
"Hubby"Amira menyentuh bahu suaminya membuat andreu terkejut namun segera merubah raut wajahnya yang tadi menegang dengan tersenyum.
"Ayo kita makan "ucap andreu berjalan duluan kearah sofa tidak seperti biasanya selalu menggandeng tangan istrinya,membuat Amira Heran dengan sikap suaminya.Mereka berdua lansung makan tampa mengeluarkan suara, Anehnya juga biasanya andreu selalu menggoda amira tapi kali ini tidak andreu malah diam saja.
"Honey Besok kamu pulang sendiri ya, sampai disana kamu tinggal di rumah utama dulu sebelum aku kembali Dari Negara C" Ucap Andreu setelah menyelesaikan makan mereka membuat amira bertambah Heran ada apa dengan suaminya kenapa menyuruhnya pulang sendiri, dengan perlahan amira memegang tangan suaminya lalu mengusapnya dengan lembut.
"Hubby kenapa?, apa ada sesuatu yang terjadi Disana?" mendengar pertanyaan istrinya andreu menatap cukup dalam wajah istrinya.
Maafkan aku honey,aku tidak bisa memberitahuimu jika saat ini Maora sudah Di culik Zeus,Kau pasti akan memaksa untuk ikut bersamaku jika mengetahui ini, bahkan dia memberikan persyaratan yang tidak mungkin aku terima honey.
Tersadar dari lamunannya andreu kemudian tersenyum lagi kepada istrinya.
"Hanya pekerjaan saja yang sedang tidak lancar disana,ada yang sudah membuat saham perusahaan turun jadi aku harus memeriksanya lansung kesana" Jelas Andreu berbohong,Amira mengangguk pelan menerima penjelasan Andreu.
"Aku ikut bagaimana?,aku kan masih sekertaris kamu!" amira menawarkan diri ikut bersama Andreu.
"Tidak!,jangan membatah,aku bersama Rendi kesana." ucap andreu lansung menolak kemauan istrinya ingin ikut, mendengar itu wajah amira lansung cemberut,perlahan Andreu mencium bibir amira lalu ********** dengan cukup lama setelah berapa menit barulah dia melepaskan ciuman itu.
"Jangan cemberut begitu,Aku tidak akan lama disana, sekarang Beri aku bekal yang banyak malam ini" ucap andreu berbisik ketelinga istrinya dengan Deruan Napas yang sensual kemudian lansung menggendong istrinya menuju ranjang mereka.
sampai disana Amdreu lansung melancarkan aksinya melakukan penyatuan yang sekian kalinya dengan istri tercintanya.setelah hampir tiga jam bermain yang berlanjut di tengah malam sampai menjelang subuh dengan istrinya yang lagi lagi membuat amira kelelahan sampai lansung tertidur lelap,andreu perlahan mengeluarkan Ular Cobranya dari sarangnya sengaja semalam tidak dia lepaskan hingga subuh ini,kemudian perlahan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan lansung bersiap untuk pergi.
Cup...
"Aku pergi honey" bisik Andreu setelah mencium kening istrinya,kemudian dia berjalan keluar untuk menemui Rendi dan Boby sejak tadi sudah menunggunya.
"Tuan muda" sapa Rendi dan Boby.
"Jaga istriku selama aku pergi,
keselamatannya aku percayakan padamu Rend." ucap Andreu mempercayakan keselamatan istrinya kepada asissten pribadinya.
"Baik Tuan muda,anda juga berhati-hatilah disana" jawab Rendi tidak lupa mengingatkan keselamatan Tuan mudanya.
"Hmm."jawab andreu kemudian berjalan yang di ikuti Boby dari belakang menuju keatas untuk menaiki Helikopter miliknya,sampai disana mereka lansung masuk dan mendarat meninggal Amira.
__ADS_1
*****
Amira mulai terbangun dari tidurnya sambil tangannya meraba-raba mencari keberadaan suaminya,
Karena tidak merasakan suaminya di dekatnya,Amira lansung membukakan matanya.
"Hubby..." Panggil amira Namun tidak ada jawaban dari suaminya.
Amira lansung bangun namun tidak sengaja menyenggol meja kecil di dekat Ranjang mereka dan melihat sebuah memo yang terjatuh dari atas meja tersebut, amira mengambilnya dan lansung membacanya.
I love you my honey,jaga kesehatanmu honey sampai aku kembali❤️😘
Setelah membacanya,amira lansung meneteskan air matanya,Tiba tiba dia merasa sedih atas kepergian suaminya.
