Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
118


__ADS_3

Masih di kantor milik andreu,dia sedang melihat berkas yang seharusnya nathan yang memeriksa namun karena nathan belum bisa memimpin kembali perusahaannya dengan terpaksa dia harus mengerjakannya lansung.


"Tuan muda..." sapa Damar yang baru saja tiba di ruangan Andreu.


"Silahkan duduk disana,saya akan menyusul anda." Ucap andreu yang lansung di patuhi Damar,berapa menit kemudian Andreu menyusul duduk di sofanya.


"Jadi apa yang ingin anda bicarakan dengan saya..?" tanya Andreu lansung mengenai maksud kedatangan Damar menemuinya.


"Begini Tuan muda,sebenarnya ini mengenai masalah pribadi di keluarga kami dan saya ingin meminta bantuan anda." ucap Damar lalu memberikan poto Damian yang lansung di lihat oleh andreu saat itu juga.


"Dia adik ku yang hilang berapa belas tahun lalu,karena kesalahan papa kami, saat ini papa kami sedang jatuh sakit karena rasa bersalahnya kepada Damian, berapa bulan yang lalu kami di beritahu om roy,saat dia kesini dia tidak sengaja melihat Damian ada di negara ini." jelas Damar menghentikan ucapannya sebentar.


"saya tau anda sudah membocorkan Data Nathan yang kami yakini dia adalah Damian adik kandung saya,disini saya ingin meminta bantuan anda untuk mengijinkan saya bertemu dengan nathan." ucap Damar lagi yang hanya tanggapi andreu dengan wajah datarnya.


"Apa yang sebenar terjadi sampai ayah kalian mengusir adikmu dan menyalahkan kematian ibu kalian padanya.?" Tanya andreu keinti dari permasalahannya


Deg...Damar terkejut mendengar ucapan andreu yang sudah mengetahui permasalahan keluarga mereka.


"Tidak perlu kau terkejut jika saya sudah mengetahui masalah keluarga kalian,bagi saya itu hal yang kecil bisa saya ketahui dan saya ingin mendengar dari anda secara lansung apa yang menyebabkan ayah kalian menyakini nathan membunuh ibu kalian??" sambung andreu bicara lagi.


"Sebenarnya ceritanya bermula dari kami sedang liburan keluarga kepulai di negara ini, saat kejadian itu kami sedang bermain di pantai sedangkan mama karena merasa pusing memilih untuk beristirahat di kamar,berapa jam kemudian kami kembali untuk menemui mama di kamar namun saat itu kami di kejutkan dengan kamar yang sudah penuh darah,dimana mama sudah tergeletak tidak sadarkan diri dengan Damian saat itu memegang belati yang masih tertusuk di perut mama,melihat itu papa sangat murka dan menuduh jika Damian yang sudah membunuh mama kami tampa mendengarkan penjelasan Damian papa mengusir Damian dari pulai itu,saat itu umurku 13 belas tahun dan Damian sepuluh tahun dan adik kamu satunya berumur delapan tahun.


kami berdua sangat terkejut papa lansung menuduh Damian yang sudah membunuh mama.Damian terlahir berbeda dari kami,dia memiliki sifat introvert yang susah di ajak berkomunikasi.saat kejadian itu damian lansung pergi tampa memberikan penjelasannya mengenai kejadian itu." jelas Damar mengenai kejadian sebenarnya.


"Hmm kau berkata jujur," ucap Andreu yang lagi lagi membuat Damar terkejut.


"Apa kalian sudah mengetahui siapa pelaku sebenarnya..??" tanya andreu yang tidak memperdulikan keterkejutan Damar.


"Sudah,satu bulan kejadian itu kami baru mengetahuinya berkat om roy yang segera menyelidikinya,dia adalah teman mama yang saat itu ikut bersama dengan kami saat liburan itu." jawab Damar dengan jujur.


"Hmm...,papa kalian sangatlah bodoh,jika aku jadi kamu aku sudah bunuh papa mu " ucal Andreu kejam dan Damian tidak menanggapi ucapan andreu.

__ADS_1


"Nathan saat ini masih berada di rumah sakit sedang mendapatkan perawatan untuk memulihkan kesehatannya karena insiden satu bulan yang lalu.jika kau ingin bicara padanya pergilah kesana selesaikan masalah kalian." ucap andreu memberitahu Damar dimana nathan berada,mendengar itu Damar sedikit terkejut karena adiknya juga sedang sakit.


