Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
91


__ADS_3

Malam itu Gerson dan Ayura mengantar Andreu kebandara.Andreu pulang menaiki pesawat milik Gerson yang akan mempercepat perjalanannya sampai di Negara B.


"Satu minggu,saya meminta anda membujuk Juandra." Gerson mengingatkan Andreu kembali dengan pembicaraan mereka tadi.


"Akan aku usahakan seperti kesepakatan kita tadi." jawab andreu.


"Baiklah Aku pergi.Ayura Uncle pulang dulu." Ucap Andreu lalu berpamitan dengan Ayura yang saat itu Ayura lansung menyalimi tangan andreu.


"Ia Om,sampaikan salamku dengan aunty dan kedua Cucu Uncle." Ucap Ayura.


"Tentu pasti Uncle sampaikan." jawab Andreu lalu dia mulai menaiki anak tangga pesawat dan masuk kedalam. Setelah keberangkatan Andreu,Ayura dan Gerson kembali menuju mobil mereka lagi.


"Nander.Apa kamu yakin rencana kalian akan berhasil?,maksudku jika benar roby dalam hal ini,apa mungkin dia masih berada di Negara ini?" Ayura sedikit ragu dengan rencana Tunangannya itu.


"kamu tenang saja,Aku yakin sekali kalau dia berada Disini Karena dia tidak akan pernah curiga jika aku menyelidiki dirinya.jika terbukti benar dia melakukan hal itu,Dia tidak mungkin berani tinggal di Negara lain karena aku dengar dari Tuan Andreu semua Negara sudah mereka lacak keberadaan siapa yang melakukan itu tapi mereka tidak menemukan pelakunya. Mengenai Roby,


jika dia benar pelakunya tentunya dia sedang berlindung disini dalam pertahananku, dia menganggap aku tidak akan mau mencampuri urusannya. " Ucap Gerson.


"Aku takut Nander,ini akan memberikan harapan palsu untuk mereka uncle ,aku takut membuat mereka Uncle kembali kecewa.Sebenarnya aku juga sangat berharap sekali Kak keyra masih hidup,


tapi kamu tau kan' 4 tahun sudah kepergian dia,mungkinkah masih ada harapan jika benar dia masih hidup? Aku tidak bisa membayangkan Bagaimana kehidupan yang dia jalani selama itu. apa dia hidup dengan baik di luar sana, apa dia makan dengan benar,Ap___" Ayura tidak mampu meneruskan ucapannya karena hatinya sedih memikirkan nasip istri dari juandra, pria yang pernah dia cintai dulu.


"Jika ini kasus karena kecintaannya seseorang tentunya dia akan hidup dengan baik bersama seseorang itu tapi tidak dengan ingatannya.


Ayura mereka juga ingin memastikan sejelasnya penyebab kematian menantu mereka." Ucap Gerson lalu membawa Ayura dalam pelukannya.


"kamu tenang saja,sesuai janjiku padamu aku akan membantu mereka mencari kebenaran kejadian itu sampai tuntas.Besok Aku pergi Kekota A." ucap Gerson.


"Boleh aku ikut Nander?,aku mohon..." Ucap Ayura memohon.


"Baiklah kali ini aku ijinkan kamu ikut." Ucap Gerson setuju membawa Ayura kesana.


"Terimakasih Nander." ucap Ayura.


"Hmm..,Kita kerumah mamy dulu, mamy ingin bertemu dengan kamu." ucap Gerson sedangkan Ayura menganggukan kepalanya patuh.


Tidak lama Mereka sampai di kediaman utama Jordan.


"Dimana papi mamy bik?" tanya Gerson.

__ADS_1


"Tuan dan nyonya di taman belakang Tuan muda." jawab bibik pelayan.


Gerson membawa Ayura bertemu dengan orangtuannya.Dari arah depan Naira tersenyum melihat putranya dan calon menantunya datang.


"Sayang..." Ayura memeluk Mamy naira.


"Mamy.." ucap Ayura kemudian mengurai pelukan bersama mamy Naira, setelah itu Ayura menyalami tangan papi Jordan.


Mereka berdua ikut duduk bersama mamy Naira dan papi jordan.


"kamu bilang Tuan andreu kemari?, kenapa tidak membawanya kemari son?" tanya Jordan.


"Dia harus segera kembali pi." jawab Gerson menatap papi dengan memberikan isyarat tidak perlu membahas masalah itu di depan mamy Naira.


