
Helikopter yang membawa Andreu,Boby Dio dan juga anak buahnya yang lain sudah mendekat ke pulau tempat Nathan dan amira berada tetapi dari kejauhan mereka sangat terkejut melihat pulau itu sudah di penuhi dengan gumpalan asap tebal menandakan penyerangan yang di lakukan anak buah musuh andreu sudah mereka lakukan,
Andreu tidak bisa bicara apa-apa lagi tangannya semakin terkepal kuat menahan amarahnya,perasaannya bercampur aduk,merutuki dirinya sudah terlambat menyelamatkan istri dan anak buah kepercayaan daddynya yaitu nathan.
"Yakinlah istrimu dan nathan pasti masih hidup" ucap Dio menepuk bahu andreu memberikan kekuatan kepada sahabatnya yang saat itu sangat marah dan juga sedih melihat kejadian yang ada di depan mereka.
Berapa menit kemudian andreu dan semua anak buahnya turun dari helikopter mereka masing - masing meluncur di tepian pantai karena helikopter yang membawa mereka tidak bisa turun kebawah karena tempatnya untuk mendarat sudah hancur akibat ledakan bom tadi,semantara boby di berikan andreu perintah mengejar kapal milik anak buah musuhnya yang lansung di suruh andreu di ledakan saat itu juga.
Setelah sampai di bawah andreu lansung berlari menuju tempat lokasi rumah amira dan nathan tempati yang sekarang sudah hancur di pulau itu dengan menembus asap tebal masih menyelimuti tempat itu.sampai disana andreu sangat marah melihat keadaan disana sangatlah hancur berantakan.
"Nathan...."
"Honey..."
"Dimana kalian..?,Honey..."
Andreu terus berteriak memanggil amira dan nathan yang belum di ketahui dimana mereka berada,semantara anak buah andreu sekitar lima puluh orang sudah menyebar membantu mencari keberadaan Nathan dan juga nyonya muda mereka.
"Dio kita harus berpencar mencari Nahtan, dia yang tau dimana istriku" ucap Andreu percaya istri dan anak buahnya masih hidup,andreu terus berjalan mencari Nathan,Dio pun mengikuti perintah andreu untuk berpencar mencari nathan dan amira.hampir setengah jam mereka berkeliling sampai andreu melihat sebuah gerbong yang tertimpa pohon kayu besar.
Andreu lansung memangil anak buahnya untuk membantunya mengankat kayu tersebut untuk memastikan apakah Nathan ada di dalam sana.ahkirnya kayu itu terangkat setelah sepuluh menit mereka mencoba mengangkatnya.
Krek..
"Nath.."
Ucap Andreu sangat terkejut melihat keadaan nathan sangat mengenaskan penuh dengan luka tembakan dan kedua tangannya terluka parah.andreu lansung terduduk lemas.
"Nath..bangun..nathan. Bangun..nath.."
Andreu mencoba membangunkan nathan berharap dia masih hidup. Semantara Dio lansung memeriksa denyut nadinya.
"And dia masih hidup hanya saja kondisinya sangat lemah harus segera mendapatkan perawatan jika tidak dia tidak akan selamat,aku akan menghentikan pendarahannya.
Jelas Dio kepada andreu yang di angguki andreu.
"lakukan yang terbaik agar dia bisa selamat." ucap andreu menyerahkan keselamatan nathan kepada Dio.
__ADS_1
"kalian setelah ini segeralah membawa nathan menuju kapal pesiar" perintah Andreu kepada sebagian anak buahnya.
"bertahanlah nath" ucap andreu lagi,ketika andreu ingin bangun dia tidak sengaja melihat ukiran darah di penutup gerbong itu sebuah pentunjuk yang nathan buat yang hanya andreu yang mengetahui artinya.andreu segera berlari mencari pentujuk itu yang lansung di susul oleh anak buahnya.
Dengan sekuat tenaganya dan tidak menghiraukan luka di perut sisi kanannya berdarah lagi,Andreu terus mengangkat puing-Puing bekas rumah yang ada di pulau itu hancur karena ledakan bom tadi mencari jalan menurut pentunjuk yang nathan tuliskan.
Semantara amira yang di dalam sana dari tadi terus menangis ketakutan karena dia juga merasakan goncangan bom yang sangat dasyat meledak tadi,
dia terus menangis memikirkan nathan pasti tidak akan selamat dari ledakan itu,dan dia juga sudah mulai merasa sesak napasnya karena mencium bau udara yang sepertinya sudah tercemar radiasi dari ledakan bom tadi.Amira menutup mulutnya menggunakan kain tebal untuk bisa mengurangi bau menyengat itu,karena panik perut amira kembali sakit.
"Aukh...aduuuh..aukh sakit sekali..hu..hubby..."
Amira meringis kesakitan perlahan merosot turun kebawah karena perutnya sangat sakit sekali.
"Bertahanlah anak ma..mammy,
mammy yakin da..daddy mu sedang mencari kita..." ucap amira mulai lemah sambil mengelus pelan perutnya kemudian lansung tidak sadarkan diri.
