
Di Pulau pribadi milik Gerson,
pengantin baru itu benar benar tidak ada istirahatnya bertempur.Hanya menghentikan kegiatan mereka sebentar saja untuk sekedar makan maupun membersihkan tubuh mereka.Seperti sekarang,waktu sudah mau kembali malam lagi, Gerson masih bermain dengan istrinya dengan bersama sama bersautan recauan mereka berdua.
Aahhh.....
Terdengar erangan panjang Gerson,
menandakan dia sudah mencampai puncaknya setelah hampir 2 jam bermain.dia menyemburkan semua cairan miliknya kedalam Rahim istrinya,setelah itu Gerson lansung tumbang di tubuh istrinya menyamping,namun sebelum itu dia tidak lupa mencium kening istrinya.
"Terimakasih sayang.." Ucap Gerson yang di angguki Ayura kepalanya. Ayura sangat kelelahan sekali karena permainannya suaminya sampai dia pun tidak mampu bergerak. Sebenarnya permainan suaminya sangat lembut dia lakukan,hanya saja durasi Lama terus,itulah membuat Ayura sangat kelelahan.
"Nander bisa kamu lepaskan milikmu,
ini sangat menganjal sekali.." Ucap Ayura.
"Sebentar sayang.." Ucap Gerson.
"Aku lelah Nander,nanti kita main lagi ya.." Ucap Ayura mengecup pipi suaminya.Gerson menaikan sedikit wajahnya lalu tersenyum kearah istrinya,bersamaan dengan itu dia malah kembali bergoyang naik turun pinggulnya memompa istrinya lagi.
"Sekali lagi sayang.." Ucap Gerson, sedangkan Ayura hanya pasrah dengan permintaan suaminya yang sungguh sangat kuat sekali staminanya.Gerson masih menggoyang Rudalnya menusuk terus milik istrinya dengan lembut,membuat istrinya terus mendesah begitu juga dia.
"Nander.." Ucap Ayura bergetar karena dia duluan keluar dari suaminya.Gerson tersenyum melihat istrinya sudah berapa kali keluar,dia merasa bahagia bisa memberikan kepuasan kepada istrinya.
satu jam kemudian barulah terdengar erangan panjang Gerson menandakan dia sudah menyemburkan lagi cairan miliknya.
"Terimakasih sayang.." ucap Gerson kemudian mencium lagi kening istrinya,sedangkan Ayura tidak mampu lagi menjawab karena dia sungguh sangat kelelahan, melihat itu perlahan Gerson mengeluarkan miliknya.
"Kita mandi ya,setelah itu aku suapin kamu makan.." Ucap Gerson, sedangkan Ayura hanya pasrah mengikuti apa yang suaminya katakan.
Gerson memakai kembali Boxernya, lalu dia pun perlahan mengendong tubuh istrinya menuju kamar mandi. sampai disana dia membiarkan istrinya beremdam,sedangkan Gerson,dia segera mengantikan seprei tempat tidur mereka dengan yang baru setelah itu dia kembali menyusul istrinya mandi.
Saat ini mereka berdua sudah selesai mandi,sekarang Gerson membantu istrinya berbaring menyandar.Dia keluar dari kamar menuju meja depan mengambil makanan lalu membawa makanan itu kedalam kamar.
"Makan ya.." Ucap Gerson yang di angguki istrinya.Gerson menyuapi Ayura makan dengan sangat telaten bersamaan dengan dia juga ikut makan.
"Mereka Uncle sudah berangkat apa belum ya Nder..?" tanya Ayura yang baru selesai mereka makan.
"Sudah sayang,2 jam lalu mereka berangkat." jawab Gerson.
"Pasti keluarga mereka sangat bahagia melihat Mbak keyra kembali terutama Dean sama Desya." Ucap Ayura.
"Hmm,tentu saja itu sayang..,kejadian itu sebagai pelajaran kita semua."
Ucap Gerson,mendengar itu Ayura memeluk erat tubuh suaminya.
"Kamu benar suamiku." Ucap Ayura kemudian mencium pipi suaminya.
"Jangan menggodaku sayang,kau mau aku mengempurmu lagi." Ucap Gerson mengedipkan matanya menggoda istrinya,Mendengar itu Ayura lansung mengelengkan kepalanya.Gerson tersenyum kearah istrinya lalu membawa istrinya dalam pelukannya lagi.
"Aku hanya bercanda,malam ini kita beristirahat,Aku tidak mau kamu sakit karena aku." Ucap Gerson lalu mengusap perut rata istrinya.
"Disini sudah banyak aku tanam..,
Semoga cepat membuahkan hasil." Ucap Gerson kemudian mencium kening istrinya.
__ADS_1
"Iya Nder..,Kamu sudah tidak sabar memiliki anak.." Ucap Ayura.
"Tentu saja sayang,tapi aku tidak mau menuntut kamu harus cepat hamil,kita berserah sama yang diatas, sedikasinya saja,yang penting kita sudah berusaha." Ucap Gerson.
"Iya suamiku." Ucap Ayura.
"Aku mencintaimu.."Ucap Gerson kembali mencium kening istrinya dan juga bibir istrinya.
"Aku juga mencintaimu suamiku.." Jawab Ayura tersenyum,membuat Gerson memeluk Erat tubuh istrinya.
"Aku kasian sama mbak feli,kamu taukan,dia sampai di ceraikan suaminya gara gara mereka belum punya anak.." Ucap Ayura.
"Hmm..,Pria bodoh dan malang." Ucap Gerson.
