Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
61


__ADS_3

"Mamy tidak perlu sungkan menanyakan apapun padaku." ucap keyra.


"Boleh mamy tau apa yang kamu sembunyikan dari mamy..?" tanya amira menebak menantunya, keyra tersenyum mengangguk kearah mertuanya lalu mengemgam tangan mertuanya.


"Mamy sebenarnya.. keyra sudah Hamil" amira melototkan matanya terkejut mengetahui kabar kehamilan menantunya.


"Benarkah sayang...?" keyra menganggukan kepalannya.


"Iya mamy,Sudah 6 minggu Mam" keyra mengusap perutnya sendiri.


"Aa..mamy bahagia sekali sayang mendengar ini..,tapi kenapa tidak memberitahu kami?."tanya amira pada menantunya lagi.


"kalau papa mama sudah tau sebelum keyra mengetahui keyra hamil mam berapa minggu lalu,aku ingin memberitahu papi mamy dan semuanya tapi waktunya belum ada bertemu kalian.juandra juga belum aku beritahu mam mengenai kehamilanku ini." ungkap keyra.


"Kenapa belum di beritahu sayang? suami kamu harus segera di beritahu sayang,pasti dia sangat bahagia mendengar kabar ini.." ucap amira.


"Mamy dua hari lagi ulang tahun juandra, aku mau memberitahu dia saat ulang tahunnya my,mamy nggak marah kan mengenai rencana keyra." ucap keyra memberitahu rencanannya kepada mertuanya.


"Baiklah sayang,mamy akan mengikuti kemuanmu." amira mengusap perut keyra.


"Jaga cucu mamy dengan baik,sayang oma sehat sehat ya di dalam sana sama mamy kamu.." ucap amira bahagia masih mengelus perut keyra.


"Baik oma kami akan sehat selalu oma sama mamy.." jawaban keyra membuat amira mengerutkan keningnya.


"kami?? Apa maksudmu sayang?" tanya amira penasaran, keyra tersenyum kearah mertuanya.


"Mamy akan memiliki 2 cucu,keyra hamil anak kembar mam" ungkap keyra bahagia,amira mengangakan mulutnya tidak percaya dia akan di berikan dua cucu sekaligus. Amira lansung memeluk tubuh keyra.


"ini kabar sangat bahagia sekali sayang, sehat sehat kalian ya.. Jaga kesehatanmu dan juga makanmu sayang.." ucap amira mengusap belakang menantunya. " iya mamy" jawab keyra.


"Honey..." amira dan keyra terkejut melihat kehadiran andreu di kamar itu. Mereka berdua lansung menguraikan pelukan mereka.


"Hubby.." amira bangun lalu menghampiri suaminya.


"Sepertinya kamu sedang bahagia sekali honey,apa yang membuat wajahmu sebahagia ini.?" tanya Andreu penasaran. Amira menutup pintu kamar itu lalu menguncinya.


"Sini hubby duduk dulu." Ucap amira mengajak suaminya duduk mendekati menantunya.


"Hubby..Kamu dengar baik baik ya,


sebentar lagi Kita akan menjadi opa oma.." Ucap Amira Namun masih belum di pahami Andreu.


"Apa maksud kamu honey,Opa oma..??" tanya Andreu bingung.


"Menantu kita sedang Hamil hubby,


keyra sudah hamil.." jelas amira membuat andreu terkejut lalu menatap menantunya.

__ADS_1


"Benarkah...?,benarkah itu menantuku?" tanya Andreu,keyra menganggukan kepalanya membenarkan ucapan mertuanya.


"Iya pi.." jawab keyra Bahagia,Andreu mendekati keyra lalu mengusap kepala keyra.


"Terimakasih Nak.." ucap andreu bahagia.


"Hubby..Kita akan memiliki 2 cucu sekaligus hubby.." lanjut amira menambah keterkejutan andreu.


"APA!!,Dua?" Andreu terkejut mendengar penjelasan istrinya.


"Iya hubby Dua cucu hubby" Ulang amira lagi.


"Terimakasih Tuhan,syukurlah kalau begitu,ini kabar yang sangat baik sekali." Ungkap Andreu bahagia mengetahui kehamilan menantunya.


"Apa juandra sudah tau.?" Tanya andreu, amira dan keyra sama sama menggelengkan kepala mereka.


"kenapa belum di beritahu?" tanya andreu ingin mengetahui alasan menantunya kenapa belum memberitahu putranya mengenai kehamilannya itu.


"Hubby menantu kita bilang akan memberitahu putra kita saat ulang Tahunnya lusa, menurut kamu bagaimana?." amira yang menjawab pertanyaan suaminya.


"Beritahu saja sekarang,papi tidak mau kejadian papi dulu terulang kepada putra papi,dia pasti sudah lama mengharapkan kehadiran anaknya ini." keyra terdiam mendengar ucapan mertuanya ,dia lansung teringat cerita kejadian mertuanya dulu.


