Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
115


__ADS_3

"Tuan muda Damian" panggil pria tua itu yang ada di belakang maora dan nathan,


namun nathan pura pura tidak mendengarkannya.


"Maora cepat bawa aku ke mobil.." ucap nathan yang lansung di ikuti maora, melihat itu pria itu berlari kearah nathan dan maora lalu mencegat mereka masuk kedalam mobil.


"Tunggu.Tuan muda Nathanuel Damian pratama " Ternyata yang memanggil nathan adalah roy asisten pribadi papanya nathan yang sejak dulu dari nathan kecil sudah bekerja dengan papanya.


"Siapa yang anda panggil Tuan,jika saya maka anda salah memanggil orang" ucap nathan dingin.


"Saya tidak pernah salah mengenali orang Tuan muda, Tuan muda dengarkan Saya ,saya ingin menyampaikan jika Tuan Besar sedang berada di rumah sakit karena penyakit jantungnya kembali kambuh,saya berharap anda mau kembali untuk menemuinya." ucap roy menjelaskan keadaan papanya nathan.


"maora ayo.." ucap nathan tidak memperdulikan ucapan roy,maora yang tidak mengerti permasalahannya hanya mengikuti keinginan nathan,mereka lansung menuju mobil yang disana sudah di tunggu oleh anak buah andreu, mereka pun lansung pergi dari sana. Saat di dalam mobil maora yang melihat nathan terdiam dengan wajah seperti menahan marah dengan perlahan maora menyentuh tangan nathan membuat nathan melihat kearah maora.


"Nath..,boleh aku tau sesuatu,atau kau bisa menceritakan padaku berbagi masalah mu dengan ku.." tanya maora mencoba mengajak nathan bicara, maora masih memikirkan kejadian tadi kenapa orang tua itu memanggil nathan dengan sebutan Tuan muda.


Hm huhs....nathan perlahan menarik dan membuang Napasnya lalu menatap lekat wajah maora.


"Maaf maora saya belum bisa memberitahui mu sekarang,tapi saya berjanji akan menceritakan jika sudah tiba waktunya.saya berharap kamu bisa mengerti" ucap nathan yang enggan menceritakan masa lalu kelamnya kepada maora untuk saat ini.


"Baiklah.aku akan selalu menunggu waktu itu tiba.." jawan maora tidak memaksakan kekasihnya menceritakan masalahnya sekarang.


Maora dan nathan kembali menuju rumah sakit karena nathan masih dalam perawatan untuk menyembuhkan banyak luka di tubuhnya.


****


Di Tempat resepsi Geril dan mita, Roy lansung pergi menghampiri Damar dan Dion yang masih menikmati makanan dan juga hiburan di acara itu untuk memberitahukan jika dia sudah bertemu dengan Damian.


"Tuan muda,Saya sudah bertemu dengan Tuan muda Damian,saya juga sudah memberitahu bahwa Tuan besar sedang di rawat di rumah sakit,tapi sepertinya Tuan muda Damian tidak perduli dengan penjelasan saya." bisik Roy yang membuat Damar sangat terkejut.

__ADS_1


"Om bertemu dengan Damian,dimana dia sekarang..?" tanya Damar yang terejut.


"Seperti dugaan saya,Tuan Muda Damian selama ini tinggal bersama dengan keluarga Gilbert,karena tadi saya melihat Tuan muda Damian sedang bersama Nona muda Gilbert adik kandung Tuan Andreu,keadaannya juga sepertinya sedang sakit karena Tuan muda Damian kemari menggunakan kursi roda" jelas roy yang membuat Damar mengingat saat tadi mereka naik keatas untuk mengucapkan selamat untuk pernikahan Geril dan mita dia sempat melihat sekilas seorang wanita sedang mendorong pria yang duduk di kursi roda.


"Jadi tadi itu Damian...," Guman Damar menyesal tidak melihat jelas wajah Damian adiknya.


"Tuan harus membicarakan ini secepatnya dengan keluarga Gilbert mengenai masalah ini." usul Roy yang menyuruh membicarakan masalah mereka kepada keluarga andreu. Sedangkan di sisi lain andreu juga sedang mengawasi Damar yang saat itu sedang bicara serius dengan asisten ayah mereka.


"Dadd semoga daddy tidak terkejut mengenai calon besan mu.." ucap andreu tiba tiba yang membuat daddy kebingungan dengan ucapan anaknya.


