Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
116


__ADS_3

Pesta resepsi Geril dan mita sudah selesai sejak setengah jam yang lalu.


Kini pasangan pengantin baru itu sudah berada di kamar pengantin mereka.


"Sayang bersihkan tubuhmu dulu setelah itu baru aku." ucap Geril menyuruh istrinya mandi terlebih dahulu.


sedangkan mita menganggukan kepalanya mengikuti ucapan suaminya.


"Iya Ge..emm itu bisa bantuin aku lepasim reksleting gaun ku sepertinya aku tidak sampai." pinta mita yang membuat Geril lansung mendekati istrinya perlahan membantu mita untuk membuka Gaunnya.saat sudah terbuka Geril melihat belakang mita yang begitu mulus ,halus dan menggoda ,perlahan tangan Geril meraba rabanya menimbulkan sensasi yang membuat mita menegang.


Cup.....


Geril mencium permukaan kulit belakang mita mulai dari bahunya perlahan turun ketengah belakangnya.


"sayang kamu masih wangi.." ucap Geril dengan suaranya sudah berubah parau menahan Gairahnya,mendengar itu mita bertambah Gugup namun kemudian membalikan tubuhnya menghadap suaminya lalu perlahan memegang wajah suaminya.


"Ge..aku bersihkan tubuhku dulu ya setelah itu aku akan memberikan semuanya untuk mu" ucap mita tersenyum.


Cup...


mita masih tersenyum kearah suaminya perlahan memberikan ciuman sekilas di bibir suaminya,setelah itu mita lansung bergegas menuju kamar mandi meninggalkan suaminya yang tersenyum karena mendengar ucapannya. Geril pun keluar dari kamar mereka menuju kamar lain untuk segera membersihkan dirinya.


"Bagaimana ini,apakah malam ini akan terjadi...huh...kenapa aku gugup sekali.." Guman mita masih berada di dalam kamar mandi setelah menyelesaikan mandinya sepuluh menit yang lalu,mita masih menahan gugupnya apalagi saat ini dia sudah memakai lengerie warna merah terang pemberian amira untuknya.setelah merasa sedikit tenang mita perlahan membukakan pintu kamar mandi sambil melihat keluar ternyata suaminya tidak ada di ranjang mereka,


lalu mita pun berjalan keluar.


"Sayang..." panggil Geril membuat mita menegang dan mematung di tempatnya berdiri.Geril yang melihat penampilan istrinya juga ikut menegang dengan menelan ludahnya dengan kasar,


kemudian dia bangun dari tempat duduknya berjalan kearah istrinya lalu memeluknya.


Hmms...."aku tadi ingin memnyuruhmu memakai ini setelah mandi tapi ternyata kamu sudah duluan memakainya sayang." ucap Geril perlahan memindahkan anak rambut istrinya kesamping dan kemudian...


Cup...


Geril kembali membubuhkan ciumnya yang sangat lembut mengenai permukaan kulit bahu mulus mita sambil menghirup aroma tubuh istrinya.


"sayang...Apa kamu sudah siap..?" tanya Geril perlahan membalikan badan istrinya menghadap kearahnya,seketika itu mita dan Geril sama sama menegang karena saling mengagumi tubuh masing masing,jika Geril menegang karena melihat tubuh mita terlihat dari terawangan lengerie yang dia pakai, dan gunung kembarnya juga terpampang disana dengan sangat menggoda,

__ADS_1


sedangkan mita menegang melihat tubuh suaminya yang pertama kali dia lihat ternyata sangat sempurna apalagi perutnya yang berbentuk kotak menambah kesan yang sangat gagah menurut mita.


"Sayang...." panggil Geril sambil membelai lembut wajah istrinya.


Cup...


Tampa menunggu jawaban istrinya,Geril mencium bibir mita lalu perlahan membuat mita membukanya agar dia bisa menjelajahi kedalam sana, setelah masuk Geril perlahan mengecupnya menukarkan silvanya kemulut istrinya begitu juga mita perlahan mulai membalas ciuman suaminya yang semakin panas,kini Tangan suaminya sudah menangkap Gunung kembar miliknya lalu memainkannya yang membuat mita menegang dan merasakan sensasi yang baru pertama kali dia rasakan begitu juga dengan Geril.


Hap...


Geril lansung mengendong istrinya menuju tempat tidur mereka,lalu menindihnya dengan tidak melepaskan cium mereka,kini ciuman Geril mulai turun kebawah menjelajahi jenjang leher mita yang mulus lalu turun lagi sampailah di gunung kembar milik istrinya.


Crup... Ahh.....


Ciuman Geril di puncak Gunung istrinya tampa sadar membuat mita mendesah.