"Baiklah.Ikut papi keruang kerja ada yang mau papi bicarakan dengan kamu."


"Papi keruang kerja dulu mamy."


"Iya pi." jawab Naira.


"Gimana pulang kemarin sayang, senanglah kamu bertemu papa mama sama kerabat kamu?." Tanya Naira.


"Baiklah.nanti kalau mamy sudah pulih kita akan kesana bersama sama." Ucap Naira.


"Baik mamy."


"Ayo kita masuk.mamy tadi menyuruh bibik membuatkan kue kesukaan kamu sayang." Ucap mamy Naira.


"Iya mamy.Biar Yura bantuin mamy."


Mereka berdua masuk kedalam rumah dengan Ayura membantu mendorong kursi roda mamy Naira membawa calon mertuanya masuk menuju ruang tamu.


Di dalam Ruangan Jordan.Dia sedang menanyakan putranya dengan beberapa pertanyaan mengenai kedatangan Andreu masuk kewilayah mereka.


"Ceritakan apa yang membawa Andreu kemari?" Tanya Jordan.


"Dia ingin meminta bantuanku pi, mengusut kembali kejadian yang menyebabkan menantunya meninggal 4 tahun lalu." jawab Gerson.mendengar itu jordan mengeryitkan keningnya sedikit terkejut.


"Menantunya?,maksudmu istri juandra?" tanya Jordan.

__ADS_1


"Ia pi,Istrinya Juandra sudah meninggal 4 tahun lalu,tapi Tuan Andreu merasa ada kejanggalan dengan kematian menantunya meski fakta kematiannya sudah ada buktinya atau penyebabnya." Jawab Gerson lagi.


"Bagaimana seorang juandra sangat terkenal dengan tingkat kewaspadaannya bisa selengah itu.?" Ucap Jordan.


"Aku tidak punya jawaban pertanyaan papi mengenai itu." ucap Gerson.


"Baiklah,Bantulah jika menurutmu hal itu sesuatu yang baik.Tapi papi bingung kenapa dia tidak meminta bantuan rekannya bukankah dia banyak rekannya yang lain?" Ucap Jordan.


"Dia sudah melakukan itu dengan rekannya di Negara lain,tapi hasilnya sama tidak di temukan kejanggalan.


hanya Wilayah kita yang tidak dia sentuh karena dia tidak mampu meretas pengamanan wilayah kita pi." jawab Gerson.


"Kamu mencurigai seseorang bersembunyi di wilayah kita?" tanya Jordan menatap mata putranya.


"Ia pi,papi ingat apa yang membuat malam kita waktu itu panik karena Ayura.?" ucap Gerson.


"Kamu mencurigai Roby.?" tanya papinya.


"Ingin memastikan apakah batinku bisa meleset arahnya atau sama dengan lain tepat." jawab Gerson.


"Selidiki dulu,jangan gegabah son. Kau tau dia juga siapa?" ucap Jordan mengingatkan putranya.


"Tentua saja.aku tidak akan melakukan hal yang terburu buru. Besok aku akan pergi kekota A,Ayura akan ikut bersamaku."


"Kenapa membawanya?,misimu hal yang terpenting,jangan membahayakan menantuku." Ucap jordan keberatan putranya membawa calon menantunya dalam misi putranya.


"Papi tenang saja,aku pasti akan melakukan dengan sangat tersusun rapi, Aku tidak bisa menolak permintaan istriku. Ini juga bagus untuk misiku pi,


Ayura sangat mengenal wajah menantu Tuan Andreu,dia bisa memastikan apakah wanita itu wanitanya juandra atau bukan." Ucap Gerson menjelaskan dengan papinya.


"Jangan lengah,kelemahanmu Ayura son." Ucap Jordan mengingatkan lagi putranya.


"Iya pi."


"Menginaplah disini,papi mau menemui menantuku." Ucap jordan lalu bangun keluar dari ruangannya.


Hais.."beginilah kalau Ayura bersama mereka,aku seperti anak tiri bagi mereka." Guman Gerson lalu dia bangun keluar juga dari ruangan kerja papinya menyusul papinya menemui mamy dan Ayura.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca dan setia menanti setiap lanjutan Episode Novelku ini,bantu like dan komentar yang baik biar Author semangat Update,jika ada salah ketik nanti akan di perbaiki tulisannya.🙏🙏


__ADS_2