"Kamu Sudah __"
"Iya.dia pantas mendapatkan itu." jawab Gerson.
"Mau jalan jalan..?" tanya Gerson.
"Ayo..aku sudah bosan di kamar.." ucap Ayura.saat itu juga Gerson lansung menggendong istrinya,
membawanya keluar menuju mobil mereka dan pergi membawa istrinya jalan jalan.
***
Pagi itu semua orang di rumah utama keluarga Gilbert tengah sibuk bersiap siap menyambut kedatangan keyra.
"Aku masih tidak percaya menantuku masih hidup Maora bahkan___" Amira tidak lagi mampu meneruskan ucapannya.
Maora lansung memeluk kakak iparnya dan mengusap belakang Amira untuk menenangkannya.
"Ayo kita menemui Mbak Eli." Ucap Amira yang lansung di iyakan Maora. Mereka berdua menuju kamar Elisa.
"Mbak.." Panggil Amira lansung membuat Elisa merentang tangannya agar amira memeluk dirinya
Hiks...hiks..hiks..
"Aku masih belum percaya jika belum melihat keyraku lansung Ami.." ucap Elisa yang di pahami Amira.Amira mengusap belakang besannya,
setelah melepaskan pelukannya lalu menghapus air mata Elisa.
"Begitu juga aku Mbak,tapi seperti yang kita lihat putrimu,menantuku masih hidup,ini sesuatu yang sangat membahagiakan untuk kita." Ucap Amira tersenyum.
"Iya Ami..." Ucap Elisa.
"Oma..."Panggil Desya yang tiba tiba masuk kesana lalu mendekati Amira dan Elisa.
"Oma kok nangis..?" tanya Desya.
"Oma nggak nangis sayang..,Oma hanya kelilipan aja." jawab Amira.
"Iya Oma..,kata Oma Daddy akan pulang hari ini,kenapa rumah kita di hiasi banyak bunga mawar Oma..?" Tanya Desya comelnya mulutnya, membuat Amira,Maora dan Elisa Gemas melihat Desya.
Amira mengangkat tubuh montok cucunya keatas pangkuannya.
__ADS_1
"Kita akan memberikan kejutan untuk Opa Opa sama Daddy,karena mereka juga mau memberikan kejutan untuk Desya sama kakak Dean." jelas Amira.
"Baiklah Oma..,tapi bukannya bunga Mawar,bunga kesukaan Mamy..?" tanya dia lagi membuat mereka bertiga kembali tersenyum.
"Karena daddy kalian menyukainya sayang..." jawab Amira.
"Iya Oma,Desya mau main lagi.." Ucap Desya turun dari pangkuan Omanya lalu mencium pipi Amira kemudian beralih mendekati Elisa, dia juga mencium pipi Elisa,setelah itu dia lansung keluar dari sana.
"Mereka berdua pasti senang sekali kalau tau mamy mereka kembali.." Ucap Amira,mendengar itu Maora ikut menganggukan kepalanya begitu juga Elisa.
Bersamaan dengan Itu,ponsel Amira berdering yang lansung amira lihat.
"Suamiku Mbak,aku angkat dulu." Ucap Amira senang.
"Iya hubby,kalian sudah sampai dimana..?" tanya Amira.
"Iya Honey..kami sudah di perjalanan menuju rumah,kalian bersiaplah." Ucap Andreu.
"Iya hubby,kami bersiap siap dulu."
"Iya Honey.." Andreu mematikan sambungan teleponnya,sedangkan Amira dan Maora lansung membawa Elisa keluar dari kamarnya menuju kedepan,setelah itu Amira memberitahu semua pelayan dan lain menyiapkan semuanya.
Amira sekarang menuju kamar cucu cucunya untuk memberitahu mereka kalau daddy mereka akan datang, Amira membawa kedua cucunya menuju kedepan.
Tidak lama,Rombongan mobil Andreu datang masuk kehalaman rumah utama itu.Di depan Amira dan lainnya, sudah menunggu mereka keluar.
"Kak apa mataku sudah bisa di buka...?" tanya Keyra.
"Belum baby,sebentar ya.." ucap Juandra.
"Baiklah.." jawab Keyra.
Andreu dan Dio keluar dari mobil kemudian lansung berjalan menuju Amira dan Lainnya.
"Hubby..." Ucap Amira memeluk erat tubuh suaminya,begitu juga Dio dia lansung mencium kening istrinya.
"Kak.." Ucap Nathan juga memeluk Andreu bahagia.
"Opa...." Ucap Dean dan Desya.
Uuuhh..
"Pinggang Opa,sudah tidak mampu lagi mengendong kalian sayang.." ucap andreu mencium kening kedua Cucunya,setelah itu dia kembali menurunkan Cucu cucunya.
"Mana Daddy Opa..?" tanya Dean.
"Daddy kalian masih di dalam mobil, Daddy mau memberikan kejutan untuk kalian berdua." Jawab Andreu.
Yey.."Desya nggak sabar lihat kejutan Daddy.." Ucap Desya bahagia.
"Iya sayang,kalau begitu kita lihat daddy sekarang dari sini ya.." Ucap Andreu yang di angguki kedua cucunya.
Melihat keluarganya sudah siap, juandra perlahan membawa istrinya keluar.
"Kamu bersembunyi dulu di belakangku baby." Ucap Juandra yang di iyakan Keyra.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan perlahan mendekati keluarganya dengan mata keyra masih di tutup dengan kain.
Sampainya di depan mereka,perlahan Juandra menepi kearah samping istrinya.