Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
34


__ADS_3

"ke..kenapa kakak menatapku?" tanya keyra gugup.


"Hanya ingin melihat Tunanganku saja,apa tidak boleh?" tanya juandra membuat wajah keyra bersemu merah merona.


"emm..apa kakak akan kembali kekantor?" tanya keyra mengalihan ucapan juandra padanya.


"Hmm.kenapa?.mau ikut lagi?" ucap juandra bertanya yang lansung di gelengkan keyra kepalanya.


"Tidak kak." jawab keyra.


"Itu lebih bagus,kau bisa menganggu konsentrasiku" jawab juandra.


"Aa? A..apa yang kakak katakan..?" tanya keyra tidak terlalu mendengar gumanan juandra.


"Lupakan." jawab juandra lalu pokus membawa mobilnya.


Saat ini mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju rumah keyra.awalnya juandra ingin pergi duluan karena dia akan melanjutkan lagi pekerjaannya,


tetapi mamynya mengatakan menyuruh dia memgantar keyra pulang karena calon mertuanya akan ikut bersama mereka menuju tempat yang akan menjadi tempat resepsi tertutup mereka nanti.


Andreu memutuskan akan membuat acara resepsi pernikahan mereka berdua dengan mengundang kerabat mereka saja disana yang disetujui Juandra begitu juga keyra.


Tidak lama mereka sampai di rumah kediaman keyra.


"Kenapa?" tanya juandra melihat kearah keyra yang belum juga keluar dari mobilnya.


"Itu..kakak tidak mampir dulu?" tanya keyra,membuat juandra melihat kearah jam tangannya.


"Lain kali saja, Aku harus segera kembali kekantor,pekerjaanku banyak." ucap juandra yang di angguki keyra.


"Baiklah" ucap keyra kemudian Juandra keluar dari mobilnya lalu membuka pintu mobil disisi keyra,tampa memberitahu keyra, dia lansung mengendong tubuh keyra membuat keyra terkejut.


"Kak..tu..turunkan aku" ucap keyra gugup karena saat itu, juandra yang mengendong dirinya di lihat oleh semua pelayan dan penjaga rumahnya.


"Tunjukan saja dimana kamarmu?" ucap juandra tidak memperdulikan ucapan keyra maupun pelayan disana.


"Di lantai dua kamarku" jawab keyra membuat juandra lansung melangkahkan jenjang kakinya menuju kamar keyra.sampai di atas keyra juga memberitahu letak kamarnya,juandra pun lansung membawa keyra masuk kedalam,dengan perlahan juandra meletakan tubuh keyra di atas tempat tidurnya.setelah itu juandra ikut duduk mendekati keyra.


Cup...juandra membubuhkan ciuman di kening keyra dengan sangat lembut.


"Beristirahatlah" ucap juandra dengan mengusap kepala kerya.


"Emm.." jawab keyra malu malu.juandra bangun dari tempat duduknya lalu berjalan keluar dari kamar keyra menuju keluar dari rumah tersebut. Dia lansung melajukan mobilnya kembali menuju kantornya.


Di rumah Keyra semua pelayan sedang membicarakan nona muda mereka, mereka sangat senang mengetahui jika nona mereka sekarang sudah memiliki kekasih yang tidak mereka sangka, ternyata putra tunggal si raja bisnis di Negara tersebut.


Di kamar,keyra tengah memegang keningnya yang barusan juandra cium dengan sambil tersenyum,ini kedua kalinya juandra menciumnya.Hati keyra saat ini penuh dengan bunga yang mekar mewangi karena bahagia.

__ADS_1


"Aku rasanya seperti sedang bermimpi..


,tapi cincin yang aku pakai ini benaran nyata..aaaa kak juan..." keyra seperti sedang kesurupan mengingat setiap kejadian hari ini,dimana perlakuan juandra padanya begitu tidak terduga membuat keyra merasa berbunga bunga hatinya.


"Kak juan..." Guman keyra lalu membaringkan tubuhnya telentang dengan tidak memudarkan senyumannya.


"Aaaa lama lama aku bisa gila kayak gini" guman keyra lalu bangun kemudian menuju kamar mandinya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket.dua puluh menit kemudian keyra menyelesaikan mandinya.bersamaan dengan itu ponselnya berdering yang lansung keyra angkat dengan melupakan keadaannya.


"Kakak baru sampai?"


juandra sangat terkejut disana melihat Tubuh keyra hanya mengunakan balutan handuk putih di tubuhnya,dia melirik kearah Berto menyuruh mereka berdua keluar dari ruangannya dulu.


