
Di rumah sakit keluarga besar Tuan Jhon sedang berkumpul,mereka sudah bergantian menjenguk istri andreu yang masih terbaring tidak sadar diri. Tampa mereka sadari ada seseorang sedang bersembunyi di balik dinding tidak jauh dari mereka sambil mengeluarkan air matanya.
"Ternyata kamu sudah di temukan,maafkan aku glory maafkan aku ini semua salah ku"
Hiks...hiks...hiks..
"Maafkan aku ory..maafkan aku." ucap maora yang masih bersembunyi dengan menangis.
kepergian maora dari rumah tadi ingin menemui kakak iparnya amira ingin mengucapkan selamat atas kelahiran anak pertama mereka,namun saat ingin memasuki ruangan hesti,maora tidak sengaja mendengar orangtua hesti,hesti dan marsel sedang membicarakan keadaan amira yang saat ini belum sadarkan diri. Mendengar itu maora sangat terkejut mengetahui jika amira sudah di temukan,bahkan keadaannya sangatlah tidak baik,maora lansung melanjutkan langkahnya menuju ruangan VVIP 1 yang dimana ruangan itu khusus untuk keluarganya yang sakit. Sampai disana dia lansung berlinang air matanya melihat orangtuanya ternyata ada disana dan saat itu sedang mengobrol dengan keluarganya yang menjenguk amira.maora sangat sedih karena keluarganya tidak ada yang memberitahunya jika amira sudah di temukan dan dia juga sangat sedih karena dirinya lah yang membuat amira jadi seperti ini.Maora menghapus air matanya kemudian ingin pergi dari sana sebelum mommynya mengetahui keberadaannya disana.
"Maora.." panggil daddy yang saat itu mengetahui jika putrinya berada disana,mendengar itu maora membalikan tubuhnya perlahan menghadap kearah daddynya yang saat itu melihatnya.
"Maaf daddy jika kehadiranku menganggu kalian" ucap maora yang ingin pergi dari sana.
"kemarilah." ucap daddy Jhon mengajak maora bergabung dengan mereka, perlahan maora berjalan kearah daddynya dengan pandangannya tidak lepas kearah mommynya yang hanya diam saat itu,ketika maora sudah menghampiri keluarganya maora lansung berlutut di hadapan mommynya sambil menangis.
Hiks...hiks...hiks..
"Mommy maafin maora,maora sangat menyesal momm,jangan diamkan maora momm,maora sangat menyesal momm..maafin maora..momm" maora masih berlutut di hadapan mommynya meminta maaf dengan mommynya yang saat itu juga berlinang air mata mommy.
"Bangunlah" ucap mommy membantu maora bangun kemudian menghapus air mata putrinya.
"mommy hanya kesal sama kamu bukan berarti mommy membenci kamu,maafin mommy juga sudah mendiamimu, pergilah meminta maaflah kepada kakak mu dan istrinya,masuk kedalam lihat lah sendiri bagaimana kondisi Glory sekarang begitu juga kakak mu." ucap mommy setelah seminguan lebih ini tidak pernah bicara dengan putrinya. Mendengar ucapan mommynya maora lansung menganggukan kepalanya mengikuti ucapan mommynya perlahan berjalan menuju ruangan amira.
Krek..
Pintu ruangan amira dan andreu terbuka perlahan,maora masuk kesana namun ketika dia melihat keatas ranjang di sana, maora sangat terkejut melihat kondisi amira yang terbaring tidak sadarkan diri,maora lansung menutupkan mulutnya supaya tangisannya tidak terdengar oleh kakaknya saat itu tengah tertidur lelap di samping istrinya.
"Glory.." Guman maora sangat sedih dan menyesal atas perbuatannya.
Hiks...hiks..hiks..
Maora tidak bisa lagi menahan tangisannya,yang kemudian membuat andreu terbangun dari tidurnya.saat dia membuka matanya,Andreu lansung melihat ada maora disana,tiba-tiba dia mengingat apa yang di lakukan adiknya waktu itu kepada istrinya yang membuat istrinya sekarang masih terbaring tidak sadarkan diri,dada andreu lansung bergemuruh menahan amarahnya.
__ADS_1
"Ngapain kau kesini?" tanya Andreu dengan sangat dingin bicara kepada adiknya.
"Kak.."
hiks...hiks..hiks..
"Maafkan aku kak..,maafkan aku sudah membuat istri kakak mengalami semua ini" ucap maora yang masih manangis.
"Pergilah" pinta andreu yang tidak mau menanggapi permintaan maaf dari adiknya,dia masih merasa kecewa dengan adiknya,sedangkan maora yang di suruh kakaknya pergi masih belum menggerakan tubuhnya yang masih tetap di posisinya.melihat adiknya yang tidak mau mendengar ucapanya andreu semakin bergemuruh dadanya.
"Maora aku bilang pergi kau dari sini,apa kau tidak mendengar yang aku katakan hahh..pergii!!" triak Andreu meluapkan semua amarahnya yang membuat maora telonjak kaget dan takut,
bersamaan dengan itu suara detak jantung amira kuat berbunyi melemah setelah itu mulai menghilang.
