Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
45


__ADS_3

"katakan semuanya aku tidak akan menghukum mu" ucap andreu yang menyuruh mita menjelaskan kejadian yang membuat mita ketakutan.


"Ba..baik Tuan muda" ucap mita kemudian menceritakan semua perihal kejadian yang mereka berdua amira alami andreu yang mendengar semuanya lansung mengerti ternyata ini awal dari cerita amira dan Geril waktu itu mereka bicarakan,andreu lansung mengepalkan tangannya dengan wajahnya terlihat begitu marah. mereka bertiga yang melihat itu apalagi nathan merasa sangat bersalah tidak mengetahui masalah seketaris dan juga anak magangnya yang sekarang menjadi wanita Tuan mudannya.


"Maafkan saya Tuan muda,ini kelalaian saya tidak mengetahui lebih dulu masalah ini." ucap nathan lansung meminta maaf kepada andreu. andreu yang masih diselimuti kemarahannya hanya diam kemudian beralih menatap nathan juga seketarisnya bergantian lalu beralih memberikan isyarat pada rendi.


"Rend ubah rencana awal kita" ucap andreu kepada rendi yang diangguki oleh rendi mengerti maksud dari perkataan Tuan mudannya,kemudian beralih melihat nathan.


"kau sudah tau apa yang harus kau lakukan nath,aku tidak mau membahayakan istriku diacara nanti malam" ucap andreu lagi menyuruh nathan membuat sebuah rencana.


"Baik Tuan muda.akan saya laksanakan." jawab nathan yang mengerti maksud Tuan mudanya.


andreu lansung bangun dari tempat duduknya pergi dari ruangan itu menuju ruangannya yang diikuti rendi dari arah belakang,semantara nathan masih bersama mita disana masih berlutut dibawah.


"****.... kenapa tidak memberitahuku masalah sebesar ini mita.." ujar nathan sedikit marah pada seketarisnya.


"Maafkan saya pak saya tidak memberitahu anda karena ini permintaan Nona amira,dia tidak ingin memperburuk keadaan waktu itu dan juga tidak ingin orang ikut campur masalahnya." jelas mita meminta maaf kepada nathan.nathan menghembuskan napasnya dengan kasar.


"kau bodoh.nyawamu hampir melayang mitha dan sekarang nona yang menjadi taruhannya karena menyelamatkanmu,


nanti malam berdandanlah seperti nona kau taukan maksudku ini untuk menebus kecerobohanmu." ucap nathan setelah itu pergi meninggalkan mita masih diruangan itu sedangkan mita hanya mengangguk paham maksud Tuannya kemudian dia pergi juga dari ruangan metting itu menuju ruangannya.


Diruangan andreu dan rendi sedang membahas masalah yang berkaitan dengan amira dan juga pekerjaan mereka.setelah selesai rendi lansung keluar karena mengerti Tuan mudanya ingin berduaan dengan wanitanya. setelah kepergian rendi andreu lansung masuk kekamarnya sampai disana dia melihat amira sedang tertidur disofa dimana tv sedang menyala,dia tersenyum melihat amira kemudian dia membuka jas serta dasinya lalu disimpannya di atas meja kemudian ia lansung mengangkat tubuh amira untuk dipindahkan kekasurnya dengan perlahan andreu membaringkan tubuh amira disana yang kemudian andreu berbaring juga disamping amira lalu menarik amira kedalam pelukannya, amira yang masih nyaman dengan tidurnya tidak sadar saat ini dia mendapat kehangatan dari tubuh andreu.


"cantik" ucap andreu sedang memperhatikan amira terlelap tidurnya dengan tersenyum kemudian.


Cup....

__ADS_1


Andreu mencium kening amira dengan lembut.


"aku tidak akan membiarkan siapapun berani menyentuh mu." ucap andreu yang mulai posesif kepada amira kemudian mencoba memejamkan matanya ikut tertidur disana.


Diluar ruangan rendi dikejutkan kedatangan Geril yang ingin bertemu dengan andreu ada yang ingin dia bicarakan.


