Seketaris Mungil Milik Tuan Muda

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda
3


__ADS_3

Di rumah Utama kediaman Jhon Gilbert bersama istrinya tinggal,


sebuah Ponsel mahal mommy Tarisa berdering menandakan ada seseorang sedang menghubungi Mommy tarisa.


"Hallo sayang" Ucap mommy.


"Hallo Mammy,Besok maora balik Mam kasi tau kakak jemput aku di bandara ya Mam." Ucap Maora Gilbert Edizon putri bungsu Tuan Jhon Gilbert Edizon.


"kamu mau balik sayang?,senang banget mommy dengarnya,ya nanti mommy sampaikan sama kakakmu " Ucap mommy.


"Ya Mam,tapi maora engak lama baliknya,perusahaan disini ngak bisa maora tinggal,mommy kan tau daddy itu gimana!!" Ucap Maora.


"Ya nak ngak apa apa, asalkan kamu pulang sebentar mommy sudah sangat senang banget sayang" ujar mommy .


"Ya Mam,kalau begitu aku tutup ya mam, I love you mommy.." ucap Maora.


"I love you to sayang." ucap sama mommy.


"Mommy telepon dengan siapa sampai bilang i love you segala?." Tanya daddy Jhon tiba tiba muncul lansung memeluk tubuh mommy dari arah belakang.


"Daddy..,ngagetin deh.itu anak bungsumu mau balik bentar kesini dad, minta Andreu yang jemput kebandara besok." Ucap mommy tarisa.


"Hem begitu.mommy sengaja ya kayak gini mau mengoda daddy kan?" ucap Tuan Jhon yang dari tadi sudah memegang bongkahan kenyal istrinya yang hanya di tutupi handuk karena mommy baru saja selesai mandi.


"Apa sih dad,mommy baru selesai mand___'" Terputus.


Handuk mommy sudah terlempar entah tidak kemana karena ulah Daddy jhon.tubuh mommy lansung terhempas bersama dengan daddy ketempat tidur mereka dengan membungkam mulut mommy dengan ciuman.ciuman daddy mulai turun kejenjang leher dan turun lagi kebongkahan kenyal mommy yang masih terawat walau usia tak muda lagi.


"Daddd..." Panggil Mommy.


"Ya mommy." jawab daddy dengan tangannya sekarang sudah turun kebawah menelusuri tubuh istrinya hingga sampai ketempat yang daddy sukai dan tangannya lansung bermain disana sekarang.


Ahh.."Daddy.."desah mommy tarisa.


Ahh.."Now Dadd,mommy nggak tahan lagi."Ucap mommy.


"Sabar mom..,ini sangat enak daddy suka."daddy masih bermain di milik istrinya yang berapa menit kemudian membuat mommy berteriak.


"Daaaddy..." Hah..hah..tubuh mommy sampai bergetar.


"Memohonlah padaku mam" ucap daddy yang masih memainkan milik istrinya.


"Daddy please.."


"Baiklah baby.." Tampa aba-aba,


daddy lansung memasukan miliknya.


Ahh ****.. "Nikmatnya baby.." ucap daddy merecau dengan dibawah terus memompa.1 jam kemudian barulah Daddy menyelesaikan permainannya yang membuat mommy lemas.


"Daddy tidak ada puas puasnya,

__ADS_1


mommy lelah dad." Ucap mommy masih terengah engah napasnya.


"Tapi mommy sangat menikmatinya kan?,sampai mendesah kuat." ucap daddy Jhon tampa rasa malu.


"Dasar suami mesum." ucap mommy.


"Ia aku akui"


daddy Jhon bangun,dengan masih polos dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sedangkan mommy masih terbaring diatas tempat tidur karena kelelahan ulah suaminya.


***


"Bunda marsel pulang." ucap marsel melihat mertuanya sedang duduk di ruang tamu sambil menonton,dia lansung menyalimi tangan bundanya.


"Iya nak.pergi bersih bersilah terlebih dahulu." ucap sang bunda.


"Iya bund,kalau begitu marsel kekamar dulu" ucap marsel berlalu kekamarnya.


Sampai di dalam kamar,marsel melihat sang Istri tengah asik menonton flm kesukaannya, sampai tidak menyadari kalau dirinya masuk kedalam kamar.


"Hey serius banget" ucap marsel berbisik.


"Mas deh..bikin kaget aja,Mas kapan datangnya kok aku nggak dengar mas masuk?" ucap Hesti.


"Barusan sayank,kamu aja fokus benar nontonnya makanya enggak dengar mas masuk,kamu udah mandi kan?" ucap marsel bertanya juga.


"Udah mas,cuma belum makan aja sengaja nungguin mas mau disuapin" ucapnya Hesti manja.


"ya sudah lanjutin aja nontonnya,mas mau mandi dulu masih kotor,setelah itu kita keluar kita makan kasian baby juga belum makan" Ucap marsel.


