Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
95


__ADS_3

Sore itu rombongan Andreu beserta cucu cucunya baru tiba di Negara C.


sebelumnya mereka menunda keberangkatan mereka semalam karena terjadi badai salju. Andreu dan istrinya serta Cucu cucunya Sudah tiba Bandara Sore hari itu.


"Daddy.." Desya berlari kearah daddynya yang lansung Juandra tangkap tubuh putrinya.


"Putri daddy,daddy merindukan kamu sayang.." Ucap Juandra mencium pucuk kepala putrinya.


"Boy.." panggil Juandra kepada putranya.


Dean mendekati daddynya yang lansung dia peluk juga putranya,dan dia cium juga pucuk kepala putranya.


"Kamu tidak merindukan daddy..?" tanya Juandra kepada putranya.


"Hmm,tentu saja Dean merindukan daddy.." jawab Dean tersenyum lalu mencium pipi juandra.


Andreu dan Amira saling pandang melihat putra mereka dan cucu cucu mereka saling berpelukan.


"Ayo kita pulang." ucap Andreu.


Mereka pun masuk kedalam mobil kemudian lansung melaju menuju kediaman Utama Gilbert.


"Daddy,Aku mau beli makanan itu." tunjuk Desya membuat juandra menghentikan mobilnya,dia lansung kembali teringat istrinya,karena tempat itu sering di datangi mereka berdua waktu Keyra hamil anak anaknya.


"Dean juga mau dad.." ucap Dean menyadarkan lamunan Juandra.


"Oke sayang,daddy belikan." Ucap Juandra menepikan mobilnya kemudian keluar membelikan makanan yang anak anaknya minta.tidak lama Juandra kembali dengan lima bungkus makanan itu.


"kita makan di rumah saja ya sayang.." Ucap Juandra.


"Baiklah Dadd." jawab mereka berdua.


Juandra pun kembali mengendarai mobilnya menyusul orangtuannya yang sudah duluan.tidak lama mereka sampai kerumah utama.


"kenapa kalian lama son?" tanya mamy Amira.


"Mereka berdua masih mengajak membeli Hamburger mam." jawab Juandra.


"Iya Oma,Oma mau..?" Ucap Desya memperlihatkan bungkusan hamburgernya.


"Oma tidak mau sayang,kalian saja yang makannya.sekarang kalian berdua bersihkan tubuh kalian dulu ya,udah itu baru makan hamburgernya oke.." ucap Amira menyuruh kedua cucunya membersihkan tubuh mereka terlebih dahulu.


"Oke Oma.." jawab Desya sedangkan Dean hanya menganggukan kepalanya dan lansung berjalan menuju kamarnya yang di ikuti susternya.


"Papi dimana mam?." Tanya Juandra menanyakan papinya.


"Papi kamu lagi di kamar,kenapa son?" ucap Amira bertanya balik.


"Tidak ada mam,aku mau kekamar dulu." Ucapnya lalu berlalu dari hadapan mamynya menuju kamarnya.


Sampai di dalam,Juandra tidak lansung membersihkan tubuhnya namun Juandra malah mengambil poto istrinya.

__ADS_1


"Aku sangat merindukan kamu baby..,


anak anak tadi membuat aku mengingatkan kita dulu sering membeli makanan kamu suka makan baby. Andai waktu bisa terulang kembali aku tidak akan pernah lagi menyuruh kamu pergi kemana pun tampa aku baby.." Air mata juandra tidak terbendung lagi,dia mencium poto istrinya berulang kali.


"Baby..." Ucap Juandra di selah tangisannya.


"Maafkan aku yang tidak bisa melupakanmu baby meski kenyataannya kamu sudah berada di dunia yang berbeda baby,aku akan tetap akan mencintaimu selamanya baby." Ucap Juandra.


karena kelelahan juandra perlahan tidur dengan memeluk erat poto istrinya.


Setelah kepergian istrinya,Juandra terlihat sangat tua sekali,penampilannya tidak terurus lagi,bahkan tubuhnya sangat kurus karena jarang makan dan berolah raga.


Di bawah Desya dan Dean sedang duduk di ruang makan bersama Opa Oma mereka.


"Daddy kemana ya Oma? Deysa udah lapar.." tanya Desya.


"Sepertinya masih di kamar sayang, kalian makan saja duluan,mungkin sebentar lagi daddy kalian kesini okey..." ucap Amira.


"No Oma,Desya mau tunggu daddy." jawab Desya.


"Dean mau menemui daddy dulu Oma." ucapnya lalu berjalan menuju lantai atas.


sampainya di kamar daddynya,Dean mendekat kearah daddynya yang saat itu tengah tertidur lelap.Dean melihat mata daddynya berair dan di dada daddynya tersimpan poto mamy mereka.


"Daddy.." panggil Dean membuat Juandra mulai mengerakan matanya lalu perlahan bangun.


Em.."Boy..,kamu disini?" ucap Juandra bangun dan duduk lalu membawa putranya keatas pangkuannya.


"Daddy merindukan mamy?" tanya Dean membuat Juandra tersenyum.


"Dean juga dadd.." ucapnya lalu memeluk tubuh daddynya.


"daddy kata Opa,mamy akan kembali dadd." Ucap Dean polos.


mendengar itu Juandra tersenyum lalu mengangkat wajah putranya supaya menatap kearahnya.


"Opa bilang sama kamu begitu boy..?" Tanya Juandra lagi.


"Ia dadd.Opa bilang kalau mamy akan segera kembali dadd." jawab Dean.


