Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
135


__ADS_3

Andreu dan istrinya sedang dalam perjalanan menuju kantornya.


"hubby aku mau mengatakan sesuatu?" ucap amira melihat kearah suaminya.


"apa honey..?" Tanya andrue menunggu apa yang ingin istrinya katakan.


"Semalam aku bermimpi mama ku tersenyum kearah ku,setelah itu dia menghilang,hubby ahkir ahkir ini aku mengingat mama,bisa kah kamu mencari tau mengenai mama ku." ucap amira meminta kepada suaminya mencari tau keadaan mama nya.


"Baiklah,nanti aku suruh anak buah ku mencari tau keadaan mama kamu.., jangan sedih meskipun begitu dia juga mertua ku." ucap andreu lalu membawa istrinya kedalam pelukannya.


Tidak lama mereka sampai kekantor, disana andreu dan amira lansung di hampiri penjaga kantornya ingin menyampaikanasesuatu.


"Tuan muda,ada ingin saya sampaikan, ada pemuda yang bersih keras ingin menemui anda dan nyonya." jelas satpam itu membuat andreu melirik kearah istrinya.


"Honey apa adik tiri mu laki laki?" tanya andreu ingin memastikan sesuatu.


"Iya hubby,kenapa?" tanya amira.


"Pak suruh dia masuk dan antar dia keruangan saya" ucap andreu menyuruh satpamnya membawa pemuda itu masuk kedalam perusahaannya.


"Baik Tuan muda" jawab penjaga lalu mereka kembali kedepan.


"Ayo kita masuk nanti aku jelaskan." andreu lalu membawa istrinya masuk kedalam kantornya menuju ruangannya,


sampainya di dalam ruangan nya andrue membawa istrinya duduk di sofa untuk menunggu pemuda yang ingin menemui mereka berdua.


Tok tok..pintu terbuka satpam tadi masuk kedalam ruangan andreu.


"Tuan muda kami mengantar pemuda yang ingin menemui anda." ucap satpam itu.


"Suruh dia masuk" ucap andreu yang lansung di angguki petugas itu.


"Baik Tuan muda" Mereka berdua lansung membawa pemuda itu kehadapan andreu dan amira. Saat itu juga amira terkejut.


"Levin...?,kamu." ucap naira terkejut melihat adik tirinya.


"Kalian boleh pergi" ucap andrue satpamnya kembali kedepan, mereka lansung mengikuti perintah andreu.


"Levin kenapa kamu ingin menemui kakak,apa mama baik baik saja..?" tanya amira kepada adik tirinya.


"Duduklah" ucap andreu melihat adik iparnya masih saja berdiri,perlahan levin duduk berhadapan dengan andreu dan amira.

__ADS_1


"bicara lah apa yang membawa mu sampai kemari.?" tanya andreu ikut bicara.


"Maafkan kedatangan aku sudah menganggu kalian,Aku kesini karena ingin menanyakan apa mama ada ketempat kakak?" pertanyaan levin membuat amira terkejut.


"mama?,mama tidak ada ketempat kakak bahkan mama belum pernah menemui aku,memang apa yang terjadi levin?"" jelas amira lalu bertanya membuat levin kebingungan.


"aku hubungi bang marsel dulu siapa tau dia mengetahui mama kalian" ucap andreu lalu mengambil ponselnya lalu menelpon abang iparnya.


Tut..." Hallo And.. ada apa Amd?" jawab marsel dari sana.


"Bang,abang bisa kekantor ku sekarang sampai sini aku jelaskan.." ucap andreu membuat marsel disana bingung kenapa adik iparnya tiba tiba mengajaknya bertemu lalu melirik kearah istri dan mertuanya.


"Iya abang segera kesana" jawab marsel.


"aku tunggu sekarang bang,kalau begitu aku tutup dulu" ucap andreu yang di iyakan marsel dari sana.


"Ada apa sel?" tanya ayah saat ini mereka sedang berkumpul di ruang tamu.


"Andreu menyuruh menemuinya sekarang kekantor yah,aku belum tau kenapa yah, tapi sepertinya bukan masalah amira" ucap marsel.


"Ya sudah pergilah kesana,mungkin benar ada yang penting." ucap Hesti memberitahu suaminya.


"Iya mas hati hati" ucap hesti.


"Iya" ucap marsel lalu lansung bersiap berangkat menuju kantor adik iparnya.


berapa belas menit kemudian marsel sampai disana lansung di suruh penjaga masuk karena mereka sudah di beritahu andreu. Marsel juga lansung di antar mereka menuju ruangan andreu.