"Kenapa aku menangis hubby kan pasti akan pulang,lebih baik aku mandi dulu dan bersiap siap untuk pulang" Amira lansung menyimpan memo tersebut kedalam tas miliknya kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah berapa belas menit kemudian amira sudah menyelesaikan mandinya dan saat ini juga sudah bersiap untuk segera pulang.
Tok..tok.. Terdengar suara ketukan yang membuat amira lansung berjalan kearah pintu dan membukannya.
"Tidak Nona,Tuan muda bersama Nathan dan juga Boby kesana,saya di perintahkan Tuan muda untuk tetap di perusahaan pusat dan juga menjaga Anda Nona" jelas Rendi namun membuat amira sedikit curiga kenapa suaminya sampai mengajak Boby kesana,bukankah dia kaki tangan suaminya di Markas Dragon Black pikir Amira.
"Bapak tidak menyembunyikan sesuatu dari saya kan?" Tanya amira menyelidik.
"Tidak Nona,sesuai perintah Tuan saya harus mengantar anda kembali kerumah Utama karena Nyonya sudah menunggu anda disana." Tegas Rendi tidak membuat Amira curiga.
"Baiklah"ucap amira.
Amira masuk lagi kedalam untuk mengambil tasnya dan juga Rendi mengambil barang barang milik Tuan muda dan Nona Mudanya. setelah itu mereka lansung keluar menuju kelantai atas Villa tersebut Untuk menaiki Helikopter yang akan mengantar mereka menuju bandara,
Sampai di bandara Rendi lansung menaiki persawat jet pribadi Tuannya membawa Amira kembali Kenegaranya.
Dalam perjalanan pulang amira terus memikirkan suaminya,merasa sedikit kurang percaya jika suaminya pergi kenegara A hanya untuk mengurus pekerjaan.
Ami kamu harus percaya dengan suamimu,jika pun dia berbohong tunggu saatnya dia pasti akan menjelaskan alasan kenapa dia berbohong.
__ADS_1
Amira melamun sambil bertanya tanya dalam hatinya.
Hmm..Huuuhs..
Amira perlahan menghembuskan napasnya untuk bisa menenangkan hatinya.Dari samping Rendi melihat semua Gerak gerik Nonanya.
Anda sungguh cerdas Nona,Bisa membaca situasi saat anda merasa di bohongi,maafkan saya tidak bisa memberitahu anda.
Guman Rendi dalam hatinya merasa kasian dengan amira.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh ahkirnya mereka sampai di rumah Utama,amira lansung keluar dan turun yang sudah di sambut oleh beberapa pelayan kemudian setelah itu dia berjalan menuju kebawah untuk menemui mertuanya.
"Selamat datang Nona muda" ucap seluruh pelayan menyambut amira, amira tersenyum manis kepada mereka sambil menganggukan kepalanya.
"Terimakasih,tapi tidak perlu menyambutku seperti ini." ucap Amira merasa tidak enak hati.
"Maaf Nona ini atas perintah Nyonya kami harus mematuhinya" Jelaa mereka semua.
"Baiklah,sekarang kalian boleh kembali saya mau menemui mommy dulu,sampai nanti.." ucap amira ramah kemudian berjalan masuk kedalam rumah Utama yang bagaikan istana itu untuk mencari mertuanya.
"Ya ampun cantik sekali Nona muda, beruntung kita bisa melihatnya." ucap pelayan-pelayan bersautan yang tadi menyambut amira namun terkejut karena kehadiran Rendi dengan matanya sangat tajam menatap mereka semua seperti ingin membunuh mereka.
"Jangan mengulangi kesalahan kalian lagi,Jika Tuan muda mengetahui hal ini lidah kalian tidak akan berada di tempatnya." Ucap Rendi memperingatkan mereka,sesudah itu dia lansung masuk kedalam,
Sedangkan para pelayan tadi mendengar itu mereka ketakutan dan membubar diri kembali kepekerjaan mereka masing-masing.
"Mommy kenapa menangis?" Tanya amira mengangetkan mertuanya yang sudah tiba di ruangan Utama namun sampai disana dia mendapati Mommy Tarisa sedang menangis dengan sesegukan di pelukan Daddy Jhon.
Hai teman teman semua😉😉😉 terimakasih selalu setia membaca novel ini
"Seketaris mungil milik Tuan muda"
Jangan lupa tetap dukung Novel ini, jadikan novel ini favorite kalian, dengan kerendahkan hati jangan lupa klik tanda suka dan berikan hadiahnya☕🌹atau yang lain 🥰🥰🥰 koment yang membuat Author semangat Abdate apisode selanjutnya. Jika ada kesalahan dalam penulisan akan di perbaiki menyusul.🙏🙏
__ADS_1