
Seperti janjinya kepada Desya,Gerson saat ini tengah mencoba menghubungi Dean. Dean yang tengah sibuk dengan mainannya lansung mengambil tapnya ingin melihat siapa yang menghubunginya.
Dean melihat Gerson yang menghubungi Dia,Dean lansung mengangkatnya.
"Om...." ucap Dean dengan tersenyum.
"Sepertinya Kamu sangat menyukai mainannya?" tanya Gerson.
"Tentu saja,aku suka sekali Om.
terimakasih mainannya om.." ucap Dean memperlihat mainannya.
"Okey..,kamu pasti sudah tau kan cara memainkannya..?" ucap Gerson.
"Tau Om,Opa sudah mengajarkan caranya.Om dimana aunty Ayura..?" Jawab Dean lalu menanyakan Ayura.
"Auntymu,Aunty masih di ruangan dapur.Dean Om boleh tanya sesuatu.?"Ucap Gerson.
"Apa Om mau menanyakan kenapa Dean belum bicara sama mamy sampai sekarang..?" ucap Dean menatap Gerson.
"Hmm tepat sekali.." Ucap Gerson.
"Dean tidak marah sama mamy Om,
Dean hanya kesal saja sama mamy apalagi Daddy." jawabnya sedih.
"Baiklah Om mengerti.Dean..,Om tau kamu anak yang jenius,kamu mengetahui segalanya jadi Om tidak menyalahkan kamu dalam hal ini,tapi mengenai mamy kalian,mamy tidak bersalah dalam ini Dean,Dean pasti mengerti maksud Om.." Ucap Gerson.
"Dean mengerti Om.." jawab Dean.
"Om mendukung kamu marah sama daddy tapi jangan dengan Mamy Dean,Kamu mengerti.!!." Ucap Gerson.
"Iya Om.." Jawab Dean.
"Good..,Nanti Om kirim lagi mainan untuk kamu." Ucap Gerson tersenyum.
"Benarkah??,Apa Dean boleh memilih mainannya..?" Ucap Dean tersenyum senang.
"Tentu saja boleh."jawab Gerson juga tersenyum.
"Asik..yes.terimakasih Om." Ucap Dean kegirangan.
"Hmm,baiklah.Om masih ada kerjaan, Om tutup dulu ya.." Ucap Gerson.
"Iya Om by by.." Ucap Dean yang di iyakan Gerson dari sana lalu mengahkiri teleponan mereka.Setelah itu Dean kembali menyimpan Tabnya keatas Meja,dia pun melanjutkan lagi memainkan permainannya.
Tidak lama,Suara pintu kamarnya terbuka membuat Dean melihat kearah pintunya.
"Ada apa Nani..?" tanyanya.
"Di luar Mamynya Tuan kecil mau masuk menemui Tuan kecil,Ijinkan ya..?" ucap Susternya.
__ADS_1
"Suruh masuk Nani.." Ucap Dean.
Mendengar itu Keyra sangat senang sekali putranya mengijinkan dia masuk.perlahan Keyra pun berjalan mendekati putranya yang saat itu tengah sibuk bermain dengan Gamenya.keyra duduk mendekati putranya dengan tersenyum.
"Sayang..terimakasih sudah mengijinkan mamy menemui kamu.." Ucap Keyra.
Dean menghentikan permainannya lalu melihat kearah mamynya,dia tau mamynya tengah menahan tangisnya. Dean melihat kearah Jam tangannya, melihat jam sudah menunjukan pukul 5 sore,Dean bangun lalu ingin berjalan menuju kamar mandi namun terhenti.
"Sayang kamu mau kemana?" tanya mamynya.
"Mau mandi." jawabnya.
"Mamy bantuin kamu mandi Boleh..?" tanya Mamynya.
Dean tersenyum kecil yang saat itu masih membelakangi mamynya.
"Mau membantuku mandi,kenapa tidak bangun.?" ucap Dean membuat keyra lansung bangun dan lansung menghampiri putranya.
"Mamy boleh mandikan kamu..?" tanya Keyra lagi.
"Hmm.." Jawab Dea membuat hati Keyra sangat bahagia,meskipun putranya sangat dingin sekali padanya
,setidaknya dia di ijinkan putranya mendekatinya dan sekarang di ijinkan memandikannya.
Kini mereka berdua sudah di dalam kamar mandi.Keyra begitu telaten membantu putranya mandi sampai selesai.
saat ini keyra tengah membantu putranya memakaikan pakaiannya,
"Mamy jangan menangis,Dean tidak marah sama mamy,Dean hanya kesal kenapa Dean masih kecil,kalau Dean sudah Besar,Dean pasti sudah cepat mencari mamy,karena Dean memang tidak percaya mamy dulu sudah meninggal." Ucapnya.
Mendengar itu air mata Keyra semakin keluar.
