Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
125


__ADS_3

nathan masuk keapartemennya,lansung mencari keberadaan maora.


"maora..." panggil nathan melihat kedalam kamarnya namun tidak ada maora disana,nathan berjalan menuju kamar tamu.


Tok..tok..


"maora..,buka pintunya,maora dengar kan aku,aku minta minta maaf,aku tidak bermaksud bicara yang membuat kamu tersinggung moara..,buka pintunya" nathan terus mengetuk pintu kamar ruang tamu dengan berucap meminta maaf kepada maora.


krek..pintu kamar terbuka,terlihat wajah kesal maora melihat kearah nathan.


"Maaf..aku benar benar tidak sengaja bicara seperti itu,maaf ya.." ucap nathan dengan meraih tangan maora.


"Dasar nyebalin" ucap maora masih kesal dengan nathan.


"Oke aku memang menyebalkan,tapi aku benar benar tidak bermaksud apa apa, aku minta maaf sudah salah bicara,oke.. Maaf ya." ucap nathan masih berusaha meminta maaf kepada maora.


"Lain kali bicara itu pakai logika kamu, untung nya keysa belum mengerti ucapan kamu,kalau dia ngerti gimana..?,


dia pasti kecewa sama kamu." cercah maora masih kesal kepada kekasihnya, semantara nathan hanya terdiam karena menyadari kesalahannya sudah salah bicara.


"maafkan aku." hanya kata itu yang bisa nathan ucapakan kepada kekasihnya.


"Aku mau maafin kamu dengan satu syarat.." ucap maora membuat nathan mengkerutkan keningnya.


"Apa harus dengan segala syarat memaafkan kesalahan ku,aku kan sudah mengatakan aku tidak sengaja sayang.." ucap nathan merasa frustasi menghadapi kekasihnya jika sedang kesal seperti ini.


"kalau tidak mau ya sudah,aku mau pulang" ucap maora mendorong tubuh nathan lalu berjalan menuju keluar dengan cepat nathan lansung menarik maora lalu memeluk erat tubuh kekasihnya.


"Baiklah,aku akan melakukan apa pun asal kamu mau memaafkan aku, katakan apa syaratnya." tanya nathan menatap lekat wajah maora.


"Temui papa mu nath,jika kau tidak ingin kembali setidaknya lihat dia,sekarang papa mu sedang dalam keadaan kritis. Dia pasti sangat terluka atas kepergian mu,dia pasti sangat menyesal nath.kalau kau tidak mau sendiri..aku akan ikut bersama kamu,aku juga mau bertemu dengan papa mertua ku." ucap maora serius menginginkan nathan menemui papanya,mendengar itu nathan masih terdiam dengan matanya masih menatap kearah maora.


Cup... Nathan lansung mencium bibir maora lalu memperdalam ciumannya,


membuat maora kemudian membalas ciuman nathan padannya.tiga menit kemudian barulah nathan melepaskan ciumannya.


"Baiklah..,aku akan menemui dia." jawab nathan membuat maora tersenyum senang lalu memeluk tubuh kekasihnya.


"Terimakasih nath.." ucap maora yang di angguki nathan.


"Hmm,kau selalu membuatku tidak bisa menolak maora,sepertinya setelah masalah ini selesai aku harus segera menikahi mu" nathan menjeda ucapanya lalu mendekatkan wajahnya ketelinga maora.

__ADS_1


"Aku tidak bisa menahannya lagi" ucap nathan dengan nada sensual membuat maora sedikit merinding.


Bukk...


Maora lansung memukul dada nathan karena ucapan nathan,sedangkan nathan hanya tersenyum kesenangan.


"aku kira batu es ini tidak bisa mencair tapi penilaian ku salah,kau malah over mesum." ucap maora menatap lekat wajah nathan.


"Hanya Maora Gilbert Edizon yang bisa membuatnya mencair" ucap nathan mengombal.


"Mulai mengombal...,udah ah aku mau menyiapkan makan siang kita." ucap maora melepaskan lilitan tangan nathan di tubuhnya.


Cup..maora mencium sekilas bibir nathan kemudian berlari kearah dapur, membuat nathan menggelengkan kepalanya melihat tingkah kekasihnya.


Sedangkan nathan menuju kamarnya untuk mengembil sesuatu.


****


Di tempat lain, Dion baru saja sampai di apartemen kakaknya bersama keysa dan juga om roy. Sampainya di dalam Mereka sudah melihat Damar sudah menunggu mereka di ruang tamu.


"daddy.." triak keysa berlari kearah Damar,dengan cepat Damar menangkap putri kesayangannya.


uluh..uluh...


"Daddy tau sekarang keysa punya ayah sama bunda.." ucap keysa senang membuat Damar mengkerut keningnya lalu melirik kearah Dion yang saat itu tersenyum kearah kakaknya.


