Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
30


__ADS_3

"Ada apa honey..?" tanya Andreu melihat istrinya tersenyum sendiri.


"Elisa barusan Ngasi tau kalau keyra kesini mau menemui juandra." mendengar itu andreu mengkerutkan keningnya.


"Tidak biasanya,Apa juandra sudah tau? Honey taukan keyra tidak pernah kesini.." ucap Andreu.


"sepertinya juan sudah tau by,biar aku telepon juandra saja tanyakan dia." ucap amira Lalu mengambil ponselnya menghubungi juandra menanyakan mengenai keyra yang mau kesitu. Andreu juga menghubungi rendi menanyakan hal itu juga.


***


Di kamar juandra,dia duduk mendekati keyra dengan masih menatap lekat wajah keyra membuat keyra semakin gugup namun kemudian suara dering ponselnya mengalihkan pandangannya dari keyra.


"Ya mam.." jawab juandra yang ternyata mamynya yang saat ini menghubunginya.


"Tadi mamy ada di hubungi tante Elisa kamu,katanya keyra kesini son,apa dia sudah datang..??" tanya amira.


"Sudah mam,dia sudah di kamar Juan. Mamy kesini saja kalau mau menemui dia." jawab juandra sambil melirik kearah keyra yang juga melirik kearah juandra.


"Baiklah mamy sama papi sebentar lagi kesana." ucap amira lalu mematikan sambungan teleponnya dengan putranya.


"Keyra sudah di ruangan juan by, juan menyuruh kita kesana." ucap amira memberitahu suaminya.


"Baiklah..,rendi bilang Keyra sempat di usir satpam kita,karena dia tidak mengatakan identitasnya.tapi beruntungnya mereka tidak berbuat kasar padanya" andreu juga memberitahu istrinya tentang keyra yang tadi sempat di usir penjaga mereka.


"kan hubby sendiri yang buat peraturan melarang orang yang tidak di kenal masuk kesini.Hubby juga seperti tidak tau saja keyra kan begitu,dia tidak akan mau membawa nama orangtuanya dalam hal seperti itu, bahkan media saja tidak mengetahui Dio memiliki putri secantik dia itu." ucap amira menanggapi ucapan suaminya.


"Kamu benar honey..Baiklah ayo kita keruangan juan.." ucap Andreu lalu membawa istrinya menuju ruangan anaknya.


***


"Ke..kenapa kakak terus menatapku?" ucap keyra memberanikan dirinya bertanya dengan juandra.


"Kenapa kau menemuiku? Bukankah saya sudah bilang istirahat di rumah" Ucap juandra masih terus menatap keyra yang saat itu semakin kaku mulutnya,juandra mengangkat wajah keyra agar bisa menatapnya lalu menarik pinggang keyra dan menghempitnya ketubuhnya.


"Kenapa diam?,sudah menyadari Apa kesalahanmu?" sambung juandra lagi.


"Ia Aku bersalah" jawab keyra namun tiba tiba perut keyra berbunyi membuat keyra sangat malu kalau dia ketahuan lapar dan juandra menyadari itu.


"Kau belum makan?" keyra menjawab dengan gelengan kepalanya.


"Kenapa?" tanya juandra.


"A..aku.tadi kakak bilang mau mengajak aku makan siang bersama." jawab Keyra. Mendengar itu juandra lansung mengambil ponselnya lalu menghubungi Berto.


"Pesankan makanan seperti sebelumnya." setelah juandra menyuruh Berto memesankan makanan,dia kembali menyimpan ponselnya lalu melihat lagi kearah keyra.

__ADS_1


"Beristirahatlah,sebentar lagi makanannya datang.aku mau melanjutkan kerjaanku." ucap juandra ingin keluar dari ruangan pribadinya menuju meja kerja namun di tahan oleh keyra.,


"Apa lagi..?" tanya juandra.


"Aku mau kekamar mandi,dimana kamar mandinya?" tanya keyra tidak melihat pintu kamar mandi disana,tampa menjawab lagi juandra lansung mengangkat tubuh keyra membuat keyra terkejut.mereka berdua berjalan menuju sebuah kaca besar.


"Kau tinggal menekannya" ucap juandra memberitahu keyra lalu menurunkan tubuh keyra perlahan,melihat keyra terdiam juandra melirik lagi kearah keyra.


"Ada apa lagi?,kau mau aku menunggumu disini??" ucap juandra sedikit menggoda keyra.


"Tidak." ucap keyra cepat lalu mendorong juandra keluar dari kamar mandinya,dia pun keluar lansung menuju keluar dari kamarnya,


bersamaan dengan itu orangtuanya sampai di ruangannya.


"keyra mana..?" tanya mamynya.


"Ada di dalam mam." jawab jaundra lalu duduk di kursinya.


" by aku menemui keyra." andreu menganggukan kepalanya, setelah itu amira lansung masuk kekamar putranya. Sedangkan Andreu duduk di hadapan putranya dengan tersenyum.


"Papi dengar keyra sempat di usir di depan."ucap papinya.


"Itu benar tapi aku sudah memberitahu mereka, Dia tidak memmberitahu ingin kesini,baru menghubungi ku setelah itu." jawab juandra.