"Ge....." panggil Mita menahan Gairahnya karena aksi suaminya yang bergilir mengesap Gunung kembarnya.


"Sebut namaku sayang..aku menyukainya.." ucap Geril yang kemudian kembali mengesap Gunung kembar istrinya dengan kini tangannya sudah mulai menjelajah kebawah.


Geril menarik penutup lembah kenikmatan milik istrinya lalu mulai memainkan tangannya disana seperti sedang memainkan buah kelereng di putar dari arah kanan kekiri.


Ahhhh...."Geril...." ******* Mita kembali lolos sambil memanggil nama suaminya.


semantara Geril mulai turun kebawah perlahan lalu membenamkan wajahnya di lembah kenikmatan itu yang membuat mita semakin mendesah hebat.


"Ahhhh.... "Geril...I can not take it anymore...." ucap Mita yang merasakan dirinya sangat bergetar hebat karena ulah suaminya dengan kasar dia juga menarik rambut suaminya, berapa menit kemudian Geril menyudahi permainannya lalu melihat kearah istrinya.


"Kamu sudah siap sayang..?,aku akan melakukannya dengan pelan oke.." ucap Geril yang kemudian membukakan handuknya dan seketika itu membuat mita yang tersadar lansung melototkan matanya.


"Ge...kamu yakin ini bisa masuk..?" pertanyaan mita membuat Geril tersenyum lucu.


"Pasti muatlah sayang,mungkin pertama kali ini kamu akan merasakan sakit.." ucap Geril perlahan mengarah tongkat saktinya kepintu lembah kenikmatan istrinya lalu mengesekannya dengan pelan.


Ahh.... "Geril.."


ahh... "Sayang..

__ADS_1


******* mereka berdua bersamaan.


"ini saja belum masuk sayang tapi milikmu membuatku tidak sabar ingin segera masuk..,Aku mulai ya.." ucap Geril memberitahu istrinya.


"Ge pelan pelan ya.." ucap Mita dengan suara lemahnya karena suaminya masih mengesek gesekan pintu lembahnya, Geril mengangguk menanggapi ucapan istrinya,lalu Geril mulai mencoba menerobos pintu lembah yang masih tersegel itu,sudah kedua kalinya percobaan Geril Gagal.


"Sayang ini sangat sempit sekali,tahan ya aku akan coba sekali lagi tapi mungkin ini akan sakit kamu tahan ya.." ucap Geril kemudian..


Srek..slrup....


Tingkat sakti Geril sudah masuk setengah dengan satu hentakan kuat menembus pintu lembah itu.


Akkkkhh....Hiks...hiks.."Ge ini sakit sekali Ge...,sakit Ge..." triak Mita sambil menangis.


Cup..


Geril kembali mencium istrinya untuk mengalihkan rasa sakit yang istrinya rasakan,melihat istrinya merasa sudah tenang Geril melepaskan ciumannya.


"Ge.. Apa tidak bisa di tunda ini sakit sekali Ge.." ucap mita masih merasakan sakit yang luar biasa.


"Sayang ini sudah setengah jalan,


percayalah aku akan melakukannya dengan lembut ya..ini saja baru setengah ..,aku mulai ya.." ucap Geril memberitahu istrinya.Geril kembali mencium istrinya lalu perlahan mulai melanjutkan lagi kegiatannya hingga tongkat saktinya masuk sepenuhnya lagi lagi membuat Mita berteriak kesakitan dan menangis,Geril mendiami tongkatnya sampai istrinya sudah merasa tenang, setelah istrinya tenang Geril perlahan mulai memaju mundurkan Goyangannya.


"Sayang apa masih terasa sakit..?" tanya Geril sebenarnya kasian dengan istrinya namun dia juga tidak bisa menghentikan kegiatannya yang sudah terlanjur dia lakukan,Mita yang merasakan sakit yang dia rasakan beransur ansur hilang kemudian memberitahu suaminya dengan menggelengkan kepala.


Cup...


"Terimakasih sudah menjaganya untuk ku sayang." ucap Geril yang sangat bahagia karena dirinyalah yang sudah mengambil kesucian istrinya.


Terjadilah malam panas pasangan pengantin baru itu yang awalnya penuh dengan ketegangan dan tangisan namun sekarang mereka sama sama menikmatinya hingga berapa kali pasangan pengantin itu mengulanginya hingga menjelang pagi kembali.


Aseeeek🤭🤭🤭😆begoyang terus🤭🤭



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka 👍👍,dan komentar💌💌 kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.🤗🤗🤗😉😉😉🙏

__ADS_1


__ADS_2