"Kalau mamy benaran bisa kembali, Dean mau bilang mamy nggak boleh pergi lagi dadd dan mamy full time sama Dean sama Adek dadd." jawab Dean.


Hati juandra terasa sakit sekali mendengar ucapan putranya karena sangat mengharapkan kehadiran mamy mereka.Juandra kembali memeluk tubuh putranya.


"Maafkan daddy boy.." Ucap Juandra meneteskan air matanya,Dean melepaskan pelukan daddynya lalu menghapus air mata daddynya.


"Daddy jangan menangis,daddy harus kuat untuk Dean sama adek. Dean memang masih kecil tapi Dean tau kalau kepergian mamy menyakitkan kita semua dadd,daddy harus kuat seperti Dean." mendengar itu semakin mengalir Air mata juandra,Dia hanya menganggukan kepalanya.


"Terimakasih putraku,daddy tau kamu anak yang jenius,Apa pun yang daddy sembunyikan pasti kamu mengetahuinya.terimakasih boy sudah menguatkan daddy." ucap juandra.


"Iya dadd..,Dean mau daddy temui mamy secepatnya.Dean yakin mamy masih bisa kembali dadd." ucapnya lagi.

__ADS_1


"Iya boy.." Ucap juandra dengan tersenyum,namun dalam hati sakit sekali,bagaimana mungkin bisa mengembalikan istrinya yang sudah tiada kepada anak anaknya pikir Juandra.


"Kamu menemui daddy kenapa Boy?" tanya Juandra.


"Mau ajak daddy makan, Adek juga udah nungguin daddy makannya.daddy pasti belum ada makan kan'..Ayo kita kebawah dadd,daddy harus makan biar bertenaga,biar kuat cari mamy nanti." Ucap Dean.


"Hmm..baiklah.kamu duluan turun nanti daddy menyusul,daddy mandi sebentar ya." ucap Juandra.


"Oke dadd." Dean mencium pipi daddynya lalu dia keluar dari kamar daddynya.


Juandra lansung mandi,tidak lama dia sudah menyelesaikan mandinya,setelah itu dia lansung turun kebawah karena anak anaknya sudah menunggunya.


"Jika kau tidak mau makan,setidaknya pikirkan anak anakmu,kau lihat mereka sampai kelaparan menunggu." Ucap Andreu menatap Juandra, setelah mengatakan itu Andreu lansung bangun dari tempat duduknya lalu pergi dari ruangan itu.


"Hubby..." Amira mencoba memanggil suaminya namun Andreu tidak menghiraukan panggilan istrinya.


"Ajak anak anak kamu makan son,


kasian mereka sudah lapar. Mamy mau menemui papimu." Ucap Amira lalu berjalan menyusul suaminya.


"Maafkan Daddy sayang..kalian jadi kelaparan karena menunggu daddy." ucap Juandra memeluk tubuh kedua anaknya.


"Tidak apa dadd,kami masih kuat menunggu daddy,ya kan' kak.." Ucap Desya lalu menanyakan kakaknya.


"Tentu saja." jawab Dean.


"Ayolah kita makan.." Ucap juandra lalu mengambil hamburger yang mereka beli tadi,perlahan menyuapi kedua anak anaknya secara bergiliran.


Di luar Amira tengah duduk mendekati suaminya.


"Hubby..kamu kenapa tiba tiba begitu,


tidak biasanya seperti ini..?"Ucap Amira dengan lembut.Andreu melihat kearah istrinya lalu menarik istrinya kedalam pelukannya.


"Honey.."Amira mengusap belakang suaminya untuk menenangkan suaminya.


"kendalikan dirimu hubby,lain kali jangan ucapkan kata kata kasar itu lagi di depan cucu kita." ucap Amira.


"Maafkan aku honey,lain kali aku akan usahakan tidak begitu lagi." jawab Andreu.


"Hmm baiklah,hubby Aku tidak sengaja mendengar pembicaraanmu dengan nathan kemarin,Apa ini yang membuat kamu tidak bisa mengontrol emosi kamu..?." Ucap Amira lalu menanyakan suaminya.


"Kamu mendengar semuanya honey..?" Amira menganggukan kepalanya.


"Ia,tapi apa yang kalian lihat di laptop aku tidak bisa mendengarnya." jawab Amira.


"Akan aku ceritakan Honey."ucap Andreu.


"Gerson memberitahuku,kalau mereka sudah berada di kota A untuk menyelidiki orang yang Kami curigai. Gerson mengatakan kalau malam kemarin mereka berdua saat itu ingin bersantai di taman Danau,mereka melihat pria yang bernama Roby disana bersama wanita yang mirip sekali dengan Keyra menantu kita,bahkan suaranya sama honey seperti menantu kita. Dan siang kemarin Gerson dan Ayura memutuskan menemui wanita itu di toko bungannya.sampai disana Ayura berpura pura membeli bunganya untuk memastikan wajah wanita itu sama tidak dengan keyra kita,ternyata wajahnya benar benar sama dengan keyra kita honey.Namun Ayura merasa Aneh dan sedih karena wanita itu tidak mengenal Ayura sama sekali hon__" terputus.


"Apa maksud Ucapan papi ini pi..??." Ucap Juandra.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terimakasih semuanya yang selalu setia menunggu kelanjutan episode novel ini😍😍😍😍.jangan lupa dukungan kalian klik 👍 dan 💌 agar author semangat Update.kalau ada kata yang salah ketik dan kurang akan di perbaiki menyusul🙏


__ADS_2