"Papi tau aku seperti apa." ucap juandra lagi,andreu menatap putranya yang tengah sibuk melihat berkasnya.


"Ada apa pi?,buang jauh jauh pikiran kotor papi kalau papi berpikir aku seperti papi" ucap juandra lalu menatap papinya dengan wajah datarnya sedangkan papinya tersenyum kearahnya.


"Papi hanya kasian sama kamu, papi tau kamu sedang menahannya." ledek papinya.


"Temui Om mu secepatnya papi juga ingin segera di panggil opa" ucap Andreu. Mendengar itu wajah juandra semakin dingin.


"Ada apa?,kau masih ragu?." tanya papinya karena melihat wajah putra berubah dingin.


"Aku tidak bisa menikahi keyra sekarang pi,sebelum aku menemukan keberadaan Zard.papi tau dia sangat berbahaya, aku tidak mau membahayakan keselamatan istriku dan kalian nanti sebelum aku bisa menemukan dia." mendengar itu andreu membenarkan ucapan putranya.


"Bagaimana kalau acaranya tidak usah di publikasikan dulu,kita pasti bisa menemukan dia,jika papi tau putranya akan membalas demdam dengan kita,


papi tidak akan mengampuni bocah itu. " Ucap andreu mengingat kejadian masa dulu.


"Aku belum mengatakan kepada keyra." ucap juandra jujur membuat andreu mengeryitkan keningnya.


"Jadi putraku ini belum mengakui perasaannya.?" tanya andreu.


"Apa itu perlu pi?" mendengar itu Rasa andreu ingin menjitak kepala putranya itu karena bertanya seperti itu.

__ADS_1


"tentu perlulah,kau ini.. rasanya papi ingin sekali menghajarmu,tanyakanlah apa dia menyukai kamu atau tidak?,


bagaimana mau menikahi seseorang tapi kau belum mengatakan perasaanmu,kau juga belum mengetahui perasaan dia?,itu namanya pemaksaan." ucap andreu geram,sedangkan juandra hanya mengaruk garukan tengkuknya.


"katakan segera kalau tidak segera bisa saja kamu kehilangan kesempatan,papi dengar banyak karyawan sama dokter menyukai keyra." ucap papinya.


"Mereka tidak akan bisa,dia hanya milikku." ucap juandra.


"jika kau tidak lengah.papa mau keruangan papi, nanti kasi tau saja mamy." ucap andreu lalu berjalan menuju ruangannya.


Di kamar juandra,amira tadi masuk tapi tidak melihat keyra disana,dia berpikir mungkin keyra sedang di kamar mandi,


tidak lama keyra keluar.


"Tante.." ucap keyra terkejut melihat amira sudah ada disana lalu menghampiri amira dan duduk mendekati amira.


"Tadi sama siapa kesini?" tanya amira.


"Di antar sama supir mama tant.."


"maaf ya sayang tadi kamu tadi sempat di usir sama penjaga" ucap amira meminta maaf,mendengar itu keyra tersenyum.


"Nggak apa apa tante,justru saya menyukai peraturan kantor ini,jadi orang asing tidak mudah kesini tant.." ucap keyra.


"Itu benar,om kamu yang membuat peraturan itu tidak mengijinkan orang asing masuk kesini,tapi kenapa nggak bilang kamu putri papa kamu?." ucap amira lalu bertanya.


"Keyra tidak suka membawa nama papa tant,rasanya keyra menyombongan diri saja kalau begitu tante." ucap keyra.


"Baiklah.Kamu ini memang lain sayang,


disaat anak pengusaha lain memamerkan nama orangtuanya kamu malah tidak ingin,tapi tante suka itu juga tidak baik."


"Iya tante.tant keyra boleh bertanya sesuatu?" ucap keyra.


"Boleh dong,mau nanya apa,juandra..??" tebak amira yang di angguki keyra dengan malunya.


"Akan tante beritahu sama kamu,juan itu sikap dingin dan kakunya itu sudah sejak masih kecil memang sudah begitu, dia menurun sekali seperti om mu dulu. Kalau mengenai masalah asmara,dia belum pernah memiliki kekasih,dia tidak mau karena dia berpikir dia ingin lansung menikah katanya ingin seperti tante sama om pacaran setelah menikah,kalau wanita yang menginginkan juan banyak..,salah satunya Ayura putri Geril,tapi tante manyanyangkan sikapnya. mudahan saja dia bisa berubah suatu saat nanti." jelas amira memberitahu keyra lalu dia mengambil tangan keyra lalu memegangnya.


"Kamu meyukai putra tante?" mendengar itu keyra lansung menegang dan wajahnya berubah merah seperti tomat masak.


"Kalau iya,tante akan senang mendengarnya." sambung amira lagi.


"Keyra nggak tau tant,apa aku menyukai kak juan atau tidak,sebenarnya jujur keyra baru pertama kali berdekatan dengan laki laki tant." ucap keyra.


"Kamu seperti tante dulu,pasti juan sering buat kamu kesalkan.kalau iya begitu juga om dulu sama tant.." ucapan amira terputus karena kedatangan juandra.

__ADS_1


__ADS_2