
"Kau.." Ucap Juandra sangat terkejut melihat Gerson berada disana,
sedangkan Gerson,dia tersenyum menyeringai kearah Juandra.
"Kenapa Anda harus terkejut Tuan Muda Juandra,Saya sangat senang kita kembali bertemu." Ucap Gerson.
Ck.."Pria sepertimu tidak pantas berada disini." Ucap Juandra merendahkan Gerson namun Gerson,dia kembali tersenyum.
"Tuan Rumah ini mengatakan saya pantas berada disini?,penyambutan yang baik seharusnya anda menghormati saya sebagai Tamu disini." Ucap Gerson.
Juandra menajamkan matanya kearah Gerson yang saat itu hanya biasa saja menanggapi tatapan Juandra.
"Saya tidak merasa jika anda adalah tamu saya." jawab Juandra.
"Jika bukan,lalu kenapa anda berada disini?." Ucap Gerson terus memancing amarah Juandra.
"Kau..!,berani sekali kau mengatakan itu padaku?." Ucap juandra.
"Kebenaran akan berpihak kepada siapa yang matanya terbuka tapi melihat dan otaknya jenius tidak berpikiran dangkal." Ucap Gerson yang membuat Juandra semakin memanas.
Melihat ketegangan di antara Gerson dan putranya,Andreu mendekat kearah putranya.
"Kendalikan dirimu Juand,kau bisa menghancurkan acara ini,jika kau tidak menyukai acara ini papi tidak memaksamu untuk datang kemari." bisik Andreu membuat juandra meredamkan emosinya perlahan.
"Sebaiknya kita memulai acara makan malam ini Geril" Ucap Andreu.
"Baiklah,Ayo semuanya kita makan malam dulu,setelah itu baru kita melanjutkan obrolan kita.." Ucap Geril mengerti maksud dari ucapan andreu.
"Dimana Kak keyra...?" Tanya Ayura karena tidak melihat istri dari juandra bersama mereka. pertanyaan Ayura membuat mereka semua menghentikan langkah mereka menuju ruang makan. Mamy amira mendekati Ayura.
"Yura kita makan dulu,nanti kami ceritakan." Ucap Amira.
"kenapa tidak sekarang Aunty?" tanya Ayura ingin mengetahui kenapa Keyra tidak ada bersama mereka disana.
"Aunty kata Oma,mamy sudah tinggal di surga." jawab Deysa dengan gaya bicaranya belum terlalu jelas namun masih bisa di mengerti oleh Ayura.
Tak..Ponsel yang Ayura pegang lansung terjatuh kelantai,terkejut dengan ucapan Deysa. Dengan sigap Gerson mengambil ponsel milik Ayura lalu menyimpannya.
"Aa..Apa maksudnya Aunty?" tanya Ayura masih dalam keterkejutannya.Amira belum menjawab namun dia melihat kearah Juandra dan suaminya.
"Yura..,keyra sudah meninggal saat sudah selesai melahirkan Dean dan Deysa 4 tahun lalu." Jawab Amira membuat Ayura semakin terkejut lalu pandangannya teralih melihat kearah Dean dan Deysa.
"Ba..bagaimana ini bisa terjadi..?" Tanya Ayura dengan suara sendunya.
"Semuanya Sangat singkat sekali Yura.."
__ADS_1
Amira menghentikan Ucapannya karena dia tidak mampu menceritakan kejadiannya,matanya juga sudah mulai berlinang, melihat itu Andreu lansung memegang istrinya.
"Ayura nanti uncle ceritakan semuanya,
sebaiknya kita makan malam terlebih dahulu,ini adalah malam syukuran kamu kembali kesini lagi bahkan membawa calon suamimu juga,tidak baik merusak suasana bahagia ini." Ucap Andreu.
"Baiklah Uncle.." jawab Ayura.
"Nander.." Ucap Ayura.
"Hmm..Ada apa?" tanyanya sambil memeluk pinggang Ayura.
"Lupakan,nanti saja aku mengatakan padamu." Ucap Ayura tidak jadi bicara dengan kekasihnya.
"Baiklah,tapi aku sudah tau apa yang mau kamu katakan padaku." Ucap Gerson. Ayura mencubit pinggang Gerson membuat Gerson tersenyum lalu mengedipkan matanya menggoda Ayura. Apa yang Ayura dan Gerson lakukan saat itu di lihat Juandra dengan sangat serius.
Bagaimana bisa Yura bersama dia?.
Guman Juandra dalam hatinya.
Mereka saat ini sudah berada di ruang makan dan lansung memulai makan malam itu dengan sambil mengobrol namun tidak membahas masalah kerya terlebih dahulu.
"Yura disana apa kegiatannya sayang?." Tanya Maora.
"Yura Jadi Dosen di salah satu kampus ternama disana Tante.." Jawab Ayura.
"Kami bertemu di kampus Tante,Nander sering kekampus membagi materi mengenai bisnisnya dan juga pengalamannya di dunia bisnisnya kepada mahasiswa disana." Jelas Ayura.
"Emm begitu,itu sangat bagus menurut tante,jadi mereka bisa tau dunia bisnis." Ucap Maora.
"Gerson pasti kamu yang duluan memaksa ponakanku bukan!!" Ucap Andreu ikut bicara.
