
"Ayah...." triak keysa memanggil nathan, saat mereka baru saja masuk keapartemen nathan lansung berlari kearah Nathan,yang lansung di tangkap oleh nathan.
"Apa ayah akan ikut bersama keysa pulang ketempat opa..?" tanya keysa kepada nathan.
"Tentu dan bunda juga akan ikut" jawab nathan.
"Yey....keysa senang ayah sama bunda ikut,yey..." ucap keysa bahagia membuat Damar dan Dion juga om roy tersenyum melihat nathan seakrab itu dengan keysa.
"Damian kalau kalian sudah siap,kita berangkat sekarang tapi sebelum mendarat kita cari makan terlebih dulu,
kau pasti juga harus meminum obat mu?" tanya Damar.
"Baiklah." ucap Nathan.
"Kakak ipar biar aku saja yang membawa koper kalian." ucap Dion lansung mengambil alih koper milik maora dan nathan di tangan maora.
setelah itu mereka turun kebawah menuju parkiran dan kemudian mereka lansung melajukan kendaraan mereka menuju jalan kebandara, namun sebelumnya mereka singgah di restoran untuk makan terlebih dahulu.
sampainya di restoran mereka semua lansung mencari tempat untuk duduk dan memesan makanan. Sambil menunggu makanan datang mereka mengobrol santai lebih tepatnya keysa, dia terus bertanya kepada nathan bahkan dia sejak berangkat tadi selalu berada dalam gendongan nathan dan sekarang juga dia duduk di pangkuan nathan.
"Ayah ini apa?" tunjuk keysa melihat bekas luka di dada Nathan yang saat itu kelihatan karena baju kemejanya terbuka satu kancingnya.
"Ini bekas luka ayah,dan ini juga" ucap nathan mengarahkan tangan mungil ponakannya kearah bahunya ada juga bekas lukanya.
"Banyak sekali...ayah nakal ya.?" ucapan keysa membuat mereka semua tersenyum melihat nathan kebingungan mau menjawab pertanyaan ponakannya.
"keysa sini sama daddy" ucap damar lalu mengambil keysa untuk berpindah duduk ketempatnya.
"Keysa anak pintar daddy kan?" ucap damar menjeda ucapannya yang di angguki keysa.
"Bagus.keysa mamamnya di suapin suster dulu ya soalnya ayah Damian belum sehat,ayah masih sakit..lihat dada ayah tadi kan" ucap damian memberitahu anaknnya.
"Kenapa ayah bisa terluka? Apa ayah nakal?" tanya keysa.
"Ayah terluka bukan karena ayah nakal tapi karena ayah di ganggu orang jahat seperti keysa dulu." jelas Damar pada anaknya,mendengar ucapan Damar yang mengatkan keysa pernah di ganggu orang jahat membuat nathan menatap kearah Damar.
"Anak mu pernah di culik?" tanya nathan.
"Iya,saat umurnya tiga tahun,tapi untungnya dia dalam keadaan baik baik saja." jawab Damar.
__ADS_1
"Bagaimana itu bisa terjadi?" tanya nathan ingin mengetahui kejadian penculikan keysa.
"Itu karena salahku memilih suster yang tidak aku lihat latar belakang kehidupannya,suster itu menculik keysa karena dia di ancam suaminya,dia menginginkan uang atas tebusanya." jelas Damar.
"Apa suster itu sudah kau tangkap?" tanya nathan lagi.
"Sudah tapi suaminya, aku memaafkan suster itu karena dia juga terpaksa melakukan itu atas ancaman suaminya,
jadi aku hanya mencebloskan suaminya kedalam penjara." jawab Damar lagi.
"lain kali berhati hatilah,apa lagi mencari ibu penggantinya jika suatu saat kau ingin menikah lagi." ucap nathan begitu menghuatirkan keponakannya, mendengar itu Damar sangat senang ternyata adiknya sangat peduli kepada anaknya dan juga dirinya.
"Terimakasih sudah mengingatkan kakak,Mengenai aku akan menikah lagi,mungkin itu tidak akan aku lakukan,istriku tidak akan tergantikan dengan wanita mana pun dalam hidupku,
lagi pula aku bisa menjadi ayah dan juga ibu bagi keysa" ucap Damar dengan wajah sedihnya teringat dengan alm istri tercintanya,perlahan Dion menepuk pelan bahu kakaknya memberikan kekuatan.Mendengar itu maora meneteskan air matanya,karena begitu cintanya dan setianya damar kepada istrinya.
