Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
66


__ADS_3

"Bagus jack pekerjaanmu luar biasa,aku yakin dia pasti sudah mati saat ini" ucap zeus yang menyakini jika Geril sekarang sudah mati karena menurut penjelasan asisstennya jika anak buahnya sudah menusuk perut Geril berapa kali sampai dalam pasti mengenai bagian Vitalnya.


"Ya Bos,Apa rencana selanjutnya Bos??" tanya Asisstennya.


"Cari tau dimana keparat itu membawa amiraku berbulan madu,aku akan mengubah acara bulan madu mereka menjadi acara kematian andreu"Ucapnya lagi.


"Baik Bos" ucap Asisstennya kemudian keluar dari ruangan Zeus.


hahaahahaha...


"Tunggu saja kau andreu,aku akan membalasmu,amira akan menjadi miliku,tunggu saja hukuman dariku gadis kecil,kau sudah berani berbohong dan mengingkari janjimu padaku."


Hahahaha...


Zeus terus bicara sambil tertawa,dia tidak sabar ingin merebut amira dari andreu.


*****


"Bagaimana keadaan anak saya dok?" tanya Tuan Eden kepada dokter yang baru saja keluar dari ruang operasi.


"Operasinya lancar Tuan,anak anda sudah melewati masa kritisnya."jawab dokter membuat kedua orangtua Geril,nathan juga mita bersujud syukur Geril bisa di selamatkan.


"Terimakasih dok sudah menyelamatkan anak saya,


Terimakasih." ucap Tuan Eden bahagia anaknya masih bisa di selamatkan.


"Sama sama Tuan,setelah ini anak Tuan akan kami pindahkan keruangan ICU Karena kondisinya belum stabil pasca operasi" Ucap Dokter menjelaskan lagi yang lansung di setujui orangtua Geril.


"Baik dok,pindahkan anak kami keruangan VIP agar kami bisa menunggu anak kami di dalam,sekali lagi terimakasih." ucap Tuan Eden.

__ADS_1


"Iya Tuan nanti saya akan memberitahukan suster,kalau begitu saya permisi"


"Iya dok,silakan."


Berapa menit kepergian dokter, rombongan suster keluar membawa Geril menuju ruangan ICU VIP yang lansung di ikuti oleh kedua orangtua Geril dan nathan juga mita.sampai di ruangan,Geril lansung di bawa mereka masuk kedalam sedangkan orangtua Geril di suruh menunggu di luar terlebih dahulu sampai mereka selesai dengan pekerjaan mereka.


Setelah selesai suster lansung keluar untuk menemui keluarga pasien.


"Tuan semuanya sudah selesai,


keluarga pasien di jinkan masuk menemani pasien tetapi tidak di perbolehkan terlalu ramai yang menunggu pasien" ucap suster yang di angguki Tuan Eden.


"Terimakasih Sus." jawab Tuan Eden.


"Sama sama Tuan,jika Tuan membutuhkan sesuatu Tuan bisa lansung menghubungi kami melalu tombol di dalam Tuan,kalau begitu saya permisi" Ucap suster memberitahui Tuan Eden kemudian dia pamit pergi dari sana.


"Ternyata sudah jam 8 malam,


sebaiknya aku mencari makanan." Guman Nathan.


"Mita kau disini saja bersama mereka, aku mau mencari makanan untuk kita makan malam disini." ucap nathan memberitahu mita yang lansung di angguki oleh mita.


"Baik pak." ucap mita setelah itu nathan lansung pergi keluar.


Di dekat ranjang Geril,Mamanya terus berderai air matanya melihat anaknya terbaring belum sadarkan diri.


"Mama tau kamu kuat nak,jadi cepatlah bangun mama ada disini son.." ucap mama Geril terus bicara membisikan kata kata di telinga anaknya.


"kita duduk dulu ya ma,percayalah anak kita pasti akan sadar oke..,mama dari tadi belum makan juga biar papa pesankan makanan dulu." ucap Tuan Eden menguatkan istrinya dan mengajak istrinya untuk duduk untuk beristrahat.

__ADS_1


"Maaf Tuan dan Nyonya untuk makanannya pak Nathan sudah membelinya." ucap mita memberitahui orangtua Geril karena mendengar Tuan Eden ingin mencari makanan untuk istrinya,mendengar itu Tuan Eden mengangguk mengerti,


semantara istrinya perlahan duduk mendekati mita dan duduk di dekat mita,mita sedikit gugup karena pandangan mama Geril terus tertuju padanya.


"Terima kasih nak,kamu sudah mau mambantu mendonorkan darahmu untuk anak kami,apa yang kau minta pada kami untuk bisa membalas kebaikan kamu nak?" ucap mama Geril saat itu meraih tangan mita mengucap banyak terimakasih karena sudah mambantu memberikan darahnya untuk Geril anaknya dan dia juga menanyakan imbalan atas bantuan mita.


"Nyonya saya iklas membantu jadi saya tidak ada niat sedikit pun meminta apa apa dari kalian,Saya hanya ingin Tuan Geril cepat sadar" ucap Mita tulus kalau dia tidak ingin meminta imbalan apapun dari perbuatannya.dia berharap Geril cepat sadar dan segera pulih,dia sangat sakit melihat Geril seperti ini.


Melihat jawaban dan tatapan mita mama Geril bisa membaca raut wajah Gadis yang di depannya, kalau dia sepertinya menyukai Geril anaknya.


Aku sangat menyukai amira,bahkan berharap dia menjadi menantuku tapi dia sudah memilih orang yang mencintainya menjadi suaminya dari pada Geril,tapi aku bersyukur karena belum terlambat jika sampai terjadi pasti pernikahan,mereka tidak akan bahagia, aku akan menyalahkan diriku sendiri memaksa kehendak anakku, entah kenapa aku melihat wanita ini seperti aku melihat amira,Ya Tuhan jika wanita d idepan ini tulus menyukai anakku maka aku akan mengikuti rencanamu Tuhan,aku akan bahagia jika Geril memilih wanita yang mencintainya. Aku berharap Geril bisa mengiklaskan amira dan melupakannya karena dia juga sudah memiliki suami, aku berharap secepatnya Geril bisa membuka hatinya untuk orang lain.


Mama Geril masih melamun dalam hatinya,dia juga terus berperang memikirkan ahkir percintaan anaknya yang sudah bertepuk sebelah tangan.


dia juga tidak menyalahkan amira karena sebagai seorang wanita,dia juga mengerti bagaimana rasanya jika menjalani sebuah hubungan tampa cinta itu pasti akan menyakitkan salah satunya,terlepas dari itu mama Geril tetap menyukai amira dan menganggap amira sebagai anaknya.


melihat mama Geril melamun tetapi matanya menatap lain padanya,


perlahan mita menyentuh tangan mama Geril.


"Nyonya..nyonya baik baik sajakan..?"Tanya Mita.


"Eh..Ia aku baik baik saja,aku hanya memikirkan jika kamu mirip sekali dengan seseorang yang aku kenal" ucap mama Geril kepada mita.


"Apa orang Itu Nona Amira Nyonya?" tanya Mita kepada mama Geril.


...****************...


πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰semangat mita untuk memperjuangkan cintamu pada geril yang hatinya sedang di bekukan oleh rasa sakitnya.

__ADS_1


__ADS_2