
Malam semakin larut Namun semua keluarga yang sangat berpengaruh di dunia itu masih menikmati acara Resepsi pernikahan Putra sulung nathan itu disana,meskipun para tamu undangan sudah pulang semua. Sampai jam menunjukan pukul 2 malam barulah mereka kembali menuju Kamar Hotel mereka masing masing,sedangkan Geril dan mitha memilih kembali kerumah mereka.
"Pa..Ami dan lainnya ingin bertemu dengan Ayura,bahkan mereka mau kerumah besok.bagaimana pa..?" Tanya Mitha yang saat itu mereka berdua sudah berada di dalam mobil untuk kembali pulang kerumah mereka. Mendengar Itu Geril terdiam dengan di benaknya sedang memikirkan bagaimana cara mencegah mereka agar tidak kerumahnya.
"Nanti kita pikirkan caranya supaya mereka tidak kerumah." jawab Geril.
"Baiklah Pa.." Ucap mitha.
"Mama bahagia sekali pa,mereka mau menerima kita kembali.rasanya leganya perasaan mama,hidup di penuhi kebencian dari orang terdekat kita sangat sakit sekali tapi sekarang Mama benar benar merasa lega pa." Ucap Mitha mengungkapkan rasa bahagianya karena keluarga Besar Gilbert sudah Baikan dengan mereka lagi.
"Hmm..Papa juga begitu Ma..,Ayura pasti sangat senang mendengar ini." Ucap Geril.
"Udah sampai belum Ayura kita ya pa?, mama coba hubungi dia Ya." Ucap mitha lalu mencoba menghubungi nomor baru putrinya.
"Hallo Ma.." jawab Ayura mengalihkan panggilan orangtuanya menjadi Vedio call.
"Kamu sudah sampai sayang?" tanya Mamanya.
"Sudah Ma belum lama Ma Ayura sampainya,Capek banget Ayura Ma rasanya pantatku mau lepas duduk terus." Ucap Ayura berbaring di atas tempat tidurnya.
"Kasiannya putri Mama." Ucap mitha.
"Sayang Nanti kalau kamu sudah menemukan rumah yang mau kamu tinggali,kasi tau Papa ya sayang." Ucap Geril.
"Iya Pa Nanti Ayura ada kasi tau papa,terimakasih papa." Ucap Ayura tersenyum.
Mitha meneteskan Air matanya,melihat putrinya hanya dari layar ponsel.
"Mama jangan nangis Dong,Ayura ngak mau lihat mama sedih." Ucap Ayura.
"Mm..Mama masih merindukan kamu sayang." Ucap mitha menjadi tangisannya yang lansung Geril tenangkan dalam pelukannya.
"Mama akan terbiasa nanti sayang, kamu sudah makan belum..?" Ucap Geril menanyakan putrinya.
"Iya Pa.Aku udah makan kok pa. Pa lihat Hotel ini bagus banget pa,pemandangan Hotelnya ada sawah mereka menyebutnya disini pa." Ucap Ayura agar mamanya tidak menangis lagi, mendengar itu Mitha melihat kearah putrinya.
"Bagus banget sayang.." Ucap Geril.
"Iya Pa,Rasanya tenang banget disini Pa.." Ucap Ayura bangun lalu membuka pintu kaca yang terhubung kebalkon kamarnya.
"Wow...Bagus banget pa di luaran ini." Ayura menyuruh orangtuanya melihat pemandangan sekitar Hotel yang menjadi tempat dia menginap.
"Aa aa ya bagus banget sayang.." Ucap mamanya.
"Nanti kalau keluar berhati hatilah disana sayang." ucap Mamanya.
__ADS_1
"Iya Ma.." jawab Ayura.
"Sayang kamu mau dengar sesuatu?" Ucap Mitha.
"Apa Ma..?" Tanya Ayura kembali kedalam kamarnya,Mitha melihat kearah suaminya lalu melihat kearah putrinya.
"kami Baru pulang dari acara pernikahan Bareil sayang, sayang Mereka semua sudah memaafkan Papa Mama begitu juga kamu sayang, bahkan mereka ingin sekali bertemu sama kamu, terutama Keyra. Sekarang dia sudah hamil 3 bulan,bayi mereka kembar sayang." Ucap Mitha memberitahu putrinya,mendengar itu Ayura merubah raut wajahnya menjadi Dingin.
" Iya Ma..Pa Ma.. Ayura mau istirahat dulu ya Capek banget." Ucap Ayura tidak ingin mendengar lagi cerita Mamanya,Geril yang mengerti perasaan putrinya menganggaukan kepalanya.
"Baiklah Sayang,Selamat sore untuk putriku disana." Ucap Geril lalu mematikan sambungan telepon itu.
"Pa..Ayura pasti merasa bersalah banget pa,Mama khuatir pa.." Ucap mitha.
