Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
52


__ADS_3

"Jack!!!" Triak menggema didalam pesawat itu memanggil asisstennya, yang dipanggil lansung menuju kamar Bosnya sampai disana dia melihat Bosnya begitu murka.


"Ada apa Bos?" tanyanya yang membuat zeus bertambah marah lansung


mencemkram kerah baju jack kemudian menghempas jack kedinding.


"Dasar tidak becus,wanita ini bukan amiraku." triak zeus begitu marah karena sudah ditipu bahkan anak buahnya juga.jack melihat kearah wanita yang saat ini sudah telentang tidurnya dia lansung terkejut.


"Maafkan saya Bos tetapi semalam yang kami culik benar nona amira Bos."


ucap asisstennya menjelaskan,zeus manarik rambutnya dengan kasar marah dan menyesal karena sudah meremehkan andreu.


"Andreu sialan.....,berani berannya kau menipuku,tunggu saja pembalasanku kau akan menyesal." ucap zeus murka.


"singkirkan mayat wanita ini seperti biasa" Zeus menyuruh asisstennya membuang mayat anak buah Andreu,dia adalah anak buah andreu yang menggantikan posisi mita samalam.


sebelumnya karena sudah tidak sabar ingin memanjakan pusakanya dia ingin menyetubuhi wanita yang dia kira amira saat itu,ketika dia akan melepaskan pakaian milik wanita itu dia lansung terkejut melihat wajah wanita itu bukan amira bahkan wanita itu sudah tidak bernyawa lagi,dia lansung murka karena sudah ditipu.


****


Direstoran keluarga amira sedang berkumpul karena Marsel tiba tiba dihubungi asissten andreu pagi tadi menyuruh mereka semua berkumpul disana, dia mengatakan Tuan muda andreu ingin bertemu untuk bicara serius tentang amira, mereka semua begitu gelisah menunggu kedatangan amira dan andreu.

__ADS_1


"Nak kamu tidak diberitahu kenapa kita disuruh berkumpul disini?" tanya bunda yang sangat penasaran.


"ngak ada dikasi tau bund,Asisstennya Tuan andreu hanya menyampaikan Tuan muda andreu mau mengataka


an sesuatu yang serius mengenai ami bund" jelas marsel kepada ibu mertuannya.


"Bunda tenang saja,mungkin ini masalah pekerjaan bund" ayah angkat bicara menyuruh istrinya untuk tenang.


"Bunda hanya takut ami kita kenapa kenapa yah,setau kitakan beberapa bulan dia kerja disana dia selalu memberikan kabar dia baik baik saja yah,lalu sekarang kenapa Atasannya ingin bertemu dengan kita bunda sangat mengkuatirkan ami yah."jelas bunda yang sangat kuatir dengan adik dari menantunya yang sudah dia anggap seperti putrinya sendiri.


"Tenanglah bund,adek pasti baik baik saja" hesti juga ikut menenangkan ibundanya.berapa menit kemudian rombongan andreu sampai direstoran lansung disambut marsel dan segera menyuruh mereka masuk menuju lantai atas dimana mertua dan istrinya sudah menunggu mereka.sampai disana bunda yang melihat amira lansung memeluknya.


"Nak.."pangil bunda lansung memeluk tubuh amira dengan erat.kemudian melepaskannya lalu amira berjalan kearah kakak iparnya dan ayah sama sama memberikan pelukan hangat.


"Sebenarnya ada perlu apa Tuan sampai datang menemui kami?" Tanya marsel keinti pertanyaan yang dari tadi ingin dia tanyakan.andreu belum menjawab namun dia beralih melihat kearah amira yang dilihat semua keluarga amira juga rendi disana,lalu andreu kembali menatap marsel.


"kedatangan saya kesini ingin melamar adik anda menjadi istri saya"


duaar...bagai disambar petir disiang bolong semua keluarga amira lansung terkejut dengan ucapan andreu, apalagi marsel sebagai kakaknya dia lansung melirik kearah amira,amira yang memberikan tatapan bingung bagaimana menjelaskan,marsel kembali melihat kearah andreu.


"Kenapa anda tiba tiba ingin melamar adik saya.?" tanya marsel lagi.

__ADS_1


"saya menyukai adik anda." jelas andreu kepada marsel.


"saya ingin bicara dengan Amira,jadi anda mohon tunggu sebentar" ucap marsel yang tanggapi andreu dengan anggukan.


"Baiklah."


kemudian marsel,mira dan yang lain masuk keruangan marsel.


"Dek jelaskan pada kakak apa yang terjadi kenapa Tuan andreu tiba tiba ingin melamar kamu?,apa yang sudah terjadi,apa dia berbuat tidak baik kepada kamu.jelaskan." ucap marsel tegas kepada adiknya yang disaksikan oleh mertua dan istrinya.hesti lansung menenangkan suaminya sedikit emosi.


"kak sebenarnya ami juga bingung kak,kenapa Tuan andreu tiba tiba mau melamar ami,jujur sebulanan ini Tuan sikapnya berubah kepada ami yang dulu cuek sekarang suka marah marah kalau melihat ami bicara dengan karyawan laki laki bahkan jika keluar saja tidak bersamanya saja dia marah, setelah ami minta penjelasan dia mengatakan seperti yang dia katakan pada kakak tadi." jelas amira namun tidak mau menjelaskan awal terjadinya kisah mereka sebenarnya.mereka yang mendengar penjelasan amira apalagi marsel menghembuskan napasnya dengan kasar.


"Dek kamu tau dia siapa kan..,apa kamu siap menerima semuanya setelah menikah dengannya,kakak ngak mau kamu kecewa.tapi kakak tidak bermaksud melarang kamu semua keputusan ada ditangan kamu sekarang." ucap marsel yang bijak kepada adiknya,sebagai kakaknya dia tidak ingin adiknya nanti menderita.


marsel meminta pendapat dari mertuanya, kemudian ayah juga ikut memberikan nasehat untuk amira juga menantunya.setelah itu mereka kembali keluar menemui andreu yang masih setia menunggu mereka.marsel kembali duduk didepan andreu dan menatapnya.


"saya tidak bisa memutuskan menerima lamaran ini atau tidak,yang akan membina rumah tangga nanti amira jadi saya serahkan keputusan kepada amira, apapun keputusanya kami sebagai keluarga pasti akan menerimanya, tapi sebelum itu saya mau bertanya apa keluarga anda sudah tau tujuan anda kesini?"


masrel memberitahui andreu keputusannya dan dia juga menanyakan keluarga andreu apakah menerima amira atau tidak.


"Kalian tenang saja keluarga saya akan menerima dia menjadi bagian keluarga kami,bahkan sebelum saya kesini orangtua saya yang duluan ingin melamar Glory pada kalian tetapi saya mencegahnya." ucap andreu mengatakan keluarganya akan setuju dengan keputusannya dan pasti akan menerima amira.

__ADS_1


mendengar jawaban dari andreu sepertinya keluarga andreu juga menerima amira mereka merasa lega kemudian marsel meminta adiknya duduk disampingnya memberikan jawabannya.amira berjalan kearah kakaknya kemudian duduk berhadapan dengan andreu.


๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜Š terimkasih untuk kalian yang selalu setia menunggu episode selanjutnya dan mendukung serta memberikan ๐Ÿ‘๐Ÿ’Œ๐ŸŒนโ˜•๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.


__ADS_2