"Apa kamu sengaja ingin menggodaku..?" tanya juandra menyadarkan keyra,


seketika itu juga keyra lansung mematikan kameranya.


"Bu..bukan begitu,aku baru saja selesai mandi.kalau begitu aku ganti dulu,


matikan saja teleponnya" ucap keyra membuat juandra tersenyum disana.


"Hmm,Gantilah jangan mengunakan pakaian tipis." ucap juandra.


"Ia,kakak semangat bekerjanya.." ucap keyra dengan memerah wajahnya,


juandra lansung mematikan sambungan teleponnya.dia kembali memanggil asissten dan juga seketarisnya masuk untuk membahas lagi pekerjaan mereka. Sedangkan keyra,dia lansung segera memakaikan pakaiannya,serta perawatan wajah dan tubuhnya. Setelah selesai dia kembali membaringkan tubuhnya untuk beristirahat.


****


Di kantor,sejak mendengar pembicaraan sofia dan dapa tadi,Bareil terus melihat kearah ruangan.


"Apa mungkin dia benaran sakit,kenapa wajahnya biasa biasa saja..?" guman Bareil.


Hais.." Apa yang aku pikirkan?." ucap Bareil lalu kembali mempokuskan diri dengan pekerjaannya.


Tidak lama itu Sofia menghampiri Bareil.


"Ini berkas yang Tuan minta" sofia meletakan berkas tersebut di samping Bareil lalu dia kembali berjalan keruangannya.


"Apa hubunganmu dengan Dapa?" pertanyaan Bareil membuat sofia terkejut lalu membalikan lagi tubuhnya.


"Dia sepupu saya Tuan,kak Dapa Anak dari tante saya." terang Sofia jujur tapi dengan kegugupannya.


"Hm" ucap Bareil menanggapi jawaban sofia,kemudian sofia kembali menuju ruangannya.


"Dia jujur" guman Bareil lagi.


"Aku harus mencari tau,dia itu sakit apa?" Bareil mengirimkan pesan kepada kakaknya. Setelah itu dia kembali melihat berkasnya.

__ADS_1


****


"Apa yang membuatmu sampai menemuiku?" tanya pria itu.


"Aku minta bantuanmu?" pria itu tersenyum licik kearah orang yang bicara padanya.


"Apa imbalannya jika aku membantumu?" tanya pria itu.


"Aku akan memberikan semua informasi mengenai Keluarga Gilbert." jawabnya.


Ck.."Apa aku bisa mempercayaimu?,aku tidak sebodoh yang kau kira." ucap pria itu lagi.


"Nyawaku sebagai imbalannya" ucap orang itu lagi.


"Aku akan membantumu..? tapi pertama kau harus melakukan tugas ini dengan Sempurna" ucap pria itu memberikan tugas pertama kepada orang itu.


"Baik..akan saya laksanakan." jawabnya.


****


Di kantor Juandra mendapat telepon dari Deri.


"Ada apa?"


"Bos mata mata kita melihat ada yang berhianat Bos,bahkan mereka akan memulai rencana itu minggu ini, bertepatan dengan acara pernikahan anda Bos." jelas Deri membuat juandra meremaskan jemarinya.


"Baiklah,kau sebarkan semuanya untuk mengintai siapa penghianat itu." ucap juandra. Setelah mematikan sambungan telepon dengan Deri, juandra lansung menghubungi papinya.


"Pi temui aku di markas nanti,bawa juga Om Dio." ucap juandra membuat Andreu lansung menerka pasti aada yang masalah besar yang bersangkutan dengan acara pernikahan nanti.


"Nanti papi akan mengajak papa mertua mu kesana" jawab andreu lalu mereka pun mengahkiri pembicaraan mereka.


"Ada apa And..?" tanya Dio melihat Andreu terus menatapnya.


"Juan menyuruh kita ke markas setelah ini,ada yang ingin dia bicarakan." ucap Andreu membuat mata Dio menyipit.


"Apa ada sesuatu yang serius?." Tanya dio.


"Iya..sepertinya ada yang membocorkan informasi kepada musuh,aku kuatir jika mereka mengetahui acara pernikahan nanti." jawab Andreu.


"menurutku acara Respsinya,kalau tidak baik situasinya di batalkan saja dulu,


lagi pula aku mengerti situasinya And.


"kita akan bicarakan dengan juandra nanti" ujar Andreu yang di angguki Dio, sedangkan amira dan elisa masih sibuk berbelanja tidak mengetahui jika sekarang para suami menghuatirkan acara pernikahan putra putrinya.


__ADS_1


Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™


__ADS_2