Suusst."Jangan berpikir yang bukan bukan,kita harus percaya putri kita akan baik baik saja disana." Ucap Geril memeluk istrinya lalu mencium kening istrinya.
"Iya pa."
Tidak lama mereka sampai dirumah mereka,Geril lansung membawa istrinya menuju kamar mereka.
****
Di Hotel malam itu,Nathan dan Damar belum bisa tidur,mereka berdua masih mengobrol bersama.
"Aku merasa Geril menyembunyikan sesuatu kak dariku,tapi aku tidak ingin menanyakannya,takutnya ini berkaitan dengan keluarga Gilbert." Ucap nathan pelan.
"Jika iya pun,Biarkan saja. Mungkin dia sedang melakukan hal itu demi keluarganya.kau tidak usah terlalu dalam mencampuri urusannya kecuali dia sendiri yang menceritakan padamu. Jika dia mendapat masalah cukup kau bantu saja dia." Ucap Damar memberikan saran kepada Adiknya.
"Kau benar kak." Ucap Nathan.
"Aku mau tidur." Ucap Damar lalu berjalan menuju kamarnya sedangkan Nathan juga kembali menuju kamarnya.
Di kamar pengantin,Bareil dan sofia sudah tertidur lelap karena kelelahan menyambut Tamu yang begitu banyak datang keacara pernikahan mereka,Mau melakukan malam pertama pun belum bisa karena istrinya masih dalam tahap penyembuhan. Sedangkan Di kamar juandra,Keyra belum juga mau memejamkan matanya karena pikirannya tertuju kepada Ayura,entah kenapa sejak bertemu dengan Tante mitha tadi,dia jadi terus mengingat Ayura.
"Suamiku."
"Hmm,Apa apa baby,aku sangat mengantuk,tidur ya..kita bicarakan lagi besok ya.." Ucap Juandra mengusap perut istrinya.
"Aku nggak bisa tidur,Aku ingin sekali bertemu dengan Ayura." ucap Keyra membuat Juandra bangun lalu menyandar.
"Besok kita menemui Dia ya,sekarang tidurlah nanti kamu dan anak anak bisa sakit baby kalau kamu kurang tidur." Ucap Juandra.
"Em..Baiklah tapi benaran ya kita tempat Ayura.." Ucap keyra lalu meminta suaminya memeluk tubuhnya.
"Iya baby..sekarang tidurlah." Mereka berdua pun kembali berbaring,tidak lama mereka berdua terlelap tidur.
__ADS_1
****
Mentari pagi sudah kembali lagi menyinari Hari,di kediaman Geril.Mitha tengah asik menyiram semua bunga bunga Tulip kesukaan putrinya.
"Ma.." Mitha menoleh melihat suaminya membawa minuman Teh di bangku Taman bunga itu.
"Aku sudah menemukan jawaban kalau mereka menanyakan Ayura kemana Ma." Ucap Geril.
" Apa pa?" tanya Mitha duduk mendekati suaminya.
"Ayura kan sering ikut bakti sosial di perdesaan selama ini, nanti kalau mereka datang bilang saja Ayura sudah pergi ikut temannya keDesa B untuk mengikuti Bakti sosial disana." Ucap Geril.
"Tapi kalau mereka tau kita berbohong bagaimana..?" Tanya mitha.
"Tidak Akan mereka tau Ma,disana memang ada kegiatan bakti sosial tapi tempatnya tidak ada sinyal,Aku sudah menanyakan Sama putri kita dan juga pihak penyelenggaranya,Aku juga sudah mengatakan sama Ayura jika kita tidak akan menghubunginya selama mereka masih berada disini agar mereka tidak mengetahui Dimana Ayura sekarang." Ucap Geril.
"Baiklah Pa.." ucap Mitha setuju.
"Papa Nggak kekantor?" Tanya Mitha.
"Sebentar lagi Ma,Oh ya Mama sudah menghubungi Gerath?" Ucap Geril lalu menanyakan putra sulungnya.
"Sudah Pa..,minggu depan dia akan kembali." Jawab mitha.
"Hmm..syukurlah Ma,Aku juga sudah merindukan putra kita itu." Ucap Geril.
"Iya Pa.."
Bersamaan dengan itu bibik pelayan memanggil Geril dan Mitha.
"Ada apa bik?"tanya mitha.
"Tuan Di depan ada nyonya Amira dan menantunya Tuan." ucap bibik membuat Geril dan mitha saling pandang.
"Pagi sekali mereka kesini." Ucap Geril.
"terimakasih bik,bibik buatkan minum ya."
"Baik nyonya."
"Ayo kita kedepan sayang.." Ucap Geril lalu mereka lansung keruang Utama menemui amira yang ternyata semua mereka ikut kerumahnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca dan setia menanti setiap lanjutan Episode Novelku ini,bantu like dan komentar yang baik biar Author semangat Update,jika ada salah ketik nanti akan di perbaiki tulisannya.🙏🙏
__ADS_1