
Di Negara B.
Di pagi itu nathan dan mita di kejutkan kedatangan orangtua maora kerumah sakit itu.
Krek..
maora dan nathan lansung melihat ke arah pintu.
"daddy..mommy.." ucap maora melihat kedua orangtuanya datang.lalu menghampiri mereka dan memeluk orangtuanya
"Tuan.."ucap nathan yang ingin duduk menyambut daddy dan mommy.
"Tidak perlu kau bangun tetap berbaring saja" ucap Daddy jhon melarang nathan bangun karena daddy juga tau kondisi nahtan yang masih belum sembuh luka di tubuhnya.
"Bagaimana keadaan mu sekarang Nath..?" tanya mommy yang sudah duduk di dekat ranjang tempat nathan terbaring.
"Ini sudah lumayan nyonya tangan saya sudah bisa saya gerakan sedikit." jawab nathan.
"Syukurlah kalau begitu..,jangan lupa obatnya di minum terus..,terimakasih sudah kembali sadar" ucap mommy lagi memberitahu nathan.
"Iya Nyonya.." jawab nathan.
"Cepat sembuh nath,maaf saya dan istri saya baru bisa menjenguk kamu sekarang" ucap Daddy jhon yang juga bicara dengan nathan.
"Tidak apa apa Tuan,seharusnya saya yang harus banyak berterimakasih pada kalian yang sudah membuat saya jadi seperti ini." ucap Nathan.
"jangan bicara itu lagi,kau adalah sudah ku anggap seperti anakku juga, jadi jangan mengungkit masa lalu." ucap daddy tidak menyukai apa yang nathan ucapkan.
"Baik Tuan." jawab nathan.
"Mom,.kakak sama Glory ngak ikut??" tanya maora.
"Nggak sayang,lagi pula Glory belum terlalu sehat.." jawab mommynya.
"Iya my.." ucap maora.
Mereka berdua masih mengobrol sampai sekarang.
****
Di tempat lain Geril dan mita sedang di butik lagi untuk mencari Gaun pengantin yang cocok untuk mita kenakan di hari pernikahan mereka karena kemarin menurut Geril gaun pengantinnya sangatlah terbuka semua, dia tidak mau tubuh calon istrinya di lihat oleh orang lain selain dirinya.
"Ge yang ini gimana Ge..?" tanya Mita sudah yang kedua kalinya menggantikan gaun yang dia coba.
"Tidak.Ganti yang lain." ucap Geril tidak menyukai gaun itu.Mita menarik napasnya karena kesal dan pusing menghadapi Geril yang selalu tidak menyukai Gaun gaun yang mita yang pilihkan.
"Awas kalau yang ini di ganti lagi, aku ulek ulek kau ge.." Gerutu mita saat ini sedang memakai Gaun yang ke tiga, kemudian dia perlahan keluar menemui Geril.
__ADS_1
"Ge .." panggil mita yang membuat Geril mengalihkan pandangannya ke arah mita tampa berkedip,Geril pun bangun dari tempat duduknya lalu berjalan kearah mita sampainya di dekat mita,Geril lansung memeluk tubuh tunangannya dan menghempitnya.
"kamu cantik sekali sayang,ini sudah cocok di tubuh kamu" ucap Geril masih memeluk erat tubuh mita perlahan mendekatkan wajahnya kearah mita.
Cup...Geril mengecup bibir mita lalu memperdalam ciumannya untuk bisa menjelajahi di dalamnya sampai mita membalas ciumannya.setelah berapa menit kemudian barulah Geril melepaskan ciumannya dengan masih tersenyum kearah mita.
"Kirim Gaun ini kerumah saya nanti,
jangan sampai Gaunnya rusak." ucap Geril kepada pelayan butik tersebut.
setelah selesai dengan urusan mereka Geril dan mita kembali menuju kantor tempat mereka bekerja.
****
Di negara C
Andreu baru saja di beritahu rendi jika dia dan istrinya mendapat undangan pernikahan dari Geril dan mita yang di gelar dua hari lagi di Negara B.
"Ternyata dia memilih wanita yang tepat "
Guman andrue.
"Hubby..." panggil amira saat ini tengah memeluk tubuh suaminya dari belakang yang kemudian di bawa andreu keatas pangkuannya..
"Ada apa hmm,?" tanya andreu pada istrinya.
"Tunggulah sebentar ya," ucap andreu menenangkan istrinya.
"Honey ada undangan untuk kita" ucap Andrue kemudian memperlihatkan kepada istrinya.
"Geril dan mita,mereka akan menikah.. Benarkah ini by..?" Tanya amira belum percaya.
"itu benar,lusa acara pernikahanya." jawab Andreu.
