
"Honey..bangun.." bisik Andreu di telinga istrinya.
Hari sudah menjelang siang istrinya belum juga bangun karena ulahnya juga istrinya masih terbaring tidur sampai sekarang.
"Masih ngantuk by" jawab amira lemas,lalu andreu naik keatas tempat tidur kemudian memeluk istrinya sambil mencium pucuk kepala istrinya.
"Bangun ya..,kalau nggak bangun kita__" ucapan andreu terputus.
"Apa?" Tanya amira kesal.
"aku bangun kesiangan juga karena kamu by,hubby ngeselin deh." andreu lansung tersenyum mendengar omelan istrinya.
"Aku suka kamu semalam lebih agresif" bukannya merasa bersalah andreu malahan membahas permainan mereka semalam.
Bukk..
amira memukul dada bidang suaminya karena malu suaminya membahas permainan mereka semalam.
"Hubby ngak capek apa?" Tanya amira,namun pertanyaan amira membuat andreu gemas melihat istrinya.
"Tidak.malahan aku kepengin lagi sekarang" ucap andreu dengan mengendus bahu mulus istrinya.
"Kita mandi bareng ya" ajak andreu membuat amira lansung melebarkan matanya,karena sudah tau suaminya pasti akan meminta jatahnya lagi saat mandi bersama.
Aukh..
"sakit honey.." keluh andreu kesakitan karena perutnya mendapat cubitan dari istrinya.
Tampa menghiraukan keluhan suaminya,amira lansung bangun menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Sambil menunggu istrinya selesai mandi andreu mengambil ponselnya lalu menghubungi anak buahnya memberitahu sesuatu kepada mereka,Setelah itu dia juga menghubungi orangtuanya di rumah sakit memberitahui jika sebentar lagi dia kerumah sakit bersama istrinya.
Pintu kamar mandi terbuka amira keluar hanya menggunakan handuk selututnya membuat andreu menatap kearahnya dengan serius,tampa menghiraukan tatapan suaminya amira lansung melanjutkan langkahnya menuju ruang ganti untuk segera memakai pakaiannya.
"Hubby aku mau ganti pakaian." ucap amira pelan karena suaminya datang menyusul lalu memeluknya dari belakang sambil mencium aroma tubuhnya.
"kamu wangi sekali honey" ucap andreu tampa menghiraukan ucapan istrinya dia malah perlahan membuka lilitan handuk di tubuh istrinya, lalu membuangnya kelantai kemudian perlahan mengangkat tubuh istrinya keatas meja dengan memutarkan tubuh istrinya menghadap kearahnya.amira hanya pasrah mengikuti kemauan suaminya,
kemudian andreu memulai aksinya dengan mencium bibir istrinya,
perlahan turun kebawah untuk merasakan buah melon istrinya yang sudah terpampang di depannya.
Dengan tangan yang satunya sudah bermain di Area sensitif istrinya.
Terdengar suara recauan keluar dari mulut amira saat suami memainkan lidahnya disana.
"Aku mulai ya" ucap andreu memberitahu istrinya jika dia sekarang akan masuk,namun sebelumnya dia mengesek gesek terlebih dahulu kepala ular cobranya di pintu sarangnya.
__ADS_1
Aahh....
"Ini menjepit sekali honey.." recau andreu merasakan ular cobra terjepit sarangnya dengan terasa sangat nikmat.perlahan andreu mulai memaju mundurkan kayuhannya yang lama kelamaan menjadi cepat durasinya.
"Hu...bby..." ahh... Ahh..
Amira memanggil suaminya di tengah permainan mereka .
"Terus Sebut namaku honey aku menyukainya." ucap andreu yang terus mengayuh bersama istrinya.
belum puas dengan permainan diatas meja tersebut,andreu perlahan membawa istrinya berpindah menuju sofa di ruangan itu lalu melanjutkan lagi permainan mereka disana sampai setengah jam kemudian andreu ahkirnya barulah dia mencapai puncaknya dengan mengeluarkan erangan panjang.
"Terimakasih honey" ucap andreu sambil mengelap keringat istrinya,
amira mengangguk pelan sambil tersenyum kepada suaminya.
