Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
43


__ADS_3

"Kita Tunda dulu saja,sampai aku kembali dari sana." ucap juandra yang membuat istrinya terdiam.


Juandra bangun ingin menuju ruang ganti,namun dia kembali di hentikan istrinya dengan menarik tangannya hingga dia jatuh terbaring lansung menindih istrinya.


Tak...


Aukh.." sakit suamiku" keluh keyra karena suaminya menyentil keningnya.


"Bagaimana kalau aku tadi mengenai luka di perutmu?" ucap juandra lalu memiringkan tubuhnya lalu memeluk lagi istrinya.juandra memegang dagu istrinya dengan matanya menatap serius kearah istrinya.


"Aku ingin sekali melakukannya,tapi aku lebih mengutamakan kesehatan kamu,


Luka di perut kamu belum benar sembuh bahkan dalamnya masih sakit bukan?.aku menikahimu bukan karena hasratku tapi aku menikahimu untuk terus bisa bersamaku selamanya. Masalah itu,aku masih bisa menahannya.


Sembuhkan luka ini dulu,saatnya tiba aku akan meminta hakku,aku tidak akan melepaskan kamu meskipun kamu menjerit memohon untukku berhenti."


Cup...juandra mencium bibir istrinya,


setelah lama bermain disana,juandra perlahan mulai turun kejenjang leher istrinya,lalu memberikan banyak tanda merah disana,dia kembali mengecup bibir istrinya,kemudian menghentikannya lalu melihat kearah istrinya.


"Boleh aku meminta ini?" Ucap juandra menundukan pandangannya kearah bukit kembar istrinya,perlahan keyra menganggukan kepalanya mengijinkan suaminya bermain di miliknya. Juandra kembali mencium istrinya dengan tangannya perlahan berjalan kearah belakang istrinya lalu membuka pengait penutup bukit kembar tersebut.setelah terbuka juandra perlahan menaikan baju istrinya.seketika itu juandra terdiam tampa sengaja dia menelan kasar air ludahnya.dengan sangat lembut juandra memegang bukit kembar itu dengan kedua tangannya,membuat keyra lansung menegang merasakan sesuatu yang aneh di dalam tubuhnya.


juandra kembali mencium bibir istrinya dengan tangan satunya mulai bermain di bukit kembar istrinya.


Emmmm...Ahh..


******* dari mulut keyra keluar saat juandra menyesap atas bukitnya secara bergiliran.juandra masih terus bermain disana membuat keyra kembali mendesah.


Emmm ahh "Su..suamiku.."keyra menahan gejolak di tubuhnya,sebagai seorang dokter dia memahami sebuah teori tentang berhubungan badan,seperti saat ini dia sangat merasakan suasana yang berbeda saat suaminya masih terus memainkan bukit kembarnya.perlahan keyra menghentikan suaminya membuat mereka saling menatap.


"Lakukan sekarang suamiku,aku siap, aku tau kamu pasti sakit menahannya." ucap keyra.


Juandra kembali mencium bibir istrinya sampai berapa menit kemudian,barulah dia menghentikannya.juandra kembali menutup lagi dua bukit kembar istrinya.


"Aku masih bisa menahannya,cukup dengan tadi kamu sudah mengijinkan aku merasakan ini.Tunggu aku kembali dari sana kita akan melakukannya. Aku tidak suka melakukan kegiataanku dengan tergesa gesa." ucap juandra lalu memeluk lagi tubuh istrinya.


"Jaga dirimu baik baik disini selama aku pergi,jangan melakukan pekerjaan yang Berat." ucap juandra lagi. Keyra meraba raba dada bidang suaminya.


"Berjanjilah padaku,kembalilah dengan selamat,ingat istrimu disini ini masih perawan." ucap keyra lansung menyembunyikan wajahnya karena malu dengan ucapannya sendiri.mendengar itu,juandra tersenyum lalu mengangkat wajah keyra.


"Apa ini sebagian caramu mengodaku Hmm..,?"tanya juandra gemas sekali dengan istrinya,keyra tersipu malu tidak menjawab lagi ucapan suaminya.


"Tidurlah.nanti aku bangunkan." ucap juandra dengan mengelus belakang istrinya.keyra mengikuti apa yang suaminya katakan.


setengah jam kemudian keyra sudah tertidur lelap di pelukan suaminya.


perlahan juandra melepaskan pelukannya lalu bangun lansung menuju ruang ganti menyiapkan barang yang akan dia bawa nanti.

__ADS_1


Deringan ponsel juandra membuatnya mengambilnya.


"Bos jadwal anda di majukan sekarang, nanti malam tidak bisa berangkat,ada badai dan angin kencang." ucap Berto memberitahu jadwal keberangkatan mereka sore itu.


"kemarilah sepuluh menit lagi." jawab juandra,setelah itu juandra lansung menghubungi mertuanya.


"Hallo Pa,papa mama bisa kemari?,


jadwal keberangkatanku di maju sekarang.Keyra sedang tidur,aku tidak mau membangunkannya." ucap juandra memberitahu mertuanya,Dio pun lansung mengiyakan permintaan menantunya.


Setelah selesai menghubungi mertuanya, juandra juga menghubungi orangtuanya memberitahu keberangkatannya sekarang,dia juga menitipkan pesan untuk menjaga istrinya.


setelah selesai menghubungi orangtuanya, dia kembali mengemas barangnya lalu berjalan menuju kamarnya dengan membawa sebuah kotak di tangannya, yang berisikan sesuatu yang bisa menjaga istrinya.


