
"El bagaimana keadaan istri dan anakku?" Tanya andreu tidak sabar ingin mengetahui kondisi istri dan juga calon anaknya.Elisa yang baru keluar perlahan menghembuskan napasnya.
"Istri anda berhasil kami selamatkan Tuan muda,begitu juga dengan kandungan nyonya.beruntungnya Tuan cepat membawa Nyonya kemari jadi kami bisa menghentikan pendarahannya"
jelas Elisa membuat andreu lansung memeluk Dio karena sangat bahagia sekali mendengar istri dan calon anaknya selamat.
"Terimakasih Tuhan." ucap andreu bersyukur kepada Tuhan Istrinya dan calon anaknya selamat.
"Apa tadi aku bilang,istri dan anak mu pasti selamat And." ucap Dio juga ikut bahagia.semantara Elisa saat itu dengan susah payah mengumpulkan keberaniannya ingin menyampaikan sesuatu yang harus segera Tuan mudanya ketahui.
"Tapi ada yang harus saya katakan Tuan Muda mengenai kondisi Nyonya dan juga Kandungannya" ucap Dokter Eli lagi yang membuat andreu dan Dio kembali menegang.
"katakan?" suruh Andreu yang ingin segera mendengar penjelasan Dokter Eli.
"Nyonya dan kandungannya memang kami bisa menyelamatkan mereka tetapi saat ini Kondisinya sangat lemah akibat Pendarahan yang di alami nyonya,yang juga membuat nyonya saat ini tidak sadarkan diri,dan virus yang di sebabkan radiasi dari ledakan bom itu sudah masuk kedalam tubuh Nyonya tidak bisa kami keluarkan karena alat di sini tidak ada,tetapi saya sudah memberikan suntikan untuk menghentikan menyebaran virus itu,jadi menurut saya secepatnya Nyonya harus segera di bawa kerumah sakit tempat Dokter Dio praktek untuk mengeluarkan virus itu,jika tidak segera virus itu dikeluarkan maka akan berpengaruh kepada perkembangan janin dalam kandungan Nyonya." jelas Dokter Eli yang membuat Andreu kembali terdiam sedih mendengar kabar yang kurang baik mengenai keadaan istri dan Calon anaknya.
"And tenanglah sampai nanti aku akan segera menangani istrimu." ucap Dio kembali menenangkan Andreu.
"Apa saya bisa bertemu istri saya El?"
Tanya andreu yang lansung dokter Eli jawab dengan anggukan kepalanya lalu membukakan pintu untuk Andreu bisa masuk kedalam menemui istrinya. Andreu yang sudah sampai di ruangan istrinya terbaring lemah tidak sadarkan diri dengan banyak alat yang di pasang disana,duduk mendekati istrinya dan perlahan Andreu mengulurkan tangannya mengusap lembut tangan istrinya.
"Maafkan aku honey..,ini semua salahku yang terlambat menemukanmu,jika saja aku tidak dulu mengurus keparat itu kamu pasti tidak akan mengalami semua ini,maafkan aku honey..,maafkan aku.." ucap andreu menangis sangat sedih sekali melihat istrinya terbaring lemah dan sedih mendengar kandungan istrinya sedikit bermasalah karena radiasi bom yang meledakan pulau itu.
__ADS_1
"Aku akan berusaha menyelamatkan anak kita,dan membuat kalian sehat kembali."
Cup...
Andreu mencium kening istrinya yang sudah seminggu lebih ini tidak pernah dia lakukan,kemudian dia mengusap lembut perut istrinya.
"Hay anak daddy,terimakasih menjaga mammy mu dan kuat di sana sayang.., daddy akan menyelamatkan kalian, bantu daddy ya sayang,daddy tau kamu kuat seperti daddy." ucap andreu tersenyum dalam tangisannya.
Cup....
Setelah bicara banyak dengan calon anaknya andreu tidak lupa mencium lembut perut istrinnya.Andreu masih berada di ruangan istrinya.
***
sampai di sana Dio segera membantu dokter lain menangani Nathan.Dio sedang berusaha mengembalikan detak jantung Nathan namun tetap saja jantungnya masih tidak merespon,
Melihat itu Dio mendekatkan dirinya kearah nathan.