"Apa kita akan kesana by.??." tanya amira perlahan takut suaminya salah paham.
"nanti kita kerumah sakit dulu untuk memeriksa kandunganmu,jika memungkinkan kesana,kita akan berangkat nanti malam" jawab andreu yang di angguki amira. Mereka pun bersiap siap untuk pergi kerumah sakit.
Sekarang andreu dan amira sudah berada di rumah sakit yang sudah di tunggu oleh Elisa.Andreu dan amira lansung di bawa elisa kedalam ruang pemeriksaan.
"Nyonya silahkan berbaring disini" ucap elisa memberitahu amira.perlahan andreu membantu istrinya berbaring yang kemudian elisa mulai melakukan pemeriksaannya.
"Ini janinya Nyonya,Tuan,nanti seiring bertambahnya bulan dia akan membesar yang kemudian menjadi seorang bayi,
Kondisinya juga bagus..,sehat..,kita periksa detang jantungnya..
Dug..dug..dug.
__ADS_1
"detak jantungnya juga bagus," sambung Elisa lagi.
"Untuk jenis kelaminnya sebenarnya sudah bisa melihatnya hanya saja terkadang belum terlalu nampak karena usia kandungan Nyonya baru memasuki empat bulan,tunggu usia kandungan nyonya sudah memasuki bulan ke lima barulah kita bisa mengetahuinya agar terlihat jelas." jelas elisa lagi dengan sangat detail sambil mengerak gerakan tangannya di perut amira.
melihat dan mendengar suara detak jantung calon anak mereka andreu dan amira saling pandang,mereka berdua sangat bahagia sekali melihat perkembang bayi mereka.
"Sudah selesai ya Nyonya.." ucap Elisa memberitahu andreu dan amira. Amira turun dari atas ranjang dibantu suaminya lalu duduk.
"ini hasil USG nya Tuan muda.." ucap elisa memberikan poto itu kepada andreu.
"terimakasih dokter Elisa " ucap amira.
"Iya Nyonya sama sama."jawab elisa.
"Elis apa istriku bisa berpergian jauh?, kami berencana akan pergi Ke Negara B" ucap andreu.
"Tidak masalah Tuan muda,karena kondisi kehamilan Nyonya sangatlah sehat." jawab elisa yang membuat amira mendengarnya sangat bahagia.
"Baiklah,kau dan Gio juga harus ikut bersama kami,aku mau kau yang memantau kondisi istriku disana" ucap andreu memberitahui Elisa jika mereka berdua dengan kekasihnya akan ikut pergi bersama andreu ke Negara B.
"Baik Tuan..apa yang ingin Tuan muda tanyakan?" Ucap elisa.
"Hubby..." ucap amira malu pasti suaminya akan menanyakan perihal mereka sering berhubungan intim.
"semenjak hamil istriku sangat bersemangat mengajak saya berhubungan intin,apa tidak masalah melakukannya terlalu sering?" tanya andreu membuat elisa tersenyum mengerti maksud dari ucapan Tuannya lalu melihat kearah amira.
"sebenarnya tidak ada larangan Tuan muda, hanya saja posisinya harus nyaman bagi ibu hamil,dan tidak membuatnya kelelahan." jawab elisa.
"apa ini pengaruh dari kehamilan istriku,karena dia setiap saat akan memintanya" ucap Andreu tampa rasa malu mengatakan semuanya kepada elisa.
"Hubbby..." ucap amira wajahnya sudah bersemu merah menahan malu karena suaminya memberitahui elisa soal ke inginannya. Lagi lagi elisa tersenyum mendengar itu.
" kenapa harus malu,kenyataannya kamu ingin bercinta setiap saat honey semenjak hamil ini.." ucap andreu lagi yang membuat amira malu sekali karena ulah suaminya.
"Begini Tuan muda,akan saya jelaskan.
keinginan untuk berhubungan seksual
setiap hari sebetulnya wajar,Itu memang di pengaruhi oleh beberapa hormon
kehamilan juga. Namun, pastikan Tuan dan Nyonya tetap membatasi frekuensi berhubungan intim saat hamil supaya kesehatan Nyonya dan si calon buah hati terjaga." jelas elisa sebisa mungkin dapat di mengerti oleh andreu dan amira.
"Baiklah elis,setelah mendengar penjelasan mu saya mengerti,jadi saya tidak khuatir jika kami melakukannya." ucap andreu yang di angguki elisa. Kemudian mereka berdua berpamitan untuk kembali pulang segera bersiap siap untuk berangkat menuju negara B,begitu juga Elisa dan Dio.
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka 👍👍,dan komentar💌💌 kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.🤗🤗🤗😉😉😉🙏
__ADS_1