"Apa maksudmu And...?" tanya daddy Jhon.


"Tidak.tidak penting" jawab Andreu yang membuat Daddy jhon kesal.


"Apa kau mengetahui sesuatu mengenai nathan" tanya Daddy jhon lagi.



"Maksudmu Nathan anak kedua Danu pratama yang hilang belasan tahun lalu itu begitu." ucap daddy yang ingin memastikan apa yang dia lihat dan dia dengar dari anaknya.


"Hmm.Tuan Danu saat ini sedang kritis karena rasa bersalahnya pada anaknya penyakit jantungnya kembali kumat." jelas andreu lagi.


"Kau mengetahui semuanya And..?" tanya daddy.


"Apa yang tidak aku ketahui dadd.." ucap andreu menyombongkan dirinya.


"daddy tidak habis pikir kenapa baru sekarang mereka mencari keberadaan nathan kenapa tidak sejak dulu,bodonya dia tidak menyadari kebenarannya" ucap daddy yang tidak menanggapi sikap sombong anaknya.


"Daddy lupa atau daddy sudah merasa sudah Tua..daddy sendiri yang menggantikan namanya dan juga menyuruhku menyembunyikan identitasnya..,Daddy kau benar benar sudah Tua." lagi lagi andreu membuat daddynya sangat kesal kepadanya.

__ADS_1


"Kau..,oo daddy tau kau pasti membocorkan data nathan kepada mereka iya...?" tanya daddy lagi.


"Itu Benar dadd,aku tidak ingin adikku memiliki suami yang dimana keluarganya masih memiliki problem keluarga." ucap andreu membenarkan jika dia yang sudah membocorkan data Nathan.


"Kau benar And..,soal itu daddy setuju." Ucap daddy yang sependapat dengan anaknya,mereka sudah mengetahui jika nathan sangat menyukai maora,untuk itu mereka tidak mempermasalahkannya. daddy sangat mendukung andreu menyuruh nathan menyelesaikan masalah masa lalunya yang pastinya mereka akan ikut andil mengurusnya.



"Dadd bersikaplah tidak mengetahui apapun" ucap andreu tiba tiba lagi karena dia sudah melihat Damar dan dan roy akan menuju tempat duduk mereka.mendengar itu daddy jhon mengikuti ucapan anaknya,dan benar saja Damar dan Roy menghampiri mereka.


"Tuan Jhon,senang bertemu dengan anda." sapa Damar kepada daddy jhon.


"Tuan muda pratama,silahkan duduk. Apa yang membuatmu menghampiri kami kemari.." tanya daddy lansung membuat Damar tersenyum ramah.


"Saya ingin menyapa anda karena ini kali pertama saya bertemu dengan anda dan juga Tuan muda,saya sangat mengagumi kalian karena bisnis kalian yang selalu di tingkat paling atas." ucap Damar.


"Anda benar Tuan Damar,anda ingin tau apa rahasianya..?rahasianya keluarga kami di penuhi rasa cinta dan kasih sayang tidak pernah memiliki masalah di dalam keluarga kami,jika adapun kami cepat meyelesaikannya ,itu sebabnya bisnis kami selalu menjadi yang teratas bukan begitu daddy.." ucap andreu sedikit menyinggung Damar,mendengar itu Daddy hanya tersenyum.


"Itu benar Tuan Damar." jawab Daddy jhon membenarkan ucapan anaknya.


"Terimakasih atas rahasianya Tuan muda,akan saya coba mengikuti anda." ucap Damar yang sebenarnya dia sedang menutupi rasa ketersingungannya,dia menyadari jika andreu mengetahui keadaan keluarganya,karena Damar tau Andreu adalah seorang jenius dalam segala hal di bisa mengetahuinya.


"Jika anda ingin membahas yang ingin anda tanyakan,sebaiknya pergilah menemui kami besok pagi di kantor karena saya tidak suka membahas masalah anda di tempat umum seperti ini." sambung andreu lagi yang membuat Damar sedikit terkejut kemudian menyadarkan dirinya.


"Baik Tuan muda.terimakasih sudah mau memberikan saya kesempatan." ucap Damar tidak lupa berterimakasih, setelah itu Damar berpamitan untuk kembali kemejanya untuk menemui anaknya yang saat itu sedang ditemani adiknya.



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka πŸ‘πŸ‘,dan komentarπŸ’ŒπŸ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ™

__ADS_1


__ADS_2