"Nath..dengarkan aku Nyonya selamat dan sekarang nyonya muda mu sudah di tangani dokter Eli,begitu juga dengan dengan kandungan nyonya juga selamat.aku tidak tau apa kau sudah membuat sebuah janji dengan nyonya atau tidak tetapi jika iya kendalikan dirimu berusahalah untuk bertahan hidup karena Janji mu dengan Nyonya muda" bisik Dio tepat di telinga Nathan yang kemudian membuat detak jantung Nathan kembali Ada,melihat itu semua dokter yang ada disana merasa lega dan kagum melihat Dio karena setelah membisikkan sesuatu di telinga Nathan detak jantung nathan lansung kembali ada dan normal.
Dio menarik napasnya perlahan lega karena Nathan sudah kembali Normal kondisinya.
"Kenapa dengan Nathan ?" tanya andreu yang baru saja masuk keruangan nathan,sebelumnya dia di beritahu oleh Dokter Eli jika kondisi Nathan memburuk bahkan detak jantungnya hilang.dengan cepat andreu menuju keruangan Nathan meninggalkan istrinya yang sudah di temani Dokter Eli.
__ADS_1
"Sepertinya dia tidak ingin bertahan hidup,dia berpikir jika istrimu tidak selamat dari kejadian itu,tapi aku sudah mengatakan jika istrimu selamat begitu juga dengan calon anak kalian,setelah aku mengatakan itu detak jantungnya kembali lagi dan sekarang sudah normal." Jelas Dio yang membuat andreu memajukan langkahnya mendekat kearah nathan.
"Terimakasih sudah mengkhuatirkan istri dan anakku,benar apa yang Dio katakan jika mereka selamat,dan kau segeralah sadar setelah kau sembuh punuhilah janji yang kau buat dengan istriku.jika tidak aku tidak akan memaafkan mu" ucap andreu kepada nathan,dia juga menyakinkan nathan jika istri dan anaknya selamat meskipun mereka masih harus di rawat lebih intensif lagi nantinya.
Semua yang mendengar ucapan andreu sangat terharu karena meskipun wajahnya yang seram dan dingin ,dia sangat peduli dengan orang sekitarnya.
Setelah itu andreu memberitahu seluruh dokter yang ada disana untuk selalu memantau kondisi nathan dan jika terjadi apa-apa untuk segera memberitahukan kepadanya lansung. Andreu pun lalu kembali keruangan istrinya untuk menemani istrinya lagi.
sebelum keruangan istrinya andreu berbicara dengan Dio dan Eli mengenai istrinya,Andreu memutuskan akan membawa istrinya dengan jet pribadinya agar mereka cepat sampai di Negara B,setelah itu mereka akan kembali ke Negara C supaya nanti istrinya bisa cepat di tangani oleh Dio disana,Mereka berdua pun setuju dengan rencana Andreu kemudian mereka lansung mempersiapkan keberangkatan Andreu dan istrinya.Sedangkan Nathan semantara waktu masih di rawat di kapal andreu yang akan membawa nathan menuju rumah sakit di Negara B.
Setelah dua jam mempersiapkan keberangkatan mereka untuk kembali keNegara C membawa amira,Ahkirnya Andreu, Dio juga di temani dokter Eli dan lainnya,mereka pun sudah mendarat dengan selamat.Andreu yang merasa lelah karena semingguan lebih ini tidak beristirahat apa lagi di tambah luka tusukan di perutnya belum juga sembuh membuat dia lansung memejamkan matanya beristirahat.
Delapan Jam perjalanan mereka menuju Bandara Negara B ahkirnya mereka sampai,Andreu dan lainnya lansung memindahkan amira menuju pesawat pribadinya.
setelah selesai mereka pun lansung mendarat lagi menuju Negara C yang nanti mereka akan menempuh perjalanan selama sepuluh jam.
Di dalam pesawat amira selalu di pantau kondisinya oleh Elisa,semantara Dio mengurus andreu sempat jatuh pinsan tidak sadarkan diri karena kelelahan dan sekarang bekas tusukan di perutnya kembali berdarah sehingga Dio harus mengobati lagi lukanya.
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir dinovel ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ππ,dan komentarππ yang membuat Author semangat
update episode selanjutnya.π€π€π€ππππ
__ADS_1