
"Wow...sepertinya aku datang di waktu yang salah, rupanya kau sudah sembuh nath .." ucap Dio yang mengejutkan nathan dan maora masih berpelukan sambil berbaring saat itu,perlahan maora turun dari atas tubuh nathan.
"Apa ini...nath..,apa aku ketinggalan informasi mengenai kalian..?" tanya Dio yang sudah mendekati mereka berdua.
"sangat ketinggalan..." jawab nathan tersenyum tipis.
"Jadi...?" tanya Dio lagi.
"Ya kau bisa menyimpulkan setelah melihat apa yang kami lakukan tadi" jawab nathan.
"Hmm..Baguslah kalau begitu,berarti di antara kita tidak ada yang sendiri." ucap Dio membuat nathan mengkerut keningnya.
"kau memiliki kekasih? Siapa wanita yang tidak beruntung itu" ucap nathan meremehkan Dio,sedangkan Dio mendengar ucapan nathan hanya tersenyum.
"bukanya tidak beruntung tapi kelewatan beruntung nathan,sebentar lagi dia akan datang kesini juga " jawab Dio membuat nathan dan maora saling pandang,disaat bersamaan Elisa datang dengan mengetuk samping pintu terlebih dulu.
"Dia kekasihku" ucap Dio melihat kearah elisa yang baru datang.
"Aku tidak salah dengar..?" ucap Maora melihat kearah elisa.
"apa yang kalian bicarakan..?" tanya elisa sudah mendekat kearah mereka bertiga.
"Dokter elis,apa kau benar kekasihnya kak Dio ..?" tanya maora kepada elisa,
mendengar itu elisa melihat kearah Dio lalu kembali melihat kearah maora dengan tersenyum.
"Iya benar.., aku kekasihnya..,emm memangnya kenapa Nona..? ucap elisa memberitahu maora.
"tidak..,aku hanya bertanya saja. Selamat kak sebentar lagi menjadi Nyonya mahendra rasdian" ucap maora kemudian berbisik.
elisa melirik kearah Dio dengan kebingungan karena mendengar ucapan maora.
"ada apa..?" tanya Dio kepada kekasihnya yang lansung di gelengkan elisa kepalanya.
"Bagaimana keadaanmu nath,apa sudah lebih baik...?" ucap Dio menanyakan keadaan Nathan.
"lebih baik sekarang,kemungkinan besok aku bisa di ijinkan pulang,lagi pula aku sudah bosan berada disini." jawab nathan memang dia sudah merasa bosan harus berlama lama di rumah sakit.
"kalau kau merasa sudah lebih baik dan sehat tidak masalah tapi jika belum jangan memaksakan diri nath.." ucap Dio lagi.
"Hmm aku tau,kalian kapan akan kembali kenegara C?" tanya nathan.
"Kemungkinan besok,mengikuti jadwal Tuan muda." jawab Dio.
mereka masih melanjutkan obrolan mereka sambil bercanda dan saling menggoda satu sama lain.
__ADS_1
****
Di tempat lain,
Damar sudah sampai ke apartemennya, dimana disana Om roy dan Dion sudah menunggunya.
"Gimana kak,apa kak Damian mau kembali kak??" Tanya Dio kepada kakaknya,sedangkan Damar yang baru saja duduk menghembuskan napasnya lalu menggelengkan kepalanya.
"Damian tidak mau mendengarkan perkataanku meskipun aku sudah mengatakan jika papa sedang sakit sekarang,aku paham dia pasti masih sakit hati atas apa yang papa lakukan padanya dulu.Dia juga mengatakan tidak akan pernah mau kembali." jelas Damar membuat Dion dan Om roy terdiam.
"Tuan muda kita tidak boleh menyerah,
saya yakin Tuan Damian nanti pasti mau kembali,setelah mendengar penjelasan anda saya yakin Tuan Damian pasti memiliki sedikit rasa kekhuatiran di hatinya setelah mengetahui Tuan Besar sedang sakit tapi karena kebenciannya yang cukup besar membuatnya masih marah kepada Tuan Besar." ucap Om roy.
"Om benar..,besok aku akan menemuinya lagi siapa tau Damian mau mendengarkan aku." ucap Damar.
"Tidak kak.besok Biarkan aku saja yang kesana menemui kak Damian, siapa tau kak Damian mau mendengarkan perkataanku dan setuju untuk sebentar saja menjenguk papa." ucap Dion yang menginginkan dirinya untuk bertemu Nathan.
"jika kakak mengijinkan aku,aku ingin membawa keysa ikut bersamaku.." sambung Dion membuat Damar bingung apa yang ingin adiknya rencanakan.
"kak aku membawa keysa kesana siapa tau bisa meluluhkan hatinya kak Damian." ucap Dion lagi.
"Baiklah.kau boleh membawanya kesana." ucap Damar menyetujui rencananya adiknya,setelah itu dia bangun berjalan menuju kamarnya untuk mbersihkan tubuhnya.