Marsel menuju kamar mandi untuk membersihkan diri,sedangkan di kamar amira,dia baru saja menyelesaikan mandinya karena tadi sudah membantu bunda memasak.setelah selesai berganti pakaian juga selesai mengeringkan rambut amira kembali membuka Laptop dia akan melihat lamaran kerja yang dia ajukan berapa jam yang lalu,melihat belum ada pengumunan Amira menutup kembali laptopnya dan menyimpannya.


dia segera keluar karena sebentar lagi makan malam.Saat Amira sudah keluar kamar melihat bunda dan ayah sedang duduk di ruang tamu sambil ngobrol, dia lansung menghampiri mereka.


"Ngomongin apa sih bun serius banget?." tanya Amira.


"Ayah sama bunda lagi bahas Restoran, puji Tuhan beberapa bulan ini penjualannya meningkat nak" Ucap Ayah.


"Puji syukur ayah,amira senang dengarnya." Ucap amira.


"Iya nak,kamu Ayah suruh bergabung di tempat ayah belum mau." ucap bunda


"Bukannya ngak mau bund,Amira ingin mencoba cari kerja di tempat lain dulu, mudah mudahan amira bisa diterima Ayah bunda" ucap amira


"Amin" ucap mereka serempak.


"Bunda ayo kita makan,Aku udah lapar" Ucap hesti yang baru datang bersama marsel.


Mereka sekeluarga menuju meja makan karena sebentar lagi akan makan malam.


***

__ADS_1


Di perusahaan Giledzon one.


Andreu masih berkutat dengan setumpuk berkas yang perlu di tandatanganinya,sebagai sang direktur dia sangat teliti melihat semua laporan yang masuk,Matanya yang tajam terus menelusuri setiap kata yang dibacanya , setelah benar benar tepat dan benar menurutnya barulah dia akan menandatanganinya.Waktu sudah menunjukan pukul 19:45 malam,Andreu masih tetap dalam posisinya sampai bunyi ketukan pintu mengalihkan pandangannya.


Tok..tok..tok


"Masuk" Ucapnya.


"Ada apa Ren?" tanya Andreu.


"Saya ingin menyampaian saat ini data yang melamar jadi seketaris sudah sebanyak 50 orang tetapi saya sudah melihat secara detail hanya 10 orang yang datanya real Tuan muda,apakah sudah cukup atau mau melanjutkan Tuan muda?" Ucap Rendi menjelaskan.


"Apa 10 orang itu benar bisa di percaya kebenaran datanya?"


"Saya sudah menyelidiki semuanya sudah benar Tuan muda." Jawab Rendi.


"Baiklah,kalau begitu Kau tutup saja dan untuk 10 orang itu besok kau bisa mulai Interviu mereka" Ucap Andreu.


"Baik Tuan muda"


bunyi suara ponsel Andreu berdering menandakan ada seseorang menghubunginya,Andreu lansung mengambilnya dan di lihatnya tertera nama mommynya saat ini menghubunginya.


"Ya mom,Ada apa?" ucap Andreu.


"And besok adik kamu balik,mommy minta tolong ya kamu yang jemput.." Ucap mommy.


"Jam berapa Mam?"


"Jam 10 sayang,tolong ya sayang"


"Baiklah Mam"


"Ya sayang,kalau begitu mommy tutup telponnya."


"Hmm" jawab singkat Andreu.


"Rend Apa jadwalku pagi besok?" Tanya Andreu.


"Jam 8 pagi anda Ada metting dengan rekan bisnis kita dari kota X membahas tentang kerja sama pembangunan Resort kota X ,dan Jam 10 anda mengunjungi proyek pembangunan Mall Di jalan A Tuan muda." Ucap Rendi.


"Bisakah Jam 10 pagi kau saja yang memantau proyek disana,saya mau menjemput maora kebandara" Ucap Andreu.


"Baik Tuan muda.Untuk jadwal interviunya bagaimana Tuan muda?"


"Kau bisa mengundurnya pada siang hari setelah kau selesai dari proyek" jawab Andreu.


"Baik Tuan muda,saya permisi" Ucap Rendi yang mau keluar namun terhenti di ambang pintu.


"Pulanglah,Saya sebentar lagi juga akan pulang" Ucap Andreu.


"Baik Tuan muda" ucap Rendi memberi hormat setelah itu dia lansung keluar menuju ruang kerjanya sampai disana dia lansung mengemas semua pekerjaannya setelah selesai Rendi segera pulang,Dia merasa senang karena jarang sekali di suruh pulang awal begini biasanya jam 9 malam saja masih di kantor menemani Tuan mudanya yang gila bekerja itu.

__ADS_1


...****************...


***Yang lain pada lolos,lah punya aku bagian ini di tolak terus,padahal masih wajar saja.Nggak Vulgar amat 😑😑😑😏***


__ADS_2