"Udah ya by,katanya hari ini mau ajak aku kesuatu tempat" ucap amira mengingatkan suaminya,andreu perlahan mengangkat istrinya menuju kamar mandi tampa melepaskan penyatuan mereka.
Cupp...
Mencium sekilas bibir istrinya.
"Biarkan sebentar,aku mau benih yang aku taman cepat membuahkan hasil" Ucap Andreu.
mendengar ucapan suaminya amira hanya pasrah,sampai di kamar mandi,
seketika itu amira melihat kearah ular cobranya suaminya, pikir amira kenapa masih saja tegak sempurna meskipun sudah mengeluarkan bisanya.
"Kenapa?,Besar?,bagus biar kamu puas." lagi lagi kata kata menonok keluar dari mulut suaminya membuat amira menggeleng-gelangkan kepalanya karena suaminya sungguh kelewatan mesumnya.
andreu menurunkan istrinya lalu mengiring istrinya menuju shower untuk segera mandi.
"Hubby mandi saja,aku bisa sendiri."
Andreu pun memilih membersihkan tubuhnya sendiri seperti ucapan istrinya. Setelah selesai andreu kembali mengendong istrinya menuju ruang ganti untuk memakai pakaian mereka masing-masing,setelah selesai andreu lansung mengajak istrinya turun kebawah untuk mengisi perut mereka berdua yang sudah terasa lapar.
"by sebenarnya kita mau kemana setelah ini?" tanya amira pada suaminya.
"Makanlah dulu nanti akan aku beritahui" jawab andreu menyuruh istrinya makan terlebih dahulu.
Ahkirnya amira memilih untuk melanjutkan makannya.
"Kapan kita masuk kantor by aku udah kangen kerja" keluh amira dirinya ingin kembali bekerja.
"Besok kita kekantor" jawab andreu sambil mengelap samping bibir istrinya belepotan makanan.
__ADS_1
amira mengangguk pelan senang mendengar ucapan suaminya.
Sepuluh menit kemudian mereka menyudahi acara makan mereka lalu bersiap siap untuk pergi.Dalam perjalanan amira terus menanyakan kemana mereka akan pergi,
semantara andreu selalu menjawab dengan nanti amira akan mengetahuinya.saat memasuki parkiran rumah sakit,amira lansung bertanya pada suaminya.
"By kita ngapain kesini?,siapa yang sakit?" tanya amira saat mereka memasuki rumah sakit tersebut.
"ayo kita masuk dulu,daddy dan mommy sudah menunggu kita." ucap andreu lalu membawa istrinya masuk kedalam untuk bertemu kedua orangtuanya yang menunggu maora sedang di rawat di rumah sakit tersebut.
"Momm,dadd" panggil amira lalu menyalami tangan kedua mertuanya.
"Lama sekali kau,jangan bilang kau masih minta jatah dulu dengan istri mu!,dasar.."
Mendengar ucapan mertua laki-lakinya wajah amira lansung memerah karena malu.
"Daddy nggak ngerasaain gimana kan..yang namanya masa pengantin baru!!" jawab andreu dengan sombongnya.
"Udah ah kalian jangan berdebat disini,ini rumah sakit bukan di rumah." Ucap mommy melerai Suami dan putranya, karena kalau tidak begitu akan ada berdepatan panjang antara suami dan anaknya itu.
"Siapa yang sakit Mom?" tanya amira memecahkan perdebatan mereka karena tadi belum mendapat jawaban dari suaminya.
"Ayo ikut mommy" Ucap Mommy,
Kemudian mommy mengajak amira menuju ruang perawatan maora yang juga di ikuti daddy dan andreu dari belakang.
Pintu terbuka,
Amira lansung terkejut melihat siapa yang tengah terbaring disana.
Hai kakak kakak semua๐๐๐ Terimakasih selalu setia membaca dan menungu lanjutan episode novel
"Seketaris mungil milik Tuan muda"
Jangan lupa jadikan novel ini favorite kalian, dengan kerendahkan hati jangan lupa klik tanda suka ๐dan berikan hadiahnyaโ๐นatau yang lain nya๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ komentar ๐yang membuat Author semangat update.๐๐
Pantau juga novel terbaru ku yang baru rilis. MUTIARA HATI.
Semoga kalian juga suka ceritanya๐๐๐๐๐

__ADS_1
\---------\>\>\>\>\>