"Bukankah kalian sama sepertiku mendapatkan istri kalian sebelum kalian menikah.?" Ucap Gerson membuat nathan tertawa kecil begitu juga Geril.
"Geril kau dengar itu?." Ucap Nathan.
"Tidakkah kau juga sama..?." tanya Geril balik lalu mereka tertawa bersama, tapi tidak dengan Juandra,dia hanya diam namun matanya terus menatap kearah Gerson yang saat itu melihat kearah Ayura tersenyum melihat orangtuanya saat itu tertawa.
"Nak Gerson bagaimana dengan orangtua kamu mengenai hubungan kalian?, maksud aunty apa mereka menyetujui hubungan Kamu dengan Ayura?." tanya Amira.
"Mereka sangat setuju sekali aunty,
Bahkan seluruh keluargaku." Jawab Gerson.
"Aa syukurlah kalau begitu,kami sangat senang mendengarnya. Kapan kapan bawalah orangtuamu kemari bertemu kami." Ucap Amira lagi.
__ADS_1
"Baik Aunty,mungkin tidak dalam waktu dekat,mamy masih dalam tahap penyembuhan pasca operasi Batu Ginjal minggu lalu." Jawab Gerson membuat mereka semua terkejut dan saling pandang.
"Sampaikan pada mamy kamu,kami semua mendoakan dia semoga cepat di pulihkan kesehatannya." Ucap Amira lagi.
"Nanti pasti saya sampaikan kepada mamy." jawab Gerson.
Tidak lama kemudian mereka menyelesaikan makan malam itu, lalu kembali duduk di ruang keluarga.
"Kamu tidak ada berencana mau membuka cabang bisnis kamu disini Gerson?." tanya Nathan.
"Untuk sekarang mungkin belum,apalagi jarak tempuhnya juga cukup jauh untuk saya bolak balik kemari." jawab Gerson.
"Hmm..Iya itu memang benar." jawab Nathan.
"Om dengar kamu tidak ada saudara lain.? Bagaimana dengan sepupu kamu?" Tanya nathan.
"Itu memang benar,Saya hanya anak tunggal.Saya memiliki 2 saudara sepupu tapi semuanya perempuan." Jawab Gerson, yang membuat Nathan menganggukan kepalanya.
"Uncle bisakah ceritakan sekarang mengenai kejadian kak keyra.??" tanya Ayura meminta Andreu menceritakan kejadian yang membuat keyra meninggal.Mendengar itu mereka semua yang ada di ruangan itu kembali terdiam.
"Untuk apa kau mau mengetahui kematian istriku,Apa kau merasa senang mengetahui istriku sudah tiada??"
"JUANDRA!!,Kamu benar benar sungguh keterlaluan,tidak sopan sekali kamu bicaranya." triak Amira membuat
Mereka semua sangat terkejut,karena ini Pertama kalinya mendengar amira memarahi putranya.
"Suster bawa Dean sama Deysa keluar." Ucap Amira yang lansung di turuti suster lalu membawa Deysa dan Dean keluar dari ruangan itu.
"Maafkan Juandra Geril.." Ucap Amira, Namun Geril tidak menjawab karena dia masih menahan kekesalannya mendengar ucapan juandra kepada putrinya,Sedanngkan Gerson tengah mengepal kuat tangannya namun kemudian di pegang Ayura tangannya.
"Aku tau kakak sangat membenciku bahkan sejak kita kecil dulu kakak memang tidak pernah menyukaiku,Aku mengerti kak. Aku minta maaf padamu kak dan juga kalian semua,dulu aku memang sungguh jahat,aku mengakui kesalahanku,kesalahan yang membuatku malu sekali dengan diriku sendiri bahkan tidak tau bagaimana menjalani hidupku disini,bahkan hari dimana aku keluar dari lembaga sosial itu aku merasa diriku masih tidak pantas hidup lagi karena kelakuanku sendiri,Aku malu bertemu dengan kalian,Karena itu aku memutuskan pergi keluar dari Negara ini agar Aku bisa perlahan memperbaiki diriku menjadi manusia yang lebih baik,Aku juga melupakan perasaanku denganmu kak,Aku mencoba belajar menerima pria lain di hatiku,
sungguh beruntungnya aku di pertemukan dengan Nander,pria yang sangat tulus menerimaku meski dia tau masa laluku.Jika kakak berpikir aku senang dengan berita ini, kakak salah besar,Aku sama sekali tidak senang!!,
Aku tidak senang mendengar kabar ini. Asal kakak tau kepulanganku kemari ingin menemui kak kerya karena secara pribadi aku belum meminta maaf padanya,hal itu masih membuat hidupku terutama hatiku tidak tenang." Ucap Ayura sampai berderai air matanya karena menangis sampai sesegukan,
namun lansung di di hapus oleh Gerson.
Mereka yang mendengar apa yang Ayura katakan juga ikut meneteskan Air matanya.
"Kau dengar itu juandra, lalu kenapa kamu tega mengatakan putriku sangat senang atas kematian istrimu. Aku benar benar terluka kau mengatakan putriku begini.." Ucap Geril.
"Pa kendalikan dirimu pa.." Ucap Mitha mengingatkan Suaminya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca dan setia menanti setiap lanjutan Episode Novelku ini,bantu like dan komentar yang baik biar Author semangat Update,jika ada salah ketik nanti akan di perbaiki tulisannya.🙏🙏