*


"selamat datang Tuan Geril"


"Hm.dimana Tuan mudamu aku ingin bertemu dengannya." jawab Geril menanyakan keberadaan andreu.


"Tuan muda diruangannya sedang beristirahat Tuan,apa yang ingin anda sampaikan??" ucap rendi menanyakan kedatangan Geril.


"ini mengenai amira"


"jika Tuan tidak keberatan bisa menunggu Tuan muda diruangan saya"


"Dasar Tidak tau tempat dan waktu Tuan muda mu itu,baiklah aku akan menunggunya." ucap geril kesal karena andreu dia juga mengerti pasti andreu sedang berduaan dengan amira.


*


Dikamar amira mengeliatkan tubuhnya karena merasa sesak,ketika matanya sudah terbuka terkejut melihat wajah andreu dekat sekali dengannya,perlahan amira menyingkirkan tangan andreu dari tubuhnya karena dia ingin bangun namun andreu lansung terbangun karena pergerakan amira.


"mau kemana hm?" tanya andreu matanya masih terpejam,membuat amira terkejut.


"sa..saya mau kekamar mandi Tuan" jawab amira gugup.

__ADS_1


Hap...


tubuh amira kembali terbaring oleh andreu.


Cup...


tampa aba aba andreu lansung menyambar bibir amira lalu bermain didalamnya,amira yang tidak mampu melawan tenaga andreu hanya pasrah,perlahan dia pun membalas ciuman andreu berikan,lama kelamaan ciuman mereka semakin panas karena andreu sudah kembali turun menelusuri leher amira yang masih mulus itu dan dengan tangan nakalnya sudah menyusup kedalam kemeja amira yang saat ini sudah meremas pelan pelan buah melon milik amira,membuat amira kembali terbuai oleh andreu.


Emmm...ahh...


suara ******* keluar dari mulut amira karena saat ini andreu tengah menghisap ujung buah melonnya dengan lembut yang menimbulkan sensasi yang sungguh nikmat untuk mereka berdua.


"Tu..tuan hentikan" ucap amira terbata bata,namun andreu menulikan pendengarannya, dia masih terus menenggelamkan wajahnya dengan bibirnya masih menghisap bergiliran puncak buah melon amira.


"bagaimana ini aku tidak mau terjadi lebih dari ini,seseorang tolong aku dari vampir ini..."


amira berucap dalam hatinya mengerutu dan takut andreu tidak bisa mengendalikan nafsunya.Andreu masih saja bermain dipuncak buah melon amira saat ini,tiba tiba suara telponnya menganggunya namun tidak dihiraukannya kemudian suara telepon itu kembali bebunyi.


"****...siapa yang berani mengangguku" gerutu andreu kemudian mengeserkan sedikit tubuhnya dari amira,bagi amira ini kesempatannya untuk keluar dari kumkuman andreu.


"Ada apa!!" tanya andreu sedangkan diseberang sana rendi mendengar suara Tuannya seperti sedang kesal,dia lansung menelan ludahnya pasti akan habislah dia nanti.


"Maaf Tuan muda saya sudah menganggu kegiatan anda,tapi Tuan Geril sudah menunggu anda sejak sepuluh menit yang lalu." mendengar itu andreu lansung mengerti.


"Bilang padanya masuklah keruanganku limat menit lagi." ucap andreu kemudian mematikan telpon itu lalu ingin mengulangi kembali permainannya namun tidak menemukan amira disampingnya.


"****..Glory.....!!,liat saja nanti kau tidak akan lolos lagi dariku" ucap andreu sedikit berteriak lalu menghempas tubuhnya dikasur itu karena kesal karena masih ingin,dia belum puas dengan permainannya tadi,sedangkan amira merasa bersyukur selamat dari harimau buas itu.

__ADS_1


😂😂Ya ampun si andreu makin ketagihan kan,astaga...halalin dulu Tuan vampir..main hisap terus,🤪🤪🤪🤪😂


__ADS_2