
"Apa yang ingin kau sampaikan?" tanya Andreu karena melihat amira dari tadi gelisah seperti ingin bicara tapi dia takut.
"itu..maafkan saya Tuan muda tadi saya sudah menuduh anda yang bukan bukan" ucap amira meminta maaf kepada Andreu,dia yang mendengar permintaan maaf amira tersenyum kecil.
"sudah larut malam waktunya beristirahat"hanya kata itu saja yang terucap dari mulut andreu kemudian bangun dari tempat duduknya pergi menuju kamarnya.amira melihat Andreu pergi tampa menjawab permintaan maafnya mmenghembuskan kasar napasnya.
"Dasar aneh, kita minta maaf bukannya di jawab malah nyuruh tidur,seharusnya di jawab dulu baru pergi.."Gerutu amira sambil membereskan peralatan makan mereka lalu mencucinya,setelah selesai amira lansung menuju kamarnya karena rasa kantuknya juga sudah menyerang matanya.mungkin karena perjalanan jauh jadi amira merasa sangat lelah.
Pukul 2:35 malam, hujan kuat turun di sertai kilat dan Guntur,amira yang awalnya tidur dengan nyenyak terbangun mendengar bunyi kemarahan langit.
Aaaa..... triak Amira melihat guntur disertai kilat menyambar cahayanya menembus kain tirai jendela kamar amira membuat dia takut sekali lalu bersembunyi didalam selimut tebalnya.
"Guntur dan kilatnya kuat sekali,aku takut ya Tuhan.." ucap amira.
Andreu yang mendengar teriakan Amira,lansung bergegas keluar menuju kamar amira dengan kasar dia membuka pintu kamar tersebut.
__ADS_1
"Ada apa??" Tanya Andreu sedikit panik.
"Tu..tuan..,saya takut dengan guntur juga kilat yang menyambar tadi,saya tidak bisa tidur" ucap amira dengan ketakutannya dan masih dalam selimut tebalnya kemudian dia membuka selimutnya.
andreu lansung berjalan menuju sofa di dekat tempat tidur amira lalu duduk disana.
"Tidurlah aku akan menemanimu" ucap andreu yang membaringkan tubuhnya di sofa tersebut.
"Tapi..."
"Tidak usah membantah,cepatlah tidur." ucap Andreu lagi.
"Tuan sebaiknya anda kembalilah kekamar,saya sudah tidak apa apa" ucap amira.
"hujannya sangat kuat sekali, aku tau kau masih takut,tidurlah sebelum aku menidurimu" ucap Andreu yang sedikit mengancam,amira yang mendengar lansung menutupi semua tubuhnya kembali dengan selimut tebalnya,Andreu tersenyum puas karena sudah mengerjai amira.amira belum juga bisa tidur, dia terus membolak balik badannya bergerak.
__ADS_1
"Kenapa kau tidak tidur" tanya Andreu dengan matanya terpejam.amira terkaku karena ketauan belum tidur, andreu lansung bangun berjalan menuju tempat tidur amira lalu membaringkan tubuhnya disamping amira membuat amira terkejut.
"Tidak usah terkejut begitu,kau kasihan kan melihat aku tidur disana,mari kita tidur bersama ,aku tidak akan menyentuhmu tampa ijin." ucap Andreu kemudian memejamkan matanya.amira memberanikan dirinya untuk tidur juga karena sudah mengantuk dia lansung terlelap.
****
Cahaya pagi sudah menyapa menembus celah celah tirai kamar tempat dua manusia yang saat ini sedang berpelukan mesra karena kedinginan.
Andreu yang sudah bangun duluan tersenyum melihat wajah cantik amira saat tidur,dia mengingat Amira berguling kearahnya lalu memeluk tubuhnya dengan senang hati andreu membalasnya lalu menyelimuti tubuh mereka berdua.
Amira merasa sedikit silau karena cahaya mengenai matanya,perlahan lahan dia membuka matanya,ketika benar terbuka dia lansung terkejut melihat wajah Andreu begitu dekat dengannya.
"selamat pagi wanitaku" ucap Andreu tersenyum dengan suara seraknya.Amira masih saja terdiam.
"kenapa melihatku begitu,kau mau menuduhku lagi menyentuhmu padahal semalam kau sendiri berguling kearahku lalu memeluk tubuhku sampai sekarang." ucap Andreu lagi dengan menurun tatapannya kearah tangan amira masih melingkari tubuhnya membuat amira lansung terkejut mendengar penuturan andreu dan benar dia sekarang sedang memeluk tubuh andreu.
__ADS_1
Dia ingin melepaskan diri dari andreu namun tiba tiba dia terpesona melihat ketampanan andreu semakin meningkat saat pagi begini tampa sadar perlahan tangannya terangkat lalu menyentuh pipi Andreu dan meraba wajah andreu perlahan membuat andreu menegang.
😱😱😱😲🤭 hauredaaaaang uy bikin berdenyut toloooooong......🙈🙈🙈🙈