
Marsel dan levin baru saja tiba di rumah,sampai disana marsel membawa levin masuk menemui istri dan mertuanya.
"ayo kita masuk" ucap marsel mengajak adik tirinya masuk kedalan rumahnya.
"Sayank mas pulang," panggil marsel,
Mendengar itu hesti lansung keluar dari kamarnya menuju keluar membawa evelyn. Begitu juga orangtua hesti yang saat itu sedang di dapur juga segera menuju ruang tamu.
"Mas.., eh Levin?." ucap hesti terkejut melihat levin datang bersama suaminya,yang mendapatkan senyuman dari levin.
"mbak, Om Tante" ucap levin lalu menyalami tangan mereka.
Mereka semua duduk di ruang tamu itu.
"Kalian pasti bingung melihat levin ikut bersama aku kesini? Begini Ayah tadi andreu menyuruh kekantor karena levin menemui mereka menanyakan keberadaan mama,dengar cerita levin mama sudah tiga hari meninggalkan Rumah karena bertengkar dengan Om." jelas marsel membuat mertua marsel dan istrinya melihat kearah levin.
"Benar kah itu levin?" tanya hesti.
"Iya kak,sampai sekarang mama belum juga kembali bahkan aku tidak tau dimana mama" ucap Levin memberitahu kakak iparnya.
"Apa yang terjadi kenapa mama sampai pergi dari rumah?" tanya hesti lagi.
"Bagini kak.." ucap levin lalu kembali menceritakan seperti sebelumnya dia ceritakan waktu di kantor andreu tadi mengenai awal mamanya pergi dari rumah. mendengar itu orangtua hesti ikut sedih mendengar besannya di perlakukan dengan tidak baik oleh suaminya,begitu juga hesti ikut prihatin mendengar mertuanya di perlakukan begitu.
"Kasian sekali ibu anisa" ucap bunda turut prihatin dengan masalah yang besannya hadapi.
"Ayah Bunda,marsel membawa levin tinggal disini semantara waktu, sebelum mama di temukan" ucap marsel memberitahu mertuannya.
"Tidak masalah,levin jangan sungkan ya ini juga rumah kamu," ucap ayah menepuk bahu levin.
"Baik om terimakasih sudah mengijinkan levin tinggal disini." ucap levin.
"Iya sama sama." jawab ayah mertua masrel begitu juga bunda dan hesti.
"Mas trus gimana mama udah di cari? Apa nggak sebaiknya di laporkan aja kepihak berwajib masalah mama ini?" tanya hesti mengenai mama mertuanya.
__ADS_1
"Mas sudah bicara dengan andreu, tadi mas mau ngurus masalah ini sendiri tapi andreu bilang biar dia yang mengurus semuanya,nanti dia kabari jika mama di temukan" jelas marsel yang di pahami istri dan mertuanya.
"Nanti begini saja sel,kamu hubungi saja keluarga kamu siapa tau saja mama kalian pergi kesana." ucap ayah memberikan saran.
"Baik Ayah,nanti marsel hubungi mereka om menanyakan apakah mama ada disana atau tidak." ucap marsel lagi.
"Iya.semoga saja besan cepat di temukan " ucap ayah yang di Amin kan mereka semuanya.
"Levin kamar kamu disana ya,kalau sekolah levin bisa pakai motor kakak." ucap hesti memberitahu adik iparnya.
"Iya kak,makasih banyak kak tapi sepertinya kalau sekolah levin pakai bis aja kak." ucap levin menolak sopan kakak iparnya yang menyuruh dia menggunakan motor jika sekolah nanti.
"Jangan menolak,kakak serius biar kamu cepat sampai kesekolahnya." ucap hesti lagi yang membuat levin mau tidak mau menerima keinginan kakak iparnya.
Mereka kembali mengobrol sampai marsel pamit untuk pergi kerestorannya dan levin ikut bersama kakaknya.
****
Di kantor andreu sedang bicara dengan Rendi.
"Apa kau sudah mendapatkan informasinya ren?" tanya andreu kepada Rendi baru saja datang keruangannya
"Tuan anak buah kita sudah menemukan nyonya,sekarang nyonya sedang berada di rumah lama milik alm mertua Anda Tuan muda." jelas rendi kepada andreu.