"Apa mamy boleh memeluk Dean?" tanya keyra yang lansung di angguki Dean.Keyra pun lansung membawa tubuh putranya kedalam pelukannya.
Hiks...hiks..hiks..hiks...
"Maafin mamy sayang,Maafin mamy..." Ucap keyra dalam tangisannya.perlahan terdengar tangisan putranya dalam pelukannya. Keyra melepas pelukannya lalu memegang kedua pipi putranya.
"Dean sangat merindukan mamy..." Ucapnya menangis.Kerya kembali memeluk tubuh putranya.
"Maafkan Mamy ya sayang,mamy sudah meninggalkan kalian membuat kalian tidak mendapatkan kasih sayang mamy sejak masih bayi dulu, mamy sungguh bersalah sayang, maafkan mamy...maafkan mamy sayang.." Ucap Keyra menangis.
"Iya mamy..." Jawab Dean masih dalam pelukan mamynya.
"Mamy jangan pergi lagi,mamy ngak boleh kemana mana lagi,Dean ngak mau mamy pergi lagi Mam.." Ucap Dean juga menangis.
"Emm..iya sayang..,mamy tidak akan pergi lagi,mamy akan selalu bersama kamu sama Desya,Daddy.Mamy akan selalu bersama kalian..." jawab Keyra.
"Iya Mamy.." Ucap Dean.
Keyra mengurai pelukannya lagi,lalu menatap wajah putranya yang begitu mirip sekali dengan suaminya,dia tersenyum lalu menghapus air mata putranya,saat itu Dean juga tersenyum dan menghapus air matanya lalu mencium kedua pipi mamynya membuat keyra tersenyum bahagia karena putranya sudah menerima kehadirannya.
__ADS_1
"Mamy Dean mau makan di suapin mamy,mamy tidak adil hanya menyuapi Adek tapi Dean tidak.." Ucap Dean cemberut membuat keyra semakin tersenyum.
"Maafkan mamy ya sayang,sekarang mamy suapin Dean ya..mau makan sekarang..?" Ucap Keyra lalu menanyakan putranya.
"Iya mamy,Dean masih lapar,daddy membuat Dean tidak jadi makan tadi." Jawabnya.
"Iya sayang..kalau begitu mamy ambilkan dulu makanannya ya." ucap Keyra ingin beranjak.
"Biarkan nani yang mengambilkan makanannya Mamy..mamy tetap disini sama Dean. Dean masih mau sama mamy" Ucap Dean kembali memeluk tubuh mamynya,saat itu keyra juga memeluk erat tubuh putranya.
"Baiklah."
mendengar itu,suster Nani lansung segera pergi menuju kedapur mengambil makanan dimana Amira dan Maora juga berada disana.
"Mau ambil apa sus..?" tanya Amira. Suster Dean mendekat kearah Amira dan Maora dengan tersenyum.
"Nyonya,Tuan kecil sudah mau bicara dengan Nona muda,sekarang Tuan Kecil mau makan di suapi Nona Muda Nyonya.." Jawab Nani suster Dean membuat Amira dam Maora tercengang.
"Benarkah...?,Aaa.. Maora kau dengar itu..??" Ucap Amira lalu memeluk tubuh Maora bahagia.
"Iya Mbak..aku juga senang mendengarnya.baguslah kalau begitu mbak.." jawab Maora mengusap belakang amira.
"Iya Maora." jawab amira mengurai pelukannya.
"Baiklah sus,cepatlah ambil makanannya, segeralah pergi kekamar." Ucap Amira bahagia.
"Baik Nyonya." jawab Nani.
dia pun lansung pergi mengambil makanan lalu segera kembali menuju kamar Dean.
"Honey..kenapa kamu senyum senyum begitu.?" Tanya Andreu menghampiri istrinya lalu lansung memeluk tubuh istrinya kemudian mencium bibir istrinya.
"Ya ampun kak,sudah tua masih saja." omel Maora.
"Ingin..,pergilah menemui suamimu." ucap Andreu membuat Maora memelas,dia pun pergi dari sana malas melihat kelakuan kakaknya.
"Hubby.."
"Ayo kita kekamar,nanti ceritakan di kamar saja." Ucap Andreu lalu mengendong tubuh istrinya menuju kamar mereka. Sampai di kamar, Andreu lansung membawa istrinya menuju kamar mandi.
"Hubby kenapa kesini..?" tanya Amira.
"Kita mandi bersama.." jawab Andreu lalu mencium bibir istrinya, dengan tangannya melepaskan pakaian miliknya dan juga istrinya, kemudian terjadilah pertempuran panas pasangan Tua itu yang belum puas melakukan di kamar mandi kemudian berpindah ketempat tidur mereka,
melakukannya sampai mereka kelelahan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hay kakak semua jangan lupa dukungan kalian,like dan komentar yang baik supaya author semangat Update.😊🙏
Jika ada salah dalam penulisan,akan menyusul di perbaiki.🙏
__ADS_1