Krek... pintu terbuka marsel masuk kedalam ruangan andreu.


"And...," sapa marsel.


"Silahkan duduk bang" ucap andreu. Mendengar itu marsel lansung duduk ,


dia terkejut melihat adik tirinya berada di situ juga.


"levin..?, kamu disini..?" ucap marsel.


"Iya bang" jawab levin tersenyum.


"Bang aku memanggil abang kesini,ingin membicarakan ini dengan abang,levin datang kesini menanyakan mama kalian kepada amira." ucap andreu.marsel melihat kearah levin.

__ADS_1


"Levin ceritakan pada abang apa yang sebenarnya terjadi" ucap Marsel menyuruh adik tirinya menjelaskan semuanya mengenai mamanya.


"Bang sebenarnya mama pergi tiga hari yang lalu karena bertengkar dengan papa,jadi aku datang kesini ingin menanyakan kepada kak ami apa mama ada kesini menemui kalian. Aku sudah mencari mama kemana mana tapi tidak menemukan mama." ucap levin memberitahu marsel.


"Apa kamu tau mama bertengkar dengan om karena apa lev?" tanya marsel lagi.


"Papa berselingkuh dengan seketarisnya bang,yang baru mama dan aku ketahui seminggu yang lalu.mama marah dengan papa tapi papa malah balik marah dan memukul mama untungnya aku cepat pulang sekolah kalau tidak mama akan mati papa siksa.melihat papa tidak menghiraukan kepergian mama aku diam diam mencuri uang papa dan pergi kesini,karena aku yakin mama akan kesini." ucap levi melanjutkan penjelasannya,mendengar itu marsel menghembuskan napasnya dan amira sangat syok tau mamanya di perlakuan tidak baik oleh papa tirinya.


"hubby" ucap amira merasa khuatir dengan mamanya,andreu mengusap belakang amira memberikan ketenangan untuk istrinya.


"aku sudah menyuruh anak buah ku mancari mama mertua,kalian tenang saja." ucap andreu yang lansung bertindak mengerahkan seluruh anak buahnya mencari mama mertuanya.


"Maafkan aku bang nggak bisa jagain mama,aku nggak tahan lagi lihat papa suka mukulin mama,aku nggak perduli dia papa ku,kalau abang mau melaporkan papa kepihak berwajib biar dia bisa mendapat balasannya." ucap levin.mendengar itu marsel mengusap belakang adiknya.


"jangan merasa bersalah,nanti abang urus ini,semantara mama belum di temukan kamu tinggal sama abang aja." ucap marsel.


"Abang tidak perlu khuatir,nanti saya saja yang mengurus masalah ini, abang bawa saja levin pulang, kalau kamu mau tinggal ditempat kami juga bisa." ucap andreu lalu menanyakan levin ingin ikut bersama siapa.


"Aku mau ikut bang marsel aja bang." ucap levin.


"Honey..kamu tenang saja nanti aku akan berusaha temukan mama kalian." ucap andreu,amira menganggukan kepalanya.


"Levin nggak mau tinggal sama kakak aja?," ucap amira menanyakan adiknya.


"Aku ikut abang marsel aja kak, soalnya kalau dari sana kesekolahan aku nggak jauh kak. " ucap levin.


"Baiklah.kamu tenang saja nanti suami kakak pasti akan menemukan mama kita." ucap amira, levin menganggukan kepalanya.


"Iya kak,maafkan aku kak tidak bisa hadir di pernikahan kalian saat itu aku ada studi banding di luar kota" ucap levin lagi.


"Tidak apa..," ucap amira tidak mempermasalahkan adik dan mamanya tidak datang waktu pernikahannya.


"And ami kalau begitu abang pulang dulu,nanti abang tunggu kabar dari kamu and." ucap marsel ingin kembali pulang membawa levin bersamanya.


"Iya bang" jawab andreu dan amira bersamaan,marsel dan levi lansung keluar dari ruangan andreu untuk kembali kerumah marsel.


"Honey aku kerja dulu ya,kamu istrahat saja di kamar,nanti aku kabari kalau mama sudah di temukan" ucap andreu yang di angguki maira lalu dia berjalan menuju kamar.



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka πŸ‘πŸ‘,dan komentarπŸ’ŒπŸ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ™

__ADS_1


__ADS_2