"Bagus.terimakasih ren kau sudah cepat menemukan mama mertua saya., kau boleh kembali." ucap andreu yang di angguki rendi lalu pergi dari ruangan andreu.
Andreu mengambil ponselnya lalu menghubungi abang iparnya ingin memberitahu kalau mama mereka sudah di temukan.
Tut...tut..
"Hallo Aand..gimana apa kamu sudah mendapat kabar mengenai mama?" tanya Marsel lansung kepada Andreu.
"Sudah bang,mama saat ini tinggal di rumah lama kalian di kota A,anak buah aku mengatakan mama baik baik saja" jelas Andrue membuat marsel sangat lega karena mamanya baik baik saja begitu juga levin yang mendengar itu.
"Iya And terimakasih sudah membantu abang.." ucap marsel senang.
__ADS_1
"Iya bang sama sama, jika kalian kesana berhati hatilah." ucap andreu mengingatkan kakak iparnya.
"Baik And..kalau begitu abang tutup teleponya" ucap marsel lalu di iyakan oleh andreu.marsel lansung melajukan kendaraannya menuju kota A sebelumnya pergi dia menghubungi orang rumah kalau mama nya sudah di temukan dan dia akan ke kota A menjemput mamanya.
****
Di kantor amira baru saja bangun dari tidurnya,lalu melangkah kakinya menuju meja kerja suaminya.
"Hubby" panggil amira yang lansung di sambut andreu dan mendudukan istrinya di atas pangkuannya.
"Ada apa..,apa kamu lapar lagi?" tanya andreu sambil mengusap perut istrinya yang di gelengkan naira kepalanya.
"Gimana apa kamu sudah menemukan mama?" tanya amira
"Sudah,mama kalian tinggal di rumah lama kalian,Bang marsel sudah kesana menjemput mama kalian.mengenai papa tiri kalian sekarang sudah di tahan aku akan mengurusnya hingga dia tidak bisa keluar dari penjara. Dan satu lagi wanita selingkuhannya sudah di tahan juga karena sudah ikut memukul mama kalian." jelas andreu yang membuat amira terdiam.
"Iya Hubby terimakasih sudah menemukan mama.Terkadang aku berpikir kenapa mama mau menikah dengannya,karena dia mantan kekasih mama dulu bukan berarti dia itu baik. Untungnya aku tidak lama tinggal bersamanya." ucap amira mengenang mamanya yang menikah lagi.
"Apa pak Tua itu pernah berbuat kasar dengan kamu honey..?" tanya Andreu sambil terus mengusap perut istrinya.
"Pernah.dia membentak ku gara gara levin menangis waktu itu.tapi untuk main tangan tidak pernah sih hanya itu saja dia suka sekali marah marah makanya kakak cepat membawa aku pergi dari sana" jelas amira membuat andreu menatap lekat wajah istrinya.
"Aku akan pasti dia membusuk di penjara." ucap andreu.
"Iya hubby aku sama dengan kamu, jujur aku tidak menyukai dia dari awal bertemu,mau di sesal bagaimana mama sudah menikah dengan dia pun tidak ada gunanya Sekarang" ucap amira lagi.
"Iya Honey..minun dulu air putihnya biar mammy dan anak kita sehat." ucap andreu membantu istrinya meminum air putihnya.
"Terimakasih daddy" ucap amira tersenyum kearah suaminya yang membuat andreu lansung mencium bibir istrinya,amira mengalungkan tangannya lalu membalas cium suaminya.berapa menit kemudian barulah andreu menyudahi ciumannya.
"kita lanjut nanti ya,kita makan dulu. Aku sudah membelikan makanan untuk kita makan siang." ucap andreu lalu mengendong istrinya menuju sofa untuk makan siang dulu. Andreu menyuapi istrinya makan dengan dia juga ikut makan.
"Hubby pulang nanti beli kan lagi makanan ini ya,aku mau memakanya lagi Enak sekali." ucap amira menyukai makanan yang suaminya belikan.
"Iya tunggu kita pulang dari kantor,kau belikan lagi " jawab andreu kembali menyuapi istrinya makan sampai selesai.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ππ,dan komentarππ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.π€π€π€ππππ