
Di Negara C.
Di apartemen milik Andreu,dia baru saja bangun,pelahan lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena sekarang waktu sudah menunjukan pukul delapan pagi waktunya untuk istrinya meminum obat dan vitaminnya.setelah selesai mandi serta berganti pakaian andreu kembali menuju tempat tidur dimana istrinya masih terlelap tidurnya,namun dia lansung berhenti karena mendengar ponselnya berdering
tring...
"Ada apa Rend?" tanya Andreu kepada asistennya.
"nathan sudah sadar Tuan muda." ucap Rendi memberitahu andreu.
"Apa mommy dan daddy sudah tau?" tanya andreu lagi.
"Sudah Tuan muda,Tuan dan nyonya saat ini sudah menuju Ke Negara B." jawab rendi.
"Hmm..Baiklah.Rend Beri akses data nathan,sepertinya ada seseorang yang menginginkannya." ucap andreu.
"Tapi Tuan muda..bagaimana kalau nanti orang itu ingin mengincar keluarga Gilbert Tuan??" ucap rendi meragukan rencana Tuan mudanya.
"mereka tidak akan berani rend,ikuti saja perintahku,satu lagi sampaikan pada mita kirim semua berkas kerja sama Tuan Damar kepada saya." ucap andreu lagi dan juga meminta rendi menyampaikan pesannya kepada mita .
"Baik Tuan" jawab rendi kemudian mematikan sambungan teleponnya. Andreu kembali menghampiri istrinya.
Cup... Cup..
Andreu mencium kening istrinya dan juga perut istrinya
."Honey...bangun..." ucap Andreu menyuruh istrinya bangun karena andreu ingin mengajak istrinya sarapan dan setelah itu istrinya harus segera meminum obatnya juga.
"Bangun ya.., bersihkan tubuhmu setelah itu kita sarapan dulu, kamu juga harus segera minum obatnya kan.."
sambung Andreu lagi yang saat ini memeluk tubuh istrinya sambil mengusap pelan perut istrinya kemudian dia mulai turun kebawah membuka sedikit baju istrinya lalu mencium perut istrinya.
Cup...
"Hey anaknya daddy,ajak mammy mu bangun sayang,waktunya kalian minum vitaminnya.." ucap andreu yang saat ini terus mencium perut istrinya.
Cup...cup...cup..
"hubby...gelik hubby.." ucap naira gelik karena suaminya terus mencium perutnya.
"Bangun Ya.., kalau ngak bangun aku akan terus mencium perutmu" ucap andreu kini sudah kembali memeluk tubuh istrinya.
"Gendong..." ucap amira manja,andreu pun lansung mengendong istrinya menuju kamar mandi dan membantu istrinya mandi.setelah sepuluh menit kemudian andreu membawa istrinya segera berganti pakaian karena mereka akan sarapan pagi terlebih dahulu.
"Cantik mammynya baby.." ucap andreu memuji istrinya saat membantu istrinya berganti pakaian.
"daddynya baby juga tampan.." ucap amira tersenyum kearah suaminya.
"Aku memang tampan,apa istriku baru menyadari jika suaminya ini memang tampan dan kuat." ucap andreu yang membanggakan dirinya,membuat amira mulai malas melihat suaminya yang suka kepedean tapi memang kenyataan dia memang tampan.
setelah selesai dengan acara ganti pakaian istrinya,andreu mengajak istrinya menuju sofa untuk segera makan sarapan mereka,andreu sangat telaten mengurus istrinya. berapa belas menit kemudian andreu baru selesai menyuapi amira makan dan juga memberinya obat.
__ADS_1
"Honey ada yang ingin aku beritahu pada mu" ucap Andreu.
"Apa itu..?" tanya amira.
"Nathan sudah sadar,sekarang kondisinya sudah semakin membaik" ucap andreu membaritahu istrinya,amira sangat senang mendengar kabar itu.
"Oh ya..syukurlah kalau begitu hubby..dia menepati janjinya padaku by" ucap amira tampa sadar yang membuat suaminya menatap tajam kearahnya.
"Jangan salah paham hubby,maksudku begini..dia memintaku saat itu berjanji padanya untuk tidak keluar dari ruang bawah tanah itu sebelum kamu datang menyelamatkan aku,dan aku juga menyuruh dia berjanji kalau dia harus selamat demi maora." jelas amira jujur tidak menutupi apa apa lagi dari suaminya,andreu pun tersenyum melihat keseriusan wajah istrinya menjelaskan padanya.
"Aku sudah tau honey,kamu tak perlu khuatir,aku sangat berterimakasih padanya karena dia kamu dan baby kita selamat." ucap andreu lagi.
"Ya hubby..by apa kita tidak menjenguk nathan?" tanya amira.
"Tidak.kamu belum terlalu sehat lagi pula daddy dan mommy sudah menuju kesana." jawab andreu yang membuat amira melengos.
"Baiklah.." ucap amira pasrah mau memaksa kesana pun tidak akan pernah suaminya mengabulkannya.
"honey...." ucap andreu sambil membelai rambut amira.
"Iya by..ada apa??" jawab amira menatap lekat wajah suaminya.
"Kenapa kamu semalam berubah,
berubah menjadi ganas dan seksi honey.." Ucap andreu menggoda istrinya.
