Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
62


__ADS_3

Acara pertunangan evelyn dan Dion baru saja selesai.


"kamu mau makan lagi?" tanya juandra pada istrinya namun keyra mengelengkan kepalanya.


"Tidak suamiku,Aku masih kenyang." jawabnya menolak,sebenarnya dia ingin mual melihat semua makanan terhidang disana namun dia mencoba mengendalikan dirinya untuk menghargai mereka yang tengah makan disana.


"Aku makan dulu,kamu mengobrollah bersama mereka mamy dulu" ucap juandra menyuruh istrinya bergabung dengan mamynya yang saat itu tengah makan bersama di meja yang tidak jauh dari mereka juga.


"Iya suamiku" keyra berjalan mendekati mamy amira.


"Mamy.." panggil keyra.


"Keyra tidak mau makan?" tanya bunda.


"Masih kenyang nek,tadi aku sudah makan duluan dari kalian.." jawab keyra tersenyum yang di angguki bunda.


"Mamy,Aku mual mencium bau makanan ini" bisik keyra membuat amira menghentikan makannya.


"Pergilah kedepan kalau kamu mual, tapi jangan jauh jauh nanti suami kamu nyariin" suruh amira kepada menantunya karena kasihan melihat menantunya menahan rasa mualnya.


keyra pun lansung keluar ingin duduk di bangku taman rumah tersebut.


"Emm..emm.. Ketauan lagi berduaan?" Ucap keyra mengejutkan Berto dan soraya tengah duduk berduaan di bangku taman rumah itu. Berto lansung berdiri.


"Nona Anda butuh sesuatu?" tanya Berto.


"Tidak Berto,aku hanya ingin berjalan jalan saja." jawab keyra.


"kak juan mana kak?" tanya soraya.


"Ada.. Dia lagi makan. Kakak masih kenyang jadi kakak jalan keluar sini mencari udara segar" kilah keyra yang sebenarnya dia ingin menghilangkan rasa mualnya.


"Kalian lanjut saja,kakak mau jalan jalan kesamping sini." sambung keyra lalu melewati Soraya dan Berto.


"Kak keyra Aneh banget." Guman soraya terdengar oleh Berto.


"Aneh?,aneh gimana?" tanya Berto.


"Aneh aja kak," ucap soraya kembali memakan makanannya.


Tidak lama juandra menghampiri mereka berdua.


"Kalian melihat istriku?" tanya juandra mengagetkan mereka berdua lagi.


"Bos.." Berto lansung berdiri lagi melihat juandra menemui mereka berdua.


"Itu kak keyra" tunjuk Soraya membuat juandra lansung menghampiri istrinya.


"Baby kamu ngapain disini?" tanya juandra sudah sampai ketempat keyra duduk.

__ADS_1


"Sudah selesai?,Pulang yok suamiku..aku capek sekali." ucap keyra.


"Kita beritahu paman dan bibik juga mereka papi dulu." keyra menganggukan kepalanya.mereka berdua berjalan masuk kedalam.


"Paman bibik aku mau membawa istriku pulang duluan,sepertinya dia kelelahan." ucap juandra.


"A iya pulang saja,kelihatan sekali istrimu sangat lelah lihat wajahnya pucat sekali. Hati hati ya nak." ucap Hesti.


"Iya bibik. Kalau begitu kami permisi" ucap juandra lagi.dia menghampiri papi mamy dan juga mertua juga ada disana,memberitahu mereka,tidak lupa memberitahu evelyn.


"Jaga kesehatanmu Dek" ucap Evelyn tersenyum karena sudah mengetahui kalau keyra sedang hamil muda. Setelah berpamitan dengan semuanya, mereka berdua lansung kembali menuju Apartemen. Saat di perjalanan keyra lansung tertidur membuat suaminya merasa heran.


*


*


*


*


Sampainya di parkiran apartemennya, juandra lansung mengendong tubuh istrinya membawanya menuju apartemennya. Sampainya di dalam dia lansung membaringkan tubuh istrinya keatas tempat tidur.


"Tidak biasanya kamu seperti ini" Guman juandra sambil menyelimuti tubuh istrinya.


Juandra menuju kamar mandi membersihkan tubuhnya yang sudah terasa lengket. Sepuluh menit kemudian dia sudah menyudahi mandinya,setelah berganti pakaian dia berbaring di samping istrinya.


****


Pagi kembali menyapa,cahayanya menyilaukan di selah selah tirai bernuansa abu abu itu. Keyra mulai membuka matanya lalu menatap kearah suaminya masih terlelap begitu sangat tampan. Keyra tersenyum membelai wajah juandra.


Hap..tangannya lansung di pegang oleh suaminya.


"Su..suamiku sudah bangun..?" tanya keyra gugup.


