Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
65


__ADS_3

"Sel balik yuk" ajak keyra mereka sudah menyelesaikan makan mereka sepuluh menit yang lalu.


"Ayolah" mereka berdua bangun lalu berjalan menuju parkiran. Mereka berdua masuk kedalam mobil yang selalu di ikuti vloya di samping mereka.


"Kamu sampai jam berapa nanti?" sila menanyakan jam dinas keyra.


"sampai sore sil,kamu tau kan suamiku Gimana sekarang semenjak aku hamil.." jawab keyra.


"Em iyalah,kesehatan kamu kan lebih penting sekarang apalagi kamu tengah hamil lagi,kalau di pikir pikir kamu sebenarnya nggak perlu kerja malah key,punya suami tajir melintir gitu" ucap sila.


"Aku masih pengen kerja sil,mungkin setelah aku melahirkan akan aku pikirkan kerja lagi atau nggaknya." ucap keyra.


"Hmm iyalah,yang penting suami kamu masih mengijinkan,lagi pula kalau sudah punya anak pribadi aku sih, aku nggak mau sepenuhnya babysiter yang ngurusin anak aku apalagi keperluan suamiku." ucap sila lagi.


"Iya sel,aku juga gitu."


Mobil mereka melaju dengan kecepatan sedang namun di persimpangan jalan keyra merasa bingung Vloya membawa mereka melalui jalan lain.


"Mbak kenapa kita dari sini jalannya?." tanya keyra kepada pengawal yang suaminya tugaskan untuk menjaganya sekarang kemana pun keyra pergi.


"Nona gunakan sabuk pengaman kalian, ada yang berusaha mengejar kita." mendengar itu sila lansung panik lalu melihat kearah kebelakang.


"Key benaran kata dia,mereka mengikuti kita key." keyra pun juga melihat kearah belakang.


"Kamu tenang saja sil,Mbak vloya akan menjaga kita." ucap keyra menenangkan sila.


Vloya masih melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang,tangannya mulai menyambung ponselnya kepada juandra.


"Tuan kami di ikuti,mereka cukup banyak." mendengar itu juandra lansung menghuatirkan istrinya.


"Bawa istriku menuju ring 1" perintah juandra.


"Baik Tuan,lima menit lagi kami sampai." ucap vloya.


Juandra mematikan telepon dari vloya kemudian dia lansung menghubungi istrinya.


"Iya suamiku." jawab keyra.


"Tenanglah,aku sudah menyuruh vloya membawa kalian menuju ring 1." ucap Juandra.


"Iya suamiku.siapa mereka suamiku?" tanyanya.


"Mereka sebagian kecil orang yang mencari mati. Ikuti saja apa yang vloya katakan,aku akan menyusulmu kesana." ucap juandra.


Dor...satu tembakan mengenai kaca mobil yang vloya bawa namun tidak bisa menembusnya karena mobil yang keyra tumpangi sudah di modifikasi juandra dengan anti peluru. Disana juandra mendengar tembakan itu.


"Keyra..." sila ketakutan mendengar tembakan itu,keyra lansung memeluk tubuh sila.


"Suamiku.." panggil keyra sebenarnya dia juga sudah panik dan takut.


"Tenanglah mereka tidak akan bisa menembus mobil itu." ucap juandra menenangkan istrinya.


vloya mengubah bawah mobil itu menampilkan senjata lalu mulai menembaki kearah belakang,Satu persatu motor itu berjatuhan,namun di persimpangan mereka di cegat berapa mobil.

__ADS_1


Sial.. Umpat vloya.


"Nona tetaplah di dalam aku akan menghalau mereka."ucap vloya.


"Tapi mbak.." keyra takut vloya kenapa napa,dia hanya sendirian menghadapi mereka.


"Nona tenanglah,saya akan baik baik saja.apapun yang terjadi nona jangan pernah keluar dari sini." pinta vloya kepada keyra.


"Baiklah.mbak juga berhati hatilah" ucap keyra.


Vloya keluar dari mobil menghampiri mereka.


"Mau apa kalian?" tanya vloya.


Hahahahaha mereka semua mentertawakan vloya yang menanyakan mau mereka.


"Hey kau,minggirlah kalau tidak ingin mati,kami tidak ingin berurusan denganmu,kami hanya menginginkan wanita yang ada di mobil itu." tunjuk ketua mereka kearah mobil di belakang vloya.


"jangan bermimpi,langkahi dulu mayatku kalau kalian bisa." ucap vloya membuat mereka memanas dan lansung menyerang vloya.


Vloya mengeluarkan samurai di pinggang dan di kakinya,dia menebas satu persatu tubuh mereka,Keyra dan sila melihat kejadian itu.


"Keyra kamu nggak takut apa,gila mbak vloya itu bisanya dia santai begitu membunuh mereka" sila bergidik ngerik melihat vloya menghabisi mereka yang berjumlah lebih dari sepuluh orang.


"Aku bahkan ingin ikut menghajar mereka sil." sila melototkan matanya mendengar ucapan keyra.


"Jangan...!kamu sedang hamil,aku tau kau bisa bela diri.tapi ingat kehamilan kamu." ucap sila memperingatkan keyra.


Vloya masih bertarung,tidak lama anak buah juandra datang membantu vloya.


"Cepat bawa Nona pergi biar kami yang menghabisi mereka." ucap Deri.


"Baik" jawab vloya lalu lansung berlari menuju mobil dan masuk.dia lansung melajukan mobil itu menuju tempat yang juandra katakan tadi. Tidak lama mereka sampai disana.