Bukk...amira memukul dada bidang suaminya karena dia malu mengingat kejadian semalam saat mereka bercinta.
"kenapa harus Malu..?,malahan aku suka honey..hanya saja aku takut dengan keadaan baby kita." sambung andreu lagi.
"Apa ini bagian dari bawaan kehamilan kamu honey...,?" tanya andreu lagi menggoda istrinya.
"Iih hubby aku nggak tau.." ucap amira memyembunyikan wajahnya yang sudah berubah merah seperti tomat di dada bidang suaminya.
Hahahaha...
tawa andreu pecah membuat amira terkejut karena baru pertama kali ini dia melihat suaminya tertawa lepas seperti ini.
"hubby kenapa tertawa memangnya ada yang lucu?" tanya amira.
"kamu lucu sayang,,bagaimana tidak kamu semalam memaksaku bermain dengan banyak gaya bahkan kamu juga yang memimpinnya,bagiku itu sangatlah bukan gayamu honey...tapi aku suka honey.." jelas andreu dengan masih tersenyum kearah istrinya.
Cup..
Perlahan andreu menyambar bibir istrinya dan ********** hingga dalam,
amira yang terbiasa dengan itu dia juga membalas ciuman suaminya yang memabukan itu.sepuluh menit kemudian amdreu baru menghentikan ciuman mereka.
"nanti malam kita lanjutkan lagi,hari ini kamu harus banyak beristirahat honey oke.., aku mau mengerjakan laporan yang barusan Rendi kirim,Ngak apa apa kan honey..?" ucap andreu bertanya dengan istrinya yang saat itu lansung di angguki amira.
"Nggak apa apa hubby,kalau gitu gendong aku ketempat bobok.." ucap amira entah kenapa semenjak dia hamil dia ingin sekali di manja oleh suaminya, beruntungnya suaminya sangat pergertian mau mengikuti kemauannya. Andreu pun lansung mengangkat istrinya lalu mengendongnya keatas tempat tidur mereka.
__ADS_1
Cup...
cup...
"selamat beristirahat istriku dan baby daddy" ucap andreu sebelumnya tidak lupa memberikan ciuman di kening dan juga di perut istrinya.
"Tidurlah.." ucap andreu.
"Iya hubby.." jawab amira,setelah itu andreu lansung kembali ke sofa ingin melihat kembali pekerjaannya. Sampai berapa jam kemudian andreu mengalihkan pandangannya karena bel yang di depan pintu apartemennya berbunyi menandakan ada orang yang ingin menemui nya. Andru lansung berjalan keluar untuk membukakan pintunya.
Krek..
"Ayah,bunda.." sapa andreu ketika melihat ternyata mertuanya yang ke apartemennya.
"Maaf ya nak kami menganggu mu,kami ingin menemui amira." ucap ayah kepada andreu.
"Tidak apa ayah,mari masuk akan saya beritahu Istri saya kalian disini." ucap andreu yang kemudian membawa mertuanya masuk kedalam,ayah dan bunda sudah duduk di ruangan tamu.
"Ayah dan bunda tidak perlu sungkan rumah And adalah rumah kalian juga.,maaf saya tidak bisa membuat minum Bund.." ucap andreu mengaruk kepalanya tidak gatal.
"Tidak apa nak,nanti biar bunda yang buat sendiri ya.." jawab bunda tersenyum.
"Iya bund,bunda tinggal masuk saja dari sini disana dapurnya,kalau begitu And panggil istri And bentar." ucap andreu yang di angguki ayah dan bunda,
sampainya andreu di dalam kamar.
"Honey....bangun..."panggil andreu.
"Hmm..hubby masih ngantuk.." ucap amira .
"Bangun ya..ada Ayah bunda disini," ucap andreu membuat amira membuka matanya dan lansung duduk.
"Bunda sama ayah disini by,benaran..?" tanya amira lagi takut suaminya berbohong.
"Benar..,Ayo aku antar kamu keluar" jawab andreu yang di angguki amira,saat itu juga andreu lansung mengendong amira menuju keluar. Sampai disana ayah dan bunda tersenyum melihat andreu mengendong amira ada rasa sangat bahagia di hati mereka melihat amira sangat di cintai suaminya.
"Ami..." ucap bunda dan ayah lansung memeluk amira bergantian.
"Ayah bunda maaf sepertinya And tidak bisa ikut kalian mengobrol karena And ada pekerjaan penting harus And selesaikan" ucap andrue meminta maaf benar dia memang sedang mengerjakan pekerjaan yang sangat penting yang harus dia selesaikan.
"Tidak apa nak..tapi nggak apa apa kan kami lama di sini " tanya Ayah.
"Tidak masalah ayah,kalau perlu kalian menginap saja disini,istriku juga pasti sangat merindukan kalian." jawab Andreu.
"Iya Nak.." jawab Ayah.
Cup..
tampa rasa malu andreu mencium kening amira di depan mertuanya.
"aku keruangan kerja dulu ya..., mari ayah bunda." ucap andreu memberitahu istrinya dan juga mertuanya, kemudian andreu lansung menuju ruang kerjanya, sedangkan amira dan ayah bunda sedang mengobrol santai.meskipun bukan anak kandung mereka tapi mertua kakaknya amira sudah menganggap amira sebagai anak mereka juga.
__ADS_1
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ππ,dan komentarππ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya.π€π€π€ππππ