Tiiiiit...tiiiit..
Andreu lansung menhampiri istrinya.
"Honey..maafkan aku honey..,jangan tinggalkan aku honey.. Honey..." ucap andreu sangat bersalah karena sudah berteriak kuat tadi.semantara orangtuanya lansung masuk mendengar triakan andreu,sampai di dalam mereka lansung terkejut melihat keadaan amira membuat daddy segera memanggil Dio untuk keruangan sekarang.Dio pun datang dan masuk kedalam lansung mengecek kondisi amira.
"Honey...jangan tinggal aku,bertahanlah aku mohon.." ucap andreu di telinga amira dengan berlinang air matanya.
Semantara Dio terus mencoba untuk mengembalikan detak jantung amira yang saat itu menghilang.
"Honey...."
Hiks.....hiks...
"Honey...berjuanglah demi anak kita,aku mohon jangan tinggalkan aku,honey...." andreu trus membisikan ucapannya ketelinga istrinya.
setelah beberapa kali Dio mencoba untuk mengembalikan detak jantung amira ahkirnya sekarang detak jantung amira kembali ada dan perlahan normal Lagi.
"Huuuuuhs..." hembusan napas Dio menandakan perasaan lega karena sudah menyelamatkan amira,kemudian dia menepuk bahu andreu pelan.
__ADS_1
"Detak jantung istrimu sudah kembali normal" ucap Dio memberitahu Andreu.
"Terimakasih Dio." ucap andreu yang masih berada di dekat istrinya yang lansung di jawab Dio dengan anggukan kepalanya.
"Kendalikan amarah mu" ucap Dio menenangkan sahabatnya.sedangkan daddy dan mommy sejak tadi sudah lansung membawa maora keluar takut akan terjadi hal yang tak terduga andreu lakukan kepada adiknya,karena andreu masih marah sekali kepada adiknya.
"Apa yang terjadi dengan istriku Dio?" Tanya andreu.
"seperti yang aku katakan sebelumnya
And..,istrimu keadaannya melemah,tapi aku akan berusaha menyelamatkan keduanya dengan mencoba cara lain,tenanglah." Ucap Dio menjelaskan kepada andreu.setelah itu Dio berpamitan dengan Andreu untuk keluar, saat dia sudah di luar Dio lansung mengajak daddy Jhon berbicara.
"Om bisa kita bicara sebentar?." ucap Dio yang lansung di jawab Daddy Jhon, kemudian mereka lansung menuju keruangan Dio.
"Begini om,bukanya saya melarang maora kesini,tapi ada baik untuk saat ini maora jangan dulu menemui andreu karena takutnya nanti terulang lagi kejadian ini yang bisa memperburuk keadaan nyonya muda."
"Nanti om akan memberitahu maora, maksud kamu memperburuk keadaan manantu saya,maksudnya gimana Dio?,apa ada sesuatu yang tidak saya ketahui?" ucap daddy Jhon yang kemudian menanyakan keadaan menantunya.
"Sebenarnya kondisi Nyonya muda tidaklah baik,virus yang sudah masuk kedalam tubuh nyonya muda bukan virus biasa ini bahkan sangat berbahaya, Virus itu sudah menyebar kedalam kandungan nyonya,memang saya sudah mengeluarkannya tetapi sebenarnya nyonya perlu di berikan suntikan obat untuk dapat menghilangkan semua virus itu dari tubuh Nyonya tetapi karena Nyonya dalam keadaan hamil saat ini jadi kami tidak bisa memberikannya,itu akan membayakan kandungan nyonya,
andreu tidak mau kehilangan calon anaknya.untuk sekarang yang bisa kami lakukan hanya memberikan suntikan penguat kandungan dan vitamin supaya bisa melawan virus itu." jelas Dio mengatakan kondisi amira yang sebenarnya yang hanya andreu yang tau masalah ini.mendengar itu daddy Jhon lansung mengusap kasar wajahnya terkejut dan lansung khuatir dengan kondisi menantunya yang sebenarnya tidak baik-baik saja.
"Jadi sebenarnya ini yang membuat menantu saya belum sadarkan diri sampai sekarang?" Tanya daddy Jhon.
"Benar om,maafkan saya mengatakan jika nyonya muda akan segera sadar tapi ini atas permintaan Andreu,tapi saya berpikir lagi lebih baik kalian tahu." Jawab Dio lagi merasa bersalah sudah menyembunyikan masalah ini dari daddy Jhon.
"Om mengerti,saya percayakan semuanya pada mu Dio." ucap Daddy Jhon sangat berharap kepada Dio untuk kesembuhan menantunya.
"Iya om,Dio akan berusaha semampu Dio" ucap Dio meyakinkan Daddy Jhon kemudian mereka lansung keluar menuju ruangan yang berdekatan dengan ruangan Amira dan andreu.
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir dinovel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ππ,dan komentarππ yang membuat Author semangat
__ADS_1
update episode selanjutnya.π€π€π€ππππ