"Masuklah kedalam nona,Disini masih belum aman untuk anda" ucap vloya menyuruh keyra dan sila masuk kedalam.


Tidak lama mobil yang membawa juandra datang.


"Tuan.Nona sudah di dalam" ucap vloya memberitahu juandra. Juandra lansung masuk kedalam restoran miliknya.


"Suamiku" keyra lansung memeluk tubuh tegap suaminya yang saat itu juga di balas suaminya.


"Kamu tidak apa apakan?" tanya juandra yang lansung mendapat gelengan kepala dari keyra.


"aku dan Sila baik baik saja suamiku." jawab keyra,tangan juandra mengusap lembut perut istrinya.


Di dekat mereka,sila tersenyum melihat keromantisan temannya dengan suaminya.


"Temanmu Biar zelo yang mengantarnya lansung kembali kerumah.kamu tidak usah dulu masuk kerja semantara waktu" ucap juandra memberitahui istrinya. Keyra menganggukan kepalanya mengikuti perintah suaminya.


"Iya suamiku." jawab keyra.


"Key aku pulang ya." ucap sila memberitahu keyra.

__ADS_1


"Iya hati hati ya sil,jangan khuatir Zelo akan mengantar kamu dengan selamat sampai rumah." ucap keyra.


"Iya key,ya sudah aku pergi dulu. Mari Tuan." ucap sila berpamitan,mereka berdua sama sama melambaikan tangan,sila pun keluar dari sana di antar Zelo.


"Suamiku,sebenarnya siapa mereka? Kenapa mereka mengikuti kami tadi?" tanya keyra penasaran.


"Mereka orang suruhan serly putri zidan, kau masih ingat wanita tadi?"


"Iya aku masih ingat, berani sekali dia ingin membunuhku,apa kamu sudah menangkapnya.?" tanya keyra.


"Kamu tidak perlu pikirkan itu,dia sudah aku amankan bersama orantuanya." jawab juandra kemudian mengangkat tubuh istrinya dan membawanya menuju kamarnya.


"Beristrahatlah,kamu pasti sudah kelelahan membawa anak anak kita." perlahan juandra membaringkan tubuh istrinya di atas tempat tidur.


"Kamu mau kemana?" tanya keyra pada suaminya.


"Tidak ada.aku hanya ingin kekamar mandi,mau ikut??" juandra menaikan sebelah alisnya dengan senyuman manisnya,wajah keyra lansung memerah,


keyra lansung mengelengkan kepalanya. Juandra melanjutkan langkahnya menuju kamar mandi. Tidak lama dia keluar dengan tidak mengunakan baju lagi. Keyra yang melihat suaminya seperti itu lansung mematung,jantungnya lansung berdegug kencang. Meskipun mereka sudah kerap kali bercinta tapi keyra masih malu malu melihat tubuh kekar tegap suaminya apalagi mengingat milik suaminya yang setiap kali membuatnya merintih kuat,keyra terkadang masih tidak percaya dirinya istri dari Juandra Gilbert Edizon.


"kenapa Hmm?" pertanyaan juandra menyadarkan lamunan keyra.


"Aa..Tidak suamiku" jawab keyra, juandra mengulas senyumnya.


"Kita bahkan setiap saat melakukannya, tapi kamu masih malu malu melihat tubuhku hmm?,kamu memang wanita yang unik bagiku baby." ucap juandra membelai rambut panjang istrinya. Juandra berbaring mendekati perut istrinya lalu mengecupnya.


"Anak anak daddy senang menyaksikan pelajaran pertama kalian Hmm?, daddy harap kalian menyukainya." keyra mengeryitkan keningnya mendengar ucapan suaminya.


"Pelajaran pertama?,maksudnya?" tanya keyra bingung, juandra melihat kearah istrinya.


"Aku tau kamu tidak takut menyaksikan apa yang vloya lakukan tadi,aku anggap itu pelajaran pertama untuk anak anak kita baby." ucap juandra kembali mencium perut istrinya.


"Kamu mengetahui itu?" tanya keyra tidak percaya suaminya tau mengenai kejadian tadi.


"Apa yang tidak aku ketahui baby." cup... Juandra mengecup bibir istrinya dan ********** sampai kedalam. Deringan ponselnya menghentikan ciuman mereka.


"Iya pi" ternyata andreu yang menghubunginya saat itu.


"Istri kamu baik baik saja kan son?,


bagaimana dengan cucu cucu kami?" cecar andreu dengan pertanyaannya.


"Mereka sangat baik pi,papi tenang saja. Mereka hanya semut yang lewat pi." jawab juandra membuat andreu dan keluarga merasa lega mendengar keadaan menantu mereka baik baik saja.


"Syukurlah kalau mereka baik baik saja, kamu harus tetap waspada son. mereka sudah kamu eksekusi?" ucap Andreu mengingatkan putranya untuk tetap berhati hati,dia juga menanyakan orang orang yang tadi ingin mencelakai menantunya.


"mereka sudah aku amankan di markas pi." jawab juandra.


"Baiklah,kalau begitu papi tutup dulu, biar papi yang mengurus mereka." andreu mematikan sambungan teleponnya dengan putranya,juandra menyimpan kembali ponselnya kearah meja,dia menoleh kearah istrinya dengan tersenyum melihat istrinya saat itu sudah terlelap tidur. Juandra mengecup kening istrinya lalu menyelimuti tubuh istrinya. Juandra bangun memakaikan bajunya dan keluar dari kamar menemui Berto,Deri dan anak buahnya



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.

__ADS_1


__ADS_2