***
Andreu baru saja selesai menanda tangani berkas berkasnya,setelah selesai dia kembali menemui istrinya di dalam kamar saat ini sedang menonton sambil memakan cemilannya.
"Honey...,ayo kita pulang.." ucap andreu mengajak istrinya pulang karena sekarang waktu sudah menjelang sore.
"hubby flm yang aku tonton belum selesai" ucap amira belum mau di ajak pulang.
"Di rumah nantikan bisa mengulangnya lagi menontonya ya..,sekarang sudah sore kita harus pulang " bujuk andreu kepada istrinya.
"Baiklah by,,by apa mereka daddy dan mommy sudah pulang??" tanya amira kepada suaminya.
"mereka sudah kembali tadi siang," jawab andreu sambil mengemasi barang milik istrinya,setelah selesai dia mendekati istrinya yang masih menonton,dengan perlahan andreu mendekati istrinya lalu memeluknya sambil mengusap perut istrinya.
"ada apa hmm..?,Kenapa wajahnya cemberut begitu?" tanya andreu.
"Kapan kita pulang..aku mau makan masakan bunda." jawab naira memberitahui dia ingin memakan masakan bundanya,membuat andreu terdiam karena istrinya tiba tiba menginginkan makanan buatan mertuanya.
"Besok kita pulang,apa tidak bisa di tunda makannya,sekarang makan lain mau?, nanti aku bawa kamu kemana pun kamu mau makannya..gimana..?" ucap andreu mencoba membujuk keinginan istrinya,membuat naira terdiam kemudian melihat kearah suaminya.
"Baiklah.tapi janji tidak melarangku makan apapun..?" ucap naira yang lansung di angguki andreu membuat naira saat itu lansung senang dan bahagia.
__ADS_1
"Terimakasih hubby..." ungkap amira karena suaminya mau mengijinkannya kali ini memilih makanan yang dia inginkan.
"Iya..tapi tidak makanan pedas." ucap andreu tegas kepada istrinya membuat amira cemberut.
"Dengarkan aku honey,kemarin kamu banyak memakan makanan pedas itu yang membuat kamu mual terus aku tidak mau kamu sakit nantinya,kasian babby kita." ucap andreu memberitahu istrinya untuk mengerti maksud dari larangannya.
"Iya.." jawab amira pasrah menuruti perkataan suaminya,setelah itu mereka keluar dari kamar di ruangan kerja andreu menuju keluar perusahaan dimana Hansel sudah menunggu mereka. Sampainya di dalam mobil mereka lansung bergerak pelan menelusuri jalanan menuju Apartemen mereka.
"Hubby apa aku boleh makan makanan itu.." tunjuk amira di kesebuah restoran makanan olahan sheapood,yang membuat andreu juga menoleh ketempat yang istrinya tunjuk.
"Baiklah..Hansel kita kesana." ucap andreu setuju lalu menyuruh Hansel memutarkan mobil mereka menuju restoran itu.
"Hubby,hubungi dokter Dio dan Eli aku mau mengajak mereka makan.." ucap naira membuat andreu mengkerut keningnya sudah berpikir jangan jangan istrinya kembali membuat mereka mengabiskan makanannya nanti,amira melihat suaminya terdiam lalu dengan pelan menusuk nusuk perut suaminya.
"Hubby.." ucap amira membuat andreu menghembuskan napasnya.
"Baiklah." ucap andreu kemudian menghubungi Dio.
Tut....
"Ya Tuan muda" jawab Dio yang saat itu masih berada di rumah sakit.
"Susul kami kerestoran xxx sekarang juga" ucap andreu setelah itu dia lansung mematikan sambungan teleponnya dengan Dio,di sana Dio masih terdiam membuat mereka bertiga melihat kearah Dio.
"Ada apa Dio?,kenapa kau terdiam setelah mendapat telepon dari Tuan muda?" tanya nathan penasaran.
"Eli kita harus segera menyusul Tuan ke restoran xxx" ucap Dio membuat elisa melototkan matanya.
"Apa.." ucap elisa terkejut dan kepanikan.
"kalian berdua kenapa...?"tanya maora yang juga pensaran.
"Tuan menyuruh kami menyusul mereka makan di restoran xxx atas permintaan nyonya muda,kau tau nath kenapa kami panik...,kami pasti di suruh nyonya lagi menghabiskan makanan yang dia pesan,
mending sedikit itu dengan porsi yang cukup banyak.." jela Dio.
Hahahahaha..
Maora lansung tertawa terbahak bahak begitu juga nathan.
"Bagus dong...setelah itu kalian kenyang." jawab maora.
"Bagus apanya,bisa mengembang badan jika setiap hari seperti itu " kesal Dio.
"Cepatlah pergi sana kalian,nanti kakakku mengamuk kalian belum juga datang dalam sepuluh menit." ucap maora lagi, Dio dan elisa pun pamit kepada nathan dan maora dengan tidak lupa mereka berdua mendapatkan ejekan dari maora dan nathan.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ππ,dan komentarππ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.π€π€π€ππππ