Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
84


__ADS_3

Amira mendekati maora yang sedang tertidur saat ini,terlihat wajah maora pucat sekali.kemudian amira kembali ketempat suami dan mertuanya duduk.


"Apa yang terjadi dengan maora Mom?" Tanya amira pada mommy.


semantara mommy melihat kearah andreu dan juga daddy memberikan isyarat untuk mengatakan kepada menantunya yang sebenarnya terjadi pada maora.


"Maora di culik berapa hari yang lalu,


karena kejadian itu dia mengalami gangguan psikisnnya." jelas mommy kepada amira membuat dia sangat terkejut.


"Jad..jadi__ " ucapan amira terputus lalu menatap kearah suaminya ternyata kepergian suaminya kemarin lalu sebenarnya mencari maora yang di culik.


"Iya.aku pergi untuk mencari maora,


maaf aku tidak jujur memberitahuimu,


aku takut nanti jika kamu mengetahui sebenarnya kamu pasti akan bersikeras ikut bersamaku." Terang andreu meminta maaf tidak bicara jujur kepada istrinya.mendengar penjelasan dari suaminya amira tidak mampu bicara lagi,Ada rasa kecewa juga yang di rasakannya.


"Apa ini perbuatan Zeus??" Tanya amira yang lansung di jawab suaminya dengan anggukan kepala.


"Iya.itu sebabnya aku tidak mau kamu tau takutnya akan memperburuk keadaan jika kamu ikut bersamaku pada waktu itu." jelas andreu lagi.


amira tidak bisa berkata apapun perasaanya sakit sekali mendengar kenyataan jika adik iparnya yang juga sahabatnya sudah di culik zeus bahkan keadaannya sampai seperti ini.


Hiks...hiks...


Amira lansung menangis,karena merasa sedih dengan apa yang di alami sahabatnya.


"Maafkan ami dadd,momm" hanya kata itu yang mampu amira ucapkan dalam isak tangisnya,andreu lansung membawa istrinya kedalam pelukannya.


"Jangan menyalahkan dirimu sayang,


ini adalah musibah,jangan sedih maora pasti bisa sembuh." ucap mommy menenangkan menantunya.


mommy juga sudah mengetahui kejadian sebenarnya dari daddy Jhon.


"Apa yang mommy katakan benar,


daddy tidak menyalahkan kejadian ini kepadamu,jangan merasa kau penyebab semua ini karena daddy tau kau adalah korban juga dalam masalah ini" ucap daddy yang juga ikut memberikan penjelasan kepada menantunya.


"Jangan menangis lagi ,kamu sudah mendengar apa yang daddy dan mommy katakan" Ucap andreu kepada istrinya.


Amira perlahan melepaskan pelukan suaminya sambil mengusap air mata lalu menganggukan kepalanya.


"pasti ini tidak akan mudah bagi maora menerimanya,aku bisa merasakan bagaimana di posisinya apalagi kalau..kalau.."


Hiks...hiks..amira tidak mampu meneruskan ucapannya karena memikirkannya saja dia tidak sanggup.

__ADS_1


"Mommy.." Pangil maora yang baru saja terbangun dari tidurnya.mommy lansung menghampiri maora.


"Ya nak,kamu mau sesuatu?" tanya mommy kepada maora namun maora seperti biasa hanya terdiam.


"Disini ada Glory ingin menjenguk kamu sayang" ucap mommy memberitahu jika istri dari kakaknya kesini untuk menemuinya.mendengar itu maora lansung menatap kearah amira yang saat itu tersenyum padanya,Amira berjalan mendekat kearah maora.


"Ra.." panggil amira dengan lembut.


bukannya membalas ucapan amira,


maora malah memberikan tatapan tajamnya kepada amira karena dia tiba tiba kembali teringat dengan ucapan Zeus.


Kakakmu yang bodoh itu sudah merebut wanitaku,sebagai balasannya Tubuhmu sebagai gantinya.


Tubuh maora lansung bergetar ketakutan tiba tiba ingin menyerang amira,dengan sigap andreu dan daddy membantu untuk memegang maora dan lansung memangil dokter.


Pergi...pergi..pergi kamu,kamu jahat.. Jangan..jangan...


"Tenanglah sayang,ada mommy..Oke tenanglah.." bisik mommynya perlahan membuat maora tidak memberontak lagi.


"Pergi...pergi..,mommy suruh dia pergi.." ucap maora masih bergetar dalam pelukan mommynya menyuruh amira pergi dari hadapannya.


mendengar itu amira lansung meneteskan air matanya sedih karena maora menganggap dirinya bersalah dalam masalah ini.


"Bawa istrimu keluar dulu And" Pinta mommy,mendengar itu andreu lansung membawa istrinya keluar.


"Aku nggak mau lihat dia Mom,


dia..dia.." maora tidak menlanjutkan ucapannya karena mommy memeluknya.


"Tenanglah..mommy ada disini sayang."Ucap mommy lagi.


Semantara andreu yang membawa istrinya keluar,dia marasa kasian dengan istrinya.


"kita pulang ya tunggu maora bisa lebih tenang baru kita menemui dia lagi oke." bujuk andreu pada istrinya.