"Hmm..Bahkan setengah jam lalu aku sudah bangun,karena kamu terus memeluk tubuhku aku tidak bisa bangun.." ucap juandra menatap istrinya.


Cup..juandra mencium lembut bibir istrinya,ciuman itu semakin panas dan menuntut. Ciuman Juandra sudah mulai turun kejenjang leher istrinya lalu perlahan mulai ingin menyesap gunung kembar istrinya namun terhenti karena di tahan keyra.


"Suamiku.Aku mau mengatakan sesuatu." ucap keyra.


"Katakan saja." ucap juandra menunggu apa yang akan istrinya katakan. Keyra bangun dari baringannya lalu berjalan menuju meja mek upnya,dia kembali ketempat tidur dengan sebuah kotak putih di tangannya.


"Bukalah" keyra meletakan kotak putih itu di depan suaminya., juandra bangun lalu duduk berhadapan dengan istrinya. tangannya membuka kotak tersebut,


terlihat sebuat benda pipih berwarna biru putih dan di bawahnya sebuah gambar USG belum terlihat oleh juandra.


"Apa ini?" juandra tidak mengenal barang yang dia pegang saat itu.


"Buka kertas itu?" tunjuk keyra dengan matanya,juandra mengambil kertas itu lalu membaliknya. Dia masih melihat lihatnya kemudian menatap istrinya.

__ADS_1


"Jelaskan padaku apa ini baby?" juandra masih belum mengerti apa yang dia lihat.


"Bacalah kertas satunya,suamiku pasti akan memahaminya." mendengar itu juandra membuka surat satunya lalu membacanya,detik kemudian tubuhnya lansung menegang,dia lansung menatap kearah istrinya.


"Kamu hamil Baby?? Iya?" tanya juandra memastikan apa yang dia baca adalah benar, Dengan linangan air mata bahagianya keyra menganggukan kepalanya.


"Iya suamiku,Aku hamil.." jawab keyra menangis bahagia,seketika itu juandra lansung memeluk tubuh istrinya.


"Terimakasih baby,Aku sudah menantikan kehamilan kamu ini" cup.. Juandra mengecup kening istrinya berulang kali.


"Terimakasih baby.." ucap juandra lagi.


"Maafkan aku suamiku" ucap keyra.


"Maaf untuk apa?,Kamu tidak melakukan kesalahan..Justru kamu menambahkan kebahagianku baby dengan kehamilanmu ini." ucap juandra.


"Sebenarnya Aku belum mau memberitahumu mengenai kehamilan ini,aku mau memberitahumu lusa saat ulang Tahun mu, tapi papi membuatku tidak jadi membuat kejutan itu. Maafkan aku.." keyra meminta maaf kepada suaminya,juandra menghapus air mata istrinya.


"Jangan menangis,tidak masalah aku tidak marah pun padamu. Apa mereka papi mamy dan papa mama sudah tau kehamilan kamu..?" ucap juandra bertanya.


"Sudah suamiku,yang duluan tau papa mama bahkan sebelum aku mengetahui kalau aku sudah hamil. Kalau papi mamy baru tau tadi malam suamiku. Maaf tidak memberitahumu duluan." keyra merasa bersalah kepada suaminya. Senyuman juandra tidak memudar sejak tadi.


"Aku tidak marah baby,Aku mengerti. Sekarang aku sudah tau bukan..?" juandra turun dari tempat tidur lalu menarik pelan istrinya kearah tepi ranjang mereka. Juandra menaikkan baju keyra keatas.


Cup...juandra memberikan ciuman sangat lembut di perut keyra.


"Hay Anak Daddy,terimakasih sudah hadir..daddy sudah menantikan kehadiranmu di tengah kami.Daddy akan menjaga kamu." juandra kembali mencium perut keyra berulang kali, dia sangat bahagia sekali atas kehamilan istrinya.


"Baby sudah berapa umurnya?" tanya juandra di tengah ciumannya.


"Sudah Enam minggu suamiku?" jawab keyra mengusap kepala suaminya.


"Enam minggu?,tapi perutmu sudah sebesar ini?" tanya juandra heran karena melihat perut istrinya sudah lebih besar dari biasanya.


"Anak kita ada Dua suamiku,mereka kembar.." bisik keyra membuat juandra melototkan matanya lalu menatap istrinya.


"Kamu serius?,mereka ada Dua?" keyra menganggukan kepalanya.


"Iya suamiku,itu hasil USG kemarin." jawab keyra lagi.


"Aku sangat bahagia baby, terimakasih istriku" juandra kembali mencium istrinya bahkan semua wajah istrinya dia cium.


"Kita kerumah sakit hari ini, aku mau melihat perkembangan anak anakku" ucap juandra.


"Iya suamiku" jawab keyra.



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.

__ADS_1


__ADS_2