"Keysa daddy punya Ayah dan bunda.., kasi tau daddy siapa yang keysa panggil Ayah dan Bunda sayang..?" tanya Damar lagi.


"Itu daddy,ayah Damian sama bunda..bunda... Om Dion siapa nama bunda keysa om?" ucap keysa ingin menjelaskan tapi dia lupa dengan nama maora.


"Bunda maora sayang.." jawab Dion.


"Iya benar dadd,ayah Damian dan Bunda maora daddy.." ucap keysa lagi.


"Wah...anak daddy sekarang punya ayah sama bunda,keysa senang...?" tanya Damar lagi.


"Iya daddy keysa senang banget..,


yey..nanti keysa mau tempat ayah sama bunda lagi ya dad.." ucap keysa dengan permintaannya.


"Boleh,tapi keysa sama suster dulu ya makan siang dulu,udah itu bobok siang dulu,kalau udah bobok baru kita kesana lagi oke.." ucap Damar memberitahu anaknya yang lansung di angguki keysa.

__ADS_1


" Iya daddy,keysa mau bobo siang dulu.."


Cup... Keysa memberikan ciuman di pipi Kanan Damar yang juga di balas damar dengan mencium kening anaknya,setelah itu keysa berjalan kearah susternya. Setelah suster dan keysa masuk kedalam, Damar melihat kearah Dio dan om roy.


"Gimana Dion,apa Damian mau ikut kita kembali?." tanya Damar.


"Kak Damian belum mengatakan dia mau atau tidak kak ikut kita kembali,tapi sepertinya mau kak. Tadi ingin menanyakan lagi tapi kak nathan sedang membujuk kakak ipar sedang marah karena kak Damian juga." jelas Dio membuat Damar mengkerut keningnya.


"kakak ipar?,maksud kamu maora adiknya Tuan Andreu?" tanya Damar yang di angguki Dion.


"Iya kak,ceritanya panjang.. kakak bisa melihat ini,dari sinilah mulanya." ucap Dion memberikan rekaman vedio tadi kepada Damar yang lansung dia tonton perlahan membuat Damar tersenyum.


"Damian sudah menemukan orang yang tepat menjadi pendamping hidupnya." ucap Damar masih menonton vedio itu.


"Iya kak,menurutku kak maora bisa membujuk kak damian kembali kak." ucap Dion.


"Kakak juga berharap begitu,ternyata keysa membuat Damian tidak bisa berkutik." ucap Damar tersenyum baru selesai menonton rekaman vedio itu.


"Iya kak,begitu juga di rumah sakit tadi kak,keysa juga membuat kak Damian mau mengikuti keinginan keysa. Kak Damian sudah pulang keapartemennya hari ini,kondisinya sudah membaik." ucap Dion memberitahu Damar.


"Syukurlah kalau begitu" ucap Damar ikut senang mendengar keadaan adiknya sudah membaik.


"Om roy apa om sudah mendapat informasi mengenai kenapa Damian terluka?" tanya Damar.


"Sudah Tuan Muda.Tuan Damian terluka karena menyelamatkan istri Tuan andreu yang saat itu di culik oleh musuhnya,Tuan juga sempat dalam pengasingan karena gagal menjaga nona maora yang sebelumnya juga di culik musuh Tuan Andreu." jelas om roy. Damar terdiam mendengar kisah adiknya.


"Bagaimana dengan musuh Tuan Andreu itu apa sudah di habisi?" tanya Damar lagi.


"Sepertinya sudah Tuan,mengenai itu saya tidak bisa mencari informasinya karena informasinya di hilangkan oleh Tuan andreu." ucap Om roy.


"Terimakasih om,tidak masalah yang terpenting Damian sudah sembuh, mengenai itu kita memang tidak bisa mencarinya. selain menjadi pebisnis terkenal di penjuru dunia ini Tuan Andreu juga memiliki Clan Mafia yang sangat di takuti di dunia itu, dan dia sendiri yang memimpinnya, dia juga sangat terkenal bisa mengetahui pikiran orang bagaimana pun menutupi darinya dia tetap akan mengetahuinya." jelas Damar membuat Dion dan om roy baru mengerti.


"Iya Tuan muda." jawab om roy.


"Kalian beristrahat lah,untuk urusan Damian kita percayakan dengan calon istrinya pasti dia mau membantu kita." ucap Damar.


"Baik kak."


"Baik Tuan muda." jawab mereka bersamaan.setelah itu Dion berjalan menuju kamarnya begitu juga om roy.


Sedangkan Damar masih duduk di ruang tamu sambil mengerjakan pekerjaannya.

__ADS_1



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka πŸ‘πŸ‘,dan komentarπŸ’ŒπŸ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2