"Tapi.." ucap amira tertahan.


"kita pulang dulu oke." ucap andreu yang disetujui amira,kemudian mereka lansung berjalan keluar rumah sakit tersebut.sedangkan di dalam ruangan maora sedang di tangani tim dokter.


*******


Dua Bulan telah berlalu,tiga kali amira mengunjugi maora tapi selalu di usir oleh maora membuat amira tidak di ijinkan suaminya menjenguk maora lagi karena kasian melihat istrinya selalu di salahkan maora.


Seminggu yang lalu maora sudah di ijinkan Dio untuk pulang karena melihat maora sudah bisa kembali beradaptasi dengan orang orang di sekitarnya.Dio juga terpaksa mengatakan kepada andreu jika saat ini jangan dulu pertemukan amira dengan maora karena akan memicu maora kembali terganggu lagi psikisnya.Selama dua bulan ini juga amira bekerja sering melamun kadang kadang melupakan makan siangnya, jika tidak suaminya mengingatkan makan atau pun menyuapi dia makan.


andreu merasa kasian melihat istrinya seperti ini,kadang kadang istrinya sering menangis tiba-tiba namun di tanya tidak mau menberitahu alasannya,apalagi sekarang di ajak makan juga susah sekali.

__ADS_1


"Honey kita makan dulu ya aku yang suapi" ucap andreu dengan rutinitasnya sekarang setiap makan menyuapi istrinya jika tidak amira sama sekali tidak mau makan.


"Hubby" panggil amira pada suaminya.


"Iya.Ada apa?" tanya andreu.


"Aku pengen makan kebab boleh tidak kamu yang beliin ke aku" pinta amira membuat andreu sedikit heran.


"kamu mau makan kebab,apa itu kebab?" tanya andreu mengulangi apa yang istrinya katakan,amira mengangguk kepalanya membenarkan apa yang suaminya tanyakan.


"Aku suruh Rendi yang carikan mau?" tanya andreu namun lansung di jawab amira dengan gelengan kepalanya.


"Aku mau Hubby yang belikan,


sekarang!" ucap amira dia mau suaminya yang membelinya.


"Baiklah,Tunggu sebentar ya aku belikan"ucap andreu mencium kening istrinya kemudian lansung berjalan menuju keluar,sampai di luar dia lansung bertemu Rendi.


"Ikut Saya" ucap andreu mengajak Rendi yang lansung berjalan keluar perusahaan.


"Kita mau kemana Tuan muda" tanya Rendi yang penasaran.


"Cari tempat yang menjual makanan.. Itu..kebab..ya kebab istri saya mau memakannya." ucapan Tuan mudanya membuat Rendi berpikir kemudian lansung mengetahui nama makanan itu.


"Baik Tuan,saya Tau tempatnya."


kendaraan yang di bawa Rendi melaju menuju tempat yang menjual makanan yang Nyonya mudanya inginkan.Sampai di sana andreu lansung mengkerut keningnya.


"Rend kamu saja yang membelinya saya tunggu disini,Beli lima." ucap andreu kemudian memberikan lembaran uang banyak kepada Rendi.Rendi pun keluar mengikuti antrian panjang di kedai kebab tersebut. Karena merasa setengah jam belum juga gilirannya Rendi lansung menerobos kedepan.


"Pak bisa tidak saya duluan,soalnya istri Tuan saya lagi ngidam pengen makan makanan ini sekarang,untuk kalian yang sudah duluan mengantri saya yang bayar." ucap rendi dengan jurus handalannya yang membuat kedai tersebut setuju dan juga yang mengantri lansung mempersilahkan Rendi yang duluan,mereka juga tidak lupa mendoakan semoga istrinya Tuannya di lancarkan dalam menjalani masa kehamilannya.


"Habislah aku kalau Tuan muda tau aku berbohong tapi nggak apa apa yang penting cepat dapat." ucap Rendi lansung berjalan menuju mobil.πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


"Lama sekali belinya Rend" cercah andreu karena dia sudah menunggu lama.


"Maaf Tuan Muda,yang mengantri cukup ramai tapi untungnya mereka mau saya berikan uang atas ganti rugi karna saya menerobos duluan" jelas Rendi sedikit berbohong.kemudian lansung menjalankan mobil Tuan mudannya.


Tidak terlalu lama mereka ahkirnya sampai di perusahaan lagi,andreu lansung masuk menuju ruangannya.


"Rend.ini atas usahamu" ucap andreu kemudian lansung masuk keruangannya meninggalkan Rendi yang masih terpaku diam karena Tuan mudanya membagikan makanan untuknya. Momen yang menurut Rendi sangatlah langka Tuan mudanya lakukan.



Hai kakak kakak semuaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰ Terimakasih selalu setia membaca dan menungu lanjutan episode novel


"Seketaris mungil milik Tuan muda"

__ADS_1


Jangan lupa tetap dukung Novel ini, jadikan novel ini favorite kalian, dengan kerendahkan hati jangan lupa klik tanda suka πŸ‘dan berikan hadiahnyaβ˜•πŸŒΉatau yang lain πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯° komentar πŸ’Œyang membuat Author semangat update.πŸ™πŸ™


__ADS_2