Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
21


__ADS_3

Juandra dan Berto lansung menuju rumah Dio malam itu untuk menemui keyra.


melihat kedatangan Juandra kesana penjaga Gerbang rumah itu lansung membukanya dan mempersilahkan juandra masuk kedalam.


Di dalam Dio dan elisa serta Kenzo sedang berada di meja makan karena mereka akan makan malam bersama.


"Permisi Tuan,di depan ada Tuan muda juandra" ucap bibik pelayan memberitahu Dio membuat dia dan istrinya juga Kenzo bangun lalu berjalan menuju kedepan.


"Juandra...,kau sudah sampai?" ucap Dio.


"Iya om.Baru saja sampai,saya hanya mampir sebentar ingin mengantar ini untuk keyra" Juandra lansung menyerahkan bungkusan itu lalu di sambut oleh elisa.


"Tidak mau mampir dulu.?,nanti om panggilka keyra."ucap Dio.


"mungkin lain kali om, biarkan dia beristirahat,kalau begitu saya permisi"ucap juandra.


"Baiklah..berhati hatilah" ucap Dio lalu juandra pergi menuju mobilnya kemudian melajukan mobil itu keluar dari rumah tersebut.


"Apa itu ma?" tanya Kenzo penasaran.


"Sepertinya ini untuk kakak kamu..,


pergilah antar sama kakak kamu" ucap mamanya yang lansung di angguki Kenzo lalu berjalan menuju kamar kakaknya.


Tok...tok..


"Masuk.." ucap keyra.dia melihat adiknya masuk dengan membawa bungkusan di tangannya.


"kenapa dek?" tanya keyra.


"ini oleh oleh dari kak Juandra" kenzo lansung meletakan bungkusan itu di dekat kakaknya membuat keyra mengeryitkan keningnya.


"siapa yang antarin?"tanya keyra.

__ADS_1


"Dia sendiri kesini ngantarnya,tapi sekarang udah pulang..,kalau gitu aku keluar kak mau makan belum makan ini,lapar.." ucap kenzo membuat keyra tersenyum menganggukan kepalanya.


setelah kepergian adiknya,keyra mengambil bungkusan yang juandra kirim untuknya lalu membukannya.


"Gaun..?.untuk apa coba membelikan ku Gaun?" Ucap Keyra kemudian melihat sebuah surat disana lalu membuka lipatannya.


"Simpan baik baik saatnya tiba kau harus memakainya untukku" keyra mengambil satu lagi sebuah surat.


"Hubungi aku jika kau sudah melihat Gaun itu,ada sesuatu yang ingin aku katakan" itulah pesan kedua yang juandra tuliskan dengan tangannya sendiri.


"Untuk apa aku harus menghubunginya?,


Apa dia mau memamerkan seperti tadi?." ucap Keyra kemudian menyimpan gaun serta tulisan itu kembali kekotaknya. Lalu dia perlahan baring namun berapa menit kemudian dia kembali memikirkan ucapan juandra. Karena terus memikirkan ucapan juandra yang ingin mengatakam sesuatu,keyra mengambil ponselnya lalu menghidupkan kembali ponselnya yang kemudian banyak masuk pesan dan chat Groupnya masuk.


Keyra masih ragu ingin menghubungi juandra,sampai hatinya mulai gelisah, keyra memutuskan untuk menghubungi juandra.


Di tempat lain Juandra dan Berto memilih pulang menuju keApartemen mereka karena pulang kerumah Utama akan menempuh perjalanan cukup jauh lagi.


Mereka berdua baru saja sampai di parkiran apartemen,kemudian lansung menuju apartemen mereka masing masing.sampai di dalam juandra lansung menuju kamarnya lalu mulai membuka baju kemejanya kemudian dia menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sudah terasa lengket. Berapa menit kemudian juandra baru saja menyelesaikan mandinya,bersamaan dengan dia keluar dari kamar mandi,


"Kau sengaja mematikan ponsel mu?" tanya juandra yang tidak di jawab Keyra, melihat itu juandra mengalihkan panggilan mereka menjadi vedio call yang di terima oleh keyra,seketika itu keyra lansung melototkan matanya lalu menutupnya karena terkejut melihat tubuh polos juandra.


"Ada apa?" tanya juandra belum menyadarinya keadaannya.


