
Pintu ruangan Geril terbuka membuat mita menoleh ternyata Nathan yang datang menjenguk Geril,Nathan berjalan mendekat kearah mita dan Geril yang saat itu sudah tertidur lelap karena pengaruh obatnya.
"Kamu masih disini saya kira sudah pulang.." Tanya Nathan kepada mita dengan bersuara pelan.
"Belum pak Orangtuanya Tuan Geril menyuruh saya menunggunya disini sampai mereka kembali dari rumah mereka pak." jawab mita.
"Emm Begitu,kalau mau pulang saja, pulanglah lagian ada saya sekarang menunggu Geril"ucap Nathan menyuruh mita pulang karena kelihatan sekertarisnya sepertinya sangat kelelahan.
"Iya pak kalau begitu saya pulang, sampaikan dengan Nyonya cantika" Ucap Mita yang lansung di angguki Nathan.
"Iya,Kamu Hati hati.." Ucap Nathan selalu mengingatkan sekertarisnya yang sudah dia anggap seperti adiknya untuk berhati hati di jalan pulangnya.
"Siap Bos" Ucap Mita,kemudian dia lansung pergi keluar dari ruangan Geril untuk kembali pulang menuju rumahnya.setelah kepergian Mita berapa belas menit yang lalu kedua orangtua Geril belum juga kembali.
Karena merasa Bosan Nathan mengambil Ponsel dan memainkannya entah apa yang dia lihat membuatnya tersenyum kemudian tampa sadar.
"Cantik.."
kemudian Nathan tersadar dengan ucapannya.
****.."Apa yang aku pikirkan" Nathan mengusap kasar wajahnya karena selalu saja mengharapkan sesuatu yang tidak bisa dia mimpikan atau miliki.
"kalau tidak segera kau katakan,jelas akan bernasip sama denganku" ucap Geril yang tiba tiba membuat Nathan lansung menoleh.
"Maaf aku sudah menganggu tidur mu." Ucap nathan kemudian mendekat kearah Geril tampa menanggapi apa yang Geril katakan.
__ADS_1
"Bagaimana keadaanmu?" Nathan menanyakan kondisi sahabatnya.
"Lumayan dari pada tadi,kau sudah tau siapa yang ingin membunuhku nath?" Jawab Geril.dia juga lansung menanyakan siapa yang mencoba ingin membunuhnya.
"Zeus Adolt Egan.Orang yang sama ingin menculik Nona Amira." Jawab nathan.
"Setelah kau sembuh sebaiknya tidak usah menampakan diri terlebih dahulu,aku yakin dia masih mengincar kau Ge,sekarang dia lebih Gila lagi berusaha terus mencari keberadaan Tuan Muda dan Istrinya,bahkan sekarang dia juga merencanakan untuk membunuh Tuan Muda." Jelas Nathan kepada Geril yang membuat Geril lansung menampilkan wajah penuh kekuatiran takut amira kenapa kenapa walaupun dia sudah mengiklaskan amira bersama Andreu namun di hati Geril masih amira wanita yang sangat dia cintai.
"Tidak usah menghuatirkan Dia lagi Ge,dia sudah memiliki suami yang bisa menjaganya,tidak akan ada yang berani menyakitinya apalagi menyentuhnya,kau cukup pokus dengan kesembuhanmu sekarang.
masalah penyerangan itu Tuan muda juga sudah memberikan perlajaran kepada Zeus dengan menyerang markasnya yang membuat lebih dari setengah Anak buahnya Tewas.
Menurutku Itu bagus untuk balasan permulaan." Ucap Nathan yang menyakinkan dan menjelaskan kepada Geril sahabatnya.Geril hanya terdiam namun setuju dengan ucapan Nathan mengenai amira sudah ada suaminya yang melindunginya.
Ayolah Ger kamu pasti bisa melupakan amira,jika tidak ini akan jadi bomerang untuk dirimu sendiri nanti, lagian dia masih bisa menjadi teman seperti dulu kan.
"Ge kau dengar aku tidak..?" Tanya Nathan kepada Geril tetapi Nathan melihat Geril malahan melamun.
"Ya ampun ne anak malah melamun, hey..Gee..." Nathan menyadarkan Geril dari lamunannya.
"Ehh..Iya ada apa nath?" ucap Geril sudah sadar dari lamunannya karena mengingat amira.
"Lebih baik kau beristrahat,biar kau cepat sehat atau ngak aku beri cuti saja mita ya biar bisa pull time menemani kau biar sembuhnya lebih cepat gimana..?"
Ucap Nathan menyuruh Geril istirahat namun di selah itu dia juga sempatnya mengoda Geril yang lansung mengerti oleh Geril sambil tersenyum.
__ADS_1
"Terserah kau" ucap Geril kemudian memejamkan matanya untuk kembali beristrahat yang juga lansung di tanggapi Nathan dengan anggukan kepalanya.
Mungkin dengan ini aku bisa membantumu agar bisa lebih dekat lagi dengan Geril mit.
Ucap Nathan bicara dalam hatinya sambil melihat kearah Geril,kemudian dia berjalan kearah sofa di ruangan itu untuk menunggu kedatangan kedua orangtua Geril.Berapa Menit kemudian Orangtua Geril ahkirnya datang yang lansung di sapa oleh nathan.
"Nathan kamu disini" Tanya Tuan Eden yang kemudian ikut duduk bersama nathan.
"Ia om" Jawab Nathan
"kamu sudah lama disini,Mita mana nath?" Ucap mama Geril yang juga menanyakan mita.
"Mita sudah saya suruh pulang tante kasian juga dia belum kembali kerumah dari kantor tadi lansung kesini" jelas Nathan membuat mama Geril terkejut dan merasa bersalah.
"Oh ya..Kalau tante tau tadi ngak mau ngerepotin dia,mudahan orangtuanya nggak marahin mita ya.." ucap Mama Geril.
"Nggak apa apa Tante,Mamanya pasti akan mengerti." jawab Nathan yang lansung di angguki Mama Geril.
"Nath om mau bicara sama kamu sebentar,bisa kita bicaranya di luar saja." ucap Tuan Eden.
"Bisa Om.." jawab nathan.
"Mama disini temanin Geril ya..,Papa mau ngobrol sebentar sama Nathan" ucap Tuan Eden yang lansung di setujui mama Geril kemudian mereka lansung keluar menuju restoran terdekat.
...****************...
__ADS_1
๐คkira kira mereka mau ngomongin apa ya...Jangan lupa setelah membaca tekan๐ like dan berikan Hadiah โ๐น-->jika suka komentarlah๐ yang hormat agar Author semangat apdet ya Teman teman๐๐๐๐๐