Cup..juandra memberikan kecupan di kening istrinya.


"Aku akan kembali dengan selamat." Ucap juandra lalu meletakan kota tadi di dekat istrinya.juandra lansung keluar dari kamarnya dan lansung berangkat menuju bandara.


dua puluh menit kemudian,papa mama keyra sampai di apartemen menantunya, mereka lansung masuk kedalam,karena sudah di beritahu juandra kedatangan mereka kepada petugas disana.


"mama masuk saja biar papa tunggu disini." ucap Dio,istrinya lansung masuk kedalam kamar menantunya.terlihat kerya tengah terlelap tidur.


elisa tersenyum tidak sengaja melihat leher putrinya penuh dengan tanda merah,elisa mengira putrinya sudah melakukan hubungan suami istri dengan suaminya. Tidak mau menganggu tidur putrinya,elisa kembali keluar menemui suaminya.


"Papa disini saja,aku mau kedapur melihat apakah ada bahan makanan untuk di masak,sepertinya keyra sangat kelelahan pa.." ucap elisa sambil tersenyum yang di mengerti oleh Dio.


"sepertinya sudah pa,lihat leher keyra seperti di gigip serangga karena ulah menantu kita" ucap elisa tertawa kecil.


"Baguslah..berarti sebentar lagi kita akan menjadi kakek nenek." ucap Dio juga tersenyum.


"Iya Pa,aku kedapur dulu." elisa lansung kedapur melihat bahan makanan yang ternyata sudah lengkap disana.elisa lansung mengolahnya,dia tidak lupa membuat minuman untuk suaminya.


Di kamar,keyra mulai membuka matanya lalu menelisik kamar itu mencari keberadaan suaminya.


"Dia kemana..?" guman keyra bangun dengan tidak sengaja menyenggol kotak hitam milik suaminya tadi,keyra lansung membukanya.dia mengambil sebuah tulisan tangan disana.


Bawa ini bersamamu,jangan pernah kamu tinggal. Petunjuk pengunaannya sudah aku tulis di bawah ini.saat kamu bangun nanti ,aku sudah tidak lagi di Negara ini.jaga dirimu untukku.istrikuโค๏ธ .


Tes..Air mata keyra lansung menetes mengalir di pipinya.


hiks..hiks..Tangisan keyra lansung pecah.


"Suamiku.." ucap keyra sedikit kuat yang terdengar oleh papanya,karena kamar juandra sedang di matikan kedap suaranya.Dio dan elisa lansung menghampiri putrinya.


"Sayang..,"Dio lansung memeluk tubuh putrinya itu.


"Ada apa Hmm..?" tanya Dio.

__ADS_1


"Pa..Juan pa..dia sudah pergi ninggalin aku,kenapa dia nggak nungguin aku pa.." keyra kembali menangis.


"Sayang..,jadwal keberangkatan suami kamu di majukan karena nanti malam tidak bisa,akan ada badai besar yang akan menunda keberangkatannya,jangan sedih..doakan saja suami kamu baik baik saja disana." ucap Dio menenangkan putrinya.


"Apa yang papa katakan benar sayang,


jangan sedih ya..yakinin saja juan baik baik saja,dan kembali kesini dengan selamat.oke." ucap elisa mengusap kepala putrinya.


Keyra menghapus air matanya.


"Iya Pa...,papa sama mama sudah lama disini.?" ucapnya menanyakan kedua orangtuanya.


"papa sama mama setengah jam lalu kesini,juan menyuruh kami menjemput kamu.nanti kita pulang kerumah dulu ya..jawab papanya.


"Iya pa..," jawab keyra.


"sayang mama ada buat sop daging untuk kamu,makan ya biar tenaga kamu sama sakit itu kamu cepat pulih." keyra mengeryitkan keningnya mendengar ucapan mamanya.


"Aku sakit..??,aku nggak sakit kok ma.." jawab keyra membuat papa mamanya tersenyum.


"sayang kamu kan habis anuankan sama suami kamu,memangnya nggak sakit gitu?" terang mamanya membuat keyra melototkan matanya.


"Maksud mama aku..." elisa menganggukan kepalanya menjawab ucapan putrinya.


"Iya...memangnya nggak sakit..?" ucap Elisa menggoda putrinya.


"pa.ma..sebenarnya kami belum melakukannya" jawab keyra jujur.


"lalu ini apa..kalau kalian belum melakukannya?" tanya mamanya, keyra melihat kearah kaca seketika itu wajah keyra memerah.


"Ma suamiku hanya..." keyra memberikan gerakan yang membuat papa mamanya mengerti.


"Emm...iya iya..,sabar ya sayang, ternyata suami kamu sangat kuat ya menahannya." ucap mamanya melirik kearah suaminya yang tersenyum saja saat itu.


"kamu belum tau keturunan Gilbert seperti apa ma,siap siap saja putri kita seperti mama mertuanya nanti yang pinsan saat malam pertama." ucap Dio membuat keyra melihat kearah papanya.


"Maksud papa,mamy amira?" tanya keyra yang di anggukan papanya. Keyra terdiam membuat papa mamanya lansung tertawa.mereka masih mengobrol bersama.


Keyra sangat terbuka dengan orangtuanya mengenai apa pun,dia tidak pernah menyembunyikan apapun dari orangtuanya.



Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.



Upnya akan lama ya teman teman, karena lagi di sibukan dengan pekerjaan.๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2