Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
78


__ADS_3

Hari ini,Hari pernikahan Bareil dan sofia di lansungkan.Pemberkatan pernikahan mereka berjalan dengan lancar,Bareil dan sofia begitu bahagia ahkirnya mereka sudah menjadi suami istri sekarang ini.setelah selesai Pemberkatan pernikahan mereka berdua,seluruh keluarga besar lansung pergi menuju kehotel yang akan menjadi tempat resepsi mereka berdua. Semua media disana memberitakan pernikahan Anak penguasaha terkenal itu.


"Nath aku tidak melihat Geril datang keacara pemberkatan Beriel tadi,apa kau tidak mengundangnya.?" tanya Dio.


"Aku sudah memberitahunya bahkan lansung kerumahnya, katanya dia akan datang tapi mungkin dia ada halangan makanya dia tidak bisa datang,atau tidak dia akan datang nanti.


aku dengar putrinya sudah pulang dari lembaga sosial kemarin,bisa jadi dia sedang menghabiskan waktu bersama dengan putrinya." jawab nathan.


"Emm.begitu." jawab Dio.


"Kau masih demdam Dio.?" tanya nathan.


"Tidak nath,aku sudah memaafkannya, makanya aku menanyakan kedatangannya,aku mau meminta maaf kepadanya juga,tidak seharusnya aku marah padanya,semua orang bisa melakukan kesalahan nath dan juga mendapatkan kesempatan." Ucap Dio serius dengan ucapannya.


Puk.."Terimakasih Dio,Geril sahabatku, aku juga tidak mau kita bermusuhan. Putrinya sudah berubah Dio bahkan sangat jauh berubah sekarang." ucap nathan.


"Hmm..baguslah aku turut bahagia mendengarnya,jika dia ikut aku mau meminta maaf dengan putrinya juga." ucap Dio.


"Hmm..mungkin ikut,kita lihat nanti."


"Iya." jawab Dio.


"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Andreu ikut duduk mendekati ipar dan besannya.


"kami membicarakan Geril." jawab Dio.


"Hmm iya aku tidak melihatnya datang tadi,kemana dia..?" tanya Andreu.


"Mungkin ada halangan,kakak pasti sudah tau putrinya kemarin sudah keluar dari lembaga sosial itu." jawab nathan.


"Iya."jawab andreu.


mereka bertiga masih mengobrol membahas masalah kerjaan,sampai jam sudah menunjukan pukul 3 sore barulah mereka menyudahinya karena akan bersiap keacara resepsi Bareil jam 4 sorenya.


Tibalah sekarang waktunya acara Resepsi pernikahan Bareil dan Sofia,


Pihak keluarga sudah berada di dalam balai room, para undangan juga sudah mulai berdatangan. Nathan selaku orangtua mempelai pria memberikan kata sambutan untuk para tamu undangan yang sudah hadir disana. Setelah selesai mulailah tamu undangan bergilir berganti naik keatas pelaminan memberikan ucapan selamat kepada Bareil dan sofia atas pernikahan mereka.


"Maora aku belum melihat mbak mitha datang,kalian tidak mengundang mereka ?" tanya Amira.


"Kami mengundang mereka kak,bahkan sampai datang kerumah mereka, mungkin belum kali.Aku dengar Ayura sudah kembali dari lembaga sosial kemarin." jawab Maora.


"Oh ya..,aku nggak sabar ketemu mbak mitha sama Ayura,udah lama kita nggak ketemu." ucap amira.


"Iya kak,Kami satu Negara dan kota aja jarang ketemu,tapi benaran deh aku juga kangen sama Ayura." Ucap Maora.


"Iya kita tunggu saja nanti." ucap Amira kembali duduk.


Acara resepsi itu masih berlansung, tamu undangan semakin ramai berdatangan kesana.Dari luar Geril dan keluarganya berjalan masuk kedalam.


"Kita temui Nathan dulu.ingat jika mereka menanyakan Ayura kamu harus jawab seperti yang aku bilang." ucap Geril mengingatkan istrinya.


"Iya pa." jawab mitha.


"Mbak....." Ucap Amira lansung memeluk tubuh mitha.

__ADS_1


"Ami.." ucap Mitha juga memeluk tubuh amira sama eratnya dengan amira.


"Aku kangen banget sama mbak.." ucap amira.


"Sama ami,mbak juga." Ucap mitha. Mereka berdua mengurai pelukan,kini giliran Maora memeluk mitha.


"Satu negara,kota kita aja jarang ketemu." ucap maora membuat mitha tersenyum,lalu dia beralih melihat Elisa. Perlahan Elisa mendekati Mitha dan lansung memeluk mitha membuatnya terdiam sedih.


"Maafkan aku." Ucap mitha menahan air matanya.


"Emm.sama mbak,aku juga minta maaf, kan' pengen nangis aku mbak tapi malu lihat banyak orang." ucap Elisa.


"Sama aku juga,tapi nanti mek up kita luntur." Ucap mitha juga membuat candaan.


Melihat itu amira dan maora saling pandang dan tersenyum kemudian mereka berempat mengobrol sambil bercanda ria.


Disisi lain Geril tengah berpelukan dengan nathan.


"Selamat Bro sekarang sudah punya menantu." ucap Geril memeluk erat nathan yang juga di balas nathan memeluknya dengan Erat.


"Terimakasih.Aku kira kau tidak mau datang." Ucap Nathan.


