
"Andreu aku sudah tau kepergian kalian kesana,Andreu ijinkan aku menyusul kalian kesana,Aku mohon..,Aku juga mau memastikan anakku atau bukan And.." Ucap Dio memohon.Mendengar itu andreu mengerti sekali perasaan Besannya.
"Baiklah.Aku coba memberitahu Gerson dulu karena kau juga tau masuk kewilayahnya jika tidak mendapat akses itu tidak mudah Dio.tunggulah nanti aku hubungi kamu lagi." Ucap Andreu.
"Baiklah,aku tunggu sekarang jangan lama." Ucap Dio.
"ia.."
Andreu mematikan sambungan teleponnya lalu menghubungi Gerson mengatakan besannya ingin kesana juga,tampa menolak Gerson lansung mengijinkan.Andreu kembali menghubungi istrinya yang saat itu Dio yang menjawabnya.
"Gerson mengijinkanmu.segeralah berangkat dari sana mengunakan pesawat milikku." ucap Andreu.
"Baik And,sampaikan padanya terimakasih..." Dio memberikan ponsel itu kepada Amira.
"Hubby kalian sudah dimana?" tanya Amira.
"Kami masih di jalan menuju Villa milik Gerson di kota ini.kamu dan Elisa baik baiklah disana.Aku sudah menyuruh nathan dan maora kesana menemani kalian,mungkin sebentar lagi mereka akan sampai.Cucu kita besok tidak usah menyuruh mereka sekolah dulu sampai kami kembali. Diamlah di rumah sampai kami kembali. Aku juga sudah menyuruh Zarel dan lainnya memperketat penjagaan kalian." Ucap Andreu yang di dengar juga oleh Dio dan Elisa.
"Baik hubby,kalau begitu aku tutup dulu." ucap Amira.
"Baiklah honey.." andreu lansung telepon dengan istrinya.
"Amira kamu tidak keberatan kan Elisa aku titipkan disini?"Tanya Dio.
"Ia biar Mbak Eli disini,aku akan mengurus Mbak Eli, Cucu cucu kita pasti akan senang melihat neneknya disini." jawab Amira.
"Baiklah,nanti Kenzo yang akan mengurus obat dan suntikan rutin untuk Mamanya." Ucap Dio yang di angguki Amira.
"Ma..,papa pergi dulu,Mama tenang saja papa akan membawa putri kita kembali jika benar dia adalah putri kita keyra." ucap Dio yang di angguki Elisa.
"Berhati hatilah Pa,bawa anakku kembali." Ucap Elisa juga.
"Iya Ma,Pasti aku akan Membawanya kembali." Jawab Dio.
"Kalau begitu aku pergi dulu." Ucap Dio lalu mencium kening istrinya setelah itu dia pamit dengan Amira.
Dio lansung keluar dari rumah Andreu menuju rumahnya mengambil barang barangnya sambil memberitahu putranya untuk menggantikannya semantara waktu mengurus perusahaan mereka. Setelah menceritakan kepada putranya mengenai kepergiannya,Dio pun lansung pergi di antar kenzo menuju bandara kemudian lansung berangkat menuju Negara Gerson.
***
Di Negara lain.
Andreu dan juandra baru sampai di Villa milik Gerson yang saat itu lansung di sambut Ayura dan Gerson.
"Uncle.." Ayura menyalimi tangan Andreu,Sedang Gerson bersalaman dengan Juandra lalu dengan Andreu.
"Silahkan Duduk." ucap Gerson menyuruh Andreu dan juandra duduk sedangkan Ayura menuju dapur menyuruh bibik membuatkan minum dan juga menyiapkan makanan.
"Bagaimana perjalanan kalian?" tanya Gerson.
__ADS_1
"Semuanya lancar." jawab Andreu.
"Aku mau menemuinya sekarang." Ucap Juandra yang tidak sabar ingin melihat Lisa.
"Tenanglah.dia sudah dalam pengawasanku,dia aman sekarang.kau tidak mau bertanya bagaimana dengan penyelidikanku hari ini.?" ucap Gerson.
Andreu dan juandra menatap gerson dengan maksud meminta Gerson segera menceritakannya.
"Aku sudah menyelesaikan tugasku.
tapi untuk memastikan jika dia istrimu atau bukan kita harus mengambil sempel darahnya atau kau punya hal tertentu bisa menyakinkan jika dia istrimu?" Ucap Gerson.
"Tapi bukankah tes DNA akan lama prosesnya..?" tanya Andreu.
"Tidak akan lama disini Tuan andreu. Satu hari anda sudah tau hasilnya" jawab Gerson.
"Aku punya sesuatu yang bisa memastikan jika dia istriku." jawab Juandra.
"Bagus.. itu bisa mempercepat menyelesaikan masalah ini. Kebetulan sore ini Ayura akan membawanya kemari, saat itulah kamu bisa memastikan dia istrimu atau bukan." Ucap Gerson.
"Apa dia mau kesini,tapi bagaimana dengan pria bernama Roby itu?." tanya Andreu.
"Dia sudah aku amankan bersama orangtuanya,tapi mengenai motifnya aku belum menanyakan padanya, Aku rasa itu bukan hakku." jawab Gerson.
"Terimakasih banyak Gerson,kamu sudah banyak membantu kami." ucap Andreu.
"Aku tidak sekejam dan sejahat apa yang putramu pikirkan Tuan Andreu.." Ucap Gerson menyindir Juandra yang saat itu melihat kearahnya.