"Kak juan,kalau memang masih mau mandi kenapa mengangkat telepon dariku?" ucap keyra membuat juandra melihat kearah dirinya dan tersadar.


"aku baru saja selesai mandi. Tunggulah sebentar aku ambilkan baju dulu." ucap juandra lalu berjalan menuju ruang gantinya,semantara keyra mulai membuka matanya melihat kearah layar.


Bagaimana dia bisa sesantai itu saat aku terkejut melihat tubuhnya,ya ampun dasar tidak tau malu.


Guman Keyra sambil matanya menatap layar yang belum terlihat juandra kembali. Tidak lama juandra datang sudah memakai pakaian santainya yang membuat keyra terdiam sejenak dalam hatinya mengagumi jika juandra pria yang sangat tampan pernah dia lihat.


"Hey..." Keyra tersadar dengan ucapan juandra.

__ADS_1


"Kau sudah melihat hadiah dariku??" tanya juandra sambil berjalan menuju tempat tidurnya.


"Sudah,untuk apa membelikan Gaun untuk ku?" tanya keyra.


"seperti yang tertulis di surat tadi" jawab juandra.


"Mm..lalu kak juan mau mengatakan apa?" tanya keyra lansung pada inti pertanyaannya.


"rupanya kau tidak sabaran,bagaimana kalau aku tidak jadi mengatakannya?" keyra tidak menjawab namun dalam hati menggerutu karena ucapan juandra.


"Bagaimana kondisimu,apa kau sudah sehat melihat kau sudah dirumah?" tanya juandra.


"bosan saja dirumah sakit.lagi pula aku kan dokter,aku bisa merasakan kondisi tubuhku sendiri." jawab keyra sedikit cuek. Juandra menatap wajah keyra yang saat itu menatap kearah lain.


"Dia Soraya.adik kak evelyn sepupuku" keyra lansung melihat kearah juandra karena terkejut namun dia kembali pura pura tidak merasa terkejut.


"Apa maksud kak juan?"Tanya keyra menutupi keterlejutannya,mengingat sudah berpikiran tidak tidak sejak tadi saat juandra menghubunginya. Juandra tersenyum membuat keyra tertegun ini pertama kali keyra melihat senyuman langka juandra.


"Jangan berpura pura seolah kau tidak penasaran siapa wanita bersamaku,aku tau kau berpikir bahwa aku sudah memiliki kekasih bukan?" deg.... Jantung keyra berdetak sangat kencang karena juandra mengetahui isi pikirannya.


"Dalam hidupku memiliki kekasih itu tidaklah penting." sambung juandra membuat keyra mendengar itu hatinya merasa sedikit sakit.


"Sudah malam kau beristirahatlah." ucap juandra lagi yang di angguki keyra lalu mematikan sambungan vedio call mereka. Juandra lansung bangun dari tempatnya menuju meja kerjanya, sedangkan keyra berbaring tapi matanya tidak bisa mau dipejamkan karena pikirannya selalu mengingat ucapan terahkir juandra katakan.


puk..puk..keyra memukul kedua pipinya.


"Tidak...,aku tidak boleh seperti ini, tidak boleh begini.bangun keyra..jadilah seperti dirimu dulu." gumanya keyra pada dirinya sendiri.keyra perlahan bangun lalu berjalan menuju ruangan yang hanya dia yang bisa masuk kesana.


Di kediaman Gilbert Andreu dan amira belum tidur mereka masih mengobrol bersama di kamar mereka sambil menonton.


"Hubby..tidak terasa sekarang kita semakin tambah umur ya..juandra kita yang dulu kecil kini sudah tubuh dewasa.


seumurannya sekarang kau sudah memilik dia,sedangkan putra kita mendengarnya memiliki kekasih saja dia belum." ucap amira mengingat masa kecil juandra dan sekarang.

__ADS_1


"Hmm... Tidak apa.aku berharap dia menemukan pendamping hidup seperti kamu honey.." ucap andreu lalu mengusap wajah istrinya.


Cup...andreu mulai mencium bibir istrinya ********** dengan bergitu lembut dan mesra,lalu perlahan mulai merayap ketempat lain. Malam itu seperti malam lain mereka memadu kasih mereka dengan bercinta sepanjang malam yang tidak pernah bosan mereka lakukan.


__ADS_2