya.
"Maaf Tuan muda saya salah.tapi Tuan mengenai___" terputus
"Tidak perlu aku ulangi,kau pasti sudah mendengarnya" ucap Andreu yang semakin kesal dengan Rendi.
Rendi lansung terdiam tidak berani bertanya lagi,lalu mempokuskan diri untuk menyetir sambil berpikir untuk menyiapkan keperluan Tuan mudannya kesana.
"Pak Rendi___" ucap Amira terhenti.
"Mau tau masalah tadi?" tanya Rendi balik kepada amira yang lansung di angguki oleh amira.
"Setiap tahun perusahaan berlian Group mengundang Tuan muda keacara lelang mereka,tapi Tuan muda tidak pernah mau datang.
menurutnya acara tersebut tidak terlalu penting,jadi tadi Tuan muda bilang akan datang keacara tersebut makanya saya jadi kaget,kenapa Tuan Muda tiba tiba mau pergi keacara itu." ucap Rendi menjelaskan pada amira.
__ADS_1
amira yang mendengar menganggukkan kepalanya dengan maksud mengerti penjelasan Rendi.
"Kamu siapkan semua keperluan tuan Muda untuk kesana,termasuk barang milik nona karena kita akan berangkat besok siang" ucap Rendi lagi memberitahu amira perihal mereka akan terbang keNegara B.Amira yang mendengar Negara B dia lansung mematung menghentikan langkah kakinya.
"Ta..tapi pak rendi.." Ucap Amira gugup.
"Tapi apa?,nona masih ingatkan bukan kemana pun Tuan muda pergi seperti yang tertulis di kontrak kerja dulu berarti anda harus ikut bersama Tuan muda" ucap Rendi yang mengingatkan Amira.
"Iya pak saya mengerti,saya hanya mengingat negara itu tempat saya menyelesaikan study saya dulu pak" jawab amira berbohong padahal amira sedang menutupi ketakutannya dengan seseorang yang pernah dia temui di negara itu.
"Oh.baiklah.saya keruangan saya dulu nona"ucap Rendi lalu dia lansung masuk keruangannya.
Sedangkan Amira lansung berjalan menuju ruangannya sambil melamun memikirkan akan pergi keNegara B.
"Bagaimana ini,Apa aku harus memberitahu Geril masalah ini?,
sepertinya aku harus memberitahui dia"
Ucap Amira dalam hatinya tidak sadar sudah sampai di ruangannya.
semantara Andreu saat itu sudah menyibukan dirinya dengan berkas namun melihat amira seperti orang sedang melamun dan ada ketakutan di wajahnya,dia lansung mengerti pasti amira sedang memikirkan dia akan pergi kenegara B.
sebenarnya Andreu tidak suka acara tersebut tapi karena dia ingin mencari informasi mengenai orang dalam pembicaraan amira dan Geril hari yang lalu, jadi dia harus datang untuk memancing kemunculan orang itu lansung dengan kehadiran amira.
__ADS_1
...****************...
😧😧 Amira...kasian aku liat kamu,tapi aku yakin Andreu begini demi menyelamatan kamu😊🤗