"Apa ini Tuan Muda juandra Gilbert Edizon?.Permintaan maafmu membuatku sangat ketakutan.." ucap Gerson.
"Aku minta maaf sudah berburuk sangka padamu,sudah menganggapmu orang yang menginginkan milikku.Maafkan aku." Ucap Juandra tulus masih menatap Gerson.
"seharusnya kau meminta maaf kepada Tunanganku dan berterimakasih padanya, berkat dia aku bermurah hati mau membantu kalian." Ucap Gerson.
"Lupakan..!!,Aku mau memberitahu kalian sesuatu." Ucap Gerson mengambil tabnya lalu memberikan tabnya kepada Juandra yang saat itu lansung andreu dan juandra lihat.
"Malik!!"Ucap Andreu terkejut.
"siapa dia pi..?" Tanya Juandra tidak mengenal pria itu.
"Dia malik saudara Tiri papa mertua kamu." jawab Andreu dengan wajahnya sudah memerah menahan marah.
"Maksud papi,Om malik yang dulu sudah membuat papa mertuaku sempat bersembunyi dulu karena ulahnya dan mamanya?" tanya Juandra terkejut.
"Iya.." jawab Andreu.
"Setauku dia masih dalam penjara, bagaimana mungkin dia bisa keluar..?" Ucap Andreu membuat Gerson tersenyum.
"Dia berpura pura berkelakuan baik selama di penjara membuat dia di bebaskan dari tuntutannya sejak lima tahun lalu Tuan Andreu." Ucap Gerson kembali mengejutkan Andreu.
__ADS_1
"Anda tidak tau itu..?" tanya Gerson.
"Itulah kesalahanmu Tuan.kenapa aku sangat terkenal dengan kekejamanku Tuan Andreu?,karena aku tidak pernah mengampuni sedikitpun musuhku meskipun hal kecil." Ucap Gerson.
"Dia bekerja sama dengan Roby membuat rencana ini untuk menghancurkan Besanmu dan juga putramu.Mereka memanfaatkan kelemahan kalian.Rumah sakitmu sudah dia pantau sebelum juandra mengenal dan menikahi istrinya."jelas Gerson kembali membuat Andreu dan Juandra benar benar terkejut.
"Aku tidak akan mengampuninya, Kau tau dimana dia sekarang Gerson.?" tanya Juandra.
"Dia sudah berada di Markasku,sama seperti Roby aku tidak menyentuh mereka karena itu bukan hakku." Ucap Gerson.
"Antarkan aku kesana,aku mau memberikan pelajaran pada mereka." ucap Juandra sudah sangat marah.
"Tidak usah terburu buru Juandra, sekarang hal yang penting harus kau lakukan memastikan wanita itu istrimu atau bukan,karena aku tidak memeriksanya karena itu bukan hakku." ucap Gerson.
"Apa yang Gerson katakan benar son, sekarang kita harus memastikan apakah dia istrimu atau bukan." ucap Andreu setuju.
"Baik pi..bisa kita menjemputnya sekarang..?" ucap Juandra lalu menanyakan Lisa.
"Sayang...,kemarilah." panggil Gerson membuat Ayura saat itu tengah menyiapkan makanan perlahan mendekati mereka tiga.
"Juandra ingin menemui lisa,apa dia bisa kesini sekarang?" tanya Gerson.
"Aku coba hubungi dia,karena kita juga tidak bisa lansung menemuinya apalagi juandra lansung menemuinya,itu akan membuatnya terkejut.Seperti yang kita tau selama berapa tahun ini dia di berikan obat untuk menghapuskan semua ingatannya.Aku harap kak juandra mengerti maksudku." Ucap Ayura.
"Baiklah,tapi bisakah kau membujuknya untuk bisa kesini secepatnya. Aku tidak sabar memastikam dia istriku." Ucap juandra memohon kepada Ayura.
"Baiklah,Aku hubungi dia dulu." Ayura mengambil ponselnya lalu mencoba menghubungi Lisa dengan mengaktif speaker ponselnya.
"Hallo Ayura.." jawabnya membuat jantung Juandra berdetak kencang saat itu mendengar suara Lisa.
"Mbak jadikan kemari..?" tanya Ayura.
"Jadi Ayu,Ayura apa mbak boleh menginap disana,entah kenapa kakak pengen sekali menginap tempat kamu. Tapi mbak takut suami kamu tidak mengijinkan.." ucapnya membuat juandra dan Ayura tekejut ini di luar dugaan mereka.
"Tentu saja bisa Mbak, suamiku pasti mengijinkan mbak..,mbak mau aku jemput kapan..?" tanya Ayura lagi.
"Baiklah..Bisa nggak jam 3 nanti,mbak masih jualan sekarang.nanti aku ada kasi tau kamu." jawabnya disana.
"Baiklah mbak..oh ya kue yang aku kirim sudah mbak makan belum?" tanya Ayura.
"Sudah Ayu..terimakasih banyak ayura,
kuenya enak banget.." ucapnya.
"Iya mbak sama sama.ya sudah aku tutup dulu ya."
"Iya Ayura.."
"Suaranya seperti keyraku pi.." Ucap juandra, mendengar itu Andreu lansung mengusap belakang putranya.
__ADS_1
"Papi juga berharap dia benar istrimu son." ucap Andreu yang di angguki juandra.
Gerson dan Ayura yang duduk di depan mereka saling pandang dan tersenyum ikut bahagia jika benar wanita itu istrinya juandra.