"Baik pi,habis acara ini akan aku beritahu suamiku." keyra tidak berani membantah ucapan mertuanya.


"Emm,sama saja kasi tau sekarang juga sebagai hadiah berharga di ulang tahunnya." ucap andreu yang di anggguki keyra dan amira.


"Sudah 6 minggu pi" jawab keyra.


"Emm..,kamu jaga kesehatan,makan makanan yang begizi." andreu mengingatkan pola makan menantunya dan juga kesehatan menantunya.


"Iya pi" jawab keyra.


"Papa mama sudah tau kehamilan kamu ini?" tanya andreu lagi.


"Sebenarnya merekalah yang duluan mengetahui kalau keyra hamil pi, bahkan aku sendiri belum menyadari saat itu aku sudah hamil." jelas keyra.


"Wajar saja mereka duluan mengatahuinya,kamu juga tau orangtuamu dokter seperti apa." Andreu mengakui Besannya sebagai dokter mereka sangat jeli mengenai masalah kesehatan.


"Ya sudah kalian berdua bersiaplah, sebentar lagi keluarga Dion akan datang,Aku keluar dulu." sambung andreu kemudian dia keluar dari kamar itu menemui keluarga istrinya yang sudah berkumpul di ruang tamu.


Setengah jam kemudian,Tidak lama juandra datang bersama asisstennya yaitu Berto dan Zelo.


"Papi,paman.." sapa juandra kepada papinya dan juga pamannya. Marsel menganggukan kepalanya menanggapi panggilan Juandra padannya.


"mamy sama istrimu masih di dalam son." ucap andreu memberitahu putranya.


"Iya Pi,juand menemui keyra dulu" juandra pun lansung masuk menemui istrinya kekamar sedangkan Berto dan zelo ikut Andreu duduk bersama mereka.

__ADS_1


"Baby.." keyra menoleh mendengar suara suaminya,dia lansung menghampiri suaminya bahkan lansung memeluk tubuh tegap suaminya.


"Kenapa Jadi manja seperti ini hmm..?" Tanya juandra mengusap punggung istrinya,dia juga membalas pelukan istrinya.


"Aku merindukan suamiku" bisik keyra membuat juandra tersenyum.


"Jangan menggodaku baby,kita masih berada di rumah paman." jawab juandra lalu mengangkat sedikit wajah istrinya lalu menatapnya.


"Tunggu sampai rumah,jika kau menginginkan tubuhku" juandra mengedipkan sebelah matanya menggoda istrinya,keyra hanya tersipu malu mendengar itu. "Apaan sih"


"Aku tau apa yang ada di pikiranmu saat ini" sambung juandra lagi.


"Iya..iya apa mau kamu lah" jawab keyra.


"Baby Wajahmu terlihat pucat sekali, benaran kamu tidak apa apa?" tanya juandra sedikit menghuatirkan istrinya.


"Aku nggak apa apa suamiku, selesai acara ini kita pulang ya,ada yang ingin aku katakan jika sudah sampai di Apartemen nanti." ucap keyra.


"Baiklah." juandra tidak menanyakan apa yang ingin istrinya katakan padanya tapi dia menebak sepertinya sesuatu yang sangat penting ingin istrinya katakan.


"O.. baksoku mana?" keyra masih mengingat pesanannya.


"Ada di dalam bungkusan itu, mau makan sekarang?." jawab juandra.


"Mau..,Aku nggak sabar memakannya." jawab keyra sangat senang sekali,


juandra melepaskan pelukannya di tubuh istrinya.


"Aku ambilkan dulu mangkuknya" juandra keluar dari kamar itu lalu menuju dapur.


"Ada apa Juan?" tanya bibiknya.


"Istriku mau makan bakso pesanannya bik,aku mau mengambil tempat untuk dia memakannya." jawab juandra, mendengar itu Hesti lansung mengambil apa yang ingin juandra ambil lalu memberikannya kepada juandra.


"Terimakasih bik" juandra kembali menuju kamar.


"Ini baby,makanlah setelah itu kita akan mengikuti acara kak Eve." ucap juandra. Keyra lansung meracikan baksonya kemudian memakannya.juandra terus menatap istrinya.


"Baby.."


"Emm ya suamiku?" jawab keyra dengan mulutnya masih penuh dengan kunyahan baksonya.


"Tidak. Aku hanya memanggilmu". Juandra tidak jadi menanyakan apa yang ada di benaknya takut nantinya belum pasti.


Lima menit kemudian,keyra selesai memakan baksonya. Dia menuju kamar mandi membersihkan dirinya dan bersiap mengikuti acara eve yang akan segera di mulai.


__ADS_1


Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐Ÿ‘๐Ÿ‘,dan komentar๐Ÿ’Œ๐Ÿ’Œ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐Ÿ˜‰๐Ÿ™.


__ADS_2