Di luar sana andreu terus mencari tempat keberadaan istrinya,sampai kemudian dia menemukannya tetapi dia lagi-lagi harus mengeluarkan tenaga ekstra bersama anak buahnya karena ada pohon kayu yang sangat besar menimpa disana.hampir setengah jam andreu dan anak buahnya memindahkan kayu itu kemudian andreu segera membuka penutupnya mencongkelnya dengan sebatang besi,
setelah terbuka andreu cepat membuka pintu pertama turun mempercepat langkah kakinya kemudian cepat membuka pintu yang menuju keberadaan istrinya.
Krek..
"Honey..hey bangun honey..maafkan aku baru menemukanmu..bertahanlah honey..." ucap andreu sangat sakit sekali perasaannya melihat kondisi istrinya saat itu,kemudian perlahan andreu mengendong istrinya menuju keatas dengan sekuat tenaga membawa istrinya keluar menuju tepian pantai. Sampai di luar Dio terkejut melihat kondisi istri andreu.
bertepatan dengan ketemunya amira tibalah juga kapal persiar milik andreu yang sudah di lengkapi rumah sakit,
Setelah berjalan lumayan jauh memutar ahkirnya andreu tiba di tepian pantai kemudian lansung membawa istrinya naik ke speed boat untuk menuju kapalnya.
"Bertahanlah honey aku mohon,anak daddy bertahanlah..maafkan daddy.." ucap andreu terus menerus tampa sadar air matanya mengalir di pipinya,
perasaannya sangat hancur sekali melihat keadaan istrinya.Tidak terlalu lama andreu ahkirnya sampai dan lansung masuk kedalam kapal pesiarnya berlari membawa istrinya menuju ruang perawatan.
"Eli selamatkan istri dan anakku" ucap andreu yang sudah meletakan istrinya di tempat tidur lalu meminta dokter yang dia pekerjakan di kapal persiarnya menyelamatkan kedua nyawa orang yang dia cintai.
"Baik Tuan muda,Tuan muda mohon tunggu saja di luar saya akan berusaha menolong istri anda." ucapnya menyuruh andreu keluar dulu.
__ADS_1
"Kau harus menyelamatkan istri ku jika tidak maka kepalamu saya penggal" triak andreu sangat prustasi dan marah tidak mau terjadi apa-apa dengan istri dan calon anaknya.
"Eli segera kau tangani istri Tuan muda, Ayo kau ikut aku keluar." Dio yang baru tiba lansung menyusul andreu,melihat andreu mengamuk dengan segera dia belari kearah andreu untuk menenangkan andreu dan membawanya keluar.
"Percayakan semuanya kepada Eli,dia pasti akan berusaha menolong istrimu dan calon anakmu." ucap Dio menenangkan andreu.
"Ayo ikut aku sebentar lihat lukamu kembali berdarah and" Dio ingin membawa andreu keruang perawatan untuk mengobati luka tusukan yang lakukan musuhnya.
"Tidak.aku akan menunggu istriku disini,luka ini tidak seberapa dengan kondisi istriku saat ini." ucap andreu menolak membuat Dio lansung berjalan kearah ruangan lain lalu kembali dengan membawa kotak obat.
"Menyandarlah sedikit aku akan membersihkan lukamu dan mengobatinya lagi jika tidak luka ini akan infeksi nanti" ucap Dio yang lansung di turuti andreu.
"bertahanlah ini akan sedikit sakit" ucap Dio yang kemudian membersihkan luka andreu.
"****..!!,sakit bodoh!!" ucap andreu kesal yang hanya di tanggapi Dio dengan senyuman kecutnya.
"aku kan sudah bilang tahanlah ini memang akan sedikit sakit setelah itu tidak lagi" ucap Dio yang tidak mau kalah.tampa menaggapi ucapan Dio Andreu lansung menanyakan keadaan nathan.
"Bagaimana kondisi nathan sekarang?" tanya andreu.
"mereka berhasil menyelamatkan nathan tetapi kondisinya sekarang mengalami koma" jelas Dio yang tadi sempat menanyakan keadaan nathan dengan dokter yang menangani nathan.mendengar itu andreu mengusap kasar wajahnya.
"semoga dia bisa cepat sadar dari komanya" ucap Andreu berharap nathan segera sadar.dia sangat berhutang budi dengan nathan karena sudah menyelamatkan istrinya.
"Iya aku juga berharap begitu" ucap dio sama dengan andreu berharap nathan segera sadar.
Krek,.
Pintu terbuka lansung membuat andreu dan Dio berdiri lalu menghampiri dokter Elisa.
"El bagaimana keadaan istri dan anakku?" Tanya andreu tidak sabar ingin mengetahui kondisi istri dan calon anaknya.Elisa perlahan menghembuskan napasnya.
"Istri anda.."
๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir dinovel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ yang membuat Author semangat
update episode selanjutnya.๐ค๐ค๐ค๐๐๐๐