"Dia baik baik saja," ucap andreu lagi.


"Baik Tuan muda,terimkasih sudah mengijinkan saya untuk bertemu dengan adik saya,kalau begitu saya akan kesana sekarang" ucap Damar berdiri menundukan kepalanya lalu berjalan keluar dari ruangan andreu,detik kemudian..


"Hubby...." ucap amira yang baru saja keluar dari kamarnya lalu mendudukan dirinya di atas pangkuan suaminya.


"Ada apa honey..,kenapa kamu keluar aku kan sudah bilang jangan keluar,


untungnya Damar sudah pergi.." ucap andreu yang menanyakan istrinya kenapa keluar dari kamar.


"Hubby lama..," jawab amira manja lalu mengalungkan tangannya di leher suaminya.


cup..


tampa aba aba naira lansung mencium bibir suaminya dan ********** dengan lansung balas andreu,andreu tersenyum mengetahui jika istrinya menginginkan dirinya.


"Honey.. perasaanku ini semakin membesar" ucap andreu sambil mengesap ujung buah melon istrinya.


Ahh..."hubby..." ******* lolos dari mulut amira yang membuat andreu semakin bergairah.setelah puas bermain di bongkahan buah melon istrinya,andreu mulai turun kebawah yang tidak lupa mencium baby mereka memeberitahu akan menjenguknya lagi.dengan tangannya yang bermain di bongkahan melon istrinya,kini andreu sudah membenamkan wajahnya di depan pintu masuk sarang cobra lalu mengesapnya sampai basah,,


"Hubby...please..." ucap amira menyuruh suaminya segera memasukan ular cobranya kedalam sarangnya..


"Aku mulai ya..,"


Slrup...


Ahhh.....


perlahan ular cobra andreu masuk dengan sepenuhnya,membuat mereka berdua sama sama mendesah.

__ADS_1


"Honey....ini sangat menjepit..." recau andreu saat cobranya sudah di dalam sana.andreu mulai memaju mundur kayuhannya sampai berapa menit kemudian andreu menambahkan kecepatan kayuhannya yang membuat mereka bersamaan mendesah. Terjadilah lah permainan panas andreu dan istrinya di siang itu.


****


Di sisi lain,Damar baru saja sampai di rumah sakit yang andreu katakan padanya sampai disana dia lansung menanyakan kepada petugas dimana ruangan VIP karena dia ingin menjenguk keluarganya sakit,petugas itu lansung memberitahui Damar,dengan segera Damar berjalan kesana.


***


Di dalam ruangan,Nathan sedang bicara dengan kedua orang tua andreu karena mereka mengatakan akan kembali kenegara C siang Ini.


"Nathan jika kau sudah sembuh, pulanglah ke Negara C ada yang ingin daddy bicarakan.." ucap daddy yang membuat maora mengkerut keningnya.


"Kenapa nggak sekarang aja dadd.." tanya maora penasaran.


"Tidak sekarang," jawab daddy menegaskan kepada putrinya,membuat maora sedikit cemberut.


"Baik Tuan,saya pasti akan pulang menemui anda" jawab nathan menanggapi permintaan daddy jhon.


"Hey.. putri mommy kenapa cemberut nanti cantiknya hilang loh.." ucap mommy menggoda maora.


"Biarin lagi pula maora udah ada yang punya,,daddy kenapa tidak sekarang ngomongnya aku kan mau juga dengarnya.." ucap maora masih mengungkit masalah ucapan daddynya barusan dengan nathan.


"Kau lihat nath dia..." ucapan daddy terputus karena teralihkan suara pintu ruangan nathan di ketuk oleh sesorang dengan cepat maora membukanya, saat sudah terbuka maora kebingungan namun di belakang nathan sangat terkejut melihat siapa yang ingin menemuinya.


"Maaf Tuan Jhon jika saya menganggu anda,bisa kah ijinkan saya bicara berdua dengan nathan.." ucap Damar meminta ijin kepada daddy..


"Baiklah,mommy,maora ayo kita keluar biarkan mereka berdua bicara." ucap daddy jhon lalu membawa istri dan anaknya keluar,sebelum itu daddy jhon memegang pundak nahtan untuk memberikan ketenangan.


"Bicaralah,selesaikan masalahmu dengan begitu andreu akan merestui hubungan kalian.." ucap daddy jhon berbisik kemudian pergi keluar.


__ADS_1


Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka πŸ‘πŸ‘,dan komentarπŸ’ŒπŸ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2