"Kak Damar,sebentar lagi kami akan menikah,aku tidak keberatan jika anak kakak memanggilku bunda bahkan menganggap ku ibunya." ucap maora tiba tiba membuat nathan menoleh begitu juga dengan mereka kakaknya nathan.
Nathan menarik maora kedalam pelukannya karena kekasihnya menangis sedih terharu mendengar ucapan Damar.
"Jangan menangis." ucap nathan sambil mengusap belakang maora.
"Iya aku juga serius." jawab nathan.
"Bunda kenapa menangis..,ayah nakal ya..?" tanya keysa menghampiri mereka lalu mendekati maora dengan pelan maora lansung membawa keysa keatas pangkuannya.
"Bunda menangis bahagia sayang karena akan pergi kerumah keysa." ucap maora membuat keysa tersenyum lalu memeluk tubun maora.
"Keysa juga senang bunda,sekarang keysa punya bunda." ucap anak balita itu masih dalam pelukan maora.
"Iya nak" jawab maora, melihat kejadian itu Damar dan lainnya terharu bahagia. Berapa menit kemudian mereka makan malam bersama. setelah berapa menit selesai mereka lansung menuju bandara dan berangkat menuju Negara D.
****
Di Negara C.
Andreu dan istrinya belum lama sampai di kediaman utama keluarga Gilbert Edizon,mereka lansung kembali ke kediaman orangtua Andreu karena mommy menyuruh mereka kesana,
setelah membaringkan istrinya menuju tempat tidur mereka,andreu lansung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah berapa menit kemudian dia sudah selesai mandi dan juga berganti pakaian.
__ADS_1
Andreu berjalan mendekati istrinya lalu mencium kening istrinya.
"aku keruangan kerja daddy dulu honey, kamu beristirahat." ucap andreu.
"Nanti aku bawakan kuenya,sepertinya mommy sudah membuatnya" ucap andreu lagi.Andreu berjalan keluar tidak lupa menutup pintu kamar mereka kemudian dia berjalan menuju ruangan kerja daddynya.
"Dadd..?" panggil andreu yang sudah sampai di ruangan daddy jhon,kemudian lansung duduk di hadapan daddynya.
"Apa yang ingin kau lakukan dengan perusahaan rasdian Group?" tanya daddy jhon.
"Malik sudah berani bermain main dengan kita dadd,aku tidak akan mengampuninya.,kita urus dulu pernikahan Dio dan eli setelah itu aku akan menghancurkan malik." jawab andreu.
"Baiklah,mengenai nathan apa dia mau menemui orangtuanya?" tanya daddy lagi.
"Mereka akan berangkat malam ini dadd,aku sudah mengancamnya kalau dia tidak mau menemui ayahnya,kita tidak akan merestui hubungan mereka." ucap andreu membuat daddy jhon menggelengkan kepalanya karena Anak sulungnya suka sekali menakuti Nathan.
"jangan terlalu keras And,kau pasti mengerti bagaimana perasaanya di sakiti orang terdekatnya apalagi itu ayahnya." ucap daddy memberitahu Andreu.
"Daddy tenang saja,aku hanya memgertaknya saja dad., ini juga demi kebaikan Nathan." ujar andreu lagi.
"Hmm Baiklah,kalau boleh pergi beristirahat,daddy hanya menanyakan itu saja.."
mendengar itu Andrue lansung bangun dari tempat duduk lalu berjalan keluar dari ruangan daddynya menuju dapur untuk menemui mommynya.
"And...," panggil mommy melihat anaknya kedapur menemuinya.
"Apa kue yang mommy buat sudah matang?" tanya Andreu menanyakan kue yang di minta istrinya.
"Sudah...,ini bawa saja kekamar kalian siapa tau istrimu mau memakannya,dia juga belum makan kan..?" ucap mommy memberikan piring berisikan kue marmer cake kepada andreu yang lansung andreu ambil.
"Istriku masih merajuk ingin menemui bundanya mom,dia menginginkan masakan bunda,aku bukanya tidak mau mengajak kesana malam ini tapi..." ucap andreu terputus.
"sabar..nama juga lagi hamil perasaaanya sangat sensitif,nanti beritahu saja secara perlahan katakan besok pagi saja kesana." ucap mommy memberitahu Andreu.
"Iya mom..,kalau begitu And ke kamar dulu.." ucap andreu kemudian lansung berjalan menuju kamarnya.
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ππ,dan komentarππ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.π€π€π€ππππ
__ADS_1