"Bagaimana mungkin aku tidak datang,


kalau tadi aku minta maaf,Aku masih mengurus putriku." Ucap Geril.


Saat itu Dio melihat Geril datang,dia lansung mendekatinya.


"Geril.." Dio lansung memeluk tubuh Geril membuat Geril terkejut sampai terhuyung sedikit kebelakang.


"maafkan Aku Geril." ucap Dio. Mendengar itu Geril membalas pelukan Dio dengan Erat.


"Aku yang harus meminta maaf Dio,


karena putriku...." ucap Geril terpotong.


"Jangam bahas itu lagi,aku sudah memaafkan dan melupakan kejadian itu, ayo kita seperti dulu lagi." Ucap Dio menepuk belakang Geril.


"Hmm..terimakasih Dio." Ucap Geril sangat bahagia.


"Jangan menangis kau tidak malu kau sudah tua." ledek Dio membuat Geril menepuk belakang Dio sedikit keras.


"Sialan kau." mereka pun tertawa kecil begitu juga nathan,dia sangat bahagia sahabatnya sudah kembali tersenyum.


"Geril." Geril menoleh melihat Andreu yang memanggilnya. Andreu lansung memberikan pelukan kepada Geril.


"Maafkan aku And..Aku sungguh minta maaf." Ucap Geril.


"Aku sudah memaafkanmu,jangan lagi menganggap kami membencimu,mari kita hidup seperti dulu lagi.." Ucap Andreu.


"Hmm,terimakasih And.." Ucap Geril.


Kemudian Mereka berempat mengobrol bersama dan tertawa bersama.


Geril tidak menyangka malam itu dia mengira mereka akan berkumpul seperti dulu lagi,Geril mengira mereka masih mendiaminya karena masalah putrinya dulu tapi Geril salah,ternyata mereka malah menantikan kehadirannya disana,Begitu juga Mitha istrinya,Dia sangat khuatir Elisa masih marah padanya bahkan dia berpikir bagaimana nanti Elisa membawanya kembali mengingat perbuatan putrinya,namun dia juga salah menebak,ternyata malah sebaliknya Elisa maupun yang lain malah sangat menantikan kehadirannya.

__ADS_1


"Mbak Dimana Ayura?,Aku sangat merindukan dia mbak..?" tanya Amira membuat Mitha terdiam sejenak.


"Ayura ada di rumah Ami,dia kelelahan jadi dia tidak ikut." jawab mitha.


"Hmm baiklah,padahal aku sangat menantikan kehadirannya." ucap amira sedikit kecewa.


"Sama aku juga,aku pikir dia akan ikut kesini." Ucap Elisa.


"Bagaimana kalau besok kita kerumah mbak mitha bertemu dengan Ayura..?" ucap Maora memberikan idenya.


"Ide yang bagus,gimana mbak boleh kan..?" tanya Amira,Sedangkan mitha menjadi gugup.


"Emm,Nanti aku tanya Ayura dulu ya Ami,soalnya dia sekarang semenjak kejadian itu jarang mau bicara." Jawab mitha.


Mendengar itu Elisa merasa tidak enak hati,dia mendekati mitha lalu merangkul mitha.


"Maafkan aku ya,ini pasti karena ucapanku dulu terlalu kasar." Ucap Elisa merasa bersalah.


"Tidak Elisa,jangan berkata seperti itu, itu bukan salahmu Elisa." ucap Mitha.


Bersaamaan dengan itu,Juandra dan keyra datang menemui mereka.


"Tante mitha."


mitha lansung menoleh melihat juandra dan keyra kemudian dia melihat kearah perut keyra yang kelihatan sudah membuncit.


"Tante.." panggil Keyra lagi.


Mitha tersenyum kearah Keyra. "ya nak.."


Keyra lansung memeluk tubuh mitha membuat mitha terkejut.


"Maafkan aku.." ucapnya.


Mitha mengangkat tangannya lalu mengusap belakang keyra dengan lembut.


"jangan meminta maaf,Tante yang seharusnya meminta maaf sama kamu sayang,maafkan anak tante yang sudah membuat kamu terluka." Ucap Mitha sendu.


"Keyra sudah memaafkan Ayura tante." Ucap keyra lalu mengurai pelukan mereka.


"Dimana Ayura?,aku mau bertemu dengannya."


Tes..menetes air mata mitha.


"Tante kenapa menangis..?" tanya Keyra yang lansung mendapatkan gelengan kepala dari mitha.


"Tante nggak apa apa sayang,tante senang sekali kamu sudah mau memaafkan Ayura,Ayura tidak ikut,dia ada di rumah masih kelelahan." ucap mitha.


"Kalau begitu bolehkan besok aku menemuinya kerumah tant,takut nantinya aku tidak bisa lagi bertemu dengannya.."Ucap Keyra.


"Tu kan' Mbak,keyra aja mau bertemu apalagi kami.." Ucap Elisa.


"Baiklah,Besok aku kabari kalian ya." Ucap Mitha kemudian dia berpamitan sebentar ingin kepelaminan bersama Geril mengucapkan selamat kepada Bareil dan Sofia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca dan setia menanti setiap lanjutan Episode Novelku ini,bantu like dan komentar yang baik biar Author semangat Update,jika ada salah ketik nanti akan di perbaiki tulisannya.🙏🙏


__ADS_2